cover
Contact Name
DWI ATMOKO
Contact Email
atmokodwi120@gmail.com
Phone
+6285722699017
Journal Mail Official
jitkbhamada@gmail.com
Editorial Address
Jalan Cut Nyak Dhien No. 16, Kalisapu, Slawi, Kab. Tegal
Location
Kab. tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal)
ISSN : 20884435     EISSN : 23553863     DOI : https://doi.org/10.36308/jik.v15i2
Core Subject : Health, Social,
JITK Bhamada adalah untuk diterbitkan, menyebarluaskan, dan membahas berbagai tulisan tentang penelitian kesehatan, yang membantu pendidik, pelaksana penelitian kesehatan, peneliti, dan membuat agar lebih efektif. JITK Bhamada dalam menerima artikel akan menyaring untuk keaslian, relevansi penelitian dan perbaikan pelayanan kesehatan. Setelah penyaringan awal artikel akan dikirim ke mitra bestari untuk diminta ulang isi artikel. Editor akan memutuskan menerima artikel dengan mempertimbangkan rekomendasinya dari mitra bestari yang telah ditunjuk. Editor berhak untuk mengubah artikel yang disetujui perlu, misal dengan memperpendek isi artikel atau menghilangkan bagan dan tabel.
Articles 267 Documents
KORELASI INDEKS MASSA TUBUH DENGAN TINGKAT KEBUGARAN KARDIOVASKULAR SELAMA PANDEMI COVID-19 DI SMA X WONOGIRI Dewangga, Mahendra Wahyu; Amarseto, Binuko
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 telah merugikan semua sektor, termasuk sektor pendidikan. Sejak pandemi Covid-19 di Indonesia, semua aktivitas dibatasi. Pendidikan juga merupakan salah satu tempat yang terkena dampak negatif. Kebijakan belajar dari rumah tentunya akan mempengaruhi aktivitas fisik siswa. Ketika siswa memiliki aktivitas yang rendah, maka akan mempengaruhi indeks massa tubuh dan tingkat kebugaran kardiovaskular mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Body Mass Index dengan tingkat kebugaran kardiovaskular siswa SMA X Wonogiri yang mengikuti ekstrakurikuler olahraga pada masa pandemi covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross sectional. Besar sampel adalah 40 atlet yang terdiri dari 20 siswa putra dan 20 siswa putri. Tingkat kebugaran kardiovaskular diukur menggunakan tes lari 2,4 kilometer. Uji analisis menggunakan pearson product-moment test untuk melihat hubungan antara indeks massa tubuh dengan tingkat kebugaran kardiovaskular. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara indeks massa tubuh dengan tingkat kebugaran kardiovaskular siswa SMA X Wonogiri yang mengikuti ekstrakurikuler olahraga, dengan nilai signifikansi p = 0,882. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara indeks massa tubuh dengan tingkat kebugaran kardiovaskular pada siswa SMA X Wonogiri yang mengikuti ekstrakurikuler olahraga selama pandemi COVID-19Indeks Masa Tubuh, Kebugaran Kardiovaskuler, Covid-19
ANALISIS FAKTOR MOTIVASI INTRINSIK TERHADAP KINERJA PERAWAT PELAKSANA DI INSTALASI RAWAT INAP UNIT UMUM RSUI HARAPAN ANDA TEGAL Arifin Dwi Atmaja; Agus Irfan
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i1.459

Abstract

Rumah sakit sebagai suatu organisasi pelayanan kesehatan agar dapat tetap “survive” harus memiliki system manajemen pelayanan yang terbaik sesuai dengan tuntutan/kebutuhan dari masyarakat. Semua aktivitas rumah sakit berlangsung dengan baik apabila mendapat dukungan dari seluruh anggota organisasi. Motivasi kerja dari anggota organisasi merupakan aspek penting bagi setiap orang yang berkepentingan dengan keberhasilan organisasi (Zainun, 1994). RSUI Harapan Anda Tegal baru melaksanakan akreditasi KARS 2012 dan baru dioperasionalkannya gedung baru dimana masih banyak perawat yang direkrut rumah sakit. Rumah sakit juga baru merintis jenjang karir bagi perawat sehingga memungkinkan timbul ketidak pastian dalam mencapai motivasi kerja yang optimal. Tujuan penelitian ini menganalisis faktor motivasi intrinsik (prestasi, pengakuan orang lain, tanggungjawab, peluang untuk kemajuan, kepuasan kerja) terhadap kinerja perawat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Subjek dalam penelitian ini adalah perawat sejumlah 36 perawat di Ruang Rawat Inap RSUI HA Tegal. Analisis data menggunakan uji pearson product moment menunjukkan nilai p-value sebesar 0.004 < α (0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan motivasi intrinsik perawat terhadap kinerja hasilnya cukup signifikan.
HUBUNGAN PEKERJAAN DAN PENDIDIKAN IBU DENGAN PERKEMBANGAN ANAK BALITA DI DESA KALISAPU KECAMATAN SLAWI Khodijah, Khodijah; Irawan, Deni; Rakhman, Arif; Liani, Fitri
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i2.461

