cover
Contact Name
Agus Dian Mawardi
Contact Email
yptbkalsel@gmail.com
Phone
+6285654963323
Journal Mail Official
yptbkalsel@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pematon No.10 Komplek Pembangunam I RT.18 RW.02 Banjarmasin Barat, Kode Pos 70116
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JIS: Journal ISLAMIC STUDIES
ISSN : -     EISSN : 29632072     DOI : https://doi.org/10.71456/jis
JIS : Journal ISLAMIC STUDIES adalah jurnal peer-review sebagai publikasi multi-disiplin yang didedikasikan untuk studi ilmiah tentang semua aspek keislaman dan dunia Islam, khususnya pada karya-karya yang berhubungan dengan pendidikan islam, sejarah islam, politik islam, ekonomi islam, sosiologi islam, hukum islam, Psikologi islam, filsafat islam.
Articles 139 Documents
Teori Behavioristik Dalam Pendidikan Keluarga Menurut Hadits Nabi Nur‘Aini, Khoirun Nisa; Nurhuda, Abid; Huda, Ali Anhar Syi’bul
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 1 No. 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembentukan diri manusia dimulai dari lingkungan pertama mereka yakni keluarga. Sumber ajaran islam baik alqur’an maupun hadist juga menjelaskan betapa keluarga memiliki peran yang sangat dominan dan penting. Sementara itu, dalam prosesnya terdapat banyak teori yang digunakan oleh orang tua dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan terhadap anak nya, salah satunya adalah teori behavioristik. Maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan terkait Teori Behavioristik Dalam Pendidikan Keluarga Menurut Hadits Nabi. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan teknik analisis isi di saat pengolahan data, lalu dilakukan penarikan kesimpulan secara deskriptif verifikatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Teori Behavioristik Dalam Pendidikan Keluarga Menurut Hadits Nabi mencakup prinsip-prinsip yang dikemukakan oleh Pavlov, Thorndike, Guthrie dan Skinner mulai dari pentingnya pengkondisian belajar, stimulus sebelum respon hingga lingkungan dimana semua hal tadi sudah dicontohkan oleh Nabi Muhammad jauh sebelum muncul para pencetus teori tersebut. Maka sepantasnya bagi seorang muslim untuk meneladani apa yang sudah dilakukan Nabi dalam ruang lingkup pendidikan, terutama ranah keluarga
Analisis Penetapan Pengadilan Agama Surabaya No. 0378/PDT.P/2020/PA.SBY Ditinjau Dari Kewarisan Islam Dan Hak Asasi Manusia Nurafifah, Isti; Muslihudin, Muslihudin; Nurhuda, Abid
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 1 No. 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkara Pengadilan Agama Surabaya Nomor: 0378/Pdt.P/2020/PA.Sby mengenai permohonan penetapan ahli waris non muslim. Dalam hukum Islam maupun dalam KHI tidak ada yang menjelaskan mengenai kebolehan saling mewarisi antara muslim dan non muslim. KHI hanya dijelaskan mengenai wasiat wajibah yang diberikan kepada anak angkat dan orang tua angkat saja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pertimbangan hukum yang digunakan untuk menetapkan permohonan tersebut serta bagaimana analisis mengenai wasiat wajibah bagi ahli waris non muslim ditinjau dari kewarisan Islam dan hak asasi manusia. Jenis penelitian ini adalah library research menggunakan bahan hukum primer berupa penetapan Nomor: 0378/Pdt.P/2020/PA.Sby dengan pendekatan yuridis-normatif. Teknik pengumulan datanya yaitu melalui dokumentasi menggunakan metode berfikir deduktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dasar pertimbangan hukum yang digunakan hakim dalam menetapkan perkara Nomor: 0378/Pdt.P/2020/PA.Sby berupa ketentuan pasal 171, pasal 173 huruf b dan c, pasal 174 ayat 2, dan juga QS. An-Nisa ayat 7. Menurut kewarisan Islam seorang yang beragama non muslim tidak dapat menjadi ahli waris karena dia terhalang untuk mendapatkan waris, tetapi menurut teori hak asasi manusia penetapan non muslim yang mendapatkan bagian melalui wasiat wajibah merupakan suatu bentuk penegakkan keadilan serta menjunjung hak asasi manusia berdasarkan maslahah dalam ruang lingkup maqashid as-syari’ah dengan menjaga prinsip maslahah yaitu hifdz al-mal.
