cover
Contact Name
Rina Saputri
Contact Email
apt.rinasaputri@gmail.com
Phone
+6282350203789
Journal Mail Official
jpm.wpc@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kelapa Gading RT.01 RW.01, Kota Banjarbaru, 70714, Kalimantan Selatan, Indonesia
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia
ISSN : -     EISSN : 30483964     DOI : https://doi.org/10.63004/jpmwpc
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia (JPM-WPC) menerbitkan artikel hasil dari pengabdian kepada masyarakat, pemberdayaan masyarakat, kuliah kerja nyata (KKN), PKL Komunitas, dan bina desa dari semua bidang ilmu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 73 Documents
Pengaruh Pemberian Edukasi Terhadap Pengetahuan Masyarakat Tentang DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang) Obat di Desa Kutasari Amalia, Ghina Rezki; Lestari, Noor Laili Mega; Ayu Wulandari; Aisyah Alfa Mawaddah Hasibuan; Salma Indah Safitri; Sella Moliga
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 2 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v2i2.722

Abstract

Banyak masyarakat yang melakukan swamedikasi atau pengobatan sendiri untuk mengatasi penyakit yang dialaminya.  Namun dalam praktiknya, masih  banyak yang  belum memperoleh informasi yang memadai mengenai obat yang digunakan. DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) merupakan bagian dari Gerakan  Keluarga  Sadar  Obat untuk  mencapai  pemahaman  dan  kesadaran  masyarakat  terhadap  penggunaan  obat  dengan  benar. Tujuan dari kegiatan ini untuk mengetahui persentase tingkat pengetahuan masyarakat (baik, cukup dan kurang) mengenai DAGUSIBU. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner sebagai sumber data primer. Kriteria inklusi dari kegiatan ini adalah masyarakat Desa Kutasari Kecamatan Baturaden yang menerapkan prinsip DAGUSIBU dan bersedia berpartisipasi sebagai responden dan komunikatif. Penilaian dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan didapatkan bahwa pengetahuan masyarakat Desa Kutasari Kecamatan Baturraden tentang DAGUSIBU obat sebelum edukasi dari 29 orang bahwa 31% responden berada pada kategori paham, sedangkan 69% tidak paham. Setelah edukasi, terjadi peningkatan signifikan dengan 97% responden berada pada kategori paham, dan hanya 3% yang masih tidak paham. Pemberian Edukasi mengenai DAGUSIBU secara signifikan meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Kutasari dalam hal penggunaan obat yang tepat. Oleh karena itu, program edukasi serupa perlu terus dilakukan secara berkesinambungan guna mendorong peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan obat secara rasional.
Penyuluhan Pengetahuan Tentang Penyakit Degeneratif Di Desa Asam-Asam Kampung Baru Tanah Laut Pratiwi, Wulan; Nurwanto, Ahmad; Riani, Putri Nur; Widia A.M, Tio
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 2 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v2i2.764

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan pengetahuan tentang penyakit degenerative telah dilaksanakan di Desa Asam-Asam Kampung Baru, Kecamatan Jorong, Tanah Laut, dengan melibatkan 26 peserta yang mayoritas berpendidikan sekolah dasar atau tidak sekolah sama sekali. Metode yang digunakan meliputi pemaparan materi, diskusi, dan tanya jawab interaktif. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai penyakit degenerative serta pentingnya pencegahan melalui pola hidup sehat dan deteksi dini. Rangkaian kegiatan meliputi persiapan administrasi, survei lokasi, penyusunan materi, pelaksanaan penyuluhan, diskusi, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman masyarakat, yang tercermin dari hasil pre-test dan post-test. Partisipasi aktif warga terlihat dari antusiasme dalam diskusi dan keinginan untuk menerapkan pola hidup sehat. Pemeriksaan degenerat sederhana juga berhasil mendeteksi beberapa warga dengan risiko penyakit degenerative, yang kemudian diberikan edukasi lanjutan. Selain itu, masyarakat didorong untuk memanfaatkan lahan rumah dengan menanam Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai upaya preventif dan pengobatan mandiri. Secara keseluruhan, kegiatan penyuluhan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku hidup sehat masyarakat Desa Asam-Asam Kampung Baru. Kegiatan serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin untuk mendukung peningkatan derajat degenerat masyarakat desa.
Pelatihan Master 0f Ceremony Untuk Meningkatkan Kemampuan Public Speaking Kader Di Desa Sungai Rangas Ulu Khadijah, Sitti; Azhimia, Faida; Saputri, Rina; Hakim, Ali Rakhman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 2 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v2i2.773

