cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
arifmudi11@gmail.com
Editorial Address
Jl. HR Soebrantas KM 16.5, Kab. Kampar, Provinsi Riau, 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research
ISSN : -     EISSN : 30250994     DOI : https://doi.org/10.69693/ijim
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Institute of Advanced Knowledge and Science, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,464 Documents
Pengaruh Persepsi Kebisingan Lingkungan Dan Lama Paparan Kebisingan Terhadap Keluhan Kesehatan Pada Pekerja Dan Warga Sekitar CV. X Di Kabupaten Batang, Jawa Tengah Eidellweis Octavani Vientha Haliem; Yonathan Suryo Pambudi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi kebisingan lingkungan dan lama paparan kebisingan secara parsial maupun simultan terhadap keluhan kesehatan pada pekerja dan warga sekitar CV. X. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, penyebaran kuesioner skala Likert yang disebarkan kepada 40 responden, terdiri atas 8 pekerja CV. X dan 32 warga sekitar, dan melakukan pengambilan data kebisingan menggunakan Sound Level Meter. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling untuk pekerja dan purposive sampling untuk warga sekitar. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa persepsi kebisingan lingkungan dan lama paparan kebisingan berpengaruh secara parsial maupun simultan terhadap keluhan kesehatan. Nilai koefisien determinasi menunjukkan kemampuan variabel persepsi kebisingan lingkungan dan lama paparan kebisingan dalam menjelaskan variasi keluhan kesehatan. Penelitian ini membuktikan bahwa persepsi terhadap kebisingan dan semakin lama durasi paparan, maka keluhan kesehatan yang dirasakan responden cenderung meningkat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi CV. X dalam pengendalian kebisingan dan penggunaan alat pelindung diri
Pengembangan Ide Sederhana Bros Kain Flanel sebagai Produk Jualan Anggit Dyah Kusumastuti; Miftahatul Asna
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1875

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga dan remaja putri yang tinggal di lingkungan sekitar, dalam membuat bros dari kain flanel, menumbuhkan jiwa kewirausahaan, serta memberikan pemahaman mengenai strategi pemasaran sederhana. Permasalahan utama mitra meliputi kurangnya keterampilan produksi, minimnya pengetahuan pemasaran, dan rendahnya kepercayaan diri untuk memulai usaha kecil. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan pendidikan masyarakat, pelatihan, dan pendampingan, dengan tahapan persiapan, edukasi, pelatihan inti pembuatan bros, serta evaluasi. Metode praktik langsung (learning by doing) digunakan agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga menguasai keterampilan motorik dalam membuat pola, memotong, merakit, dan finishing produk. Evaluasi dilakukan melalui observasi, penilaian produk, serta angket pretest-posttest terhadap 18 peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada ketiga aspek yang diukur: pemahaman konsep dasar meningkat 24 poin (58 menjadi 82), kemampuan praktik meningkat 25 poin (55 menjadi 80), dan kesiapan menerapkan hasil pelatihan meningkat 24 poin (60 menjadi 84). Peserta juga menunjukkan perubahan pola pikir dari sekadar peserta pelatihan menjadi calon pelaku usaha mikro, ditandai dengan upaya awal memasarkan produk melalui lingkungan sekitar dan media sosial. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu praktik dan perbedaan kemampuan antarpeserta, namun dapat diatasi melalui pendampingan intensif. Kegiatan ini disimpulkan berhasil mencapai tujuan dan direkomendasikan adanya pendampingan lanjutan terkait inovasi desain dan strategi pemasaran digital.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Pecahan di Sekolah Dasar Nabila Lutfi Elysia Indriani; Fadillah Prabowo; Subandriyo Subandriyo
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1877

