cover
Contact Name
DWI ATMOKO
Contact Email
atmokodwi120@gmail.com
Phone
+6285722699017
Journal Mail Official
jitkbhamada@gmail.com
Editorial Address
Jalan Cut Nyak Dhien No. 16, Kalisapu, Slawi, Kab. Tegal
Location
Kab. tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal)
ISSN : 20884435     EISSN : 23553863     DOI : https://doi.org/10.36308/jik.v15i2
Core Subject : Health, Social,
JITK Bhamada adalah untuk diterbitkan, menyebarluaskan, dan membahas berbagai tulisan tentang penelitian kesehatan, yang membantu pendidik, pelaksana penelitian kesehatan, peneliti, dan membuat agar lebih efektif. JITK Bhamada dalam menerima artikel akan menyaring untuk keaslian, relevansi penelitian dan perbaikan pelayanan kesehatan. Setelah penyaringan awal artikel akan dikirim ke mitra bestari untuk diminta ulang isi artikel. Editor akan memutuskan menerima artikel dengan mempertimbangkan rekomendasinya dari mitra bestari yang telah ditunjuk. Editor berhak untuk mengubah artikel yang disetujui perlu, misal dengan memperpendek isi artikel atau menghilangkan bagan dan tabel.
Articles 267 Documents
RELATIONSHIP OF PERSONAL HYGIENE AND SANITARY HYGIENE CONDITIONS WITH SOIL TRANSMITTED HELMINTS (STH) WORM INFECTIONS IN ELEMENTARY SCHOOL CHILDREN Andiyana Nur Wulan
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i1.414

Abstract

Helminths can attack all age groups and genders. Helminths can cause a decrease in health conditions, intelligence, productivity, and the quality of human resources, resulting in economic losses due to loss of carbohydrates, protein, blood, and can reduce body resistance so that it is easy to get other diseases. This research uses quantitative research type. The population in this study were elementary school children in SDN Dukuh Kupang V Surabaya with the number of 50 children. This study uses a sampling technique in the form of total sampling. The data collected in this study include primary data and secondary data where the primary data is in the form of STH worm infection data obtained from the direct method of examination of respondents' feces. Secondary data in the form of hygiene and sanitation obtained through questionnaires. The data that has been obtained is then analyzed and looked for correlation using the product moment test. Based on the results of the study and after a series of analyzes and discussion of the results of the examination of the 50 samples examined, 32% (16 people) had positive results while the rest were negative, it was concluded that there was a significant relationship between environmental sanitation and personal hygiene (hand washing habits, nail hygiene, and use of footwear) with Soil Transmitted Helminths (STH) infection in primary school children. So it is expected to always wash hands with water and soap so that it is more effective in removing dirt and dust mechanically from the skin surface and significantly reduces the number of disease-causing microorganisms such as viruses, bacteria, and other parasites on both hands on the skin surface, nails, and fingers.
EKSTRAK PANDAN DAN SEREH MAMPU MENINGKATKAN KUANTITAS TIDUR ANAK PRASEKOLAH Ribkha Itha Idhayanti; Wahyu Pujiastuti; Herlina Tridamailia
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 13 No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v13i2.429

Abstract

Masalah kurang tidur banyak dialami oleh anak prasekolah dan jika tidak ditangani dengan baik akan mengakibatkan kelelahan di siang hari, lekas marah, hiperaktif, dan sulit berkonsentrasi. Aromaterapi dapat membantu memulihkan kuantitas tidur yang baik bagi anak. Mandi air hangat dengan aromaterapi menyebabkan otot tubuh menjadi rileks. Salah satu terapi komplementer yang digunakan untuk mengatasi gangguan tidur adalah serai dan daun pandan yang diekstrak memiliki efek antidepresan dan vasodilator. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas ekstrak serai dan ekstrak daun pandan terhadap kuantitas tidur anak prasekolah. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan pretest-posttest with control group design. Sampel sebanyak 30 responden yang terbagi menjadi 15 responden pada kelompok kontrol dan 15 responden pada kelompok intervensi diambil dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kuantitas tidur pada kelompok kontrol sebelum mandi dengan ekstrak serai adalah 10,40 jam dan rata-rata kuantitas tidur setelah mandi mandi air ekstrak sereh adalah 11,13 jam. Rata-rata kuantitas tidur kelompok intervensi sebelum diberikan ekstrak daun pandan adalah 9,73 jam dan kuantitas tidur setelah diberikan ekstrak daun pandan adalah 12,60 jam. Terdapat perbedaan rata-rata dimana kelompok intervensi pandan lebih tinggi nilainya yakni 21,77 dan kelompok kontrol sereh nilainya 9,23. ekstrak daun pandan dan ekstrak daun sereh sama sama efektif meningkatkan kuantitas tidur anak pra sekolah dengan nilai p = 0,000. Diharapkan ibu dapat menerapkan terapi mandi air hangat dengan ekstrak daun pandan atau ekstrak serai untuk membuat anak mempunyai kuantitas tidur yang lebih baik.
GAMBARAN PENGETAHUAN TENTANG CIRCULAR ECONOMY PADA MAHASISWA STIKES BHAMADA SLAWI Triyono Rakhmadi; Agung Tyas Subekti; Anggit Pratiwi
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 13 No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v13i2.430

