cover
Contact Name
Sahabuddin Latif
Contact Email
jumptech-ft@unismuh.ac.id
Phone
+6285257228519
Journal Mail Official
sahabuddin.latief@unismuh.ac.id
Editorial Address
Jl. Sultan Alauddin No.259
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology
ISSN : -     EISSN : 30313082     DOI : 10.26618/jumptech
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology (JUMPTECH) Jumptech (Journal of Muhammadiyah’s Application Technology) is an online periodical journal of science that is published three times a year, in February, June and October by Faculty of Engineering, Muhammadiyah University of Makassar, Indonesia, with a registered number ISSN 3031-3082 (online). Jumptech is a media to publish the results of scientific research academics, practitioners, and observers in the field of engineering science including irrigation civil engineering, architecture, electrical engineering, computer science, urban and regional planning. Jumptech focuses on publishing manuscripts within the following areas: Irrigation Civil Engineering: Hydrology; Hydraulics; Environmental Impacts; Solute and Sediment Transport; Soil Salinity; Water‐Quality Control; Sustainability; Water Management and Conservation; Evapotranspiration; Soil‐Water Flow; Design, Operations and Maintenance of Irrigation and Drainage Infrastructure; Development and Application of Technology; Economics, Energy Use, and Regulation in Irrigation and Drainage Engineering. Electrical Engineering and Computer Science: Power Systems: Generator, Power Distribution, Electrical Power Convertion, Protection Systems, Electrical Material Signal, System, and Electronics: Digital Signal Processing, Image Processing, Robotic Systems, Control Systems, Embedded Systems Communication Systems: Telecommunication, Wireless Communications, Computer Network Information Technology: Software Engineering, Data Mining, Multimedia, Mobile Computing, Parallel / Distributed Computing, Artificial Intelligent, Computer Graphic, AR/VR Architecture, Urban and Regional Planning : Architectural Planning and Design; Environmental Engineering; Building Science and Technology; Project Management; Structural Engineering; Building Materials; Building Intelligent Modelling (BIM); Theory and Architectural Criticism; Interior Design; Urban Planning; Housing and Settlement Design; Landscape Architecture; Architectural Conservation and Heritage; Study of Islamic Architecture; Regional and City Studies; Building Management and Built Environment; Infrastructure and Transport; Development Policy and Economics; Behavior, Space and Culture; Tourism and Space. Email : jumptech-ft@unismuh.ac.id
Articles 218 Documents
Peracangan Galeri Seni Mural di Kota Makassar Dengan Pendekatan Arsitektur Organik Wahyudi Rahmat Gazali; Siti Fuadillah A. Amin; Nurhikmah Paddiyatu; Aris Sakkar Dollah; Ashari Abdullah; Khilda Wildana Nur
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i2.8665

Abstract

Di Kota Makassar kata mural masih terdengar asing bagi sebagian besar penduduk local dan mendapatkan izin untuk melukis mural di dinding itu sulit, harus mendapat izin dari pemilik tanah atau tembok pengelola. Tidak jarang seniman mural ini biasa disebut vandalisme oleh masyarakat. Para pencipta mural membutuhkan ruang yang dapat menampung berbagai karya seni agar dapat di apresiasi oleh public. Pendekatan   konseptual yang digunakan adalah pendekatan arsitektur organik yang dapat di gambarkan sebagai hasil dari emosi yang hidup, seperti integritas, kebebasan, persaudaraan, harmoni, keindahan kegembiraan dan hubungan antara lingkungan manusia dan alam. Objek rancangan yang ditawarkan yaitu Galeri Seni Mural sebagai wadah perkembanagan kreatifitas seniman mural yang dapat memfasilitasi berbagai macam prasarana penunjang seperti pameran seni, workshop, pertunjukan maupun pelatihan serta dapat memperkenalkan seni mural kepada masyarakat. 
Pengendalian Aliran pada Permukaan Lahan Miring dengan Menggunakan Metode Rorak Muh. Ali Sadikin; Sulkifli Sulkifli; Ma'rufah Ma'rufah; Mahmuddin Mahmuddin; Andi Rahmat
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v2i2.10123

