cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
arifmudi11@gmail.com
Editorial Address
Jl. HR Soebrantas KM 16.5, Kab. Kampar, Provinsi Riau, 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research
ISSN : -     EISSN : 30250994     DOI : https://doi.org/10.69693/ijim
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Institute of Advanced Knowledge and Science, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 663 Documents
Dialektika Politik Hukum Dalam Pembentukan RUU Masyarakat Adat Di Indonesia Antara Rekognisi Dan Kepentingan Negara Frans Tory Damara Pradipta; Alfiki Istumetia Utami Risqilah; Dzea Natasya; Irvan Ansyari; Apsas Saputra
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.724

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih lemahnya pengakuan dan perlindungan hukum terhadap masyarakat hukum adat di Indonesia yang berdampak pada meningkatnya konflik agraria dan ketidakpastian hukum terhadap wilayah adat. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika politik hukum dalam pengakuan masyarakat adat serta urgensi pengesahan Rancangan Undang-Undang Masyarakat Adat dalam sistem hukum nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan studi pustaka melalui analisis peraturan perundang-undangan, putusan Mahkamah Konstitusi, Naskah Akademik RUU Pengakuan dan Perlindungan Hak-Hak Masyarakat Adat, serta berbagai literatur ilmiah terkait masyarakat adat dan politik hukum di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan masyarakat adat masih menghadapi persoalan tumpang tindih regulasi sektoral, lemahnya implementasi kebijakan, dan dominasi kepentingan ekonomi dalam pengelolaan sumber daya alam. Kondisi tersebut menyebabkan konflik agraria, kriminalisasi, dan perampasan wilayah adat terus terjadi di berbagai daerah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengesahan RUU Masyarakat Adat menjadi langkah penting untuk memperkuat kepastian hukum, perlindungan hak ulayat, serta mewujudkan politik hukum nasional yang lebih berkeadilan terhadap masyarakat adat di Indonesia.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Dan Inovasi Teknologi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Selatan Faudzya Azzahra; M. Yusuf Alfian Rendra Anggoro; Irwan Abdullah
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.725

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan transformasional dan inovasi teknologi terhadap kinerja pegawai Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Selatan, baik secara parsial maupun simultan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Sampel sebanyak 120 responden diambil menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5% melalui metode simple random sampling. Analisis data menggunakan aplikasi Statistical Package for the Social Science (SPSS) versi 27. Hasil uji parsial menunjukkan kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan (t-hitung 2,305; sig. 0,023) dan inovasi teknologi berpengaruh positif dan signifikan (t-hitung 6,226; sig. 0,000) terhadap kinerja pegawai. Hasil uji simultan menunjukkan nilai F-hitung 54,151 (sig. 0,000) dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,481 atau 48,1%. Dengan demikian, kepemimpinan transformasional dan inovasi teknologi secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Selatan.
Kualitas Komunikasi Guru–Anak: Kesesuaian Bahasa Dengan Perkembangan Kognitif Dan Bahasa Anak Usia Dini Salma Kusuma Ningrum; Alya Arthamevia Putri; Syarafina Putri Nabila; Luthfi Acintya Kurniadewi; Hery Setiyatna
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas komunikasi guru-anak dan kesesuaian penggunaan bahasa dengan perkembangan kognitif dan bahasa anak usia dini di TK Siwi Kinasih. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan metode pengumpulan data yang terdiri dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Menurut hasil penelitian, penggunaan bahasa yang sederhana, jelas, dan mudah dipahami telah membantu guru berkomunikasi sesuai dengan tahap perkembangan anak usia dini. Untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan mendukung pertumbuhan anak, guru juga menggunakan komunikasi nonverbal seperti kontak mata, ekspresi ramah, dan intonasi lembut.Penggunaan kegiatan di kelas dalam Bahasa Indonesia, Bahasa Jawa, dan Bahasa Inggris juga meningkatkan keterampilan bahasa anak. Selain itu, metode pembelajaran interaktif seperti bernyanyi, bermain, dan percakapan sederhana meningkatkan kemampuan berbicara anak, pemahaman mereka tentang pelajaran, dan keberanian mereka untuk berinteraksi. Penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan bahasa, kognitif, sosial, dan emosional anak usia dini sangat dipengaruhi oleh kualitas komunikasi guru-anak. Oleh karena itu, guru harus terus berkomunikasi dengan baik, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak agar proses pembelajaran berlangsung dengan baik.
Dynamics of Household Consumption and FMCG Market Growth in Indonesia: Evidence from Retail Audit Data Ambarwati Akib; Dini Kamilia Salma; Adriansyah Adriansyah
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.728

