cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
arifmudi11@gmail.com
Editorial Address
Jl. HR Soebrantas KM 16.5, Kab. Kampar, Provinsi Riau, 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research
ISSN : -     EISSN : 30250994     DOI : https://doi.org/10.69693/ijim
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Institute of Advanced Knowledge and Science, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,464 Documents
Analisis Kualitas Sensori Dan Daya Terima Konsumen Terhadap Fudgy Brownies Substitusi Tepung Umbi Garut Sebagai Upaya Prospek Usaha Leny Marlita; Devyzil Maysrina Rahma; Adhelia Salma Olyvia; Sachriani Sachriani; Mutiara Dahlia
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1863

Abstract

Ketergantungan Indonesia terhadap tepung terigu sebagai bahan baku utama berbagai produk bakery mendorong perlunya pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai alternatif substitusi. Salah satu bahan yang berpotensi dikembangkan adalah tepung umbi garut (Maranta arundinacea L.) yang memiliki kandungan karbohidrat tinggi, warna yang relatif cerah, rasa netral, serta tekstur halus sehingga sesuai digunakan sebagai bahan pengganti sebagian tepung terigu. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas sensori serta daya terima konsumen terhadap produk fudgy brownies dengan substitusi tepung umbi garut. Penelitian dilakukan dalam dua tahap, yaitu pengembangan formulasi produk melalui uji kualitas sensori oleh panelis ahli, kemudian dilanjutkan dengan uji daya terima konsumen terhadap formulasi terbaik. Produk dikembangkan menggunakan tiga tingkat substitusi tepung umbi garut yaitu 20%, 30%, dan 40%. Penilaian kualitas sensori meliputi aspek warna, aroma, rasa, dan tekstur, sedangkan daya terima konsumen diukur menggunakan uji hedonik skala lima poin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi substitusi tepung umbi garut sebesar 30% menghasilkan karakteristik sensori terbaik serta memperoleh tingkat penerimaan konsumen tertinggi dibandingkan formulasi lainnya. Produk memiliki warna cokelat kehitaman, aroma cokelat yang dominan, rasa manis tanpa cita rasa umbi yang mengganggu, serta tekstur permukaan shiny crust dengan bagian dalam yang lembut dan lembap. Temuan ini menunjukkan bahwa tepung umbi garut berpotensi digunakan sebagai bahan substitusi sebagian tepung terigu dalam pembuatan fudgy brownies tanpa menurunkan mutu sensori maupun tingkat penerimaan konsumen. Pemanfaatan tepung umbi garut juga menjadi salah satu alternatif dalam mendukung diversifikasi pangan berbasis sumber daya lokal.
Strategi Nano-Content Marketing sebagai Upaya Optimalisasi Pendapatan (Revenue Optimization) pada Hotel X Gatot Subroto Jakarta Tahun 2026 Rita Nurhaliza
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1864

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan perilaku konsumen dalam mencari informasi dan melakukan pemesanan hotel, sehingga industri perhotelan dituntut untuk menerapkan strategi pemasaran yang lebih adaptif. Salah satu pendekatan yang mulai berkembang adalah Nano-Content Marketing, yaitu penyampaian informasi melalui konten digital berdurasi singkat yang disesuaikan dengan karakteristik pengguna media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Nano-Content Marketing sebagai strategi pemasaran digital dalam mendukung Revenue Optimization pada Hotel X Gatot Subroto Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi selama kegiatan Project Based Learning (PBL), wawancara semi-terstruktur dengan pihak manajemen dan Departemen Sales & Marketing, serta studi dokumentasi terhadap POV Re-Engineer Business Plan 2026 dan dokumen pendukung lainnya. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik.
Analisis Sikap Konsumen Terhadap Produk Minuman Worth to Eat & Drink Di Pasar Modern Batununggal David Maulana; Muhammad Saputra; Haidar Baqir Surono; Deva Darma Pasya; wildan setiawan
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1865

