cover
Contact Name
Mila Karmila
Contact Email
paudia@upgris.ac.id
Phone
+62089685384514
Journal Mail Official
paudia@upgris.ac.id
Editorial Address
Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang Jl. Sidodadi Timur No.24 Kelurahan Karangtempel Kecamatan Semarang Timur Kota Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
ISSN : 20891431     EISSN : 25984047     DOI : https://doi.org/10.26877
Core Subject : Education, Social,
PAUDIA Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini is belongs to PG PAUD Program of Science Education Faculty in Semarang PGRI University It publishes four times a year February May August and November This journal is research outcomes which are talking about early childhood educations Focus and Scope of Journal PAUDIA Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini is research study and analysis related to early childhood education include Childrens Physical motor social emotional cognitive language Moral and Religious Values development Development of Early Childhood Education Curriculum Development of Arts and Creativity Early childhood care program or Early Childhood Parenting Patterns Management of Early Childhood Education Early Childhood Learning Assessment Psychology of Child Development Childrens Rights and Protection Media Learning Resources Information and Communication Technology for Early Childhood Innovation in Early Childhood Education
Articles 113 Documents
Measuring School Readiness of Children Aged 6-8 Years: a Literature Study of Assessment Methods: Pengukuran Kesiapan Sekolah Anak Usia 6-8 Tahun: Studi Literatur Metode Penilaian Christy, Naulita; Wulan, Sri; Pudjiastuti, Sri Indah
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14 No 1 Periode Desember - Februari
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v14i1.1148

Abstract

Abstract Measuring school readiness is crucial for ensuring a smooth transition into formal education. Observation tools play a vital role in assessing various dimensions of readiness, including academic, social, and emotional domains. This literature review critically examines the assessment methods utilized to measure school readiness through observation tools. Drawing from a wide range of scholarly sources, including research articles, reports, and empirical studies, this review evaluates the effectiveness and reliability of different observational approaches. Key aspects explored include the validity of these tools across diverse contexts, their alignment with developmental milestones, and their practical implications for educational settings. By synthesizing current literature, this review aims to provide insights into enhancing the precision and utility of observation tools in assessing school readiness. Recommendations highlight the need for tailored approaches that consider individual differences and cultural contexts, aiming to optimize early childhood educational outcomes. Keywords: School Readiness; Observation Tools; Early Childhood Education; Literature Study Abstrak Mengukur kesiapan sekolah menjadi hal yang krusial untuk memastikan transisi yang lancar ke pendidikan dasar. Alat observasi memainkan peran penting dalam menilai berbagai dimensi kesiapan, termasuk domain akademik, sosial, dan emosional. Tinjauan literatur ini secara kritis mengkaji metode evaluasi yang digunakan untuk mengukur kesiapan sekolah melalui alat observasi. Dengan mengumpulkan sebanyak 25 artikel, termasuk artikel penelitian, laporan, dan studi empiris, tinjauan ini mengevaluasi efektivitas dan keandalan pendekatan observasional yang berbeda. Aspek penting yang dieksplorasi meliputi validitas alat-alat ini dalam berbagai konteks, kesesuaiannya dengan tonggak perkembangan, dan implikasi praktisnya dalam setting pendidikan. Dengan mensintesis literatur saat ini, tinjauan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dalam meningkatkan ketepatan dan manfaat alat observasi dalam menilai kesiapan sekolah dan hasilnya adalah kajian literatur ini memperluas pemahaman tentang penggunaan alat observasi untuk mengukur kesiapan sekolah anak dan memberikan panduan untuk penelitian dan aplikasi praktis dalam meningkatkan evaluasi pendidikan anak usia dini. Rekomendasi menyoroti perlunya pendekatan yang disesuaikan yang mempertimbangkan perbedaan individual dan konteks budaya, dengan tujuan mengoptimalkan hasil pendidikan anak usia dini. Kata kunci: Kesiapan Sekolah; Observasi; Pendidikan Anak Usia Dini; Studi Kajian Literatur
Early Childhood Science Literacy Through Project Learning Using Loose Parts: Literasi Sains Anak Usia Dini Melalui Pembelajaran Proyek Menggunakan Loose Parts Sakina; Hapidin; Nurani, Yuliani
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14 No 1 Periode Desember - Februari
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v14i1.1156