Abstract

Konsumsi rumah tangga merupakan salah satu komponen utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama di negara berkembang yang struktur ekonominya masih sangat bergantung pada permintaan domestik. Dalam konteks Indonesia, sektor fast-moving consumer goods (FMCG) memiliki peran penting karena mencerminkan pola konsumsi harian masyarakat, daya beli rumah tangga, serta perubahan struktur distribusi ritel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika konsumsi rumah tangga dan pertumbuhan pasar FMCG di Indonesia berdasarkan data retail audit. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis data sekunder dari laporan Indonesia Market Overview March 2026, yang mencakup 81 kategori FMCG hingga YTD Februari 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2025 mencapai 5,11%, dengan konsumsi rumah tangga sebagai kontributor terbesar terhadap PDB. Pada saat yang sama, pasar FMCG Indonesia tumbuh positif sebesar 3,6%, dengan sektor makanan sebagai pendorong utama. Temuan juga menunjukkan adanya perbedaan kinerja antara modern trade dan general trade, yang mengindikasikan pergeseran struktur distribusi ritel. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pertumbuhan FMCG dapat dipahami sebagai indikator mikro yang merefleksikan dinamika konsumsi rumah tangga, stabilitas daya beli, dan transformasi pasar ritel di Indonesia.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Kader Tim Pendamping Keluarga Dalam Percepatan Penurunan Stunting Di Kabupaten Konawe Selatan Melalui Motivasi Pelayanan Publik Sebagai Variabel Mediasi Paskaria Bita Bangapadang
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menjelaskan Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadapa Kinerja Kader Tim Pendamping Keluarga Dalam Percepatan Penurunan Stunting Di Kabupaten Konawe Selatan Melalui Motivasi Pelayanan Publik Sebagai Variabel Mediasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif (positivism). Populasi dalam penelitian ini adalah tim kader pendamping keluarga di Kabupaten Konawe Selatan yang berjumlah 79 Orang. Karena jumlah populasi terbatas maka semua populasi dalam penelitian dijadikan responden (sensus). Jenis penelitian kuantitatif. Untuk dapat membantu proses pengolahan data-data didalam penelitian ini maka, menggunakan alat bantu program Statistic Last Square (PLS)4.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh langsung dan signifikan terhadap kinerja kader TPK. Secara operasional, kepemimpinan yang memberikan arahan yang jelas, koordinasi yang rutin, komunikasi yang baik, serta pengawasan yang konsisten mampu meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas, ketepatan waktu pelayanan, dan pencapaian target program oleh kader TPK. Gaya kepemimpinan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi pelayanan publik. Secara operasional, kepemimpinan yang partisipatif, komunikatif, dan suportif mampu meningkatkan semangat kerja kader melalui keterlibatan dalam pengambilan keputusan, pemberian penghargaan, serta dukungan moral, sehingga mendorong kader lebih berinisiatif dan responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Motivasi pelayanan publik terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja kader TPK. Secara operasional, kader yang memiliki motivasi pelayanan yang tinggi menunjukkan perilaku kerja yang lebih disiplin, bertanggung jawab, aktif dalam kegiatan pelayanan, serta mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Motivasi pelayanan publik terbukti memediasi secara parsial pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja kader TPK. Secara operasional, kepemimpinan yang memberikan arahan, dukungan, dan apresiasi mampu meningkatkan motivasi kader, yang pada akhirnya mendorong kader bekerja lebih disiplin, aktif, dan responsif dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Pengaruh Budaya Organisasi Dan Pelatihan Terhadap Kinerja Pegawai Negeri Sipil Yang Dimediasi Motivasi Kerja (Studi Kasus Kantor Dinas Perindustrian Dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sulawesi Tenggara) Fiki Apriliani
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.730