Abstract

Abstrak Anak balita merupakan usia yang rentan untuk mengalami masalah perkembangan. Faktor penyebab gangguan perkembangan pada anak balita diantaranya faktor pekerjaan dan pendidikan ibu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pekerjaan dan pendidikan ibu dengan perkembangan balita di Desa Kalisapu Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal. Desain yang digunakan yaitu korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian 78 responden yang diambil dengan teknik purposiv sampling. Alat penelitian yang digunakan adalah kuesioner pekerjaan & pendidikan ibu dan lembar observasi DDST. Hasil uji chi square didapatkan p Value 0,00 < 0,05 dan hasil uji kendall tau didapatkan p value 0,02 < 0,05 dengan nilai korelasi menunjukan hasil 0,328 yang artinya terdapat hubungan pekerjaan dan pendidikan ibu dengan perkembangan anak balita. Diharapkan ibu memperbanyak informasi tentang cara menstimulasi perkembangan anak yang dapat diperoleh melalui media internet, televisi maupun petugas kesehatan pada saat pelayanan ke posyandu.
STATUS KESEHATAN PASIEN HIPERTENSI PASCAPANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS BANDUNG KOTA TEGAL Prihandana, Sadar; Laksananno, Gayuh Siska; Handayani, Trimar; Wijayanti, Anisa Catur
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i2.471

Abstract

Pandemi Covid-19 telah dinyatakan berakhir dan memberi dampak terhadap perubahan aktivitas, stress emosional, dan kenaikan berat badan pasien hipertensi. Hal tersebut berpengaruh terhadap status kesehatan dan kesejahteraan pasien hipertensi. Tujuan penelitian adalah melihat bagaimana status tekanan darah, cakupan vaksinasi Covid-19, indeks massa tubuh, tingkat kecemasan, serta tingkat aktivitas pasien hipertensi pascapandemi Covid-19. Penelitian termasuk deskriptif eksploratif dilakukan terhadap 115 responden di Puskesmas Bandung Kota Tegal. Pengambilan data dilakukan pada bulan April-Juni 2022. Instrumen yang digunakan adalah tensimeter dan timbangan digital, pengukur tinggi badan, kuisioner data demograsi dan riwayat kesehatan, kuisioner STAI form-Y, dan kuisioner IPAQ-SF. Hasil penelitian mendapatkan tekanan darah responden berada di hipertensi tingkat 2 (87,0%), cakupan vaksinasi 2 dan boster sebesar 54,8%, IMT paling banyak tingkat obese (50,4%), tingkat kecemasan paling banyak tingkat sedang (66,1%), dan tingkat aktivitas paling banyak tingkat aktivitas tinggi (41,7%). Saran, perlu dilakukan peningkatan edukasi kepada pasien hipertensi terutama dalam mengontrol tekanan darah dan modifikasi diet serta meningkatkan partisipasi keaktifan pasien dalam kegiatan Posbindu PTM Hipertensi.
PENERAPAN TERAPI KOMBINASI RELAKSASI BENSON DENGAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP KUALITAS TIDUR MAHASISWA Rakhman, Arif; Prastiani, Dwi Budi; Sonia, Gina
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i2.481

Abstract

Mahasiswa memiliki aktivitas akademik yang tinggi khususnya saat menyelesaikan tugas akhir. Kondisi tersebut dapat menimbulkan beberapa masalah salah satunya gangguan tidur. Terdapat beberapa terapi yang dapat mengatasi gangguan tidur namun hasilnya belum maksimal, maka diperlukan kombinasi beberapa terapi sekaligus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi benson yang dikombinasikan dengan aromaterapi lavender dengan terhadap kualitas tidur mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan rancangan quasi eksperiment dengan desain penelitian pre and post test without control. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Prodi S1 Ilmu Keperawatan Universitas Bhamada Slawi dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling sebanyak 49 mahasiswa. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan juga Standar Operasional Prosedur (SOP) terapi kombinasi relaksasi benson dengan aromaterapi lavender. Hasil analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank yang menunjukkan p-value sebesar 0,000 (< 0,05) artinya pemberian terapi kombinasi relaksasi benson dengan aromaterapi lavender dapat meningkatkan kualitas tidur mahasiswa. Saran bagi perawat menjadikan relaksasi benson yang dikombinasikan dengan aromaterapi lavender sebagai salah satu intervensi non farmakologi untuk menangani masalah kualitas tidur.
STUDI DESKTIPTIF KEJADIAN STUNTING PADA BALITA Risnanto Risnanto
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i1.483