Dinamika Muslim Burma (Myanmar) Dalam Tinjauan Historis Iqbal, Iqbal
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 1 No. 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas tentang umat Islam di Burma (Myanmar). Hal ini penting untuk dibahas oleh karena umat Islam di Myanmar mendapat perhatian dunia dalam dasawarsa ini. Umat Islam Myanmar sering dibahas diberbagai media baik media audio visual maupun tulisan. Pasang surut kehidupan mereka menjadi perhatian oleh karena berbagai masalah yang muncul di Burma (Myanmar) terkait dengan umat Islam Myanmar. Terkadang mereka terdiskriminasi oleh karena mereka adalah kaum minoritas di negara mayoritas non muslim. Maka dari itu perlu untuk dibahas sejauh mana dinamika kehidupan muslim Burma (Myanmar) serta masalah-masalah umat Islam yang muncul di negara mayoritas non muslim. Tulisan ini bersumber dari data Pustaka (library research). Tujuan penelitian ini adalah untuk meninjau dinamika kehidupan muslim Burma (Myanmar) di tinjau dari segi sejarah. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara mengumpulkan literatur-literatur yang akan menjadi acuan dalam tulisan ini baik itu buku, jurnal atau karya tulis ilmiah lain. Metode analisis data dilakukan dengan mengumpulkan, mengidentifikasi dan mengelompokkan untuk selanjutnya diinterpretasikan dalam bentuk konsep yang dapat mendukung objek pembahasan dalam tulisan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam datang di Myanmar pada abad ke-IX. Di Myanmar, terdapat beberapa suku/etnis yang termasuk beragama Islam di antara suku/etnis Rohingya, Huihui (Panthay), muslim Burma, muslim keturunan India dan Zebadi. Etnis Rohingya merupakan etnis yang dikenal anti pemerintahan Myanmar. Oleh karena itu, mereka dianggap pemberontak sehingga menimbulkan berbagai masalah. Bukan hanya itu, mereka bermaksud memisahkan diri dari pemerintahan Myanmar dengan menguasa wilayah Arakan Utara. Padahal wilayah tersebut tidak memiliki sumber daya sehingga perjuangan mereka sepertinya tidak memiliki prospek yang bagus. Hal ini membuat pemerintahan Mynamar memperlakukan mereka dengan buruk. Berbeda dengan suku/etnis Huihui yang mudah berbaur dan bekerjasama dengan pemerintah Myanmar sehingga mudah diterima dan diperlakukan dengan baik oleh pemerintah Myanmar.
Metode Pendidikan Karakter Di Pesantren Dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam Latifah, Latifah; Awad, Awad
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 1 No. 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan library research atau metode kepustakaan yang berarti bahwa peneliti mengumpulkan berbagai macam tulisan yang berterkaitan dengan penelitian dan masalah terkait dengan judul penelitian yang diambil. Library research juga merupakan jenis penelitian kualitatif yang pada umumnya dilakukan dengan cara tidak terjun ke lapangan dalam pencarian sumber datanya. Pesantren memberikan kontribusi signifikan dalam membangun moralitas dan karakter bangsa. Ini potensi yang sangat penting untuk membentuk karakter bangsa ke depan. Paling tidak ada dua alasan mendasar. (1) Tujuan dan titik tekan di pesantren adalah pembangunan akhlak, meskipun dengan memadukan berbagai keilmuan di dalamnya. (2) Penerapan pola pembinaan santri selama 24 jam dengan cara tinggal di asrama, yang memungkinkan kyai dan pendidik dapat mengontrol perilaku santri dan mengarahkan sesuai dengan akhlak Islam.