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menjelaskan Pengaruh Budaya Organisasi Dan Pelatihan Terhadap Kinerja Pegawai Negeri Sipil Yang Dimediasi Motivasi Kerja (Studi Kasus Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sulawesi Tenggara). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif (positivism). Populasi dalam penelitian ini adalah Pegawai Negeri Sipil Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tenggara yang berjumlah 63 Orang. Karena jumlah populasi terbatas maka semua populasi dalam penelitian dijadikan responden (sensus). Jenis penelitian kuantitatif. Untuk dapat membantu proses pengolahan data-data didalam penelitian ini maka, menggunakan alat bantu program Statistic Last Square (PLS)4.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh kuat dan positif terhadap kinerja pegawai. Temuan ini sejalan dengan karakteristik budaya organisasi yang secara deskriptif berada pada kategori baik, terutama pada dimensi orientasi hasil, kerja sama tim, ketelitian, dan stabilitas kerja. Nilai-nilai tersebut membentuk pola perilaku kerja yang disiplin, patuh terhadap aturan, serta konsisten dalam pelaksanaan tugas.  Budaya organisasi juga terbukti berpengaruh positif terhadap motivasi kerja pegawai. Hal ini diperkuat oleh karakteristik motivasi kerja yang menunjukkan kategori baik pada seluruh dimensi, terutama pada kebutuhan sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri. Pelatihan kerja memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai.  Secara deskriptif pelatihan kerja berada pada kategori baik, terutama pada dimensi kebutuhan pelatihan, materi dan metode, serta instruktur, namun dimensi evaluasi pelatihan masih berada pada kategori cukup baik. Pelatihan kerja berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja pegawai. Temuan  ini dapat dijelaskan melalui karakteristik evaluasi pelatihan yang relative  baik. Pelatihan yang baik, diiringi dengan pengembangan karier, serta kesempatan penerapan  hasil pelatihan menimbulkan persepsi bahwa pelatihan bersifat penting. Motivasi kerja  berpengaruh positif secara langsung terhadap kinerja pegawai. Secara deskriptif motivasi kerja berada pada kategori baik, khususnya pada aspek kebutuhan dasar hingga aktualisasi diri, motivasi tersebut tidak sepenuhnya dapat diterjemahkan menjadi kinerja yang lebih tinggi. Motivasi kerja berpengaruh positif sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara budaya organisasi dan kinerja pegawai. Budaya organisasi yang relatif kuat dan stabil secara langsung membentuk perilaku kerja pegawai harus melalui peningkatan motivasi kerja terlebih dahulu. Motivasi kerja juga berpengaruh positif  sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara pelatihan kerja dan kinerja pegawai. Pelatihan kerja mampu memunculkan motivasi dalam batas tertentu, motivasi tersebut cukup kuat untuk mendorong perubahan kinerja yang nyata. Hal ini disebabkan oleh kuatnya keterkaitan antara pelatihan, penugasan kerja, kewenangan, dan sistem penilaian kinerja. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan pelatihan kerja sangat bergantung pada dukungan motivasi kerja dan tidak dapat berdiri sendiri.
Studi Fenomenologis Peran Financial Influencer Dalam Membentuk Keputusan Investasi Investor Pemula Gen Z Kota Makassar Nurul Chalisa Majiding
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.732

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah cara Gen Z atau Generasi Z memperoleh informasi keuangan dan investasi. Salah satu aktor yang menonjol dalam ruang digital tersebut adalah financial influencer atau finfluencer, yaitu kreator yang menyampaikan edukasi, opini, dan rekomendasi investasi melalui platform seperti TikTok, Instagram, YouTube, dan X. Artikel ini bertujuan menganalisis pengalaman investor pemula Gen Z di Kota Makassar dalam memaknai peran finfluencer terhadap keputusan investasi mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan melibatkan 15 informan berusia 19-24 tahun yang aktif menggunakan media sosial dan memiliki ketertarikan terhadap investasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi konten finfluencer, dan dokumentasi, lalu dianalisis melalui identifikasi pernyataan penting, unit makna, tema, dan esensi pengalaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa finfluencer berperan sebagai pintu masuk literasi investasi, sumber motivasi, pembentuk kepercayaan, dan pemicu keputusan atau intensi investasi. Kepercayaan informan terbentuk melalui konsistensi konten, gaya komunikasi yang sederhana, kemampuan menjelaskan risiko, serta kesesuaian pesan dengan kondisi keuangan anak muda. Namun, pengaruh finfluencer juga memunculkan risiko berupa kebingungan informasi, FOMO, ketakutan rugi, dan potensi ketergantungan pada figur digital. Temuan ini menegaskan bahwa keputusan investasi investor pemula Gen Z tidak berlangsung instan, melainkan terbentuk melalui pengalaman digital, pemaknaan, kredibilitas sumber, pertimbangan risiko, dan refleksi personal.
Pengaruh Literasi Keuangan Dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Produk Di Shopee Pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Angkatan 2022-2024 Assalisa Salsabila Azmi; Kadori Haidar; Sutrisno Sutrisno; Sudarman Sudarman
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.733

