cover
Contact Name
Agus Dian Mawardi
Contact Email
yptbkalsel@gmail.com
Phone
+6285654963323
Journal Mail Official
yptbkalsel@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pematon No.10 Komplek Pembangunam I RT.18 RW.02 Banjarmasin Barat, Kode Pos 70116
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 2963069X     DOI : https://doi.org/10.71456/jik
Core Subject : Health,
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan adalah media publikasi artikel penelitian yang diterbitkan oleh Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian Kalimantan Selatan, sesuai SK. KEMENKUMHAM : AHU-0025509.AH.01.04. TAHUN 2022 TANGGAL 14 DESEMBER 2022, dengan Ruang lingkup artikel yang diterbitkan di jurnal kesehatan meliputi: keperawatan, kebidanan, kesehatan masyarakat, promosi kesehatan, kesehatan ibu dan anak, administrasi kesehatan, administrasi rumah sakit dan kesehatan umum lainnya.
Articles 221 Documents
Efektivitas Pengelolaan Sampah Organik Pasar menggunakan Larva Black Soldier Fly terhadap Penurunan Risiko Diare Muhammad Fitrian Afza; Noraida; Abdul Haris
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i2.2204

Abstract

Sampah organik pasar berdampak negatif terhadap kesehatan masyarakat melalui pencemaran lingkungan yang meningkatkan risiko diare. Biokonversi menggunakan larva Black Soldier Fly menjadi alternatif pengelolaan yang ramah lingkungan dan berpotensi menekan risiko kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pengelolaan sampah organik pasar yang dicacah dan tidak dicacah menggunakan larva Black Soldier Fly terhadap penurunan risiko diare. Penelitian menggunakan rancangan true experimental post-test only control group design dengan dua perlakuan: sampah dicacah dan tidak dicacah, masing-masing 9 kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi sisa sampah, suhu, dan kelembapan selama 14 hari. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil menunjukkan persentase penurunan sampah sebesar 61,05% pada perlakuan dicacah dan 63,95% pada perlakuan tidak dicacah, dengan nilai p = 1,000 yang berarti tidak terdapat perbedaan signifikan. Disimpulkan bahwa pengelolaan sampah organik pasar menggunakan larva Black Soldier Fly efektif tanpa pencacahan, sehingga mendukung intervensi kesehatan lingkungan yang lebih sederhana, efisien, dan berkelanjutan dalam menekan risiko diare.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Gizi dengan Pola Konsumsi pada Ibu Hamil Kekurangan Energi Kronik (KEK) di Wilayah Kerja Puskesmas Kelayan Timur Kota Banjarmasin Tomy Viprianto; Lydia Fanny; Hendrayati
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v5i1.2357

Abstract

Kekurangan Energi Kronik ibu hamil termasuk permasalahan gizi yang bisa menambah risiko komplikasi kehamilan serta berdampak untuk kesehatan ibu ataupun janin. Pengetahuan gizi berperan penting dalam membentuk pola konsumsi ibu hamil dalam upaya pemenuhan kebutuhan zat gizi sepanjang kehamilan. Tujuan penelitian ini dalam rangka menganalisis hubungan tingkat pengetahuan gizi dengan pola konsumsi pada ibu hamil Kekurangan Energi Kronik di Puskesmas Kelayan Timur Kota Banjarmasin. Desain analitik observasional yang memanfaatkan pendekatan cross-sectional digunakan untuk penelitian ini. Sampel sejumlah 27 ibu hamil Kekurangan Energi Kronik dari teknik purposive sampling. Pengukuran tingkat pengetahuan gizi memakai kuesioner, sementara pola konsumsi diukur dengan memanfaatkan Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire. Data dianalisis dengan cara univariat dan bivariat memakai Fisher's Exact Test. Penelitian didapatkan hasil yaitu kebanyakan responden mempunyai tingkat pengetahuan gizi kategori cukup (51,8%) dan pola konsumsi kategori baik (70,4%). Analisis bivariat menunjukkan hubungan yang signifikan dari tingkat pengetahuan gizi dengan pola konsumsi ibu hamil Kekurangan Energi Kronik (p=0,013). Kesimpulan yang didapatkan yaitu tingkat pengetahuan gizi berhubungan dengan pola konsumsi pada ibu hamil Kekurangan Energi Kronik. Temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan edukasi gizi dan pendampingan selama kehamilan sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanggulangan Kekurangan Energi Kronik.
Hubungan Aktivitas Fisik dan Indeks Massa Tubuh dengan Massa Otot pada Lansia Penderita Diabetes Melitus di Puskesmas Pamotan Nabila Rachma; Alif Adlan Zulizar; Afiana Rohmani
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v5i1.2402