Abstract

Stunting merupakan kondisi kekurangan gizi kronis yang terjadi pada saat periode kritis dari proses tumbuh dan kembang mulai janin, dimana hasil pengukuran panjang/tinggi badan menurut umur (TB/U atau PB/U) menunjukkan < -2 SD s.d. < -3 SD dari standar WHO (Permenkes RI, 2020). Stunting pada anak merupakan masalah yang cukup serius karena berkaitan dengan risiko terjadinya kesakitan di masa yang akan datang serta sulitnya untuk mencapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal. Tujuan riset untuk mengidentifikasi kejadian stunting pada Balita di Desa Kalisapu Kec. Sawi Kab. Tegal. Metode riset yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Hasil riset jenis kelamin putri (62,06%), usia Balita (89,66%), riwayat berat bayi lahir lebih dari 2,5 kg (91,37%), tidak diberikan ASI Ekslusif (68,97%), ibu tidak bekerja (58,63%), pendidikan tinggi sebanyak 3 orang (5,3%), usia ibu 20-35 tahun sebanyak 39 orang (69,6%), riwayat usia ibu menikah pertama ≤20 tahun sebanyak 44 orang (78,7%), paritas 1-2 sebanyak 41 orang (73,2%) dan pendapatan orangtua <UMR (68,97%).
EFEKTIFITAS OVITRAP DENGAN ATRAKTAN AIR RENDAMAN JERAMI SEBAGAI PERANGKAP JENTIK NYAMUK DEMAM BERDARAH DENGUE Arif Rakhman; Dwi Budi Prastiani; Sriantika Putri; Khodijah Khodijah
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i1.484

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit berbahaya yang disebabkan oleh infeksi virus dengue melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Langkah penanggulangan DBD yaitu dengan melakukan 3M-Plus. Arti Plus dalam 3M-Plus yaitu salah satunya adalah menggunakan alat ovitrap sebagai perangkap jentik untuk memutuskan siklus perkembangan nyamuk Aedes. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas penggunaan ovitrap dengan atraktan air rendaman jerami sebagai perangkap jentik nyamuk demam berdarah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan rancangan penelitian quasy experiment melalui pendekatan Post-test only nonequivalent control group. Populasi dalam penelitian ini adalah rumah-rumah di Desa Yamansari dengan menggunakan teknik simple random sampling yaitu sebanyak 34 rumah. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok intervensi dan kelompok control yang masing-masing berjumlah 17 rumah. Alat penelitian yang digunakan adalah ovitrap dengan atraktan air rendaman jerami pada kelompok intervensi dan ovitrap dengan atraktan air setempat pada kelompok control serta lembar observasi untuk menghitung jumlah jentik. Hasil analisis menggunakan uji Mann Whitney didapatkan hasil p-value 0,000 < 0,05 yang berarti ovitrap dengan atraktan air rendaman jerami lebih efektif menangkap jentik nyamuk dibandingkan dengan ovitrap dengan atraktan air setempat. Ovitrap dengan atraktan air rendaman jerami dapat digunakan sebagai perangkap jentik nyamuk dengan cara diletakkan di tempat-tempat yang dianggap sebagai sarang nyamuk sehingga keluarga terhindar dari penyakit DBD.
HUBUNGAN INTENSITAS BIMBINGAN SKRIPSI DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA MAHASISWA UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI Nurhakim Yudhi Wibowo; Susi Muryani; Ramadhan Putra Satria
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i1.486