Abstract

Keterlibatan murid dalam memahami materi pecahan yang abstrak pada pelajaran matematika sangat ditentukan oleh motivasi belajar mereka. Oleh karena itu, studi ini dilakukan untuk mengidentifikasi hal-hal yang menentukan tingkat motivasi belajar tersebut pada tingkat sekolah dasar. Peneliti menerapkan metode kualitatif melalui desain studi kasus pada sebuah sekolah dasar yang berlokasi di Kabupaten Karawang. Peneliti mengikutsertakan seorang guru kelas IV mata pelajaran matematika beserta sepuluh murid kelas IV sebagai subjek riset yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Proses pengumpulan data mengandalkan tiga instrumen utama, yaitu pengamatan langsung, wawancara semi-terstruktur, serta studi dokumen. Selanjutnya, seluruh data diolah mengikuti model analisis Miles dan Huberman berdasarkan panduan Saldaña (2013). Keabsahan dari temuan dipastikan melalui prosedur triangulasi teknik dan sumber. Berdasarkan analisis data, motivasi belajar para murid dibentuk oleh dua aspek utama, yaitu unsur internal dan unsur eksternal. Unsur internal mencakup tingkat efikasi diri, kompetensi dasar matematika yang dimiliki, serta target belajar individu. Sementara itu, unsur eksternal terdiri atas bimbingan dari guru, pemanfaatan alat peraga, pemberian apresiasi, pengaruh rekan sebaya, atensi orang tua, serta kondisi ruang kelas. Kesimpulan dari kajian ini menegaskan bahwa motivasi belajar terbangun dari sinergi berbagai variabel tersebut. Upaya untuk mendongkrak motivasi belajar harus berjalan secara integratif dengan tetap memprioritaskan kondisi psikologis dan keunikan masing-masing anak.
Pengaruh Penggunaan E-Wallet Terhadap Pengelolaan Keuangan Mahasiswa A.M. Salsabil; A. N. Wijaya; R. H. Pratiwi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1879

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan e-wallet dan tingkat literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa secara parsial maupun simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner terstruktur berbasis Google Form dengan teknik non-probability sampling kepada mahasiswa aktif Universitas Indonesia Membangun (INABA) Bandung yang menggunakan dompet digital, dengan total sampel 40 responden. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan analisis statistik regresi linear berganda melalui perangkat lunak SPSS. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa intensitas adopsi dompet digital di kalangan mahasiswa tergolong tinggi. Melalui pengujian hipotesis secara parsial (uji t), ditemukan bahwa penggunaan e-wallet berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa dengan nilai signifikansi 0,021. Sebaliknya, literasi keuangan terbukti tidak berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa pada sampel ini dengan nilai signifikansi sebesar 0,201. Secara simultan (uji F), penggunaan e-wallet dan literasi keuangan berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa dengan nilai signifikansi 0,009. Koefisien determinasi menunjukkan kedua variabel tersebut berkontribusi sebesar 22,3% dalam menjelaskan variasi pengelolaan keuangan mahasiswa, sedangkan sisanya sebesar 77,7% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian ini.
Pengaruh Pembelajaran Kontekstual Berbasis Keanekaragaman Hayati terhadap Literasi Ekologi, Keterhubungan dengan Alam, dan Tanggung Jawab Lingkungan Siswa Sekolah Dasar Aisyah Aisyah; Zaenal Abidin; Sulistyono Sulistyono
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1880

Abstract

Permasalahan lingkungan global, seperti hilangnya keanekaragaman hayati, perubahan iklim, pencemaran, dan degradasi ekosistem, menuntut penguatan pendidikan lingkungan sejak jenjang sekolah dasar. Namun, pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial masih cenderung berorientasi pada penyampaian konsep sehingga belum mampu mengembangkan literasi ekologi, keterhubungan dengan alam, dan tanggung jawab lingkungan peserta didik secara optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pembelajaran kontekstual berbasis keanekaragaman hayati terhadap literasi ekologi, keterhubungan dengan alam, dan tanggung jawab lingkungan siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen tipe kelompok kontrol yang tidak ekuivalen. Sampel terdiri atas dua kelas V sekolah dasar yang dipilih menggunakan teknik purposive cluster sampling, yaitu kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran kontekstual berbasis keanekaragaman hayati dan kelas kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes literasi ekologi serta angket keterhubungan dengan alam dan tanggung jawab lingkungan yang telah divalidasi dan diuji reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan analisis varians multivariat untuk menguji pengaruh perlakuan terhadap ketiga variabel dependen secara simultan. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa pembelajaran kontekstual berbasis keanekaragaman hayati memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan literasi ekologi, keterhubungan dengan alam, dan tanggung jawab lingkungan siswa. Dengan demikian, pendekatan ini berpotensi menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam mendukung pendidikan berkelanjutan melalui penguatan kompetensi pengetahuan, sikap, dan perilaku lingkungan pada siswa sekolah dasar.
Hubungan Lama Penggunaan Kb Suntik Dengan Siklus Menstruasi Pada Akseptor KB Suntik Di Wilayah Puskesmas Kubutambahan II Buleleng 2025 Kadek Nadiya Cipta Sari; I Nyoman Wirata; , Made Widhi Gunapria Dharmapatni
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1881

