cover
Contact Name
Rina Saputri
Contact Email
apt.rinasaputri@gmail.com
Phone
+6282350203789
Journal Mail Official
jpm.wpc@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kelapa Gading RT.01 RW.01, Kota Banjarbaru, 70714, Kalimantan Selatan, Indonesia
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia
ISSN : -     EISSN : 30483964     DOI : https://doi.org/10.63004/jpmwpc
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia (JPM-WPC) menerbitkan artikel hasil dari pengabdian kepada masyarakat, pemberdayaan masyarakat, kuliah kerja nyata (KKN), PKL Komunitas, dan bina desa dari semua bidang ilmu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 65 Documents
Terapi Musik, Foot Massage, Dan Relaksasi Napas Dalam (HARMONI) Pada Lansia Hipertensi Di Wisma Dahlia Panti Perlindungan Dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Budi Sejahtera Banjarbaru Basit, Mohammad; Rahmadaniah, Dina; Krisdayanti; Mahbub, Muhammad Zaini; Auliani, Raiva; Komang, Ni Made Ayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i1.930

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang banyak dialami lansia dan dapat menimbulkan komplikasi serius seperti stroke dan penyakit jantung apabila tidak dikendalikan. Pendekatan nonfarmakologis semakin banyak digunakan sebagai terapi tambahan untuk membantu menurunkan tekanan darah. Terapi musik instrumental, foot massage, dan latihan pernapasan dalam merupakan teknik relaksasi yang dapat menurunkan aktivitas saraf simpatis, meningkatkan sirkulasi, serta memperbaiki kenyamanan lansia. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan serta efektivitas kombinasi terapi musik instrumental, foot massage, dan pernapasan dalam terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi. Kegiatan menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan pre–post test sederhana. Tujuh lansia perempuan berusia 66–79 tahun mengikuti kegiatan selama tiga hari. Intervensi meliputi pemutaran musik instrumental tempo ±60 bpm, pemberian foot massage lembut selama 30–40 menit, serta latihan pernapasan dalam yang dilakukan secara ritmis. Tekanan darah peserta diukur sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) setiap sesi dengan sphygmomanometer digital. Data dianalisis secara deskriptif untuk melihat perubahan tekanan darah setiap hari. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi terapi modalitas memberikan penurunan tekanan darah yang konsisten pada seluruh peserta. Rata-rata penurunan tekanan darah pada hari pertama adalah 6,6/4,4 mmHg, hari kedua 8,7/5,1 mmHg, dan hari ketiga 9,1/5,6 mmHg. Selain itu, peserta melaporkan perasaan lebih rileks, berkurangnya keluhan pusing, serta kualitas tidur yang lebih baik.
Edukasi Pembakaran Sampah Dengan Smokeless Burn Barrel Rahman, Luthfia Hidayati; Ayu, Putri; Tonik, Retha Utara; Ningtyas, Diah Rahayu; Arta, Dimaz Bertrand Alfredo; Sabrina, Dini Eka; Anggreni, Egi; Apriliany, Eli; Putra, Aditya Augusta Christian; Chintia, Avrensya Eka; Azura, Muhammad Syawal; Arsha, Nahda Mutiara; Nurfitriyani, Dhea; Junianti, Rini; Izzati, Najwa; Hidayati; Maretmy, Angella; Yanti, Hardi; Putri, Meisa Gresia; Auliandra, Hermalia; Purnama, Angel
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i1.931

Abstract

Sampah masih menjadi isu lingkungan yang banyak dijumpai di wilayah pedesaan, termasuk di Desa Pembantanan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar. Masyarakat Desa Pembantanan juga belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai alternatif pengelolaan sampah yang lebih aman dan ramah lingkungan. Sampah masih dipandang sebagai limbah yang tidak bernilai, sehingga belum banyak warga yang melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik ataupun memanfaatkan sampah sebagai sumber nilai ekonomi. Padahal, pengelolaan sampah yang baik tidak hanya berdampak pada kebersihan dan kesehatan lingkungan, tetapi juga berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengolahan sampah menjadi kompos, barang daur ulang, atau kegiatan wirausaha berbasis lingkungan. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya upaya edukasi dan pendampingan kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah yang aman, sehat, dan ekonomis. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah penggunaan smokeless burn barrel, yaitu alat pembakaran sampah yang dirancang untuk meminimalkan asap dan emisi berbahaya. Melalui edukasi dan demonstrasi penggunaan alat ini, diharapkan masyarakat dapat mengubah pola pengelolaan sampah yang sebelumnya berisiko menjadi lebih aman dan berkelanjutan.
Pelatihan Pembuatan Aksesori Masker: Pencegahan Air Borne Deseas Dan Meningkatkan Jiwa Kreativitas Dan Jiwa Kewirausahaan Kader Organisasi Ortonom Muhammadiyah Suryadini, Halida; Annisa, Nur; Mulia, Dewi Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i1.934