Abstract

Abstract Science literacy in early childhood is essential for building scientific understanding and skills that will continue throughout life. This article discusses the use of project learning utilizing loose part media as an effective method to improve children's science literacy. Loose parts, which include a variety of natural and artificial materials that are flexible in their use, provide opportunities for children to be creative and explore science concepts directly. This study uses the Action Research method, this study involves teachers directly in improving classroom learning practices. This study was conducted at TK Aisyiyah Bustanul Athfal 27 Depok. Data collection techniques were carried out through triangulation (interviews, observation and documentation). The technique used is purposive sampling through project learning, children are involved in the process of identifying problems, planning, data collection, analysis, and presentation of results. This approach encourages critical thinking skills, collaboration, and increases curiosity and creativity. The resulting data is processed using the Miles & Huberman Interactive Model. The results of the implementation of this method show an increase in children's understanding of science concepts and practical skills. Thus, loose parts-based project learning has proven to be an effective means to support science literacy in early childhood.   Abstrak Literasi sains pada anak usia dini sangat penting untuk membangun pemahaman dan keterampilan ilmiah yang akan berlanjut sepanjang hidup. Artikel ini membahas penggunaan pembelajaran proyek yang memanfaatkan media loose parts sebagai metode efektif untuk meningkatkan literasi sains anak. Loose parts, yang mencakup berbagai bahan alami dan buatan yang fleksibel dalam penggunaannya, memberikan kesempatan bagi anak untuk berkreasi dan mengeksplorasi konsep sains secara langsung. Penelitian ini menggunakan metode Action Research, penelitian ini melibatkan guru secara langsung dalam meningkatkan praktik pembelajaran di kelas Penelitian ini dilakukan di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 27 Depok. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi (wawancara, observasi dan dokumentasi). Teknik yang digunakan adalah purposive sampling melalui pembelajaran proyek, anak-anak terlibat dalam proses identifikasi masalah, perencanaan, pengumpulan data, analisis, dan presentasi hasil. Pendekatan ini mendorong keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, serta meningkatkan rasa ingin tahu dan kreativitas. Data yang dihasilkan diolah menggunakan Model Interaktif Miles & Huberman. Hasil implementasi metode ini menunjukkan peningkatan dalam pemahaman konsep sains dan keterampilan praktis anak. Dengan demikian, pembelajaran proyek berbasis loose parts terbukti sebagai sarana efektif untuk mendukung literasi sains pada anak usia dini. Kata kunci: Literasi Sains; Pembelajaran Proyek; Loose Parts
Correlation between Fine Motor Development and Children's Pre-Writing Skills: Korelasi antara Perkembangan Motorik Halus dan Keterampilan Pra Menulis Anak Wahyuni, Desvi; Aprillia, Elisa; Febrianti; Fauzi, Muhammad
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14 No 1 Periode Desember - Februari
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v14i1.1160

Abstract

Abstract This study aims to see the relationship between fine motor development and pre-writing skills in children aged 4-5. This study uses a quantitative approach in the form of correlation involving 45 children aged 4-5 years in Kindergarten X Palembang. Data collection in the study in the form of observation, questionnaires, and documentation was analyzed using SPPS version 29 to test validity, reliability, normality test, linearity test, and hypothesis test. From the calculation obtained, the value of r count = (0.343), while df = n (45) -2 = 43 with a significant level (0.05). The calculation obtained, r count > r table, shows a relationship between the two variables tested. Following the criteria for hypothesis testing, namely r count > r table, Ha is accepted and Ho is rejected. So it can be concluded that there is a relationship between fine motor development and pre-writing skills there is a relationship between fine motor development and pre-writing skills of children aged 4-5 years in Kindergarten X Palembang. Keywords: Writing; Fine Motor Skills; Early Childhood Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara perkembangan motorik halus dan keterampilan pra menulis pada anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berbentuk korelasional dengan melibatkan 45 anak usia 4-5 tahun di TK X Palembang. Pengumpulan data pada penelitian berupa observasi, angket, dan dokumentasi yang dianalisis dengan menggunakan SPPS versi 29 untuk menguji validitas, reliabilitas, uji normalitas, uji linieritas, dan uji hipotesis. Dari perhitungan tersebut diperoleh nilai r hitung= (0,343) sedangkan df= n (45)-2= 43 dengan taraf signifikan (0,05). Dari perhitungan tersebut didapat r hitung > r tabel yang menunjukkan bahwa ada hubungan antara dua variabel yang diujikan. Sesuai dengan kriteria pengujian hipotesis yakni r hitung > r tabel maka Ha diterima dan Ho ditolak. Sehingga dapat dilihat bahwa terdapat hubungan antara perkembangan motorik halus dan keterampilan pra menulis anak usia 4-5 tahun di TK X Palembang. Sehingga, dengan pemberian stimulasi yang tepat untuk perkembangan motoric halus, akan berdampak pula pada keterampilan pra menulis pada anak. Kata kunci: Pra Menulis; Motorik Halus; Anak Usia Dini
Read Aloud as a Means of Early Childhood Language Development: A Literature Study : Read Aloud Sebagai Sarana Pengembangan Bahasa Anak Usia Dini: Studi Literatur Zulaeha, Vita; Setiasih, Ocih
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14 No 1 Periode Desember - Februari
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v14i1.1182