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sikap konsumen terhadap produk minuman Worth To Eat & Drink di Teras UMKM Pasar Modern Batununggal serta mengetahui kaitannya dengan keputusan pembelian. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 101 konsumen yang pernah melakukan pembelian, dengan teknik accidental sampling. Analisis sikap konsumen menggunakan Model Multiatribut Fishbein, sedangkan keputusan pembelian dianalisis secara deskriptif berdasarkan indikator product choice, brand choice, dealer choice, purchase timing, purchase amount, dan payment method. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sikap keseluruhan konsumen (Ao) sebesar 76,08, yang menunjukkan bahwa konsumen memiliki sikap positif terhadap produk Worth To Eat & Drink. Atribut rasa menjadi faktor yang memberikan kontribusi terbesar dalam membentuk sikap konsumen, diikuti oleh varian rasa, sedangkan harga dan kemasan memperoleh penilaian yang relatif lebih rendah. Pada variabel keputusan pembelian, indikator brand choice dan dealer choice memperoleh nilai tertinggi, sedangkan purchase amount menjadi indikator dengan nilai terendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap konsumen yang positif berkontribusi terhadap keputusan pembelian. Oleh karena itu, pengelola perlu mempertahankan kualitas rasa, meningkatkan inovasi produk, serta memperkuat strategi promosi untuk meningkatkan kepuasan konsumen dan daya saing usaha.
Pengaruh Penggunaan Gamifikasi Berbasis AI Terhadap Motivasi Belajar Siswa Akuntansi Kelas XI Di SMK Negeri 1 Jeneponto Agestina Serli; Nuraisyiah Nuraisyiah; Asmar Asmar
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1866

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan gamifikasi berbasis Artificial Intelligence (AI) terhadap motivasi belajar siswa Akuntansi kelas XI SMK Negeri 1 Jeneponto. Variabel dalam penelitian ini terdiri atas gamifikasi berbasis Artificial Intelligence (AI) sebagai variabel bebas (X) dan motivasi belajar sebagai variabel terikat (Y). Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI Program Keahlian Akuntansi SMK Negeri 1 Jeneponto yang berjumlah 52 siswa. Sampel ditentukan menggunakan teknik sampel jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Data dikumpulkan menggunakan angket (kuesioner) dengan skala Likert. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji linearitas, serta uji hipotesis yang meliputi analisis regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gamifikasi berbasis Artificial Intelligence (AI) berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Hasil tersebut ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai t hitung sebesar 10,902. Selain itu, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,704 menunjukkan bahwa penggunaan gamifikasi berbasis Artificial Intelligence (AI) memberikan kontribusi sebesar 70,4% terhadap motivasi belajar siswa, sedangkan 29,6% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar penelitian ini. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan gamifikasi berbasis Artificial Intelligence (AI) melalui Quizizz berpengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa dalam pembelajaran akuntansi.    
Islamic Religious Education Teachers' Strategies for Implementing a Digital Learning ‎Model in Teaching Rukhshah Material Using PDF Format at SMP Negeri 1 Bunguran ‎Utara, Natuna Regency, Riau Islands Amaluddin Amaluddin; Suhari Suhari; Dewi Ferawati
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1867

Abstract

This research is based on the development of information and communication technology in the digital era which has brought about enormous changes in various areas of life, including education. This research aims to obtain clear information about: 1) Planning of Islamic Religious Education teachers to apply digital learning models to rukhshah material. 2) Implementation of Islamic Religious Education teachers to apply digital learning models to rukhshah material. 3) Interaction between Islamic Religious Education teachers and students in implementing digital learning models to rukhshah material. The subjects of the study were Islamic religious education teachers, the principal, and students of SMP Negeri 1 Bunguran Utara, Natuna Regency, Riau Islands. To obtain data related to the research focus, the researcher conducted interviews, observations, and documentation. The data validity checking techniques used were: 1) Triangulation Technique, 2) Member Check Technique. The research results can be concluded: 1) Islamic Religious Education teachers' planning to implement a digital learning model for rukhshah material at SMP Negeri 1 Bunguran Utara, Natuna Regency, Riau Islands is carried out by teachers considering the readiness of facilities and infrastructure before the learning process is carried out. Teachers ensure that students have access to digital devices such as mobile phones or laptops and an adequate internet connection. In addition, teachers also adjust the learning platforms used, such as Google Classroom, WhatsApp Group, Zoom Meeting, or other applications that are easily accessible to students. 2) The implementation of Islamic Religious Education teachers applying digital learning models to the Rukhshah material at SMP Negeri 1 Bunguran Utara, Natuna Regency, Riau Islands, was carried out by implementing digital learning strategies on the Rukhshah material through the use of various digital media and platforms that support the learning process. The teacher conveyed that the implementation of the digital learning model aims to improve students' understanding of the Rukhshah material so that it is easier to understand, interesting, and in accordance with current technological developments. 3) Interaction between Islamic Religious Education teachers and students in implementing the digital learning model on the rukhshah material at SMP Negeri 1 Bunguran Utara, Natuna Regency, Riau Islands, namely the interaction between teachers and students in implementing the digital learning model on the rukhshah material takes place actively and communicatively. The teacher explained that the use of digital media helps create a more interesting learning atmosphere so that students more easily understand the material presented. Interactions do not only occur during face-to-face meetings in class, but also through digital learning media such as WhatsApp groups, Google Classroom, and learning videos.
The Influence of Ethical Leadership, Employee Digital Competence, and Team Collaboration on the Organizational Citizenship Behavior of Manufacturing Industry Employees Djunaedi Djunaedi; Anton Nurcahyo; Sri Purwati; Heny Herawati; Elizabeth Elizabeth; Hartanto Hartanto
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1868

