cover
Contact Name
DWI ATMOKO
Contact Email
atmokodwi120@gmail.com
Phone
+6285722699017
Journal Mail Official
jitkbhamada@gmail.com
Editorial Address
Jalan Cut Nyak Dhien No. 16, Kalisapu, Slawi, Kab. Tegal
Location
Kab. tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal)
ISSN : 20884435     EISSN : 23553863     DOI : https://doi.org/10.36308/jik.v15i2
Core Subject : Health, Social,
JITK Bhamada adalah untuk diterbitkan, menyebarluaskan, dan membahas berbagai tulisan tentang penelitian kesehatan, yang membantu pendidik, pelaksana penelitian kesehatan, peneliti, dan membuat agar lebih efektif. JITK Bhamada dalam menerima artikel akan menyaring untuk keaslian, relevansi penelitian dan perbaikan pelayanan kesehatan. Setelah penyaringan awal artikel akan dikirim ke mitra bestari untuk diminta ulang isi artikel. Editor akan memutuskan menerima artikel dengan mempertimbangkan rekomendasinya dari mitra bestari yang telah ditunjuk. Editor berhak untuk mengubah artikel yang disetujui perlu, misal dengan memperpendek isi artikel atau menghilangkan bagan dan tabel.
Articles 267 Documents
GAMBARAN KADAR CHOLINESTERASE DAN JUMLAH LEUKOSIT DALAM DARAH PADA LAKI-LAKI PETANI PADI PENGGUNA PESTISIDA Dermawan, Irwan; Purwati, Purwati
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 15 No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v15i1.497

Abstract

Pestisida dapat masuk dalam tubuh melalui inhalasi sehingga untuk mengatahui keracunan atau paparan pestisida dalam tubuh di perlukan pemeriksaan kadar cholinesterase pada darah petani. cholinesterase merupakan enzim yang menghidrolisis neurotransmitter asetilkolin menjadi kolin menjadi kolin serta asam asetat. Pestisida yang terabsorbsi ke dalam tubuh dalam jangka panjang akan terakumulasi dan bermuara di organ hati, dikarenakan organ ini berfungsi sebagai pusat metabolisme dan detoksifikasi. masuknya pestisida kedalam tubuh juga membuat leukosit sebagai sistem pertahanan tubuh memberikan reaksi kepada tubuh para petani pengguna organofosfat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kadar Cholinesterase dan jumlah leukosit pada petani padi pengguna pestisida organofosfat. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Jumlah sampel 20 orang dipilih dengan kuota sampling. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata Kadar cholinesterase 10.570 U/L. Kadar cholinesterase terendah yaitu 6.983 U/L dan tertinggi 12.764 U/L. rata-rata jumlah leukosit dalam darah 5,37 103/uL. Jumlah leukosit terendah yaitu 2,7 103/uL dan tertinggi 7,8 103/uL. Berdasarkan hasil menunjukkan bahwa 16 responden (80%) memiliki jumlah leukosit dalam batas normal, sedangkan kadar cholinesterase pada 20 responden (100%) memiliki kadar dalam batas normal. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pemantauan kadar Cholinesterase dalam darah petani tetap penting untuk meningkatkan kesadaran terhadap bahaya pestisida, selalu menggunakan alat pelindung diri, dan melakukan pengelolaan pestisida yang baik.
HUBUNGAN KADAR KADMIUM DALAM DARAH DENGAN KADAR SGOT PADA PEKERJA BENGKEL LAS DI SURAKARTA Ramadhan, Putri Wahyu; Lestari, Mastuti Widi
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i2.501

Abstract

Welding workshop workers have the potential to be exposed to heavy metal Cd vapors. Cd metal vapor is a solid particle originating from the cathode wire in the welding industry. Cd that enters the human body will be absorbed and bound to metallothionein (Cd-MT) and accumulates in the liver. Chronic exposure to Cd causes accumulation of Cd in the liver. Compounds containing poisons that are quite high, some of them will attack proteins, causing liver cells to break and be damaged and release SGOT enzymes which eventually enter the blood and SGOT levels increase. Increased levels of SGOT indicate the possibility of damage to cells in the liver. The purpose of this study was to find out whether there is a potential for damage to liver cells due to Cd exposure as seen from the increased levels of SGOT in welding workshop workers in Laweyan, Surakarta. This type of research is observational analytic with a cross sectional approach using a purposive sampling technique. The results of statistical analysis using the non-parametric Spearman rank test from the correlation test, the significance value of 30 samples is 0.920, so p>0.05, the Correlation coefficient value is -0.019 indicating that there is no relationship between Cd levels and SGOT levels in the blood of welding workshop workers in Laweyan Surakarta weakly correlated.
SURVEI KEPADATAN LALAT DI KKP KELAS II BANDUNG WILAYAH KERJA PELABUHAN INDRAMAYU PADA AGUSTUS - NOVEMBER 2022 Makbul, Marina; Martini, Martini; Wahyuningsih, Nur Endah
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i2.506