Abstract

Abstract Early childhood language development can be influenced by interactions between children and their environment. Interactions that occur can stimulate children's language development. Children's language skills can be stimulated through various methods. One method that parents and educators can use is the read aloud method. Read aloud activities are reading aloud activities that involve not only hearing but also the interaction between the reader and the child. This method can stimulate early childhood language development through verbal interactions between readers or facilitators of read-aloud activities with children. The purpose of this study is to explore the role of the read-aloud method in developing early childhood language skills through a literature study approach. This literature review examines previous research that shows that read aloud helps children's language development through ongoing discussion of new words and sentence structures. The research method used in the research is a literature study. The data collection technique used in this research is to search for articles on trusted sources. In collecting data, researchers searched for sources as many as 65 literature. Then selected articles related to the read aloud method in improving early childhood language skills. As a result, 12 articles were selected for analysis. Keywords: Read Aloud; Language; Early Childhood; Study Literature Abstrak Perkembangan bahasa anak usia dini dapat dipengaruhi oleh interaksi antara anak dengan lingkungannya. Interaksi yang terjadi dapat merangsang perkembangan bahasa anak. Kemampuan berbahasa anak dapat distimulus melalui berbagai metode. Salah satu metode yang dapat digunakan orang tua maupun pendidik yakni metode read aloud. Kegiatan read aloud merupakan kegiatan membaca nyaring atau membaca lantang yang tidak hanya melibatkan pendengaran, tetapi juga interaksi antara pembaca dan anak. Metode ini dapat merangsang perkembangan bahasa anak usia dini melalui interaksi verbal yang terjadi antara pembaca atau fasilitator kegiatan read aloud dengan anak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengeksplorasi peran metode read aloud dalam mengembangkan kemampuan bahasa anak usia dini melalui pendekatan studi literatur. Studi literatur ini mengkaji berbagai penelitian sebelumnya yang menunjukan bahwa read aloud membantu perkembangan bahasa anak melalui diskusi berkelanjutan terhadap kata-kata baru dan struktur kalimat. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian adalah Studi Literatur. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan mencari artikel pada sumber yang dipercaya. Dalam pengumpulan data peneliti mencari sumber sebanyak 65 literatur. Kemudian memilih artikel yang berhubungan dengan metode read aloud dalam meningkatkan keterampilan berbahasa anak usia dini. Hasilnya, sebanyak 12 artikel yang dipilih untuk dianalisis. Kata kunci: Read Aloud; Bahasa; Anak Usia Dini; Studi Literatur
Parental Involvement in Qur'anic Education for Early Childhood: Keterlibatan Orang Tua dalam Pendidikan Al-Qur’an untuk Anak Usia Dini Ambarwati, Rania; Sri Wulan; Elindra Yetti
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14 No 1 Periode Desember - Februari
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v14i1.1203