Abstract

STIKes Bhamada Slawi juga memiliki masalah terkait sampah terutama dengan kebiasaan membuang sampah pada tempatnya serta belum adanya pengelolaan sampah yang baik sehingga peneliti merasa perlu melakukan penelitian tentang pengetahuan circular economy pada Mahaiswa STIKes Bhamada Slawi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa STIKes Bhamada Slawi tentang circular econom. Sedangkan manfaat penelitian sebagai entry point & risk based approach scientific data untuk pengabdian masyarakat di lingkungan kampus, Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. jumlah sampel sebanyak 10% yaitu 135 mahasiswa aktif di STIKes Bhamada Slawi dari 5 program studi yang ada di STIKes Bhamada Slawi. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan kuesioner untuk data pengetahuan mahasiswa tentang circular economy. Teknik Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat. mayoritas mahasiswa dalam penelitian ini mempunyai pengetahuan circular economy yang cukup baik yaitu sebanyak 100 orang (74.1%).
PENGARUH PENDEKATAN EDUKASI SPRITUAL MUSLIM TERHADAP MEKANISME KOPING PASIEN GAGAL GINJAL DIMASA PANDEMI COVID-19 DI RUANG HAEMODIALISA RSUD KOTA TEGAL Suparjo Suparjo; Fatchurrozak Himawan; Dwi Uswatun Khasanah
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i1.431

Abstract

Pasien Gagal Ginjal Kronis memiliki Ketergantungan pada terapi haemodialisis seumur hidupnya dan dapat mengakibatkan terjadinya perubahan pada kemampuan untuk menjalani fungsi kehidupan sehari-hari. Dampak secara psikologis akan menimbulkan rasa khawatir dan bisa menjadi stres Sehingga pasien memerlukan mekanisme penyelesaian masalah atau koping yang adaptif untuk dapat mengurangi atau mengatasi stres. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pendekatan edukasi spritual terhadap mekanisme koping pasien gagal ginjal. Desain penelitian quasi eksperimental pre test-post test with control group. Instrumen penelitian menggunakan Kuesioner koping untuk mengetahui mekanisme koping pada saat pre test dan post test intervensi. Jumlah sampel sebanyak 66 orang terdiri atas 33 orang pada kelompok intervensi yang mendapatkan pendekatan edukasi spritual dan 33 orang pada kelompok kontrol. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden adalah laki-laki sebanyak 37 (56,06%), pendidikan SD sebanyak 24 (36,36%), tidak bekerja sebanyak 30 (45,45%), lama haemodialisa terbanyak 13-36 bulan sebanyak 22 (33,33). Rata-rata usia responden 48,9 tahun dengan usia termuda 20 tahun dan usia tertua 72 tahun. Rata-rata mekanisme koping adalah 47,81 dengan skor minimal 28 dan skor tertinggi 70. Terdapat perbedaan yang bermakna mekanisme koping pada kelompok intervensi sebelum dan sesudah diberikan edukasi spritual muslim (p value 0,048). Demikian pulapada kelompok kontrol terdapat perbedaan bermakna mekanisme koping sebelum dan sesudah (p value 0,035). Hasil uji Independen T-test didapatkan perbedaan yang bermakna peningkatan mekanisme koping pasien gagal ginjal antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p value 0,016). Jadi dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian edukasi spritual muslim terhadap mekanisme koping pasien gagal ginjal
STUDI KORELASI PENGETAHUAN TERHADAP SIKAP MAHASISWA KEPERAWATAN DALAM PENCEGAHAN GENERASI THALASEMIA DI POLTEKKES KEMENKES SEMARANG PRODI DIII KEPERAWATAN TEGAL Cuciati Cuciati; Agus Mulyadi; Harry Abriyanto; Fatchurrozak Himawan
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i1.438