Abstract

Kontrasepsi adalah alat atau obat yang digunakan untuk mencegah kehamilan atau tidak ingin menambah keturunan. Alat kontrasepsi suntik mempunyai manfaat dan kerugian. Lama penggunaan KB suntik 3 bulan dapat mengakibatkan adanya gangguan menstruasi. Kejadian tersebut dipengaruhi oleh komponen gestagen karena komponen gestagen dalam kontrasepsi suntik 3 bulan menyebabkan amenorea, yaitu menstruasi yang memendek dan lebih sedikit. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis adanya hubungan antara lama penggunaan dengan gangguan siklus menstruasi. Studi ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Kubutambahan II yang berlokasi di Banjar Dinas Tangkid Desa Tamblang Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng Provinsi Bali. Wilayah kerja dari Puskesmas Kubutambahan II. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan cross-sectional. Besar sampel sebanyak 110. Analisis data univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil Penelitian menunjukkan sebagian besar yaitu 89 responden (80,9%) akseptor KB Suntik 3 bulan mengalami gangguan siklus menstruasi dan lama penggunaan KB suntik > 2,5 tahun mengalami ganguan siklus menstruasi sebanyak 61 responden (55,45%). Hasil uji Chi Square nilai p 0,000. Simpulan ada hubungan antara lama penggunaan KB Suntik dengan gangguan siklus menstruasi pada Akseptor KB Suntik 3 Bulan di Wilayah Puskesmas Kubutambahan II. Saran yang dapat diberikan petugas kesehatan melakukan praktek konseling pada pengguna akseptor KB suntik dengan langkah SATU TUJU (Salam Sapa, Tanya, Uraikan, Bantu, Jelaskan, Kunjungan Ulang) Kata Kunci : KB Suntik, Lama Penggunaan, Akseptor KB Suntik, Gangguan Siklus Menstruasi
Pengaruh Latihan Interval Terhadap Peningkatan VO2 Max Pada Atlet Sprint 100 Meter Binaan Dispora Aceh J. Noviana; Irfandi Irfandi; Munzir Munzir
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1883

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya kapasitas VO2 Max atlet sprint 100 meter binaan Dispora Aceh yang berdampak pada kemampuan daya tahan dan kualitas pemulihan selama latihan maupun kompetisi. Salah satu metode latihan yang diyakini mampu meningkatkan kapasitas aerobik atlet adalah latihan interval. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan interval terhadap peningkatan VO2 Max pada atlet sprint 100 meter binaan Dispora Aceh serta mengetahui besarnya peningkatan VO2 Max sebelum dan setelah diberikan program latihan interval. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi sekaligus sampel penelitian berjumlah 10 atlet sprint 100 meter binaan Dispora Aceh yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan Multistage Fitness Test (Bleep Test) untuk mengukur nilai VO2 Max sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) perlakuan. Program latihan interval diberikan selama beberapa kali pertemuan dengan frekuensi tiga kali dalam seminggu. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Paired Sample t-test pada taraf signifikansi 0,05.v Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai VO₂Max atlet meningkat dari 15,10 ml/kgBB/menit pada saat pretest menjadi 18,90 ml/kgBB/menit pada saat posttest, dengan persentase peningkatan sebesar 25,17%. Hasil uji Paired Sample t-test menunjukkan nilai signifikansi (Sig. = 0,000 < 0,05), sehingga hipotesis penelitian diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa latihan interval memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan VO2 Max pada atlet sprint 100 meter binaan Dispora Aceh
Collaborative Governance Dalam Pembangunan Desa Di Desa Puspasari Kecamatan Puspahiang Kabupaten Tasikmalaya Ambarani Ambarani; Beni Hartanto; Nidia Rismania Dewi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1884