Abstract

Latar belakang: Prevalensi diabetes melitus tipe 2 pada lansia di Indonesia meningkat seiring bertambahnya populasi lanjut usia, mempercepat risiko sarcopenia melalui resistensi insulin dan inflamasi kronis. Aktivitas fisik dan indeks massa tubuh berperan penting dalam mempertahankan massa otot. Tujuan: Menganalisis hubungan aktivitas fisik dan indeks massa tubuh dengan massa otot pada lansia penderita diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Pamotan. Metode: Penelitian kuantitatif observasional analitik dengan rancangan cross-sectional melibatkan 100 lansia usia 60-70 tahun yang dipilih purposive sampling dari populasi 134 lansia terdaftar. Instrumen mencakup kuesioner IPAQ-SF, antropometri untuk IMT, dan BIA Omron HBF-375. Analisis data menggunakan uji Chi-Square/Fisher's Exact Test (p<0,05). Hasil: Sebanyak 92% responden memiliki aktivitas fisik sedang dan 90% IMT normal. Terdapat hubungan signifikan aktivitas fisik dengan massa otot (p=0,001; OR=0,096) dan IMT dengan massa otot (p=0,000; OR=14,33). Kesimpulan: Aktivitas fisik sedang dan IMT normal bersifat protektif terhadap penurunan massa otot. Intervensi latihan terstruktur dan skrining gizi di puskesmas direkomendasikan untuk pencegahan sarcopenia
Uji Organoleptik dan Mutu Kimia Cookies Tepung Talas Beneng (Xanthosoma Undipes k. Koch) dengan Variasi Kacang Kedelai (Glycine Max) sebagai Makanan Selingan Anak Autis Jesika Yohana Nababan; Oslida Martony
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v5i1.2411

Abstract

Peningkatan prevalensi Autism Spectrum Disorder (ASD) mendorong perlunya pengembangan pangan fungsional berbasis bahan lokal yang bergizi dan bebas gluten. Penelitian ini bertujuan menganalisis mutu organoleptik, proksimat, serta kandungan magnesium dan zink pada cookies tepung talas beneng (Xanthosoma undipes K. Koch) dengan variasi kacang kedelai (Glycine max) sebagai makanan selingan anak ASD. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen laboratorium dan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) tiga perlakuan dengan dua kali pengulangan. Populasi penelitian adalah mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Medan dengan sampel sebanyak 50 panelis agak terlatih yang dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi formulir uji organoleptik skala hedonik dan analisis laboratorium proksimat serta mutu kimia. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA dan Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik terdapat pada formulasi tepung talas beneng 60 gram dan kacang kedelai 40 gram dengan tingkat kesukaan tertinggi pada parameter warna, tekstur, rasa, dan aroma. Hasil analisis proksimat menunjukkan kandungan protein 9,24%, lemak 35,73%, energi 559,91 kkal, magnesium 144,64 mg, dan zink 9,22 mg per 100 gram. Kesimpulan penelitian ini adalah cookies tepung talas beneng dan kacang kedelai berpotensi menjadi makanan selingan fungsional bergizi tinggi bagi anak ASD.
Efektivitas Edukasi Melalui Video Animasi Tentang Kesehatan Reproduksi terhadap Perilaku Pencegahan Pernikahan Dini di SMP Negeri 1 Limboto Siti Rahmawati Husain; Irwan; Tri Septian Maksum
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v5i1.2412

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi permasalahan kesehatan dan sosial yang berdampak terhadap pendidikan, kesehatan reproduksi, serta kualitas hidup remaja. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah pernikahan dini adalah melalui edukasi kesehatan reproduksi menggunakan media yang sesuai dengan karakteristik remaja. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas edukasi melalui video animasi tentang kesehatan reproduksi terhadap perilaku pencegahan pernikahan dini pada siswa SMP Negeri 1 Limboto. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Populasi penelitian berjumlah 362 siswa kelas VII dan VIII, dengan sampel sebanyak 190 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mengukur pengetahuan, sikap, dan niat pencegahan pernikahan dini. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan kategori baik dari 75,8% menjadi 93,7%, sikap positif dari 91,6% menjadi 100%, dan niat positif dari 90,0% menjadi 100% setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 pada seluruh variabel. Disimpulkan bahwa edukasi melalui video animasi efektif meningkatkan pengetahuan, sikap, dan niat remaja dalam pencegahan pernikahan dini. Media video animasi dapat digunakan sebagai alternatif strategi promosi kesehatan reproduksi di lingkungan sekolah.
Pengaruh Edukasi Kesehatan tentang Deteksi Dini Pre-Eklampsia terhadap Sikap Ibu Hamil dalam Mencegah Hipertensi di UPTD Puskesmas Bandung Baru Nila Qurniasih; Evi Rahayu; Amara Sinta
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v5i1.2441