Abstract

Thalasemia bukan salah satu dari penyakit menular tetapi angkanya terus meningkat, hal ini dikarenakan thalasemia merupakan penyakit keturunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi pengetahuan terhadap sikap mahasiswa terhadap pencegahan generasi thalasemia. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan studi korelasi. Penelitian ini dilakukan di kampus 9 DIII Keperawatan Prodi Tegal Poltekkes Kemenkes Semarang. Teknik pengambilan sampling dengan menggunakan rums slovin dengan jumlah sampel 188 responden, mengumpulan data menggunakan kuesioner yang berisi karateristik respon, pengetahuan tentang thalasemia dan sikap dukungan dalam pencegahan generasi thalasemia. Analisis data menggunakan Chi square. Hasil penelitian menunjukan bahwa mahsiswa memiliki pengetahan baik sebanyak 92 orang (48,9%) dan memiliki sikap mendukung sebanyak 165 orang (87,76%), Hasil Uji Chi sqare didapatkan, dengan nilai Sym. Sig < 0,05 hal ini dapat disimpulkan bahwa ada korelasi pengetahuan terhadap sikap mahasiswa dalam pencegahan generasi thalasemia.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN AROMATERAPI PEPPERMINT DAN TERAPI MUROTTAL TERHADAP PENURUNAN NYERI DISMENORE Tinah Purwaningsih; Atikah Hadiyatus Sulfa; Deddy Utomo
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i1.439

Abstract

Rasa nyeri pada menstruasi terjadi karena peningkatan sekresi prostaglandin dalam darah haid, yang meningkatkan intensitas kontraksi uterus yang normal. Prostaglandin menguatkan kontraksi otot polos miometrium dan konstriksi pembuluh darahu terus sehingga keadaan hipoksia uterus yang secara normal menyertai haid akan bertambah berat. Kombinasi kontraksi uterus dan hipoksia ini menimbulkan rasa nyeri yang intensif pada dismenore. Aromaterapi peppermint dan terapi murottal adalah teknik non farmakologis yang dapat digunakan sebagai anestesi ringan, meningkatkan kenyamanan dan keadaan fisik seseorang, menurunkan hormon-hormon stress, mengaktifkan endorfin alami, meningkatkan perasaan rileks dan mengalihkan perhatian dari rasa cemas, takut, tegang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aromaterapi peppermint dan terapi murottal terhadap penurunan skala nyeri dismenore.Jenis penelitian ini adalah preeksperiment denganrancangan The Static Group Pretest-Posttest Design. Pengambilan sampel mengggunakan teknik purposive sampling nonprobability sampling dengan jumlah sampel 40 responden yang terbagi menjadi 20 responden kelompok intervensi aromaterapi peppermint dan 20 responden kelompok intervensi terapi murottal. Berdasarkan hasil uji statistik, Uji Paired Sample T-Test diperoleh hasil nilai sig (2-tailed) yaitu 0,000 atau p < 0,05 yang menunjukkan terjadi perubahan skala nyeri yang signifikan sebelum dan sesudah dilakukan tindakan dan hasil uji Independent T-Test didapatkan nilai p < 0,05 yang berarti terdapat nilai beda skala nyeri pada kelompok yang diberikan aromaterapi peppermint dan terapi murottal. Berdasarkan hasil nilai rata-rata skala nyeri,responden yang diberi aromaterapi peppermintlebih efektif dalam menurunkan skala nyeri dismenore daripada responden yang diberi terapi murottal.
HUBUNGAN NILAI LAJU ENDAP DARAH DENGAN KADAR HbA1c PADA PASIEN PROLANIS PENDERITA DM TIPE-2 Anggarini, Deri Fitri; Sulasmi, Sulasmi
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i2.450

Abstract

Diabetes Melitus adalah suatu penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia karena kelainan sekresi dan atau kerja insulin. Pasien diabetes melitus yang tidak terkontrol ditandai dengan kadar HbA1c yang tinggi (> 6,5%) dan dapat mengakibatkan manifestasi klinik ke berbagai macam komplikasi baik komplikasi akut maupun kronik (komplikasi makrovaskuler dan mikrovaskuler). Hiperglikemia juga mempengaruhi respon inflamasi dan imunitas tubuh terhadap adanya infeksi. Salah satu penanda adanya komplikasi kronik pada penderita DM adalah dengan pemeriksaan Laju Endap Darah (LED) sebagai penanda reaksi infeksi/inflamasi baik lokal maupun sistemik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara nilai Laju Endap Darah dengan kadar HbA1c pada pasien Prolanis Penderita DM tipe-2. Metode penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji korelasi Spearman’s untuk mengetahui apakah ada hubungan antara nilai Laju Endap darah dan kadar HbA1c. Hasil penelitian terdapat hubungan yang signifikan kadar HbA1c dan nilai Laju Endap Darah pada pasien Prolanis penderita DM tipe-2 dengan nilai p-value 0,004 (< 0,05) dan terdapat tingkat hubungan cukup antara kadar HbA1c dengan Nilai Laju Endap Darah pada Pasien Prolanis penderita DM tipe-2 dengan nilai koefisien korelasi 0,379.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN POST PARTUM BLUES PADA IBU NIFAS DI DESA DUKUHWARU KABUPATEN TEGAL Adrestia Rifki Naharani; Ike Putri Setyatama; Masturoh Masturoh; Siswati Siswati
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i1.451