Abstract

Transformasi aktivitas belanja ke ranah digital membuat mahasiswa semakin terbiasa melakukan pembelian melalui marketplace, termasuk Shopee. Salah satu marketplace yang banyak digunakan mahasiswa adalah Shopee karena menawarkan kemudahan transaksi serta beragam pilihan produk dengan variasi harga yang kompetitif. Fokus penelitian ini adalah menganalisis bagaimana kemampuan pengelolaan keuangan mahasiswa serta pertimbangan harga memengaruhi keputusan pembelian pada platform Shopee. Kajian dilakukan melalui pendekatan kuantitatif untuk menelaah literasi keuangan serta harga dalam membentuk keputusan pembelian mahasiswa dengan 71 pemilihan partisipan dilakukan menggunakan purposive sampling dengan kriteria tertentu. Data primer didapatkan dari kuesioner kemudian diolah dengan analisis regresi linear berganda dengan software SPSS versi 27. Pengujian dilakukan melalui uji t (parsial), uji f (simultan), dan koefisien determinasi. Analisis data memperlihatkan bahwa adanya peran literasi keuangan dalam memberikan kontribusi nyata terhadap keputusan pembelian, sedangkan harga memiliki kontribusi dari arah negatif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Secara bersamaan (simultan), literasi keuangan dan harga memberikan kontribusi nyata terhadap keputusan pembelian dengan koefisien determinasi sebesar 81,1%, sedangkan 18,9% kontribusi dari faktor yang lainnya di luar penelitian ini. Dengan demikian, keputusan pembelian mahasiswa di Shopee bukan hanya berhubungan dengan kemampuan mengelola keuangan pribadi, tetapi juga sensitivitas terhadap harga produk.
Persepsi Mitra Industri Terhadap Kemitraan Dengan SMK Keahlian Administrasi Perkantoran Di Daerah Istimewa Yogyakarta Riana Isti Muslikhah; Efrilia Sea Banuwati; Afiq Haqani; Nova Ayu Kusuma; Riana Mangayu; Dian Kumalasari Ismaja; Junica Ismawati
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.734

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi persepsi mitra industri terhadap manajemen kemitraan dengan SMK Keahlian Administrasi Perkantoran di Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode survei deskriptif digunakan dengan kuesioner yang disebarkan kepada 80 responden mitra industri di lima kabupaten/kota DIY pada Januari–Februari 2025. Dari 80 responden, 51 orang (63,75%) pernah bermitra dengan SMK Keahlian Administrasi Perkantoran. Bentuk kemitraan yang paling banyak dilakukan adalah pelatihan bersama (84,3%), teaching factory dan kelas industri (masing-masing 70,6%). Frekuensi kemitraan didominasi pola setiap tahun (39,2%) dan sesuai kebutuhan (37,3%). Mitra industri menilai peran SMK cukup penting (mean = 3,65 dari skala 5). Kendala utama adalah faktor waktu dan biaya (43,1%), diikuti kurangnya kompetensi siswa (33,3%). Kemampuan siswa pascamagang dinilai baik (mean = 4,02). Kompetensi yang paling dibutuhkan industri meliputi penguasaan Microsoft Office, kemampuan komunikasi, dan kesiapan kerja. Penelitian ini berimplikasi pada perlunya penyelarasan kurikulum SMK dengan kebutuhan dunia kerja, peningkatan kualitas praktik magang, serta penguatan komunikasi kelembagaan antara SMK dan mitra industri.
Uji Iluminasi Kolimasi Unit Bergerak Sinar-X Di Departemen Radiologi Rumah Sakit XYZ Hamdi Rubiyanto; Muhamad Shofi Janjane
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.737

Abstract

Latar Belakang: Kolimator adalah bagian dari bidang sinar-x yang berfungsi sebagai pengatur luas medan radiasi. Uji iluminasi kolimasi memastikan bahwa bidang sinar-x memenuhi persyaratan keamanan radiasi.  Tujuan: Untuk menentukan nilai iluminasi, nilai rata-rata distribusi distribusi cahaya dan keseragaman kolimasi pada 2 (dua) unit rontgen bergerak di Departemen Radiologi RS XYZ. Metodologi Penelitian: Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dilakukan dengan pendekatan deskriptif. Hasil : Hasil uji kolimasi pada unit x-ray mobile I adalah 284 lux dan hasil uji kolimasi pada unit x-ray mobile II adalah 135,5 lux. Hasil perhitungan rata-rata distribusi cahaya kolimasi pada bidang sinar-x bergerak I menunjukkan bahwa distribusi cahaya kolimasi pada kuadran 3 lebih dominan, yaitu 103%, sedangkan pada bidang sinar-x bergerak II menunjukkan bahwa distribusi cahaya kolimasi pada kuadran 3 lebih dominan, yaitu 111%. Hasil keseragaman pada unit x-ray mobile I adalah >92% sedangkan untuk mobile x-ray II UNIT adalah >83%. Kedua unit x-ray bergerak tersebut sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh BAPETEN.