Abstract

Vektor yang dapat menjadi penyebab diare adalah lalat. Lalat termasuk serangga yang mempunyai banyak peran seperti dalam pembusukan, sebagai predator, parasit dan beberapa berperan sebagai pembawa agen penyakit. PPI Karangsong adalah pelabuhan ikan di wilayah kerja Indramayu yang memberi kontribusi tingginya kepadatan lalat hal ini dikarenakan kondisi sanitasi yang belum sesuai persyaratan seperti pengelolaan bangkai ikan, sampah belum terolah sesuai standar sehingga menjadi tempat perindukan lalat dan adanya TPI yang baunya disenangi lalat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kepadatan lalat di area Wilayah Kerja Pelabuhan Laut Indramayu. Kegiatan tersebut meliputi kegiatan survey kepadatan lalat dan kegiatan pengendalian lalat (spraying) serta kegiatan evaluasi hasil pengendalian lalat di pelabuhan. Hasil pengukuran kepadatan lalat rata-rata di area Wilayah Kerja Pelabuhan Laut Indramayu pada bulan Agustus sebesar 1.9, bulan September sebesar 1.9, bulan Oktober sebesar 1.7 dan pada bulan November sebesar 1.5. Tingginya kepadatan lalat di TPS disebabkan selain karena sampah yang dibuang terdapat sampah sisa makanan juga karena lingkungan sekitar TPS yang kotor dan kurang terawat. Upaya pengendalian terhadap lalat yang terus menerus dilakukan selama ini menggunakan penyemprotan dengan insektisida serta menjaga TPS dalam keadaan tertutup dan senantiasa menjaga kebersihan lingkungan sekitar TPS.
ANALISIS KADAR NATRIUM SIKLAMAT PADA MINUMAN CAPPUCCINO PEDAGANG KAKI LIMA DAN KAFE DI KABUPATEN TEGAL Fahamsya, Arifina; Listina, Osie; Apriliani, Isna
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 15 No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v15i1.510

Abstract

Perkembangan industri makanan dan minuman di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan. Munculnya industri cappuccino sangat pesat akhir-akhir ini dapat memberikan efek negatif bagi kesehatan konsumen, salah satu penyebabnya karena minuman cappuccino memiliki bahan tambahan pemanis sintesis dari natrium siklamat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan dan kadar natrium siklamat dalam minuman cappuccino pedagang kaki lima (A, B, C) dan Kafe (X, Y, Z) dengan metode HPLC sehingga dapat menetapkan kadar sesuai dengan peraturan BPOM atau melebihi batas maksimum. Analisis kualitatif dilakukan menggunakan HCl, BaCl2, dan NaNO2 yang ditandai dengan terbentuknya endapan berwarna putih setelah dipanaskan dan kromatografi lapis tipis (KLT), dimana ditandai dengan adanya nilai Rf yang sama antara larutan pembanding dengan sampel. Pada analisis kuantitatif dilakukan dengan metode High Performance Liquid Chromatography (HPLC) untuk mengetahui kadar natrium siklamat, dengan keadaan alat kolom ODS C-18, fase gerak metanol dan akuades (70:30), panjang gelombang 268 nm, laju alir 1 mL/menit dan volume injeksi 20 μL. Hasil penelitian terhadap sampel pedagang kaki lima dan kafe menunjukkan sampel A mengandung natrium siklamat sebesar 0,00038 gram/1000 mg. Sampel B 0,0214 gram/1000 mg. Sampel C 0,0145 gram/1000 mg. Sampel X 0,00004 gram/1000 mg. Sampel Y 0,00029 gram/1000 mg. Sampel Z 0,00002 gram/1000 mg.
IMPLEMENTASI BIBLIOTERAPI MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN ANAK USIA PRASEKOLAH AKIBAT HOSPITALISASI Oktiawati, Anisa; Istyawati, Purwani; Cahyati, Achfa Nova
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i2.511