Abstract

Mahasiswa yang sedang menyusun skripsi cenderung memiliki masalah kesehatan mental seperti kecemasan dan depresi. Mahasiswa merasakan takut dan khawatir sebelum bertemu dosen pembimbing, proses bimbingan skripsi juga membuat mahasiswa menjadi lebih sensitif dan gelisah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan intensitas bimbingan skripsi dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan Universitas Bhamada Slawi. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 96 responden dengan menggunakan teknik total samping. Berdasarkan hasil uji Kendall’s Tau didapatkan p value 0,477>0,05, sehingga dapat disimpulkan tidak ada hubungan antara intensitas bimbingan skripsi dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan Universitas Bhamada Slawi. Hasil peneliian menunjukkan bahwa sebagian besar responden melakukan bimbingan skripsi dengan intensitas sedang dan dengan tingkat kecemasan ringan. Hasil penelitian ini diharapkan apabila terjadi kecemasan pada mahasiswa saat menyusun skripsi, maka tidak hanya dipengaruhi oleh intensitas bimbingan yang rendah, namun perlu mengetahui faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kecemasan pada mahasiswa saat menyusun skripsi.
ASPEK PERLINDUNGAN HUKUM PASIEN DALAM PELAYANA KESEHATAN INFORMED CONSENT LITERATUR REVIEW Umi Salamah
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i1.487

Abstract

Pasien memiliki hak untuk menyetujui atau menolak persetujuan dalam sebuah tindakan. Persetujuan sebagaimana dimaksud diberikan setelah pasien mendapat penjelasan secara lengkap, diagnosis dan tata cara tindakan medis, tujuan tindakan medis alternatif tindakan lain dan risikonya, risiko terhadap tindakan yang dilakukan Informed consent diberikan secara lisan maupun tulisan. Segala bentuk informasi medis harus diberikan kepada pasien maupun keluarga pasien. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (literature review). Teknik pengumpulan data dengan menggunakan data sekunder. Database yang digunakan pada pencarian literatur antara lain yaitu PubMed, Science Direct (Elsevier) dan Google Scholar. Hasil penelitian yaitu secara umum Informed Consent dapat diartikan sebagai persetujuan yang diberikan oleh seorang pasien kepada dokter atas suatu tindakan medik yang akan dilakukan, setelah mendapatkan informasi yang jelas akan tindakan tersebut. Informed Consent menurut Permenkes No.585 / Menkes / Per / IX / 1989, Persetujuan Tindakan Medik adalah Persetujuan yang diberikan oleh pasien atau keluarganya atas dasar penjelasan mengenai tindakan medik yang akan dilakukan terhadap pasien tersebut. Semua tindakan kedokteran yang akan dilakukan terhadap pasien harus mendapat persetujuan. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 290/ Menkes/PER/III/2009 tentang Persetujuan dan Penjelasan tindakan medis yang akan dilakukan, sekurang-kurangnya meliputi diagnosis dan tata cara tindakan kedokteran, alternatif tindakan lain dan resikonya, resiko dan komplikasi yangmungkin terjadi dan prognosis terhadap tindakan yang dilakukan, perkiraan biaya.
PERSONAL HYGIENE REMAJA SAAT MENSTRUASI DI WILAYAH PEDESAAN Natasya Nazla Prasetyo; Safarina Kartika Sari; Nadya Audina Fadilah; Muhammad Ichsan; Chahya Kharin Herbawani
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i1.491

Abstract

ersonal hygiene saat menstruasi merupakan hal yang krusial dalam menjaga kebersihan dan kesehatan. Selain itu, personal hygiene juga dapat menentukan status kesehatan reproduksi remaja di masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan sikap remaja putri tentang personal hygiene saat menstruasi di pedesaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa narrative review dari delapan artikel dengan menggunakan database Garuda dan Google Scholar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa remaja putri yang tinggal di pedesaan sebagian besar memiliki keterbatasan akses terhadap informasi, khususnya informasi tentang kesehatan reproduksi. Informasi seperti itu masih dianggap tabu oleh orang-orang di sekitarnya. Akibatnya, mereka harus mencari informasi sendiri. Rendahnya tingkat pendidikan dan kurangnya pengetahuan orang tua tentang pentingnya personal hygiene pada remaja putri, terutama pada saat menstruasi, juga memperkuat alasan mengapa remaja putri banyak mengalami masalah reproduksi. Sikap ditentukan oleh pengetahuan, keyakinan individu, tanggapan terhadap rangsangan, dan pengaruh lingkungan sekitarnya. Kurangnya sikap personal hygiene remaja yang baik di pedesaan disebabkan oleh kurangnya informasi yang diperoleh dan kurangnya komunikasi antara orang tua dengan anaknya mengenai personal hygiene saat menstruasi. Salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya pengetahuan dan sikap remaja di pedesaan adalah pengaruh mitos.