cover
Contact Name
Agus Dian Mawardi
Contact Email
yptbkalsel@gmail.com
Phone
+6285654963323
Journal Mail Official
yptbkalsel@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pematon No.10 Komplek Pembangunam I RT.18 RW.02 Banjarmasin Barat, Kode Pos 70116
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 2963069X     DOI : https://doi.org/10.71456/jik
Core Subject : Health,
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan adalah media publikasi artikel penelitian yang diterbitkan oleh Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian Kalimantan Selatan, sesuai SK. KEMENKUMHAM : AHU-0025509.AH.01.04. TAHUN 2022 TANGGAL 14 DESEMBER 2022, dengan Ruang lingkup artikel yang diterbitkan di jurnal kesehatan meliputi: keperawatan, kebidanan, kesehatan masyarakat, promosi kesehatan, kesehatan ibu dan anak, administrasi kesehatan, administrasi rumah sakit dan kesehatan umum lainnya.
Articles 144 Documents
Korelasi Persepsi Perawat tentang Kompetensi terhadap Citra Pelayanan Keperawatan di Rumah Sakit: Literatur Review Nazwa Fadlah; Fitriyati
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i2.1885

Abstract

Pelayanan keperawatan merupakan komponen krusial dalam sistem kesehatan di rumah sakit, karena berkaitan langsung dengan mutu layanan dan kepuasan pasien. Kualitas perawat menjadi salah satu elemen yang berdampak pada standard pelayanan keperawatan serta pembentukan persepsi tentang layanan keperawatan di rumah sakit. Cara pandang perawat mengenai kompetensi yang dimiliki dapat memengaruhi sikap, perilaku, dan efektifitas dalam memberikan pelayanan kepada pasien. Tinjauan pustaka ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara pandangan perawat mengenai kompetensi dan citra layanan keperawatan di rumah sakit. Metode yang diterapkan adalah tinjauan pustaka dengan mengkaji artikel ilmiah baik lokal maupun internasional yang diterbitkan antara tahun 2021 hingga 2026 melalui beberapa basis data seperti Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect. Artikel yang digunakan dipilih berdasarkan relevansi topik terkait kompetensi perawat, pandangan perawat, kualitas layanan, dan citra layanan keperawatan. Hasil dari kajian ini mengungkapkan bahwa kompetensi perawat yang mencakup pengetahuan, keterampilan, serta sikap profesional berhubungan dengan peningkatan kualitas pelayanan keperawatan. Perawat yang memiliki pandangan positif terhadap kompetensinya cenderung memberikan pelayanan yang lebih responsif, empatik, dan profesional, sehingga meningkatkan kepuasan pasien sekaligus membangun citra layanan keperawatan yang baik. Selain itu, aspek kualitas layanan seperti keandalan, responsif, jaminan, empati, dan bentuk fisik juga memengaruhi persepsi pasien terhadap layanan keperawatan. Kesimpulan dari tinjauan pustaka ini menegaskan bahwa pandangan perawat tentang kompetensi berkaitan dengan citra layanan keperawatan di rumah sakit. Oleh sebab itu, peningkatan kompetensi melalui pelatihan, pengembangan profesional, dan penilaian layanan harus dilakukan secara terus-menerus untuk memperbaiki kualitas pelayanan keperawatan.
Hubungan Parasosial dengan Regulasi Emosional pada Dewasa Muda Penggemar Virtual Youtuber (VTUBER): Literatur Review Nur Afni Puspitasari; Nur Endah Rakhmawati
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i2.1886