Abstract

Abstract The Qur’an, as the primary guide for Muslims, needs to be introduced from an early age. Parental involvement is considered crucial in shaping children's moral and religious foundations, particularly in the teaching of the Qur’an to young children. This study aims to comprehensively review various literature concerning parental involvement in Qur’anic education for early childhood. Utilizing a literature review method, this article identifies and analyzes existing research and studies related to parental engagement in Qur’anic education. The selection process began with searches through Google Scholar, ultimately resulting in 15 relevant articles on parental involvement in Qur’anic education. The findings indicate that there is still a lack of resources addressing this topic. The review reveals that parental involvement takes various forms, ranging from direct guidance to hiring tutors. Additionally, factors such as parents' educational level, time commitment, and religious understanding influence the extent of their involvement. The study concludes that parental involvement in Qur’anic education for early childhood is vital for supporting children's moral and religious development. This article recommends strengthening the role of parents through more structured mentoring and training programs, as well as fostering more intensive collaboration between educational institutions and families. Keywords: Parental Involvement; Qur'anic Education; Early Childhood Abstrak Al-Qur’an sebagai pedoman utama bagi seorang muslim perlu dikenalkan sejak dini. Keterlibatan orang tua dianggap berperan penting pada pembentukan fondasi moral dan agama anak, terutama dalam pengajaran Al-Qur’an untuk anak usia dini. Studi ini bertujuan guna  meninjau secara komprehensif berbagai literatur terkait keterlibatan orang tua pada pendidikan Al-Qur’an bagi anak usia dini. Melalui metode literature review, artikel ini mengidentifikasi dan menganalisis berbagai penelitian dan studi yang sudah dilakukan terkait keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan Al-Qur’an. Proses seleksi dimulai dengan pencarian melalui google scholar yang pada akhirnya menghasilkan 15 artikel relevan mengenai keterlibatan orang tua dalam pendidikan Al-Qur’an. Dari hasil pencarian artikel juga ditemukan bahwasanya belum begitu banyak sumber yang membahas mengenai topik ini. Hasil dari tinjauan ini memperlihatkan  keterlibatan orang tua bentuknya beragam, mulai dari bimbingan langsung hingga mendatangkan guru. Lalu, studi ini juga memperlihatkan faktor-faktor seperti tingkat pendidikan orang tua, komitmen waktu, serta pemahaman agama mempengaruhi sejauh mana keterlibatan mereka. Kesimpulan dari artikel ini ialah  keterlibatan orang tua dalam pendidikan Al-Qur’an untuk anak usia dini sangat penting guna mendukung perkembangan moral dan agama anak. Artikel ini merekomendasikan penguatan peran orang tua melalui program-program pendampingan dan pelatihan yang lebih terstruktur, serta kolaborasi yang lebih intensif antara lembaga pendidikan dan keluarga. Kata kunci: Keterlibatan Orang Tua; Pendidikan Al-Qur’an; Anak Usia Dini
Analysis of Learning Achievements of Identity Elements in Early Childhood Education Students in Jenawi District, Karanganyar Regency: Analisis Capaian Pembelajaran Elemen Jati Diri Pada Peserta Didik PAUD di Kecamatan Jenawi Kabupaten Karanganyar Hidayah, Anisa Nur; Ali Formen; Diana
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14 No 1 Periode Desember - Februari
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v14i1.1245