Mantuq Dan Mafhum Dalam Al-Qur’an Rasyid, Muhammad Dirman; Reskiani, Anugrah
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 1 No. 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v1i3.529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hakikat dari mantuq dan mafhum dalam al-Qur’an. Penilitian ini merupakan penilitian pustaka (library research), dengan cara mengumpulkan literatur terkait baik dari sumber klasik maupun kontemporer kemudian disajikan secara deskriptif kualitatif, lalu dianalisis (content analysis) untuk sampai pada kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mantuq dan mafhum pada dasarnya merupakan bagian dari kajian ilmu usul al-fiqh. Namun, sangat erat kaitannya dengan al-Qur’an dalam upaya memahami pesan serta kandungan hukum yang termuat dalam teks-teks al-Qur’an, karena objek pokok dari pembahasan ini adalah pemaknaan terhadap teks. Mantuq merupakan makna sebagaimana ia terucap, sedangkan mafhum merupakan makna yang dipahami dari mantuq, yang secara pengucapan berbeda. Pengetahuan mengenai mantuq dan mafhum merupakan hal yang sangat urgen dalam kajian ilmu-ilmu al-Qur’an dan tafsir. Sebab, persoalan ini membincang bagaimana menetapkan hukum dari teks-teks atau bagaimana memaknai teks.
Upah Dalam Profesi Advokat Pada Kasus Pembelaan Perkara Pidana Menurut Perspektif Ulama Di Kota Banjarmasin Hudayanti, Anural; Rahmaniah, Amelia; Haris, Muhammad
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 1 No. 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Advokat merupakan profesi yang memberikan jasa hukum, saat menjalankan tugas dan fungsinya dapat berperan sebagai pemberi penasehat (advice) hukum, pendamping atau pun menjadi kuasa hukum untuk dan atas nama kliennya. Dalam penerapannya, seorang Advokat memberikan pembelaannya terhadap kasus dalam perkara pidana yaitu KDRT dimana seorang isteri melakukan kekerasan terhadap suaminya. Dalam kasus ini seorang Advokat memberikan pembelaan terhadap kasus perkara pidana tersebut agar mendapatkan keringanan serta kebebasan atas hukumannya dan Advokat tersebut berhasil membebaskan memberikan pembelaannya atas beberapa pertimbangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi ulama terhadap upah (Ujrah) yang diterima oleh seorang Advokat atas pembelaan terhadap kasus dalam perkara pidana, dan mengetahui apa dasar hukum yang digunakan para Ulama dalam memberikan persepsinya. Jenis penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif, menggunakan metode wawancara, dengan para informan berjumlah 7 orang Ulama MUI Kota Banjarmasin. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis, ditemukan 7 orang Ulama MUI Kota Banjarmasin yang menyampaikan persepsinya, para Ulama memiliki perbedaan pendapat yaitu ada 1 orang Ulama yang mengharamkan upah tersebut karena terdapat kezaliman dalam kasus yang ditangani oleh Advokat. Ada pula 6 Ulama yang menghalalkan upah tersebut karena para Ulama sepakat bahwa upah (Ujrah) yang di terima adalah termasuk dalam Ijarah dan upah tersebut sudah sesuai dengan kriteria upah yang di halalkan.