Abstract

Hipertensi dalam kehamilan merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat meningkatkan risiko kesakitan dan kematian ibu maupun janin. Kurangnya pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap pencegahan hipertensi dapat menyebabkan keterlambatan dalam mengenali tanda bahaya selama kehamilan. Edukasi kesehatan mengenai deteksi dini pre-eklampsia dengan media kalender meja merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan sikap ibu hamil dalam mencegah hipertensi. Metode: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan tentang deteksi dini pre-eklampsia menggunakan media kalender meja terhadap sikap ibu hamil dalam mencegah hipertensi di UPTD Puskesmas Bandung Baru. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan mixed methods, menggabungkan desain pra-eksperimen one group pretest-posttest dan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 55 ibu hamil trimester I, II, dan III yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan media kalender meja. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test dan Uji Spearman Rank. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan sikap ibu hamil setelah diberikan edukasi kesehatan, dari sikap positif sebanyak 17 responden (30,9%) pada pre-test menjadi 30 responden (54,5%) pada post-test. Berdasarkan hasil Uji Wilcoxon diperoleh nilai p-value sebesar 0,001 (<0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa edukasi kesehatan berpengaruh terhadap sikap ibu hamil dalam mencegah hipertensi. Simpulan: Edukasi kesehatan tentang deteksi dini pre-eklampsia berpengaruh terhadap peningkatan sikap ibu hamil dalam mencegah hipertensi di UPTD Puskesmas Bandung Baru.
Hubungan Kelelahan Neuromuskular Otot Plantar Fleksor dengan Gangguan Keseimbangan Dinamis Berdasarkan Tingkat Aktifitas Fisik pada Pekerja Pramusaji yang Mengalami Prolonged Standing Muhammad Akbar Ramadhan; Nadya Resiana Novianty; Ananda Risqi Deena; Hanifah Azzahra
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v5i1.2449

Abstract

Pekerjaan pramusaji menuntut posisi berdiri dalam waktu lama yang memicu kelelahan pada saraf otot tungkai bawah bagian belakang yang krusial untuk menjaga kestabilan tubuh. Studi ini ditujukan untuk mengidentifikasi kaitan antara kelelahan saraf otot tungkai bawah dengan gangguan keseimbangan bergerak, serta mengamati peran rutinitas aktivitas fisik harian pada pekerja pramusaji. Pendekatan analitik observasional dengan rancangan potong lintang diterapkan pada penelitian ini, yang melibatkan tujuh puluh pekerja pramusaji terpilih melalui teknik pengambilan sampel menyeluruh. Data diperoleh dari pengukuran kelelahan saraf otot secara langsung, uji capaian keseimbangan bergerak, dan pengisian kuesioner kebiasaan gerak fisik. Analisis data membuktikan bahwa kelelahan saraf otot tungkai bawah memiliki hubungan yang sangat kuat dan bermakna dengan gangguan keseimbangan bergerak, di mana semua pekerja berstatus kelelahan tinggi pasti mengalami masalah keseimbangan. Ditemukan pula hubungan berbanding terbalik yang nyata antara kebiasaan gerak fisik dengan gangguan keseimbangan, yang mengindikasikan bahwa gaya hidup aktif menurunkan risiko tersebut. Secara statistik, tingkat aktivitas fisik tidak berfungsi sebagai variabel pengubah murni, melainkan sebagai faktor pelindung mandiri yang secara mutlak menekan risiko gangguan keseimbangan akibat kelelahan. Oleh karena itu, disimpulkan bahwa kelelahan saraf otot secara langsung menyebabkan hilangnya keseimbangan pada pekerja pramusaji yang berdiri lama, dan tingginya rutinitas aktivitas fisik harian terbukti efektif mencegah serta menekan dampak buruk dari kondisi tersebut.
Evaluasi Waktu Tunggu Pelayanan Obat dan Ketersediaan Obat pada Pasien Rawat Jalan dengan Penyakit Degeneratif Lina Komalasari; Nirmala Manik; Masita Sari Dewi; Kusno Haryanto
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v5i1.2456

