cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
jurnalcendekiailmiah@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
J-CEKI
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285271     DOI : 10.56799
Core Subject : Humanities, Social,
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. J-CEKI terbit 6 kali dalam setahun atau tiap 2 bulan sekali. J-CEKI menerbitkan artikel bidang Humaniora dan Ilmu Sosial. Humaniora: Bahasa dan Linguistik, Sejarah, Sastra, Seni Pertunjukan, Filsafat, Agama, Seni Rupa. Ilmu Sosial: Ekonomi, Antropologi, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pendidikan, Ilmu Politik, Hukum, Psikologi, Geografi, Studi Budaya dan Etika, Studi Gender dan Seksualitas, Studi Area, Arkeologi, dan bidang terkait lainnya.
Articles 3,650 Documents
Peran Intelijen Pemasyarakatan dalam Mencegah Kerusuhan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIb Lubuk Pakam Gebi Ardinata Siagian; Lauditta Indahdewi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.7276

Abstract

Intelijen pemasyarakatan merupakan bagian dari penyelenggaraan badan intelijen negara yang melakukan serangkaian kegiatan intelijen dalam konteks lembaga pemasyarakatan. Dalam Undang Undang Nomor 22 Tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan, penyelenggaraan pengamanan dan pengamatan didukung dengan kegiatan intelijen. Melalui Permenkumham Nomor 7 Tahun 2023, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lubuk Pakam telah menyelenggarakan fungsi Intelijen Pemasyarakatan mulai dari penyelidikan, pengamanan, dan penggalangan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana peran intelijen pemasyarakatan dalam mencegah kerusuhan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lubuk Pakam serta apa saja faktor penghambat yang dialami. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Penelitian ini menggunakan Teori Dasar Intelijen (SunTzu) dan teori peran. Hasil penelitian yang ditemukan digunakan untuk menganalisis peran intelijen pemasyarakatan dalam mencegah kerusuhan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lubuk Pakam menggunakan dimensi penyelidikan, pengamanan, dan pengamatan. Peran intelijen pemasyarakatan dalam mencegah kerusuhan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lubuk Pakam sudah berjalan dengan baik. Namun dalam penyelenggaraannya masih ditemukan beberapa hambatan seperti kurangnya pelatihan kepada petugas, sarana prasarana yang kurang memadai, kondisi Lapas yang padat dan belum adanya perlindungan terhadap unit intelijen pemasyarakatan
Pengaruh Dukungan Sosial Terhadap Resiliensi Narapidana Remaja di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kerobokan Dimas Aditya Nugraha; Ade Cici Rohayati
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.7277

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial terhadap resiliensi narapidana remaja di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kerobokan menggunakan metode kuantitatif. Dari 91 responden berusia 18-21 tahun, ditemukan bahwa dukungan sosial berpengaruh signifikan terhadap resiliensi dengan nilai R Square sebesar 0.316, yang artinya Dukungan Sosial menjelaskan 31.6% variasi dalam Resiliensi. Nilai Pearson Correlation 0.322 menunjukkan korelasi positif yang lemah antara kedua variabel. Dukungan sosial mempengaruhi resiliensi dengan nilai signifikansi p=0.002 < 0.01 pada tingkat kepercayaan 99%. Hasil regresi sederhana menunjukkan koefisien konstanta 73.726 dan koefisien dukungan sosial 0.216, artinya setiap peningkatan satu unit dalam Dukungan Sosial meningkatkan Resiliensi sebesar 0.216 unit. Dukungan sosial berperan penting dalam meningkatkan kemampuan narapidana remaja untuk menghadapi tantangan. Faktor lain yang mempengaruhi resiliensi termasuk kondisi lingkungan, kesehatan mental, dan tingkat pendidikan. Penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan sosial dapat berfungsi sebagai pelindung terhadap dampak negatif dari stres. Hasil ini memberikan bukti kuat bahwa Dukungan Sosial merupakan faktor penting dalam meningkatkan Resiliensi para narapidana remaja di lembaga pemasyarakatan. Ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat Dukungan Sosial yang diterima narapidana remaja, semakin besar kemungkinan mereka memiliki tingkat Resiliensi yang tinggi.
Collaborative Governance dalam Pembinaan Kemandirian Mebel di Lapas Kelas IIA Binjai Yoshep Ferdinand Sitompul; Lauditta Indahdewi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.7278