Abstract

Public speaking, sebagai kemampuan untuk menyampaikan pesan secara efektif kepada audiens, menawarkan berbagai manfaat yang signifikan bagi kader dan masyarakat. Salah satu kontribusi utama dari pelatihan public speaking adalah peningkatan keterampilan komunikasi yang dapat membantu individu dalam menyampaikan ide dan informasi dengan jelas dan meyakinkan. Tujuan pelaksanaan program pengabdian kepada Masyarakat adalah memberikan pelatihan komunikasi efektif kepada kader agar dapat berperan lebih selain dari sebagai penyuluhan kesehatan kepada masyarakat. Hasil kuesioner sebagian besar (89%) Kader menyatakan bahwa pelatihan MC/Public Speaking ini sangat bermanfaat. Sebagian besar (78%) Kader menyatakan sangat puas dengan pelatihan ini dan merasakan peningkatan kepercayaan diri yang tinggi (56%) setelah mendapatkan pelatihan MC/Public Speaking ini.
Terapi Sunbathing Dan Exercise Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Panti Perlindungan Dan Rehabilitasi Sosial Lansia Budi Sejahtera Banjarbaru Sianipar, Lidya; Irawan, Angga; Anisa, Wahdatur Rahmi; Norsipa, Salsa; Melanda, Nila; Marini, Yudit Septia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i1.631

Abstract

Hipertensi adalah salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami oleh lansia dan menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Upaya pengendalian hipertensi dapat dilakukan melalui terapi non farmakologis, salah satunya dengan terapi sunbathing (berjemur matahari pagi) dan exercise (latihan fisik ringan). Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi sunbathing dan exercise terhadap tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lansia Budi Sejahtera Banjarbaru. Metode kegiatan dilakukan selama 4 minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Setiap sesi terdiri atas paparan sinar matahari pagi selama 15–20 menit dan latihan fisik ringan selama 20–30 menit. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya penurunan rata-rata tekanan darah sistolik dari 156 mmHg menjadi 142 mmHg, dan diastolik dari 92 mmHg menjadi 84 mmHg. Selain itu, lansia menunjukkan peningkatan kebugaran, semangat, serta kualitas tidur. Dapat disimpulkan bahwa terapi sunbathing dan exercise efektif menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesejahteraan lansia penderita hipertensi. Program ini direkomendasikan untuk dijadikan kegiatan rutin di panti sosial guna mendukung pengelolaan hipertensi secara non farmakologis.
Pelatihan Simulasi Menggunakan Software Flexsim Kurniawan, Muhammad Ari; Saputra, Wahyu Sidiq; Amrullah, Ezar; Dewi, Adhisty Kartika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i1.710

Abstract

Seiring perkembangan industri yang sangat pesat, seringkali sektor manufaktur menggunakan teknologi dalam mengembangkan usahanya. Untuk mencukupi pesatnya perkembangan dalam teknologi perlu adanya kemampuan untuk mengoperasikan perangkat lunak atau sofware simulasi. Pelatihan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi masyarakat ini diselenggarakan dengan tujuan utama untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa, khususnya dalam bidang simulasi tata letak industri. Kegiatan ini dirancang untuk mengatasi kesenjangan antara kurikulum perkuliahan dan kebutuhan dunia industri yang terus berkembang, khususnya dalam pemanfaatan teknologi simulasi berbasis perangkat lunak. Adapun tujuan spesifik dari pelatihan ini meliputi: (1) meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai konsep dasar dan penerapan simulasi tata letak; (2) mengembangkan keterampilan dalam merancang tata letak sistem industri secara sistematis dan Visualisasi dalam bentuk 3D yang dihasilkan melalui perangkat lunak Flexsim sangat bermanfaat dalam memberikan gambaran yang lebih realistis dan rinci mengenai proses dan alur kerja di lingkungan industri. Pelatihan ini dimulai dengan penyampaian informasi dan edukasi mengenai konsep dasar serta penerapan model simulasi tata letak menggunakan Flexsim melalui kegiatan daring selanjutnya untuk pelaksanaan pelatihan simulasi menggunakan sofware Flexsim untuk pembuatan layout industri dilaksanakan secara hybrid, yaitu melalui kombinasi metode daring dan luring, guna memberikan fleksibilitas dan aksesibilitas yang lebih luas bagi seluruh peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan Flexsim ini berhasil meningkatkan kompetensi peserta dalam memahami konsep simulasi. Para peserta menunjukkan antusiasme dan kesungguhan yang tinggi selama proses pelatihan berlangsung. Tingkat pemahaman peserta terhadap materi tergolong baik, yang terlihat dari inisiatif mereka untuk membeli perangkat komputer atau laptop sendiri agar dapat mempelajari perangkat lunak Flexsim secara mandiri di rumah.
Kunyit Aman Anti-Pembengkakan (KUMAN) sebagai Alternatif Lokal Dalam Mengatasi Pembengkakan Akibat Dislokasi Di Kelurahan Sungai Jingah Riduansyah, Muhammad; Tasalim, Rian; Nastasya, Difa; Yamani, Namira Talitha; Arsha, Nahda Mutiara; Fitriyani, Dhea Nur; Azura, Muhammad Syawal; Elsa, Angelina; Stevani, Meyrillyn
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i1.884