Abstract

Mutu pelayanan kefarmasian di rumah sakit dapat dinilai antara lain melalui waktu tunggu pelayanan obat dan ketersediaan obat bagi pasien. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara  waktu tunggu pelayanan obat dan ketersediaan obat dengan kepuasan pasien penyakit degeneratif  (hipertensi dan diabetes melitus) di poli penyakit dalam Rumah Sakit Kartika Husada Setu. Penelitian  menggunakan metode observasional kuantitatif dengan desain cross-sectional pada 74 responden yang  dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi  dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa 87,83% responden memperoleh waktu tunggu pelayanan obat yang memenuhi standar dan  95,95% memperoleh obat yang tersedia sesuai resep. Tingkat kepuasan pasien yang disampaikan menjadi 39,2%  sangat puas, 36,5% puas, dan 24,3% tidak puas. Hasil uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan  yang signifikan antara waktu tunggu pelayanan obat dengan kepuasan pasien (p-value = 0,004),  sedangkan ketersediaan obat tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kepuasan pasien  (p-value = 0,130). Dapat disimpulkan bahwa waktu tunggu pelayanan obat berhubungan dengan kepuasan pasien rawat jalan, sedangkan ketersediaan obat tidak berhubungan secara signifikan dengan  kepuasan pasien.
Evaluasi Sifat Fisik Granul dan Profil Disolusi Tablet Hisap Ekstrak Etanol 96% Kulit Pisang Raja (Musa x paradisiaca L.) Della Threa Pratiwi; Errol Rakhmad Noordam; Iin Hardiyati; Nurvidian Khasanah
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v5i1.2457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan tablet hisap ekstrak kulit pisang raja (Musa x paradisiaca L.) dengan variasi konsentrasi ekstrak 20%, 25%, dan 30% menggunakan metode granulasi basah, serta mengevaluasi sifat fisik granul dan profil disolusinya. Evaluasi granul meliputi uji laju alir, sudut diam, kadar air, dan kompresibilitas. Uji disolusi dilakukan pada menit ke-5, 10, 15, 20, 30, 45, dan 60, kemudian data dianalisis menggunakan model kinetika orde nol, orde satu, dan Higuchi untuk menentukan pola pelepasan zat aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula memenuhi persyaratan mutu granul, dengan laju alir Formula I, II, dan III berturut-turut 11,25; 10,29; dan 10,79 g/detik; sudut diam 29,25°; 28,37°; dan 29,25°; kadar air 2,94%; 4,76%; dan 4,72%; serta kompresibilitas 19,70%; 16,92%; dan 11,11%. Hasil uji disolusi menunjukkan nilai %disolusi yang rendah pada seluruh formula (Formula I 0,656%, Formula II 0,608%, Formula III 0,625%) sehingga belum memenuhi syarat 70% dalam 30 menit, diduga akibat keterbatasan alat uji disolusi. Analisis kinetika menunjukkan Formula I dan III mengikuti model orde nol (R² 0,949 dan 0,804), sedangkan Formula II mengikuti model Higuchi (R² 0,959). Dapat disimpulkan bahwa proses granulasi basah menghasilkan granul dengan sifat fisik yang baik pada seluruh formula, namun profil disolusi tablet hisap masih memerlukan optimasi lebih lanjut.
Aktivitas Antioksidan Metode DPPH dan ABTS pada Ekstrak Etanol 96% Kulit Pisang Raja (Musa x paradisiaca L.) Dea Natalia; Errol Rakhmad Noordam; Salma Hilmy Rusydi Hashim; Ignasius Agyo Palmado
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v5i1.2459

Abstract

Kulit pisang raja (Musa x paradisiaca L.) merupakan limbah pertanian yang mengandung senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik ekstrak etanol 96% kulit pisang raja serta aktivitas antioksidannya menggunakan metode DPPH dan ABTS, dan membandingkan nilai IC50 yang diperoleh dari kedua metode. Simplisia diperoleh melalui liofilisasi, kemudian diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%. Ekstrak memiliki rendemen 14,67%, berbentuk kental, berwarna hijau kecoklatan, berbau khas, dan mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin, sedangkan steroid tidak terdeteksi. Parameter mutu ekstrak memenuhi persyaratan kadar sari larut etanol (60%) dan kadar abu (1,5%), namun susut pengeringan (48%) tidak memenuhi persyaratan. Hasil kromatografi lapis tipis menunjukkan nilai Rf ekstrak yang mendekati standar kuersetin. Nilai IC50 metode DPPH sebesar 58,522±0,016 ppm dan metode ABTS sebesar 59,300±0,169 ppm, keduanya termasuk kategori antioksidan kuat. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antara kedua metode (p=0,109). Dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol 96% kulit pisang raja memiliki aktivitas antioksidan kuat dengan hasil pengukuran yang sebanding antara metode DPPH dan ABTS.