Abstract

Pembinaan kepada narapidana ditujukan untuk memberikan bekal untuk meningkatkan kualitas hidup narapidana. Sehingga lembaga pemasyarakatan wajib memberikan fasilitas terhadap narapidana untuk mengembangkan potensi salah satunya dengan memberikan pelatihan kerja kepada narapidana. Agar pelatihan kerja kepada narapidana berjalan optimal maka diperlukan kerja sama antara lembaga pelatihan kerja maupun pemerintah atau sektor swasta yang terkait. Permasalahan dalam penelitian ini mengenai penerapan serta faktor – faktor yang menjadi penghambat dalam penerapan collaborative governance pada pembinaan kemandirian mebel di Lapas Kelas IIA Binjai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan serta faktor – faktor yang menjadi penghambat dalam penerapan collaborative governance pada pembinaan kemandirian mebel di Lapas Kelas IIA Binjai. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalam teori collaborative governance. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui sumber data primer dan sekunder yang terdiri dari wawancara, observasi, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian ini adalah dilog tatap muka antara Lapas Kelas IIA Binjai dengan Balai Latihan Kerja dan Yayasan Srikandi; lapas membangun kepercayaan dengan pihak terkait; komitmen secara tertulis antara lapas dengan pihak terkait; adanya pemahaman bersama antara ketiga pihak; narapidana yang mampu membuat karya mebel yang sesuai standar pasar
Optimalisasi Biaya dan Jarak Transportasi Galon Air pada Depot Air Isi Ulang Cakra RO dengan Menggunakan Metode North West Corner dan Stepping Stone Sasongko, Dimas Fauzan Aji; Mahmud, Mahmud; Rizkijanto, Damar
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i3.7279

Abstract

The problem that arises at the Cakra RO Refill Depot is that the company has not been able to meet all consumer demand evenly and on time, delays in the arrival of products to consumers often occur, if left unchecked it will make consumers move to other products that is cheaper and easier to get on the market, so that the company will suffer a big loss. In the final assignment of optimizing the distribution of bottled drinking water which is designed to optimize the distribution of drinking water using the North West Corner and Stepping Stone methods at the Cakra RO Refill Depot, the NWC Method is a method that allocates products based on factory capacity and consumer needs which are small in value, while the Stepping Stone Method is a method that aims to minimize distribution costs from source to destination by looping continuously until the value resulting from the multiplication of product allocation and costs is positive, so that minimum distribution costs are obtained. This Final Assignment aims to facilitate companies in the process of distributing goods from source to destination at minimum cost.
Optimalisasi Strategi Penjualan Budidaya Ayam Petelur Melalui Pendekatan Matriks Boston Consulting Group (BCG) di Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta Tessalonica Siahaan; Lauditta Indahdewi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.7281

Abstract

Artikel ini membahas optimalisasi strategi penjualan budidaya ayam petelur melalui pendekatan matriks boston consulting group (BCG) di Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta. Strategi Penjualan yang diterapkan oleh Lapas belum mencapai nilai optimal dan produksi yang belum maksimal. Hal ini menjadi suatu masalah karena Lapas Narkotika Jakarta keterbatasan investasi dalam pengembangan usaha, regulasi yang ketat terkait dengan penjualan produk perikanan dari lapas, dan terdapat persaingan dari produsen ayam petelur lainnya baik didalam maupun di luar Lapas yang membuat sulit guna mempertahankan atau meningkatkan pangsa pasar lapas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi penjualan hasil produk budidaya ayam petelur melalui matris BCG, dan apa saja faktor yang menghambat dalam pelaksanaan penjualan hasil produk Lapas. Melalui pemahamam yang mendalam tentang masalah ini, artikel ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menentukan strategi penjualan dari tulisan yang dibuat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deksriptif dengan tujuan agar dapat memahami fenomena dengan terjun langsung ke lapangan, sehingga dapat dideskripsikan dengan rinci tentang kondisi yang sebenarnya terjadi. Pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara dengan 7 narasumber, melalui proses observasi dan studi dokumentasi. Sedangkan pengolahan data dilakukan dengan pengumpulan data, analisis data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana pada Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Tangerang Ponso Jayaman Gultom; Lauditta Indahdewi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.7282