Abstract

Abstract Many pre-school children still experience psychosocial problems, especially social-emotional problems such as aggressive behavior or anxiety. which results in negative development and readiness to enter the next level of school. The purpose of the study was to determine the profile of the elements of learning outcomes of learners' identity in Jenawi District Kindergarten and to find out the teacher's approach in the elements of learning outcomes of learners' identity in the independent curriculum in Jenawi District Kindergarten. The research used is a type of quantitative descriptive research in this study aims to determine the learning outcomes of the elements of early childhood identity in Jenawi District. Respondents in quantitative research are children aged 4-6 years. The sample in this study is a total of 221 children who attend kindergarten institutions spread across Jenawi, Karanganyar. Data collection techniques using questionnaires, namely with favorable and unfavorable questions using a Likert scale. Descriptive percentage analysis is used. Data management is processed using Microsoft excel with the help of several formulas in Microsoft excel. The results of the final descriptive data analysis, the results of the calculation of the learning achievements of the elements of identity in PAUD students represented with a minimum value of 47 and a maximum value of 80. while the average is 65.51 with a standard deviation of 8.01.   Abstrak Anak pra sekolah banyak yang masih mengalami masalah psikososial terutama masalah sosial emosional seperti perilaku agresif atau kecemasan. yang mengakibatkan  negatif terhadap perkembangan dan kesiapan masuk sekolah jenjang selanjutnya. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui Profil elemen capaian pembelajaran jati diri peserta didik di TK Kecamatan Jenawi dan Untuk mengetahui pendekatan guru dalam elemen capaian pembelajaran jati diri peserta didik dalam kurikulum merdeka di TK Kecamatan Jenawi. Penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif kuantitatif dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui capaian pembelajaran unsur jati diri anak usia dini di Kecamatan Jenawi. Responden dalam penelitian kuantitatif adalah anak usia 4-6 tahun Sampel dalam penelitian ini yaitu sejumlah 221 anak  yang bersekolah di lembaga Taman Kanak-kanak yang tersebar di Jenawi, Karanganyar. Teknik Pengumpulan Data menggunakan Kuesioner yaitu dengan pertanyaan favourable dan unfavourable menggunakan skala Likert. Analisis deskriptif persentase digunakan pengelolaan data diolah menggunakan Microsoft excel dengan bantuan beberapa rumus yang ada di Microsoft excel.    Hasil analisis data deskriptif akhir, hasil perhitungan capaian pembelajaran elemen jati diri pada peserta didik PAUD yang diwakili dengan nilai minimum 47 dan nilai maksimum 80. sedangkan rata-rata adalah 65.51 dengan standar deviasi 8.01. Kata kunci: Elemen Identitas; Siswa Pendidikan Anak Usia Dini; Hasil Belajar
The Image of a Good Child in the Main Character of the Nona Series Picture Story Book by Dian Novitasari: Citra Anak yang Baik pada Tokoh Utama Buku Cerita Bergambar Seri Nona Karya Dian Novitasari Suprihatiningsih, Rizka; Formen, Ali; Setiawan, Deni
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14 No 1 Periode Desember - Februari
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v14i1.1252

Abstract

Abstract Storybooks have an important role in building children's character. Through story books, children observe how the characters in them are, especially the main character. Previous studies focused a lot on character. This research aims to describe good children in the main character of the Nona Series picture book by Dian Novitasari which consists of 6 books. These books are Halo, Aku Nona, Ayo Bantu Ibu dan Ayah, Saatnya Bermain, Tersesat di Pasar, Hiih, Nona Takut! and Serunya Naik Angkutan Umum. The research employs a descriptive qualitative method. Data collection techniques utilize document analysis. The results of the study indicate that there are 16 good child images in the book. These images include being cheerful, independent, brave, helpful, tidy, exploratory, respectful of others, honoring parents, obedient, and socialize, likes animals, likes traditional games, brave, admits mistakes and apologizes and has initiative. This research can be used as a reference for educators and writers to create inspirational texts and images for young children. Keywords: Image; Good Children; Picture Story Book Abstrak Buku cerita mempunyai peran penting dalam membangun karakter anak. Melalui buku cerita, anak mengamati bagaimana tokoh-tokoh yang ada di dalamnya, terutama tokoh utama. Penelitian-penelitian terdahulu banyak berfokus pada karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan anak baik pada tokoh utama buku cerita bergambar Seri Nona karya Dian Novitasari yang terdiri dari 6 buku. Buku-buku tersebut antara lain berjudul Halo, Aku Nona, Ayo Bantu Ibu dan Ayah, Saatnya Bermain, Tersesat di Pasar, Hiih, Nona Takut! dan Serunya Naik Angkutan Umum. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 16 citra anak baik dalam buku tersebut. Citra ini mencakup bersikap ceria, mandiri, berani, suka menolong, rapi, eksploratif, menghargai orang lain, menghormati orang tua, patuh, bersosialisasi menyukai binatang, menyukai permainan tradisioanal, pemberani, mengakui kesalahan dan meminta maaf serta  memiliki inisiatif. Penelitian ini dapat dijadikan referensi bagi pendidik dan penulis untuk menciptakan teks dan gambar yang inspiratif bagi anak usia dini. Kata kunci: Citra; Anak yang Baik; Buku Cerita Bergambar
Implementation of Angklung Games to Improve Children's Cooperation & Preservation of Local Culture at TK ABA 54 Semarang: Implementasi Permainan Angklung Untuk Meningkatkan Kerjasama Anak dan Pelestarian Budaya Lokal di TK ABA 54 Semarang Anggreini, Lidya Lailatul; Muslam
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14 No 1 Periode Desember - Februari
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v14i1.1268