Abstract

This study aims to analyze the effect of Ethical Leadership, Employee Digital Competence and Team Collaboration on Organizational Citizenship Behavior on workers in the manufacturing business. The research was conducted quantitatively using the survey technique on the respondents from several manufacturing organizations. Data were collected by online surveys using a purposive sampling technique. The data were analyzed using multiple linear regression after the study instruments were found to be valid and reliable. The results show that Ethical Leadership, Employee Digital Competence and Team Collaboration have positive and significant effect on Organizational Citizenship Behavior. Out of the three factors, Team Collaboration is the most dominant factor that has an impact on Organizational Citizenship Behavior. The results of this study show that improving ethical leadership, enhancing employee digital competence, and improving effective team collaboration are important strategies for improving organizational citizenship behavior which will contribute to the productivity, work effectiveness and competitiveness of manufacturing companies in the digital transformation era.
Diferensiasi Strategis melalui Desain Ulang Pelayanan Rawat Jalan Berbasis Rumah Sakit: Tinjauan Sistematis atas Kinerja Organisasi dan Nilai Ekonomi Zakiyatul Amaliyah; Stefina Media Sari; Zahra Aryafika Hajarrani; Purwadhi Purwadhi; Yani Restiani Widjaja
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1869

Abstract

Rumah sakit menggunakan telehealth, pemantauan jarak jauh, eConsult, klinik akses cepat, dan pelayanan terintegrasi sebagai strategi diferensiasi, tetapi nilai ekonominya berbeda menurut pemangku kepentingan. Tinjauan sistematis ini menganalisis dampak desain ulang pelayanan rawat jalan berbasis rumah sakit terhadap kinerja organisasi serta distribusi manfaat dan biaya. Pencarian PubMed mencakup artikel berbahasa Inggris yang terbit pada 1 Januari 2020–13 Juli 2026. Seleksi mengikuti PRISMA 2020, kualitas dinilai dengan instrumen JBI sesuai desain studi, dan temuan disintesis secara naratif karena heterogenitas intervensi, perspektif biaya, dan luaran. Dari 547 rekaman, 33 studi dimasukkan. Manfaat paling konsisten muncul ketika inovasi menggantikan kunjungan yang tidak diperlukan, mempercepat triase, mengintegrasikan tahapan pelayanan, atau mencegah penggunaan layanan akut. Penghematan waktu, perjalanan, dan biaya pasien lebih konsisten daripada penghematan rumah sakit. Sebagian studi menunjukkan cost shifting, peningkatan pendapatan yang diikuti kenaikan biaya, atau perbaikan operasional tanpa bukti moneter langsung. Temuan studi berkualitas lebih tinggi juga lebih bersyarat. Nilai ekonomi terutama dihasilkan oleh desain ulang proses, seleksi pasien, kesiapan organisasi, dan keselarasan pembiayaan, bukan teknologi semata.
Implementasi Pembangunan Zona Integritas Di Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau Fauzana Jihan Mawaddah; Mayarni Mayarni
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1871