Abstract

Undang-Undang No. 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan yang merupakan wujud dari revitalisasi penyelenggaraan pemasyarakatan. Untuk membantu Narapidana meningkatkan kualitas dirinya, maka perlu dilakukannya program pembinaan kepribadian maupun kemandirian. Pelaksanaan pembinaan tidak bisa terlepas dari peran Wali Pemasyarakatan yang berkontribusi penting bagi kelancaran dari jalannya pembinaan Narapidana. Dalam pelaksanaan pembinaan, Permenkumham RI Nomor: M.01. PK.04.10 Tahun 2007 menjelaskan mulai dari awal masuk lembaga pemasyarakatan sampai selesai menjalani wali pemasyarakatan berperan penuh dalam pendampingan pembinaan yang selanjutnya nanti akan membuat laporan tentang perkembangan pembinaan narapidana dan anak. Melalui Surat Keputusan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor: Pas-10.OT.02.02 Tahun 2021 tentang Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana, dokumen ini dijadikan pesdoman bagi wali pemasyarakatan dalam menilai perubahan sikap narapidana. Penelitian ini menggunakan teori Evaluasi Model CIPP (Context, Input, Process and Product) pertama kali dikenalkan oleh Stufflebeam dan Shinfield. Evaluasi model ini terdiri dari empat dimensi, yaitu: Context, Input, Process dan Product, sehingga model evaluasinya diberikan nama CIPP. Penelitian dengan jenis kualitatif deskriptif yang digunakan untuk mendeskripsikan kondisi nyata berupa fakta lapangan terkait evaluasi pelaksanaan kebijakan Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Tangerang yang berjalan baik namun dengan keadaan kurangnya pegawai yang menjadi Wali Pemasyarakatan, membuat segi kualitas program pembinaan dari segi narapidana, serta dari segi sarana dan fasilitasnya yang ada terlihat kurang maksimal. Dari berbagai hambatan yang ada hal itu jelas menjadikan hal yang menghambat dalam proses pembinaan itu sendiri karena hambatan yang ada itu sangat berpengaruh sehingga pegawai yang menjadi Wali Pemasyarakatan harus mampu mengerjakan tugasnya sebagai Wali Pemasyarakatan dengan kondisi yang ada.
Upaya Sistem Pendidikan di China dalam Meningkatkan Human Development Index Muhammad Iqbal Latansa; Komarudin Sassi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.7285

Abstract

Penelitian ini menganalisis upaya sistem pendidikan China dalam meningkatkan Human Development Index (HDI) melalui berbagai kebijakan terutama kebijakan wajib belajar sembilan tahun sebagai landasan utama akses pendidikan untuk tingkat selanjutnya. Reformasi kebijakan ini berhasil meningkatkan rata-rata lama sekolah hingga 9,5 tahun secara nasional termasuk di wilayah pedesaan-terpencil sekalipun. Selain itu, meninjau modernisasi kurikulum pendidikan yang berfokus pada keterampilan abad ke-21 seperti literasi digital, problem-solving, dan berpikir kritis guna membekali peserta didik dalam menghadapi tantangan global. Terbukti di tingkat pendidikan tinggi, melalui inisiatif seperti Proyek 211 dan Proyek 985 mampu mendukung pengembangan universitas unggul, berinovasi, dan meningkatkan jumlah lulusan dengan keterampilan tinggi. Hal ini berdampak positif dalam meningkatkan produktivitas tenaga kerja dan daya saing global sekaligus peningkatan HDI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pendidikan China berhasil meningkatkan HDI melalui pendekatan yang komprehensif dan terintegrasi, mencakup akses, kualitas, dan relevansi pendidikan. Reformasi pendidikan yang terfokus pada pembangunan manusia ini tidak hanya meningkatkan dimensi pendidikan dan peningkatan HDI tetapi juga kesejahteraan masyarakat. Fakta ini menawarkan wawasan berharga bahwa pendidikan merupakan katalisator pembangunan manusia berkelanjutan di berbagai konteks global.
Optimalisasi Booth Sponsorship Event Musik dalam Meningkatkan Brand Awareness dan Penjualan Produk By.U di Surabaya Dwiridotjahjono, Jojok; Oktavia, Carrisa Putri; Pertiwi, Devi Rosa Kusuma; Mahara, Cendana Izha
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i3.7287