Pelaksanaan Kegiatan Religius Dalam Membentuk Karakter Siswa Di SMP Negeri 5 Banjarbaru Halilah, Halilah; Nor, Muhammad
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 1 No. 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini tentang pelaksanaan kegiatan religius dalam membentuk karakter siswa di SMP Negeri 5 Banjarbaru. Tujuan untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan religius dalam membentuk karakter siswa di SMP Negeri 5 Banjarbaru dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pelaksanaan kegiatan religius dalam membentuk karakter siswa di SMP Negeri 5 Banjarbaru tersebut. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan 3 orang guru, dan 11 orang siswa SMP Negeri 5 Banjarbaru. Dan objek dalam penelitian ini adalah pelaksanaan kegiatan religius dalam membentuk karakter siswa di SMP Negeri 5 Banjarbaru dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pelaksanaan kegiatan religius dalam membentuk karakter siswa di SMP Negeri 5 Banjarbaru. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu, observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan mendiskripsikan kejadian yang sesungguhnya dalam bentuk uraian kalimat, kemudian diambil kesimpulan akhir. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pelaksanaan kegiatan religius dalam membentuk karakter siswa di SMP Negeri 5 Banjarbaru sudah berjalan dengan baik, sesuai program yang telah ditentukan. Implikasi dari kegiatan religius tersebut adalah siswa memiliki karakter religius, tanggung jawab, disiplin, bekerja keras, mandiri, kreatif, gemar membaca dan toleransi. Strategi yang digunakan adalah melalui pembiasaan kegiatan-kegiatan keagamaan dan melalui teladan yang diperlihatkan oleh para guru di sekolah yang diimbangi dengan pemberian sanksi atau hukuman kepada siswa yang melanggar. Faktor yang mempengaruhi pelaksanaan kegiatan religius dalam membentuk karakter siswa di SMP Negeri 5 Banjarbaru yaitu faktor guru, para guru yang selalu memberikan keteladan kepada peserta didik, faktor internal dan eksternal siswa, serta lingkungan sekolah yang kondusif.
Pengaruh Bimbingan Tauhid Dan Bimbingan Akhlak Dalam Peningkatan Keimanan Di Masyarakat Ashari, Ita Novia
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 1 No. 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap manusia utamanya umat berugama tentu memimpikan kehidupan yang sejahtera, sejahtera dalam pengartian bahasa ialah makmur, sentosa, aman dari segala macam bahaya dll. Bagi umat beragama kesejahteraan dapat dicapai dengan adanya peningkatan keimanan, dengan adanya peningkatan keimanan akan menghasilkan iman yang sempurna sehingga akan menciptakan masyarakat yang berpegang teguh pada nilai-nilai agama yang mana di dalam agama diajarkan nilai-nilai kebaikan yang dapat membimbing manusia menuju kesejahteraan. Di dalam agama islam pengetahuan keimanan seseorang terhadap Sang Maha Pencipta dinamakan Tauhid dan iman tidak akan sempurna tanpa adanya akhlak yang mulia, sehingga perlunya bagi kita untuk mendapatkan Bimbingan Tauhid dan Bimbingan Akhlak guna mewujudkan keimanan yang sempurna. Keimanan merupakan unsur pokok yang harus dimiliki oleh setiap penganutnya jika kita ibaratkan dengan sebuah bangunan, posisi keimanan adalah pondasi yang menjadikan bangunan itu tetap kokoh, kuat dan tidak roboh. Keimanan baru sempurna jika diyakini oleh hati, diikrarkan oleh lisan dan dibuktikan dengan perilaku yang berakhlak dalam kehidupan sehari-hari. Akhlak berasal dari bahasa arab, yaitu merupakan jamak dari khuluq. Khuluq adalah ibarat dari kelakuan manusia yang membedakan baik dan biuruk, lalu disenangi dan dipilih yang baik untuk dipraktekkan dalam perbuatan, sedang yang buruk dibenci dan dihilamgkan. Eksistensi akhlak yang baik sangat berpengaruh bagi kelangsungan umat beragama, mempelajarinya bertujuan sebagi pedoman atau penerang bagi umat beragama dalam mengetahui perbuatan yang baik dan yang buruk.