Abstract

Hospitalisasi merupakan suatu proses yang terencana dan darurat yang mengharuskan seorang anak tersebut dirawat dirumah sakit untuk masa pemulihan. Hospitalisasi dapat memberikan dampak stres pada anak disebabkan oleh perasaan cemas karena faktor sakit yang dialaminya (nyeri). Cemas merupakan perasaan berlebihan yang dialami seorang anak ketika dirawat dirumah sakit dimana anak merasa takut, gelisah dan khawatir terhadap sesuatu yang menurutnya dapat mengancam diri. Biblioterapi bisa menjadi cara untuk mengurangi kecemasan pada anak usia prasekolah dengan membaca cerita bergambar yang dilakukan bersama maka anak cenderung lebih terhibur dan tertarik dengan gambar yang ada didalam buku. WHO melaporkan bahwa prevalensi anak sakit yang mengalami kecemasan akibat hospitalisasi mencapai 45%. Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan biblioterapi terhadap kecemasan anak usia prasekolah akibat hospitalisasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitis dengan pendekatan studi kasus. Subyek penelitian adalah klien yang mengalami kecemasan ringan sampai sedang akibat hospitalisasi, anak dengan usia prasekolah yaitu 4-6 tahun yang mengalami hospitalisasi, anak dalam keadaan sadar dan bersedia menjadi responden. Data diperoleh melalui wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik. Data disajikan dalam bentuk teks naratif dan tabel distribusi frekuensi dengan menggunakan instrumen FIS (Faces Image Scale). Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat kecemasan anak sebelum diterapkan biblioterapi dengan skala 4 (cemas sedang), setelah diberikan penerapan biblioterapi selama 20 menit tingkat kecemasan anak menjadi skala 1 (sangat tidak cemas) dengan rekomendasi Pasien anak dengan kecemasan sedang digunakan untuk melakukan penerapan biblioterapi 1 kali sehari selama 20 menit untuk mengurangi tingkat kecemasan akibat hospitalisasi.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB STUNTING DI DESA KALISAPU KAB. TEGAL Siswati, Siswati; Fatkhiyah, Natiqotul; Risnanto, Risnanto
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i2.513

Abstract

Stunting adalah salah satu problem penghambat perkembangan manusia secara global.Permasalahan stunting berhubungan dengan tingkat kesehatan dan dapat mengganggu potensi sumber daya manusia bahkan mortalitas anak sehingga penting untuk segera diselesaikan. Dilihat dari Survei Status Gizi Balita Indonesia memperoleh hasil penurunan angka stunting di Indonesia yaitu 27,67 % di tahun 2019 yang sebelumnya sebesar 29,6% atau di tahun 2017. Meskipun kejadian stunting ini dikatakan menurun, namun angka kejadian stunting dinilai masih tinggi, karena angka stunting tidak boleh >20% sesuai target WHO. Tujuan Penelitian ini mengetahui faktor-faktor yang menjadi penyebab kejadian stunting pada balita di Desa Kalisapu. Metode Penelitian ini adalah analitik dengan menggunakan pendekatan cross-sectional dan analisis bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelilitiammya terdapat hubungan antara variabel riwayat pemberian ASI Eksklusif, pendidikan ibu dan pendapatan keluarga serta riwayat berat badan lahir terhadap kejadian stunting pada anak balita dengan nilai p-value < α (0,05).
UJI HEDONIK DAN ANALISA BIAYA SEDIAAN TEH CELUP BATANG PISANG Megawati, Fitria; Dewi, Ni Luh Kade Arman Anita; Agustini, Ni Putu Dewi; Suwantara, I Putu Tangkas
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i2.533