Abstract

Optimalisasi booth sponsorship dalam event musik menjadi salah satu strategi efektif untuk meningkatkan brand awareness dan penjualan produk, khususnya di kalangan generasi muda. Penelitian ini berfokus pada implementasi strategi pemasaran melalui booth sponsorship pada event musik untuk mempromosikan produk By.U di Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode partisipasi aktif melalui observasi langsung, wawancara dengan tim pemasaran, serta survei kepada pengunjung event. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain booth yang interaktif, aktivitas promosi yang kreatif seperti games, diskon eksklusif, dan konten media sosial, serta keterlibatan langsung dengan audiens mampu menarik perhatian pengunjung. Selain itu, lokasi booth yang strategis dalam event musik memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan minat pengunjung untuk mencoba dan membeli produk. Dengan demikian, optimalisasi booth sponsorship pada event musik terbukti menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran merek (brand awareness) dan mendorong penjualan produk by.U di Surabaya.
Analisis Kausalitas Inflasi, Ketimpangan Pendapatan, Dan Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia Muhamad Reza; Basunjaya, Buyung Libna; Fajar Wahyu Dewanto; Bima Aris Waskito; Gebriel Musroni; Harjona Simanullang; Andika Pratama; Berdin Rumahorbo; Dicky Perwira Ompusunggu
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i3.7294

Abstract

This study aims to analyze the causal relationship between inflation, income inequality, and economic growth in Indonesia using the Vector Error Correction Model (VECM) and Granger Causality Test. The data analyzed covers the period from 1998 to 2023. The results show that inflation has a significant long-term impact on income inequality, with a coefficient of 3.640 and a t-statistic of 4.536. In contrast, economic growth does not exhibit a significant short-term causal relationship with income inequality, as indicated by an F-statistic probability of 0.2331. The Impulse Response Function (IRF) analysis reveals that shocks to inflation negatively affect income inequality, although the effect is temporary. The Variance Decomposition results indicate that, in the long term, inflation contributes 15.4% to the variability of income inequality, while the contribution of economic growth remains low. This study highlights the importance of inflation control to reduce income inequality and promote more inclusive and equitable economic growth.
Pengaruh Usulan Tunjangan Melalui Aplikasi SIM JITU dan Layanan Sub Bagian Keuangan Terhadap Kepuasan Kerja Guru Arief Darmawan; Nur Ahyani; Mulyadi Mulyadi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.7307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh usulan tunjangan melalui aplikasi SIM JITU dan layanan Sub Bagian Keuangan terhadap kepuasan kerja guru SMA Negeri di Kota Prabumulih. Aplikasi SIM JITU merupakan sistem yang digunakan untuk mempermudah proses pengajuan dan verifikasi tunjangan, sementara layanan Sub Bagian Keuangan berperan dalam pengelolaan administrasi keuangan yang berkaitan dengan tunjangan guru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada guru-guru SMA Negeri di Kota Prabumulih, yang kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik usulan tunjangan melalui aplikasi SIM JITU maupun layanan Sub Bagian Keuangan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja guru. Faktor kemudahan akses, kecepatan proses, dan transparansi dalam layanan menjadi penentu utama kepuasan kerja. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pihak terkait dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi keuangan, khususnya terkait tunjangan, yang berdampak pada kepuasan kerja guru.