Abstract

Kegiatan konservasi pada tanah dilakukan untuk mencegah erosi, memperbaiki tanah yang rusak, dan memiliharah produktifitas tanah. Tujuan dalam penelitian ini dilakukan untuk mengetahui besar limpasan aliran permukaan dilahan miring dan mengetahui efektivitas metode rorak dalam mengendalikan laju aliran permukaaan. Metode penelitian REENdata yang diperoleh berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan dilaboratorium hidrologi universitas muhammadiyah makassar. pada intesitas curah hujan 3,67 L/m3 dengan kemiringan 13 ⁰ dan 20⁰ lahan yang tidak menggunakan rorak masing-masing diperoleh besar limpasan permukaan sebesar 4,14 L/menit dan 9,63 L/menit , sedangkan lahan yang menggunakan rorak masing-masing diperoleh limpasan permukaan sebesar 3,70 L/menit dan 8,41 L/menit. . pada intesitas curah hujan 3,99 L/m3 dengan kemiringan 13 ⁰ dan 20⁰ lahan yang tidak menggunakan rorak masing-masing diperoleh besar limpasan permukaan sebesar 8,52 L/menit dan 13,17 L/menit , sedangkan lahan yang menggunakan rorak masing-masing diperoleh limpasan permukaan sebesar 7,06 L/menit dan 11,43 L/menit. Pemberian rorak pada lahan miring dapat menurunkan kecepatan aliran permuakaan. 
Pendekatan Arsitektur Hijau Pada Perancangan Sekolah Alam Di Kabupaten Bone Ferdi Lamu; Irnawaty Idrus; Siti Fuadillah; Muhammad Syarif; Andi Yusri; Salmiah Zainuddin
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i1.14066

Abstract

Konsep arsitektur hijau merupakan konsep yang berusaha meminimalkan pengaruh buruk terhadap lingkungan alam maupun manusia dan menghasilkan tempat hidup yang lebih baik dan lebih sehat, Perancangan sekolah alam kabupaten bone ini merupakan sekolah alam untuk tingkat pendidikan TK sampai SMA. Mengingat meningkatnya jumlah penduduk di kabupaten Bone, kebutuhan pendidikan ikut meningkat. Permasalahan perancangan terdapat proses belajar yang menitik beratkan aspek intelektual dengan metode yang membosankan di dalam kelas, membuat anak jenuh dan enggan untuk bersekolah. Tujuan perancangan ini adalah dapat mewujudkan sekolah alam yang menerapkan konsep ruang yang menyatu dengan alam, dan proses belajar tidak monoton di dalam kelas dengan menggunakan pendekatan arsitektur hijau. Adapun metode penelitian yang digunakan yakni pengumpulan data dan analisis data yang sesuai dengan tema perancangan dan pendekatan arsitektur hijau pada Perancangan Sekolah Alam berlokasi di jalan poros Bone-Wajo, Desa Macanang, Kec.Tanete Riattang Barat, Kab. Bone dengan luas lahan 27.580 m² dan luas yang terbangun 2.845 m2. Bentuk bangunan mengadopsi dari bentuk site dan dibagi menjadi beberapa zona yaitu privat, semi privat dan public. Perancangan ini terdiri dari beberapa massa bangunan yaitu bangunan Sekolah, kantor, perpustakaan, musholah, Area pertanian, area peternakan,dan area perikanan. Sekolah alam ini menerapkan beberapa prinsip arsitektur Hijau yaitu Conserving energy, Minimizing new resources dan Respect for site. 
Uji Metode Hidrograf Satuan Sintetis pada Das Bialo dengan Menggunakan Hidrograf Satuan Amatan Collins Khafifa Khafifa; Yusril Yusril; Abd. Rakhim Nanda; Agusalim Agusalim
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v2i1.9214