Konsep Manajemen Pengasuhan Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Beribadah Santri Putra Di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor Syihabudin, Faris; Nasrulloh, Muhammad Mukhlish; Saipon, Abdul
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 1 No. 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen Pengasuhan diartikan sebagai proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan dalam usaha para anggota organisasi pengasuhan, pola asuh, dan penggunaan sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, informan dalan penelitian ini kepala pengasuhan santri, divisi terkait, kepala asrama, dan pengurus santri. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Manajemen yang dilakukan Departemen Pengasuhan Santri sudah hampir optimal dari segi perencanaan terdapat pembentukan list program satu tahun yang dibutuhkan dalam kegiatan pendidikan santri di pesantren, pengorganisasian akan dibentuk struktur organisasi sesuai dengan tujuan dan sumber daya yang sesuai dengan keahlian, pelaksanaan visi misi yang sama dengan apa yang diemban oleh pesantren yaitu Imama (Iman, Muttaqin, ‘alim, Mubalig, ‘Amil), evaluasi antar divisi-divisi dilakukan seminggu sekali pada hari rabu, adapun kontroling dilakukan dengan plan of control atau mempunyai tahapan dari divisi asatidz sampai ke santri itu sendiri. Evaluasi besar-besaran dilakukan setiap satu tahun sekali berupa laporan umum pertanggung jawaban, 2) Rincian program kegiatan antara lain: Kewajiban sholat fardhu berjamaah, anjuran berpuasa sunnah, Iqra’ dan Tajwid, program Ikatan Qori Darunnajah. Dalam rincian kegiatan dan program juga diberlakukan reward sebagai apresiasi terhadap santri yang disiplin dan juga punishment sebagai konsekuensi terhadap santri yang melanggar sesuai ketentuan yang diatur dalam tata tertib pesantren.
Binaan Tauhid Terhadap Keutuhan Aqidah Islam Triandini, Farhana
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 1 No. 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v1i3.590

Abstract

Penyimpangan-penyimpangan yang terjadi di tengah-tengah umat Islam serta Kurangnya kesadaran dalam beragama, juga kurangnya sarana dalam mendapatkan pembelajaran dasar-dasar tauhid menjadi salah satu faktor utama ketidak sempurnaan aqidah pada umat muslim dimasa ini. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif,dengan menggunakan metode deskriptif analitik,dengan berfokus pada studi literatur kepustakaan. Tujuannya mendapatkan landasan teori mengenai masalah-masalah yang akan diteliti.Pembinaan tauhid terhadap umat Islam memiliki pengaruh yang sangat besar untuk memperbaiki kehidupan masyarakat Islam pada kehidupan saat ini. Dengan pendidikan aqidah yang sempurna terhadap umat islam diharapkan dapat melawan pengaruh-pengaruh yang datang dari barat seperti halnya pergaulan bebas, budaya-budaya sekuler, juga peraturan-peraturan yang berlawanan dengan Islam dan lain sebagainya. Aqidah, sebagai landasan utama bagi umat Islam, membantu individu dalam membentuk dirinya dan mengadopsi sikap serta pandangan hidup yang sejalan dengan konsep Tauhid. Tauhid berarti mengesakan Allah dalam segala aspek kehidupan umat muslim dan mempersembahkan ibadah hanya kepadaNya dan menjauhkan diri dari segala sesembahan selainNya serta menetapkan Asma ul-Husna dan sifat al-'ulya kepadaNya serta mensucikannya dari segala kekurangan. Pembinaan tauhiid sebaiknya dilakukan sejak dini oleh orang tua dan pendidik terhadap anak-anak,dikarenakan pembelajaran tauhid ini dapat berpengaruh terhadap akhlak dan perilaku anak sampai dia dewasa. Supaya dapat melawan pengaruh-pengaruh yang datang dari barat seperti halnya pergaulan bebas, budaya-budaya sekuler, juga peraturan-peraturan yang berlawanan dengan Islam dan lain sebagainya.

Page 4 of 14 | Total Record : 139