Abstract

Pembengkakan akibat dislokasi kerap ditangani secara tidak tepat karena kurangnya pemahaman masyarakat mengenai tanda, risiko, dan penanganan awal. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) “Kunyit Aman Anti Pembengkakan (KUMAN)” dilaksanakan untuk meningkatkan literasi kesehatan melalui edukasi dan pelatihan pemanfaatan kunyit sebagai terapi komplementer antiinflamasi. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Sungai Jingah melalui metode penyuluhan dan demonstrasi. Peserta diberikan materi mengenai proses terjadinya pembengkakan, cara kerja kunyit sebagai antiinflamasi, serta langkah praktis pembuatan balur kunyit. Pre-test dan post-tes diberikan untuk mengetahui pengetahuan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat menjadi lebih memahami mekanisme pembengkakan akibat dislokasi, langkah penanganan awal yang aman, serta manfaat kunyit sebagai agen antiinflamasi alami. Sesi praktik membantu peserta menguasai cara meracik balur kunyit dengan bahan sederhana, terlihat dari keaktifan dan kemampuan mereka menjelaskan kembali prosedur secara mandiri. Secara keseluruhan, PKM KUMAN efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kemandirian masyarakat di Kelurahan Sungai Jingah dalam menangani pembengkakan ringan. Pendekatan edukasi yang interaktif dan aplikatif berperan penting dalam mempermudah peserta memahami serta menerapkan informasi kesehatan dalam kehidupan sehari-hari
Inovasi PMT SEHAT: Pemberian Makanan Tambahan Seimbang, Enak, Higienis, Aman, Terukur untuk Balita Fuadah, Novitasari Tsamrotul; Rustikayanti, R. Nety; Puspitasari, Santi; Muslim, Dede Nuraziz
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i1.896

Abstract

Status gizi merupakan aspek penting dalam pertumbuhan balita. Kebutuhan gizi balita harus terpenuhi agar balita tidak mengalami permasalahan gizi, salahsatunya melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang tepat. Kegiatan   pengabdian   kepada   masyarakat   ini   bertujuan   untuk   meningkatkan keterampilan kader dalam membuat PMT SEHAT (Pemberian Makanan Tambahan Seimbang, Enak, Higienis, Aman, Terukur) sesuai kebutuhan gizi balita dengan bahan lokal yang mudah diperoleh dan terjangkau. Metode pelaksanaan meliputi analisis situasi awal dengan wawancara dan observasi mengenai pemberian makanan tambahan pada balita, selanjutnya pemberian edukasi kesehatan mengenai PMT SEHAT, pelatihan pembuatan PMT SEHAT berbahan lokal dengan demonstrasi langsung, pendampingan kader dalam praktik pembuatan PMT SEHAT, serta mendampingi pembagiannya pada balita di posyandu. Kegiatan pengabdian dilaksanakan selama tiga hari pada tanggal 12, 18 dan 19 November 2025 di Palasari, Cibiru, Kota Bandung, melibatkan dosen, mahasiswa, serta kader. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh kader sudah mampu membuat PMT SEHAT sesuai dengan hasil pelatihan. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan balita melalui pemberian makanan tambahanan sesuai kebutuhan gizi balita yang mudah diterapkan dan berkelanjutan sehingga diharapkan dapat mendukung laju pertumbuhan khususnya kenaikan berat badan dan tinggi badan balita.
Implementasi Metode Polije dalam Optimalisasi Produksi Tempe Koro Pedang sebagai Upaya Pemberdayaan Mitra Warsito, Heri; Wibisono, Yossi; Rizkyana, Amellia Dwi; Rakhmadina, Casilda Aulia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i1.897