Abstract

Tanaman batang pisang memiliki kandungan senyawa flavonoid yang memiliki potensi sebagai antioksidan. Antioksidan adalah zat yang dapat menghambat proses oksidasi sehingga dapat melindungi sel dari bahaya radikal bebas yang dihasilkan dari metabolisme tubuh maupun faktor eksternal lainnya. Teh herbal merupakan produk minuman teh, baik dalam bentuk tunggal atau campuran herbal. Untuk mengonsumsi teh dengan takaran yang cukup, praktis serta memaksimalkan khasiat yang diperoleh dari teh herbal dapat dibuat dengan sediaan kemasan teh celup. Analisa biaya produksi adalah Analisa biaya yang dibutuhkan dalam pembuatan sediaan teh celup batang pisang untuk dipersiapkan dijual di pasaran. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hasil uji hedonik dan menganalisa biaya produksi sediaan teh celup batang pisang. Metode dalam penelitian ini adalah termasuk penelitan deskriptif dengan menggunakan metode survey dan wawancara. Analisis biaya produksi Sediaan Teh Celup menggunakan analisis deskriptif kuantitatif, menghitung HPP dengan metode Variabel Costing.Dari penelitian yang dilakukan, didapatkan hasil uji hedonik dari persentase sediaan Teh Celup Batang Pisang dilihat dari segi warna skala hedonik sangat suka sebanyak 21 orang (24%), suka sebanyak 51 orang dengan persentase 59%, cukup suka 13 orang (15%), kurang suka 1 orang (2%), dan tidak suka 0 (0%), segi rasa skala hedonik sangat suka sebanyak 15 (17%), suka sebanyak 25 orang dengan persentase 29%, dari segi aroma skala hedonik suka dan cukup suka sebanyak 25 orang (29%), cukup suka 24 orang (28%), kurang suka 21 orang (24%), tidak suka 1 orang (2%). Untuk kemasan sangat suka 21 (24%), suka 43 (50%), cukup suka 22 orang (26%), kurang suka dan tidak suka 0 (0%). Perhitungan biaya produksi menggunakan metode Variabel Costing didapatkan hasil biaya produksi sebesar Rp. 7.600,00/kantong dengan perkemasan isi 5 kantong teh celup seharga Rp.40.000,00.disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang antara tingkat pengetahuan DAGUSIBU dan penerapan DAGUSIBU berdasarkan uji statistika didapatkan nilai p = 0,000, hasil dikatakan bemakna apabila nilai signifikansi p < 0.05.
STRES AKADEMIK MAHASISWA KESEHATAN TERHADAP PERUBAHAN PSIKOLOGIS, FISIOLOGIS, PERUBAHAN MOTIVASI DAN KUALITAS BELAJAR MAHASISWA Bachtiar, Nanda; Hasan, Muhammad Ibnu; Andodo, Candra
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i2.539

Abstract

ABSTRAK Stres akademik merupakan kondisi mahasiswa yang tidak dapat menghadapi tuntutan akademik dan mempersepsi tuntutan-tuntutan akademik yang diterima sebagai gangguan. Mahasiswa merupakan salah satu bagian civitas akademika pada sebuah perguruan tinggi, yang seringkali terdapat problematika yang memberikan konsekuensi psikologi, tuntutan dalam menjalani sebuah kehidupan dari dalam maupun luar kampus, membuat mahasiswa harus mampu menghadapi banyaknya masalah yang muncul dengan lebih dewasa dan bertanggung jawab. Sehingga tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan Stres Akademik Mahasiswa Kesehatan dengan Perubahan Psikologis, Fisiologis, Perubahan Motivasi Dan Kualitas Belajar Mahasiswa. Penelitian ini menggunakan Korelasional. Sampel sebanyak 130 mahasiswa kesehatan Politeknik Harapan Bersama Kota Tegal. Variabel independen penelitian ini adalah Stres Akademik dan variabel dependen adalah Perubahan Psikologis, Fisiologis, Motivasi dan Kualitas Belajar Mahasiswa. Hasil yang didapatkan di penelitian berdasarkan hasil uji statistik (chi-square) pada alpha 5% diatas diketahui nilai p value 0,029 (p < 0,05). Kesimpulan pada penelitian ini adalah didapatkan hubungan yang signifikan antara stres akademik dengan perubahan psikologis, fisiologis, motivasi dan kualitas belajar mahasiswa. Saran bagi Universitas dan institusi pendidikan memainkan peran penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pembelajaran yang efektif, mengurangi stres akademik dan meningkatkan kesejahteraan akademik mahasiswa. Kata kunci: Stres Akademik, Psikologis, Fisiologi, Motivasi dan Kualitas belajar. ABSTRACT Academic stress is a condition of students who cannot face academic demands and perceive the academic demands received as a disturbance. Students are one part of the academic community at a university, which often has problems that have psychological consequences, demands in living a life from inside and outside the campus, making students must be able to deal with the many problems that arise more maturely and responsibly. So the purpose of this study is to determine the relationship between Academic Stress of Health Students with Psychological, Physiological Changes, Changes in Motivation and Student Learning Quality. This study uses corelational. The sample was 130 health students of Politeknik Harapan Bersama Tegal City. The independent variable of this research is Academic Stress and the dependent variable is Psychological, Physiological, Motivational Changes and Student Learning Quality. The results obtained in the study based on the results of statistical tests (chi-square) at 5% alpha above known p value 0.029 (p < 0.05). The conclusion of this study is that there is a significant relationship between academic stress and changes in psychological, physiological, motivation and quality of student learning. Suggestions for universities and educational institutions play an important role in creating an environment that supports effective learning, reduces academic stress and improves students' academic well-being. Keywords: Academic stress, Psychology, Physiology, Motivation, and Quality of Learning.
PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA DALAM MERAWAT ODGJ (ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA) Cuciati, Cuciati; Khasanah, Dwi Uswatun; Handayani, Trimar
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 15 No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v15i1.544