Abstract

Banjir rencana (desain banjir) adalah salah satu rencana besar untuk suatu rencana pembuatan bangunan udara atau bangunan yang keberadaannya (fungsi operasi dan stabilitas) dipengaruhi oleh karakteristik aliran banjir. Rencana banjir dapat diperoleh melalui kegiatan analisis hidrologi yang secara umum hasilnya dapat berupa debit banjir maksimum, volume banjir, ataupun hidrograf banjir. Tujuan untuk menyempurnakan metode Hidrograf Satuan Sintetis pada daerah aliran sungai (DAS) Bialo dan metode collins sebagai pembandingnya. Metode penelitian yang direncanakan akan memberikan informasi tentang parameter yang berpengaruh dalam perhitungan hidrograf satuan. Adapun hasil penelitian dalam perhitungan metode HS amatan dan HSS masing-masing menggunakan persamaan empiris, yang paling signifikan yang membedakan adalah metode HS Amatan Collins menggunakan data AWLR sedangkan hidrograf satuan sintetis tidak. Metode HSS Gamma 1 menggunakan parameter lebar DAS sedangkan metode yang lain tidak menggunakan lebar DAS, metode HSS Snyder dan metode HSS Limantara menggunakan koefisien karakteristik cekungan sedangkan yang lainnya tidak.
Perancangan Sport Center dengan Pendekatan Arsitektur Kontemporer di Kabupaten Jeneponto Nur Indah Rokhana; KhildaWildanaNur khilda wildana; Irnawaty Idrus; Ashari Abdullah; Syahriyunita Syahruddin; Andi Annisa Amalia
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i1.7300

Abstract

ABSTRAK: Merancang suatu gedung Sport Center di Kota Jeneponto yang menghubungkantaman dengan bangunan bertujuan untuk menyusun suatu konsep perancangan denganmenyediakan fasilitas olahraga, yang dapat mewadahi, dan dapat menampung aktivitas olahragasecara keseluruhan bagi para atlet, pelajar, pemuda dan masyarakat dengan menghasilkan suaturancangan bangunan Sport Center yang dapat mengembangkan fasilitas kota jeneponto, Metodeperancangan ini merumuskan tentang langkah metode yang digunakan adalah metodepengumpulan data primer dan sekunder, analisa dan sintesa serta skema perancangan. MenjadikanSport Center sebagai sarana untuk menampung minat warga terhadap olahraga yang akan menjadisarana untuk berlatih dan bertanding para atlet asal Jeneponto. agar para atlet ini lebih berprestasilagi dan dapat mengharumkan nama Jeneponto. fungsi penunjang kegiatan pada masyararakatdengan pengolahan tapak yang sesuai dengan kebutuhan untuk memaksimalkan ruang terbukahijau, menerapkan konsep dan desain yang mempertimbangkan kebutuhan pengguna terhadapruang dan orientasi, memanfaatkan kondisi iklim dan sumber energi bagi bangunan tersebut agarmemaksimalkan pencahayaan dan penghawaan atau dengan mengoptimalkan sun shading.
Perancangan Museum Kebudayaan Polewali Mandar dengan Pendekatan Arsitektur Etnis Rusli Rusli; Rohana Rohana; Andi Yusri; Irnawaty Idrus; Sahabuddin Latif; Mursyid Mustafa; Rasmawarni Rasmawarni; Salmiah Zainuddin
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 2, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v2i3.9710