Abstract

Tata kelola birokrasi yang bersih dan akuntabel merupakan salah satu tuntutan utama dalam pelaksanaan reformasi birokrasi di Indonesia. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau menghadapi tantangan berupa kasus korupsi, dugaan pemalsuan laporan keuangan, dan memikirkan hal-hal seksual yang melibatkan oknum dosen. Sebagai upaya mewujudkan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berintegritas, FISIP Universitas Riau mencanangkan pembangunan Zona Integritas pada 6 April 2023. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembangunan Zona Integritas di FISIP Universitas Riau serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan dokumentasi terhadap informan yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana, dengan kerangka analisis teori implementasi Ripley dan Franklin yang meliputi indikator kepatuhan aparatur, kelancaran pelaksanaan tugas, dan kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembangunan Zona Integritas telah berjalan dengan baik. Kepatuhan aparatur tercermin melalui penandatanganan Pakta Integritas dan sosialisasi nilai-nilai integritas secara berkelanjutan. Kelancaran pelaksanaan tugas didukung oleh koordinasi Tim Zona Integritas melalui tiga kelompok kerja serta evaluasi rutin. Dari aspek kinerja, Indeks Kepuasan Masyarakat meningkat dari 76 pada tahun 2023 menjadi 91,28 pada tahun 2026, disertai perolehan penghargaan Zona Integritas terbaik tingkat universitas dan Bronze PPID terbaik nasional. Meskipun demikian, implementasinya masih menghadapi kendala berupa perubahan budaya aparatur yang belum optimal, keterbatasan infrastruktur, anggaran, dan regulasi yang mempengaruhi percepatan layanan digitalisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi pembangunan Zona Integritas di FISIP Universitas Riau telah menunjukkan kemajuan yang signifikan, meskipun predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) belum berhasil dicapai karena masih terdapat kelemahan pada aspek penataan tata laksana berbasis digital.
Kinerja Dinas Perhubungan Dalam Pengawasan Angkutan Barang Truk Bertonase Besar di Kota Pekanbaru Fitria Andini; Adianto Adianto
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1872

Abstract

Pelanggaran truk bertonase besar di Kota Pekanbaru masih sering terjadi meskipun telah dilakukan pengawasan oleh Dinas Perhubungan. Kondisi tersebut menimbulkan berbagai permasalahan, seperti kerusakan jalan, kemacetan, serta gangguan terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat sehingga diperlukan pengawasan yang lebih optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja Dinas Perhubungan dalam pengawasan angkutan barang truk bertonase besar di Kota Pekanbaru serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi terhadap Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, sopir truk bertonase besar, dan masyarakat. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan bantuan perangkat lunak NVivo 12 Plus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Dinas Perhubungan dalam pengawasan angkutan barang truk bertonase besar telah berjalan dengan baik, ditandai oleh kesesuaian pengawasan dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi lapangan, kerja sama dengan pihak terkait, pelaksanaan pengawasan sesuai peraturan, pertanggungjawaban hasil pengawasan, serta evaluasi rutin untuk meningkatkan kinerja. Adapun faktor penghambat meliputi kurangnya rambu penunjuk jalan, kondisi jalan lingkar luar yang belum mendukung, keterbatasan penyidik dan kewenangan penindakan, serta rendahnya kesadaran sopir truk dalam mematuhi peraturan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan konsistensi pengawasan dan transparansi hasil pengawasan kepada masyarakat guna meningkatkan kinerja Dinas Perhubungan.
Peran Gaya Kepemimpinan Ketua RW dalam Membentuk Budaya Organisasi dan Kerukunan Antar Warga: Sebuah Studi Kasus pada Organisasi Rukun Warga di Kabupaten Karawang Seia Piantara; Dede Jajang Suyaman; Kholida Atiyatul Maula
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1873

Abstract

Keberagaman latar belakang agama, suku, dan pekerjaan masyarakat pada kawasan permukiman menuntut adanya kepemimpinan komunitas yang mampu membangun budaya organisasi serta menjaga kerukunan antarwarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran gaya kepemimpinan Ketua Rukun Warga dalam membentuk budaya organisasi dan memperkuat kerukunan antarwarga melalui studi kasus pada RW 24 Kelurahan Palumbonsari, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap sembilan informan yang terdiri atas pengurus Rukun Warga, tokoh masyarakat, dan perwakilan warga. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan menerapkan teknik triangulasi sumber untuk meningkatkan keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ketua Rukun Warga menerapkan gaya kepemimpinan demokratis dan partisipatif yang diwujudkan melalui musyawarah, keterbukaan informasi, serta pelibatan aktif masyarakat dalam berbagai kegiatan. Praktik kepemimpinan tersebut membentuk budaya organisasi yang ditandai oleh berkembangnya nilai gotong royong, keterbukaan, toleransi, dan solidaritas sosial. Budaya organisasi tersebut menjadi fondasi terciptanya kerukunan antarwarga yang tercermin dari meningkatnya partisipasi masyarakat, menguatnya kepercayaan sosial, bertambahnya kolaborasi lintas kelompok, serta menurunnya konflik di lingkungan permukiman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa budaya organisasi berperan sebagai mekanisme yang menghubungkan praktik kepemimpinan Ketua Rukun Warga dengan terbentuknya kerukunan antarwarga pada komunitas permukiman yang multikultural.