Abstract

Abstract The importance of developing cooperation and preserving local culture in early childhood is one of the focuses in early childhood education. One of the efforts made by TK ABA 54 Semarang is through angklung games, which are extracurricular activities that combine these two aspects. The problem raised in this study is the importance of developing social skills, especially cooperation, in early childhood, as well as efforts to preserve local culture in the context of early childhood education. This study aims to understand children's cooperation in preserving local culture through angklung games in Group B TK ABA 54 Semarang. This study used a qualitative approach with a descriptive design, involving 23 children aged 5-6 years as research subjects, as well as teachers as additional informants to gain a broader perspective. Data were collected through interviews, documentation and observation techniques. Data analysis was done descriptively by describing the findings. The results showed that angklung games can develop children's social skills, especially in terms of cooperation, as well as introduce and preserve local culture. The implications of this research are important for AUD education, as it shows the crucial role of educators in providing the right tools to develop children's social skills, as well as the importance of readiness of facilities and educators in carrying out learning activities that develop children's social skills. Keywords: Early Childhood; Cooperation & Preservation of Local Culture ; Angklung Games Abstrak Pentingnya mengembangkan kerjasama dan pelestarian budaya lokal pada anak usia dini menjadi salah satu fokus dalam pendidikan anak usia dini. Salah satu upaya yang dilakukan oleh TK ABA 54 Semarang adalah melalui permainan angklung, yang merupakan ekstrakurikuler yang menggabungkan kedua aspek tersebut. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah pentingnya pengembangan keterampilan sosial, khususnya kerjasama, pada anak usia dini, serta upaya pelestarian budaya lokal dalam konteks pendidikan anak usia dini . Penelitian ini bertujuan untuk memahami kerjasama anak dalam pelestarian budaya lokal melalui permainan angklung di Kelompok B TK ABA 54 Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, yang melibatkan 23 anak usia 5-6 tahun sebagai subjek penelitian, serta guru sebagai informan tambahan untuk memperoleh perspektif yang lebih luas. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara, dokumentasi, dan observasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menggambarkan temuan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan angklung dapat mengembangkan keterampilan sosial anak, terutama dalam hal kerjasama, serta mengenalkan dan melestarikan budaya lokal. Implikasi penelitian ini penting bagi pendidikan AUD, karena menunjukkan peran krusial pendidik dalam menyediakan sarana yang tepat untuk mengembangkan keterampilan sosial anak, serta pentingnya kesiapan fasilitas dan tenaga pendidik dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran yang efektif. Kata kunci: Anak Usia Dini; Kerjasama & Pelestarian Budaya Lokal; Permainan Angklung
Evaluation of Mutual Cooperation Characters in Kindergarten (TK) Students: A Preliminary Study: Evaluasi Karaker Gotong Royong Pada Siswa Taman Kanak-Kanak (TK): Sebuah Studi Awal Devina, Feri; Nurdin, Encep Syarief; Ruyadi, Yadi; Kosasih, Aceng
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14 No 1 Periode Desember - Februari
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v14i1.1280