Abstract

ABSTRAK : Kabupaten Polewali Mandar memiliki suku dan budaya yang tersebar dibeberapa kecamatan yang dalam penerapannya cenderung mengalami degradasi, hal ini disebabkan tidak adanya wadah yang dapat  mengakomodir nilai kebudayaan tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menyusun konsep arsitektur etnis pada museum kebudayaan serta mendesain museum kebudayaan diharapkan mampu mengakomodir nilai kebudayaan dan menjadi pusat studi kebudayaan di Kabupaten Polewali Mandar. Metode yang digunakan pada penelitian ini yakni studi literatur, pegumpulan data, dan analisis data yang sesuai dengan tema penelitian. Bangunan yang dirancang di Kec. Luyo, Kab. Polewali Mandar tepat di Jl. Poros Majene-Mamuju memiliki luas lahan 3,4 H, dengan tema arsitektur etnis ini mengedepankan aspek budaya Kabupaten Polewali Mandar mulai dari penggunaan matetrial, bentuk tampilan, orientasi bangunan, penataan massa, serta penataan ruang. Bangunan didesain dengan 2 lantai menggunakan bahan material kayu dan memiliki besaran ruang 8470 M² yang dibagi dalam beberapa zona yakni lantai 1 sebagai area penerimaan (zona publik) dan lantai 2 sebagai area pengelola (zona privat). Rancangan yang didesain dalam bentuk kawasan dimana bangunan utama dan penunjang dibuat terpisah. Bentuk bangunan yang diadopsi dari bentuk dasar perahu sandeq melambangkan keteguhan masyarakat polewali mandar dalam menjalani kehidupan. Bentuk penataan massa bangunan dan aksesibilitas pada site diadopsi dari bentuk hiasan sayyang pattuqduq yang ditranformasi sehingga tercipta penataan bangunan yang juga mengikuti filosofi rumah adat mandar sehingga menampilkan adat budaya mandar.  ABSTRACT : Polewali Mandar Regency has tribes and cultures that are scattered in several sub-districts which in its application tend to experience degradation, this is due to the absence of a forum that can accommodate these cultural values. Therefore, this study aims to compile the concept of ethnic architecture in a cultural museum and to design a cultural museum that is expected to be able to accommodate cultural values and become a center for cultural studies in Polewali Mandar Regency. The methods used in this research are literature study, data collection, and data analysis according to the research theme. The building designed in Kec. Luyo, Kab. Polewali Mandar right on Jl. The Majene-Mamuju axis has a land area of 3.4 H, with an ethnic architectural theme that puts forward the cultural aspects of Polewali Mandar Regency starting from the use of material, appearance, building orientation, mass arrangement, and spatial planning. The building is designed with 2 floors using wood materials and has a size of 8470 M² which is divided into several zones, namely the 1st floor as the reception area (public zone) and the 2nd floor as the management area (private zone). The design is designed in the form of an area where the main and supporting buildings are made separately. The shape of the building adopted from the basic shape of the sandeq boat symbolizes the steadfastness of the Polewali Mandar people in living life. The shape of the building mass arrangement and accessibility to the site was adopted from the shape of the sayyang pattuqduq decoration which was transformed so as to create a building arrangement that also follows the philosophy of the Mandar traditional house so that it displays the Mandar cultural customs. 
Perancangan Gelanggang Pacuan Kuda Di Kabupaten Polewali Mandar Dengan Pendekatan Arsitektur Hijau Muhammad Ilham; Sahabuddin Latif; Irnawaty Idrus; Ashari Abdullah; A. Syahriyunita Syahruddin; Rohana Rohana
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i3.8776

Abstract

Gelanggan pacuan kuda adalah wadah untuk lomba dimana seorang penjoki mengendarai atau menunggangi kuda untuk mencapai garis finish secepatnya dengan lintasan yang telah ditentukan. Awalnya pacuan kuda menggunakan kereta digunakan pada zaman kaisar romawi. Pacuan kuda di polewali mandar menjadi suatu tradisi setiap tahunnya, oleh karena itu perlu dilakukan perancangan gelanggang pacuan kuda di polewali mandar. Maka dilakukan survey lokasi dan studi kasus bangunan sejenis di beberapa tempat. Hasil desain telah dilaksanakan dengan menghasilkan gambar desain dengan luas kurang lebih 11 ha, menerapkan konsep dengan pendekatan arsitektur hijau. Dengan adanya bangunan ini, maka kebutuhan sarana gelanggan pacuan kuda di polewali mandar terpenuhi.
Perancangan Hotel and Convention Center dengan Pendekatan Arsitektur Hijau di Kabupaten Bulukumba Nur Wahyuni Darwis; Aris Sakkar Dollah; Sahabbuddin Latif; Citra Amalia Amal; Siti Fuadillah Alhumairah Amin; Andi Yusri
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v2i2.12579

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai keberadaan perancangan hotel konvensi sebagai solusi dari kebutuhan akan ruang konvensi yang kurang dan sebagai solusi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Penelitian ini dilakukan dengan metode observasi lapangan, studi banding, dan studi literatur yang kemudian diperoleh berupa data-data dari penelitian tersebut yang selanjutnya dianalisis dan diolah sehingga adanya hasil penelitian mengenai proses perancangan hotel and convention center tersebut. Hasil dari penelitian dengan ketiga metode penelitian itulah yang selanjutnya diolah dan diuraikan menjadi sebuah hasil berupa perancangan Hotel and Convention Center di Kabupaten Bulukumba. Pendekatan Konseptual yang digunakan adalah Arsitektur Hijau yang dapat digambarkan sebagai bangunan berkelanjutan, ramah lingkungan, tanggap iklim, sadar energi, dan cerdas budaya.Tujuan dari perancangan hotel and convention center diharapkan dapat menciptakan icon baru pada Kabupaten Bulukumba sebagai Kabupaten berkembang dan mempunyai identitas Kota yang memiliki banyak beragam budaya dan Pariwisata serta menjadikan bangunan ini sebagai wadah tempat pertunjukan event-event besar.
Perancangan Terminal Tipe B Dengan Pendekatan Arsitektur Neo Vernakular Di Kabupaten Sinjai Hajarul Aswad; Ashari Abdullah; Salmiah Zainuddin; Khilda Wildana Nur; Rohana nana; Andi Yusri
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i2.8921