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah belum optimalnya pelaksanaan collaborative governance dalam pembangunan Desa Puspasari, Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya. Kondisi tersebut ditunjukkan oleh komunikasi dan koordinasi antar pemangku kepentingan yang belum berjalan secara maksimal, partisipasi masyarakat yang masih terbatas, serta belum meratanya pemahaman masyarakat terhadap program pembangunan, khususnya pada pemanfaatan lahan carik dan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) lapang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan collaborative governance dalam pembangunan Desa Puspasari berdasarkan lima dimensi yang dikemukakan oleh Ansell dan Gash, yaitu face to face dialogue, trust building, commitment to process, shared understanding, dan intermediate outcomes. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan collaborative governance telah berlangsung cukup efektif. Dialog antarpemangku kepentingan dilaksanakan melalui musyawarah desa dan forum kemasyarakatan, kepercayaan serta komitmen dalam proses kolaborasi telah terbangun dengan baik, dan kolaborasi menghasilkan pemanfaatan lahan carik yang lebih produktif serta pembangunan TPT lapang yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Meskipun demikian, partisipasi masyarakat, koordinasi antarpihak, dan kesamaan pemahaman terhadap tujuan program masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan collaborative governance telah memenuhi lima dimensi kolaborasi menurut Ansell dan Gash, namun penguatan sosialisasi, koordinasi, dan pemberdayaan masyarakat tetap diperlukan agar pembangunan desa berlangsung lebih efektif, partisipatif, dan berkelanjutan.  
Formulasi Penambahan Puree Ubi Cilembu Pada Soft Cookies Terhadap Sifat Organoleptik Tiara Fany; Andrea Fiqh; Alvina Fadila Maulida; Annis Kandriasari
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1885

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis formulasi penambahan puree ubi cilembu terbaik pada soft cookies terhadap aspek organoleptik yang meliputi: warna, aroma, rasa, dan tekstur. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pastry  and Bakery, Program Studi Tata Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif atau Quantitative Descriptive Analysis (QDA). Sampel penelitian yang digunakan adalah soft cookies dengan penambahan puree ubi cilembu sebanyak 40%, 50%, dan 60%. Penelitian ini melibatkan panelis terlatih yang terdiri dari 5 Panelis dosen ahli dan 5 panelis ahli industri bidang pastry  and bakery. Hasil rata-rata tertinggi aspek warna bagian atas diperoleh pada perlakuan 50% yaitu 4,7 (cokelat kekuningan), aspek warna bagian dalam diperoleh pada perlakuan 40% yaitu 4,2 (cokelat kekuningan), aspek aroma ubi cilembu diperoleh pada perlakuan 60% yaitu 4,2 (kuat), aspek aroma butter diperoleh pada perlakuan 60% yaitu 3,8 (kuat), aspek rasa ubi cilembu diperoleh pada perlakuan 60% yaitu 4,2 (agak terasa ubi cilembu), aspek rasa manis diperoleh pada perlakuan 40% yaitu 4,2 (agak manis), aspek tekstur diperoleh pada perlakuan 60% yaitu 4,4 (agak lembut). Berdasarkan hasil keseluruhan dari uji organoleptik terhadap aspek warna, aroma, rasa, dan tekstur, dapat disimpulkan bahwa produk soft cookies dengan penambahan puree ubi cilembu 60% memiliki nilai persentase terbaik. Hal ini menunjukkan bahwa puree ubi cilembu dapat menjadi alternatif bahan pangan lokal yang layak dalam pengembangan produk soft cookies.
Implementasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Di Kota Pekanbaru Kessy Silsilia; Hasim As’ari
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1886

Abstract

Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) merupakan salah satu kebijakan pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui pendekatan pemberdayaan dan swadaya masyarakat. Namun, dalam implementasinya di tingkat daerah masih ditemukan berbagai permasalahan yang berpotensi menghambat pencapaian tujuan program, seperti keterbatasan sumber daya, koordinasi pelaksana, dan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kota Pekanbaru serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi kendala dalam pelaksanaannya. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap enam orang informan yang terdiri atas unsur pelaksana program dan masyarakat penerima bantuan. Analisis penelitian mengacu pada teori implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn yang terdiri atas enam indikator, yaitu standar dan sasaran kebijakan, sumber daya, karakteristik agen pelaksana, komunikasi antarorganisasi, disposisi pelaksana, serta lingkungan sosial, ekonomi, dan politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program BSPS di Kota Pekanbaru pada umumnya telah berjalan sesuai dengan mekanisme dan petunjuk teknis yang ditetapkan pemerintah. Namun, pelaksanaannya belum berjalan secara optimal karena masih ditemukan beberapa kendala, antara lain keterbatasan besaran anggaran bantuan, jumlah tenaga pendamping yang belum memadai, potensi kecemburuan sosial akibat terbatasnya kuota penerima bantuan, serta pengaruh kondisi sosial, ekonomi, dan politik masyarakat yang turut memengaruhi efektivitas implementasi program.