Abstract

Adaptasi psikologis pada ibu postpartum dimulai ketika seorang ibu mulai merawat dan mengurus bayinya. Hal ini merupakan peran dan tanggung jawab baru bagi setiap wanita setelah melahirkan. Peran dan tanggung jawab baru ini sering membuat ibu merasa tidak percaya diri dan mengalami stress. Ibu merasa sedih dan putus asa karena belum mampu untuk merawat bayi dengan baik. Kondisi ini membuat ibu menjadi lebih sensitif. Kondisi seperti ini dikenal dengan baby blues atau postpartum blues. Banyak faktor yang dapat menyebabkan postpartum blues, salah satunya yaitu dukungan sosial. Dukungan sosial bisa berasal dari suami, keluarga dan tetangga/lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kejadian post partum blues. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survey analitik,dengan pendekatan cross sectional dengan uji statistic Chi-Square dengan responden 20 ibu nifas. Dari hasil penelitian didapatkan dari 20 responden ada 5 orang yang mengalami post partum blues ( 25 %) dan 15 orang tidak mengalam post partum blues ( 75%). Hasil analisis menunjukan hasil yang signifikan dari hubungan kedua variabel tersebut adalah p = 0,000, p = 0,018<α 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolah sehingga ada Hubungan antara dukungan keluarga dengan post partum blues pada ibu nifas di Desa Dukuhwaru Kecamatan Dukuhwaru. Kata Kunci : post partum blues,nifas,dukungan keluarga
HUBUNGAN KOMUNIKASI ORANG TUA DENGAN PERILAKU TANTRUM ANAK USIA 1-3 TAHUN DI DESA KEBOGADUNG KEC. JATIBARANG KAB. BREBES Widodo, Yessy Pramita; Hidayat, Firman; Kuswoyo, Fitria Saphira
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i2.452

Abstract

Prevalensi tantrum pada anak usia 18-24 bulam bertambah 87% menjadi 91% pada usia 30-36 bulan dan pada usia 42-48 bulan berkurang menjadi 59%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan komunikasi orang tua dengan perilaku anak usia 1-3 tahun di desa kebogadung. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian 70 responden yang diambil dengan teknik proportionate stratified random sampling. Berdasarkan hasil uji chi square didapatkan p value 0,589 > 0,05, sehingga dapat disimpulkan tidak ada hubungan antara komunikasi orang tua dengan perilaku tantrum anak usia 1-3 tahum di desa kebogadung. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar komunikasi orang tua adalah baik, dan sebagian besar anak usia 1-3 tahun berprilaku tantrum. Hasil penelitian ini diharapkan bila terjaadi tantrum maka tidak hanya komunikasi orang tua dengan baik namun perlu mengetahui faktor lain, menghindari penyebab tantrum dan memberikan penanganan yang tepat.
PENGARUH PIJAT OKSITOSIN DENGAN MINYAK TELON TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU POST PARTUM SC DI RUMAH SAKIT MITRA SIAGA TEGAL Carini Aryanti; Agus Budianto; Ikawati Setyaningrum
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i1.454

Abstract

Menurut Dinkes Provinsi Jawa Tengah, pencapaian pemberian ASI pada bayi usia 0-6 bulan di Kab Tegal 51,2%. Hasil wawancara dengan petugas kesehatan di RS Mitra Siaga Tegal bahwa proses menyusui pada ibu post SC tertunda karena kurangnya produksi ASI. Pijat oksitosin mampu mempengaruhi hormon prolaktin yang berfungsi sebagai stimulus produksi ASI pada ibu selama menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh terapi pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu post SC. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan rancangan Pre Eksperimen dengan pendekatan static group comparation. Pengambilan sample menggunakan tehnik non probality sampling yaitu purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi, besar sample 44 responden. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan standar oprasional prosedur (SOP). Hasil analisa data menggunakan Independent sample t test didapatkan p value 0,000 yang artinya p value <0,05 hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan pada produksi ASI antara kelompok yang diberikan pijat oksitosin dengan kelompok yang tidak diberikan pijat oksitosin pada ibu Post SC di RS Mitra Siaga Tegal.