Abstract

Latar Belakang: Fenomena Virtual Youtuber (Vtuber) berkembang pesat secara global dengan 50% audiens dan berkembang sangat pesat juga pada saat pandemi covid berlangsung dengan audiens berusia 18–25 tahun. Indonesia merupakan salah satu negara di Asia Tenggara dengan komunitas Vtuber terbesar. Intensitas interaksi melalui siaran langsung memungkinkan terbentuknya parasocial relationship yang dapat memengaruhi regulasi emosional penggemar. Penelitian yang mengkaji hubungan parasocial relationship dan regulasi emosional pada penggemar Vtuber di Indonesia masih sangat terbatas. Tujuan: Menganalisis literatur yang berkaitan dengan hubungan parasocial relationship dan regulasi emosional pada dewasa muda penggemar Vtuber berdasarkan kajian literatur tahun 2021–2025. Metode: Literature review dengan pendekatan PICOS. Pencarian artikel dilakukan melalui database Google Scholar, Garuda, Science Direct, dan PubMed. Sebanyak 12 artikel memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis. Hasil: Seluruh studi menunjukkan bahwa parasocial relationship pada dewasa muda mencakup dimensi afektif, kognitif, dan perilaku; berfungsi sebagai sumber dukungan emosional; serta memiliki keterkaitan signifikan dengan regulasi emosional (p<0,05). Keterikatan parasosial yang kuat berkorelasi dengan penurunan stres, sedangkan berakhirnya hubungan parasosial memunculkan parasocial grief. Analisa:Parasocial relationship berfungsi sebagai regulasi emosi yang adaptif namun berpotensi maladaptif jika terjadi keterikatan berlebihan. Kesimpulan: Parasocial relationship terbukti berkaitan dengan regulasi emosional dewasa muda penggemar Vtuber. Diperlukan program literasi digital dan penguatan regulasi emosi mandiri agar penggemar dapat mengoptimalkan manfaat parasosial secara adaptif agar tidak menyebabkan ke maladaptive seperti ketergantungan emosional pada Vtuber.
Pengawasan Orang tua dengan Perilaku seks Pranikah pada Anak Usia Remaja Adita Pricilya Wibowo; Hayyu Naafi
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i2.1888

Abstract

Perilaku seksual pranikah pada remaja merupakan masalah penting dalam kesehatan reproduksi. Masa remaja ditandai oleh perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang meningkatkan rasa ingin tahu, termasuk terhadap perilaku seksual. Kurangnya pengawasan orang tua dapat meningkatkan risiko remaja terlibat dalam perilaku seksual berisiko. Pengawasan yang efektif melalui komunikasi terbuka, pemantauan aktivitas, dan aturan yang jelas dapat menjadi faktor protektif. Remaja yang mendapatkan pengawasan dan komunikasi yang baik cenderung memiliki kontrol diri lebih baik. Mengetahui hubungan antara pengawasan orang tua dengan perilaku seks pranikah pada remaja berdasarkan hasil penelitian yang telah dipublikasikan dalam berbagai jurnal ilmiah. Metode yang digunakan adalah literature review terhadap artikel tahun 2020–2025 dari Google Scholar, PubMed, dan ResearchGate menggunakan strategi PRISMA. Artikel yang dianalisis mencakup penelitian kuantitatif dan kualitatif. Hasil menunjukkan 10 artikel memenuhi kriteria inklusi, dan sebagian besar menemukan hubungan signifikan antara pengawasan orang tua dan perilaku seksual remaja. Remaja dengan pengawasan dan komunikasi yang baik memiliki risiko lebih rendah melakukan perilaku seksual berisiko. Disimpulkan bahwa pengawasan orang tua berperan penting dalam mencegah perilaku seks pranikah pada remaja melalui komunikasi efektif, pemantauan, dan pendidikan kesehatan reproduksi.
Pengaruh Edukasi Kekerasan Seksual Berbasis Video Animasi terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa Berta Ayu Dea Puspitasari; Nur Endah Rakhmawati
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i2.1920

Abstract

Kekerasan seksual pada remaja fenomena masalah kesehatan yang terus meningkat dan berdampak pada aspek psikologis, fisik, serta sosial remaja sehingga diperlukan edukasi yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan remaja dalam upaya mencegah kekerasan seksual. Remaja cenderung lebih responsif terhadap media audiovisual, sehingga video animasi dinilai mampu meningkatkan perhatian dan pemahaman informasi terhadap materi edukasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kekerasan seksual berbasis video animasi terhadap tingkat pengetahuan siswa. Metode penelitian menggunakan systematic literature review dengan pendekatan PRISMA. Pencarian artikel dilakukan melalui database Google Scholar dan Research Gate pada Februari–Maret 2026 menggunakan kata kunci kekerasan seksual, edukasi, video animasi, tingkat pengetahuan, dan remaja. Artikel yang dipilih merupakan penelitian tahun 2021–2025 dengan desain kuantitatif dan tersedia dalam full-text. Dari 120 artikel yang ditemukan, diperoleh 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil literature review menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian menyatakan adanya peningkatan tingkat pengetahuan setelah diberikan edukasi mengenai kekerasan seksual menggunakan media audiovisual dan video animasi. Media video animasi dinilai efektif karena mampu menyampaikan informasi secara menarik, mudah dipahami, serta meningkatkan retensi informasi siswa. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa edukasi kekerasan seksual berbasis video animasi efektif dalam meningkatkan tingkat pengetahuan remaja mengenai bentuk, dampak, pencegahan, dan respon terhadap kekerasan seksual.