Abstract

Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) meskipun tergolong penyakit yang tidak menular tetapi prevalensi ODGJ terus meningkat hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan dan dukungan keluarga karena adanya stigma negative terhadap ODGJ. sehingga ODGJ kurang mendapat perhatian atau dukungan dari keluarga dan masyarakat, kondisi tersebut merupakan salah satu pemicu tingkat keparahan ODGJ.Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2014 tentang Kesehatan jiwa menyatakan setiap ODGJ terlantar berhak mendapatkan pelayanan dan upaya rehabilitasi yang dapat membantu mengembalikan fungsi sosialnya. Keluarga sangat berperan dalam membantu proses penyembuhan pasien gangguan jiwa hal ini dikarenakan Keluarga merupakan unit yang paling dekat dengan pasien dan merupakan “perawat utama” bagi pasien selain itu masa pengobatan dan perawatan ODGJ membutuhkan waktu yang sangat lama.Penelitian ini merupakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakkan diwilayah kerja Puskesmas Kaligangsa Kota Tegal. Tujuan dari penelitian ini adalah menggambarkan pengetahuan dan dukungan keluarga dalam merawat ODGJ. pengambilan sampling menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 44 orang menggunakan rumus slovin. Hasil penelitian dengan menggunakan uji Fisher Exact Test dengan nilai p value 0,549 (P>0,05) yang bermakna tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan dukungan keluarga.
PENGARUH KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA TERHADAP EFEKTIVITAS MANAJEMEN RISIKO (Studi Kasus Pengeboran Eksplorasi Migas Di PT ABC) Sugiarto, Sugiarto
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i2.549

Abstract

Kegiatan pengeboran eksplorasi sumur migas darat (onshore) mempunyai karakteristik investasi yang tinggi dan risiko yang tinggi, terutama pada saat pemboran pada formasi yang dalam dan kompleks (Zhichuan et al., 2018). Masalah kesehatan dan keselamatan kerja (K3) pada kegiatan pengeboran PT. ABC masih merupakan suatu tantangan signifikan yang perlu ditangani dan dikelola secara berkelanjutan oleh para pekerja, baik pekerja permanen maupun kontraktor, mengingat masih tingginya angka kecelakaan kerja yang terjadi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengelolaan risiko K3 yang ada dan sejauh mana efektivitas manajemen risiko K3 yang diterapkan oleh PT. ABC agar mendapatkan hasil pengeboran yang optimal dan aman. Penelitian dilakukan dengan metode analisis deskriptif dan penyebaran kuesioner melalui sarana online google form pada proyek pengeboran eksplorasi sumur migas di darat yang dilaksanakan PT. ABC. Responden penelitian adalah semua pekerja tetap, pekerja kontrak, dan pekerja kontraktor pada level pengawas dan pimpinan lapangan yang terlibat pada proyek pengeboran ini. Analisis data diolah dengan statistik deskriptif, uji kualitas data, analisis regresi linier sederhana dengan menggunakan SPSS versi 27. Terdapat dua faktor yang mempengaruhi efektivitas manajemen risiko K3 pada proyek pengeboran yang dilaksanakan oleh PT. ABC. Faktor tersebut merupakan analisa-analisa terkait risiko kesehatan, dan keselamatan kerja, dengan diperoleh nya nilai R Square sebesar 0,794.