Abstract

Terminal memiliki peranan penting dalam perkembangan ekonomi dan juga pembangunan daerah, karena sarana transportasi yang mamadai akan memicu pertumbuhan ekonomi dn pembangunan daerah. Keberadaan terminal berperan penting sebagai infrastruktur angkutan jalan raya dan mengatur keluar masuknya mobil bus Kabupaten ini memiliki luas wilayah 819,96 km2 dan memiliki penduudk sebanyak 268.496 jiwa Kabupaten sinjai saat ini memiliki terminal di kota, yang mana terminal tersebut tidak memadai dan tidak terawat bahkan banyak fasilitas umum  terminal tidak berfungsi dengan baik. Tidak dapat dipungkir bahwa keberadaan dan fungsi terminal sangat dibutuhkan bagi masyrakat sinjai, karena dengan adanya terminal masalah masyarakat di bidang transportasi diharapkan dapat tertangani dengan baik. Namun pada kenyataannya terminal-terminal penumpang yang ada saat ini tidak sepenuhnya memiliki fungsi yang sesuai seperti yang diharapkan. Sembrawut, kotor, dan tidak tertib telah menjadi image yang melekat erat pada Terminal Bongki di Sinjai Kota.  Pengambilan data dilakukan di lokasi terminal yang sudah ditentukan oleh pemerintah setempat dan dilanjutkann dengan observasi dengan metode studi kepustakaan, dokumentasi dan wawancara kepada responden terkait. Perancangan Terminal Tipe B dengan Pendekatan Arsitektur Neo Vernakular berada di Jl. Petta ponggawae di Kabupaten Sinjai dengan luas 3,54 Ha. Pada lantai 1 berfungsi sebagai staff administrasi dan lantai 2 berfungsi sebagai kantor pengelola dan ruang tunggu penumpang baik kedatangan maupun keberangkatan. Dengan demikian, pengolahan ruang pada Aristektur Neo Vernakular akan menciptakan keadaan yang efisien, sederhana, serta menyatukan unsur-unsur budaya sehingga terciptanya bangunan yang menarik dan bernuansa tradisional.KATA KUNCI :Terminal,  terminal tipe B,  neo vernakular
Studi Eksperimental Pengaruh Debit Aliran Terhadap Kedalaman Gerusan pada Hilir Pintu Air dengan Dasar Tanah Lempung Andi Amin Latif
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i2.8569

Abstract

Pintu sorong (sluice gate) merupakan salah satu konstruksi bangunan air yang dikenal dengan bangunan ukur yang berfungsi untuk membagi air sesuai debit yang direncanakan dengan cara mengatur tinggi muka air. Dalam mengoptimalisasikan peranan bangunan pintu air sebagai pengatur debit dan pengatur tinggi muka air dihulu bangunan pintu air, sering dihadapkan pada masalah gerusan lokal (local scouring) di sebelah hilir bangunan pintu air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh debit aliran pintu air (Q) terhadap kedalaman gerusan (Ds) dengan dasar tanah lempung pada saluran terbuka. Penelitian ini berbentuk eksperimental di laboratorium yang dilakukan di Laboratorium Hidrolika Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin. Penelitian ini dilakukan dengan 3 variasi debit yaitu 1.382,837 cm3/detik, 1.462,746 cm3/detik, dan 2.013,328 cm3/detik dengan bukaan pintu 0.5 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedalaman gerusan pada debit 1.382,837 cm3/detik, 1.462,746 cm3/detik, dan 2.013,328 cm3/detik adalah masing-masing sebesar 4,3 cm, 5,5 cm dan 9,0 cm. Dengan demikian, debit aliran (Q) sangat mempengaruhi kedalaman gerusan (Ds) dimana semakin besar debit aliran maka semakin dalam gerusan yang terjadi di hilir pintu air.Kata Kunci : pintu air, debit aliran, kedalaman gerusan

Page 7 of 22 | Total Record : 218