Abstract

Penyakit menular melalui udara (airborne diseases) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama di era new normal yang menuntut penerapan perilaku pencegahan seperti penggunaan masker. Namun, rendahnya kepatuhan penggunaan masker serta keterbatasan pemahaman masyarakat terhadap masker yang higienis menjadi tantangan tersendiri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan penyakit airborne sekaligus mengembangkan keterampilan kewirausahaan berbasis komunitas melalui pelatihan pembuatan aksesori masker (strap mask) yang higienis dan bernilai ekonomis. Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu, 15 November 2025, di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah Kalimantan Tengah dengan melibatkan 30 peserta. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan mengenai penyakit airborne dan penggunaan masker yang benar, demonstrasi, serta praktik langsung pembuatan strap mask. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya penggunaan masker dalam mencegah penularan penyakit serta meningkatnya keterampilan peserta dalam menghasilkan produk aksesori masker yang sehat, menarik, dan berpotensi menjadi peluang usaha. Kegiatan ini menghasilkan luaran berupa publikasi media dan dokumentasi kegiatan. Program pengabdian ini diharapkan dapat mendukung upaya promotif-preventif kesehatan sekaligus mendorong pengembangan entrepreneurship berbasis komunitas.
Sosialisasi Penggunaan Tes Kit Merkuri pada Produk Skincare sebagai Upaya Peningkatan Literasi Kesehatan Masyarakat di Desa Mertak Tombok Tusshaleha, Lelie Amalia; Rahayu, Lale Budi Hutami; Rahayu, Supiani; Rahmat, Syamsul; Apriani, Laili; Itsnayain, Aya Shaufia; Pomeistia, Meilynda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i1.936

Abstract

Paparan merkuri dalam produk skincare masih menjadi masalah kesehatan masyarakat global dan nasional karena dapat menyebabkan kerusakan ginjal, neurotoksisitas, gangguan saraf, dan risiko kesehatan jangka panjang lainnya. Masyarakat desa merupakan kelompok yang rentan terhadap penggunaan kosmetik berbahaya akibat keterbatasan akses informasi dan literasi kesehatan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Mertak Tombok terkait bahaya merkuri pada kosmetik serta pelatihan penggunaan test kit merkuri sebagai deteksi dini keamanan produk skincare. Metode pengabdian menggunakan pendekatan edukatif–partisipatif melalui sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan rata-rata pengetahuan masyarakat dari 50,6 % menjadi 88,4 % (peningkatan 37,8 %). Sebanyak 92 % peserta mampu menggunakan test kit secara mandiri. Dengan demikian, kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan kemampuan masyarakat dalam melakukan deteksi mandiri keamanan kosmetik.
Edukasi Penggunaan Obat Rasional dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis pada Kegiatan World Pharmacist Day di Kabupaten Bario Kuala Hikmah, Siti Nur; Mukti, Yusuf Anggoro
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i1.948

Abstract

World Pharmacist Day (WPD) merupakan momentum penting untuk meningkatkan pesan apoteker dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Permasalahan yang masih sering di jumpai di masyarakat adalah rendahnya pemahaman mengenai penggunaan obat yang rasional, seperti ketidakpatuhan terhadap aturan pakai obat, penggunaan obat tanpa resep, serta kurangnya pengetahuan mengenai efek samping dan interaksi obat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai penggunaan obat yang benar serta memberikan layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis. Kegiatan dilaksanakan pada Minggu, 28 September 2025 di Klinik Utama Setara, Kabupaten Barito Kuala, bekerja sama dengan PC IAI Kabupaten Barito Kuala. Metode pelaksanaan meliputi pemeriksaan kesehatan dasar, pemberian pengobatan gratis sesuai indikasi, serta edukasi langsung terkait penggunaan obat rasional oleh Apoteker. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi dan partisipasi aktif dalam sesi edukasi. Masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai aturan pakai obat, pentingnya kepatuhan terpai, serta risiko penggunaan obat yang tidak rasional. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat serta memperkuat peran apoteker dalam pelayanan kefarmasian berbasis komunitas.