Abstract

Abstract The main issue in this research is the lack of understanding and deep habituation of essential character values. The purpose of this study was to evaluate the character of mutual cooperation in kindergarten students in Bandung City, Indonesia. The methodology of this research uses quantitative methods and quasi-experimental techniques. The research design adopted is the non-equivalent pretest-posttest Post-test Control Group Design. Data were collected using a Likert scale questionnaire given to the students' parents. This questionnaire measures the components of mutual cooperation. A total of 26 respondents from School A and 18 respondents from School B participated in this study. The analysis results show that the character of mutual cooperation is already possessed by students in both schools. The average score for mutual cooperation is 1.77 (SD = 1.107) in School A and 1.50 (SD = 0.786) in School B. However, these values need to be improved. This research recommends the use of the traditional Papancakan game to strengthen the character of mutual cooperation. The integration of local cultural wisdom into the early childhood education curriculum is very important for the development of children's character. Keywords: Early Childhood Education; Kindergarten; Character Education; Mutual Cooperation Abstrak Permasalahan utama dalam penelitian ini tentang kurangnya pemahaman dan pembiasaan yang mendalam tentang nilai-nilai esensi karakter. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi karakter gotong royong pada siswa TK di Kota Bandung, Indonesia. Metodologi penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan teknik kuasi eksperimen. Desain penelitian yang diadopsi adalah Non-equivalent Pre-test Post-test Control Group Design. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang diberikan kepada orang tua siswa.  Kuesioner ini mengukur komponen gotong royong. Sebanyak 26 responden dari Sekolah A dan 18 responden dari Sekolah B berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa karakter gotong royong sudah dimiliki oleh siswa di kedua sekolah. Skor rata-rata untuk gotong royong, skor rata-rata adalah 1.77 (SD = 1.107) di Sekolah A dan 1.50 (SD = 0.786) di Sekolah B. Namun, nilai-nilai tersebut perlu ditingkatkan. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan permainan tradisional Papancakan untuk memperkuat karakter gotong royong. Integrasi kearifan budaya lokal dalam kurikulum pendidikan anak usia dini sangat penting untuk perkembangan karakter anak. Kata kunci: Pendidikan Anak Usia Dini; Taman Kanak-Kanak; Pendidikan Karakter; Gotong Royong
Analysis of the Implementation of PBL (Problem-Based Learning) in Stimulating Religious and Ethical Aspects in Early Childhood: Analisis Penerapan PBL (Problem Based Learning) Dalam Menstimulasi Kemampuan Aspek Agama Dan Budi Pekerti Pada Anak Usia Dini Maulida Pramashella, Anggun; Muthohar, Sofa; Fatmawati, Nilal Muna
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14 No 1 Periode Desember - Februari
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v14i1.1284

Abstract

Abstract The application of religious and moral aspects is important to be stimulated in early childhood, by using the PBL (Problem Based Learning) learning method. This study aims to analyze teacher strategies in stimulating the ability of religious and moral aspects in early childhood at TK TA Suwawal Timur 06. The research method uses the planning, socialization and implementation stages. Data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The place of this research was carried out at TK TA Suwawal Timur 06 in October 2024. The object of this research is about teacher strategies in building religious and moral values in children. From this study, it was obtained that the application of PBL by teachers at TK TA Suwawal Timur 06 applies a learning method by accustoming students to greetings, eating or drinking while sitting, and using polite words. The habit of praying, maintaining cleanliness is also part of this learning strategy. This study shows that consistent habituation and support from parents are effective in shaping the character and morals of early childhood. The implementation of PBL is an important model in religious and moral values education at TK TA Suwawal Timur 06.   Abstrak Penerapan aspek agama dan budi pekerti penting untuk distimulasi pada anak usia dini, dengan mwnggunakan metode belajar PBL (Problem Based Learning). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam menstimulasi kemampuan aspek agama dan budi pekerti pada anak usia dini di TK TA Suwawal Timur 06. Metode penelitian menggunakaan tahap perencanaan, sosialisai dan pelaksanaan. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tempat penelitian ini dilaksanakan di TK TA Suwawal Timur 06 pada Oktober 2024. Objek penelitian ini tentang strategi guru dalam membangun nilai agama dan budi pekerti pada anak. Dari penelitian ini diperoleh bahwa penerapan PBL oleh guru di TK TA Suwawal Timur 06 menerapkan metode pembelajaran dengan  membiasakan peserta didik dengan salam, makan atau minum sambil duduk, dan menggunakan kata-kata sopan. Pembiasaan berdoa, menjaga kebersihan juga menjadi bagian dari strategi pembelajaran ini. Penelitian ini  menunjukkan bahwa pembiasaan yang konsisten dan dukungan dari orang tua efektif dalam membentuk karakter dan budi pekerti anak usia dini. Penerapan PBL menjadi model penting dalam pendidikan nilai agama dan budi pekerti di TK TA Suwawal Timur 06. Kata kunci: Penerapan PBL; Aspek Agama; Aspek Budi Pekerti

Page 3 of 12 | Total Record : 113