Abstract

Koro pedang (Canavalia ensiformis) merupakan potensi sumber protein nabati lokal yang belum dimanfaatkan secara optimal. Kacang koro pedang merupakan alternatif penggunaan kedelai impor dalam pembuatan tempe. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan Metode Polije dalam mengoptimalkan produksi tempe koro pedang pada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Pengrajin Tempe Pondok Pesantren Al Ishlah Jenggawah, Jember. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan teknis melalui tiga tahap utama: praktik metode baru, pelatihan preparasi limbah whey tahu sebagai media perendaman, dan pelatihan perbanyakan bakteri L. plantarum Polije 15420. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan whey tahu mampu mempersingkat waktu perendaman dari 12–24 jam menjadi hanya 6–8 jam. Selain itu, implementasi Metode Polije berhasil meningkatkan masa simpan tempe dari 2 hari menjadi 7 hari. Penggunaan alat pencuci bahan baku mekanis juga terbukti meningkatkan efisiensi waktu sebesar 15–30 menit per 100 kg bahan baku dan mengurangi risiko kehilangan bahan baku hingga 5% dibandingkan metode tradisional. Program ini telah memberdayakan mitra melalui peningkatan keterampilan teknis dan efisiensi produksi.
Pendampingan Pembelajaran Bahasa Inggris untuk Anak-anak Panti Asuhan melalui Model Service-learning Interaktif Ramadhana, Diba; Khadijah, Sitti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i1.915

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan pembelajaran kosakata bahasa Inggris yang menyenangkan dan mudah dipahami kepada anak-anak di Panti Asuhan Graha Baiturrahmah, Banjarmasin. Analisis kebutuhan awal menunjukkan bahwa 34 anak (27 siswa sekolah dasar dan 7 siswa sekolah menengah pertama) memiliki tingkat penguasaan tata bahasa dan kosakata bahasa Inggris yang masih rendah. Permasalahan ini perlu ditangani untuk memperkuat kemampuan dasar bahasa Inggris mereka sekaligus meningkatkan motivasi belajar. Program ini dilaksanakan dalam dua kali pertemuan dengan menggunakan model service-learning interaktif yang melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Metode yang diterapkan meliputi observasi awal, pengembangan lembar kerja yang sesuai dengan usia peserta, serta pelaksanaan sesi pembelajaran secara langsung. Pendekatan pembelajaran mengintegrasikan permainan edukatif, media visual, lagu, dan praktik percakapan sederhana sebagai upaya menggantikan metode pembelajaran monoton yang sebelumnya dialami anak-anak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman kosakata bahasa Inggris dasar serta tingkat partisipasi aktif anak-anak. Penggunaan aktivitas pembelajaran yang menarik dan berpusat pada peserta didik mampu meningkatkan perhatian, kepercayaan diri, dan kemauan untuk berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris sederhana. Program ini berhasil meningkatkan keterampilan kosakata bahasa Inggris anak-anak panti asuhan sekaligus memperkuat kompetensi akademik dan sosial mahasiswa yang terlibat. Temuan ini menunjukkan efektivitas model service-learning yang memberikan manfaat ganda dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Pemanfaatan Tanaman Obat Daun Serai Sebagai Minyak Gosok Dan Aromaterapi Di Kelurahan Randuacir Salatiga Sanjaya, Aria; Saputra, Aditya Nuryanto; Lepangkari, Jaka; Azani, Elia; Sutarmanto, Edi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i1.927

Abstract

Kelurahan Randuacir memiliki potensi tanaman obat keluarga yang besar, namun pemanfaatannya masih minim. Salah satu tanaman yang banyak ditemukan adalah serai dapur yang sebenarnya memiliki khasiat kesehatan dan dapat diolah menjadi produk bernilai guna tinggi. Kegiatan sosialisasi ini memberikan edukasi kepada warga mengenai proses pembuatan minyak atsiri dari daun serai serta pelatihan formulasi produk minyak gosok dan aromaterapi roll on. Melalui pendekatan partisipatif, warga dilibatkan langsung mulai dari proses penyulingan hingga peracikan sediaan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kemampuan warga dalam mengolah serai dapur menjadi produk kesehatan sederhana. Program ini diharapkan mendorong masyarakat untuk lebih memanfaatkan tanaman sekitar sebagai bahan pengobatan awal serta membuka peluang pengembangan produk herbal rumahan.