cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
jurnalcendekiailmiah@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
J-CEKI
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285271     DOI : 10.56799
Core Subject : Humanities, Social,
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. J-CEKI terbit 6 kali dalam setahun atau tiap 2 bulan sekali. J-CEKI menerbitkan artikel bidang Humaniora dan Ilmu Sosial. Humaniora: Bahasa dan Linguistik, Sejarah, Sastra, Seni Pertunjukan, Filsafat, Agama, Seni Rupa. Ilmu Sosial: Ekonomi, Antropologi, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pendidikan, Ilmu Politik, Hukum, Psikologi, Geografi, Studi Budaya dan Etika, Studi Gender dan Seksualitas, Studi Area, Arkeologi, dan bidang terkait lainnya.
Articles 3,650 Documents
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua dan Motivasi Belajar Terhadap Disiplin Belajar Julinda Siregar; Hilma Nurwinda Sari; Meiyanti Fitriyani; Sridadi, Sridadi; Chandra Holida Setiawaty; Rachdoni Wahidon; Rully arifib
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola asuh orang tua dan motivasi belajar terhadap disiplin belajar peserta didik. Disiplin belajar merupakan aspek penting yang menentukan keberhasilan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran, terutama pada jenjang pendidikan menengah. Pola asuh orang tua berperan dalam membentuk karakter, kebiasaan, serta sikap disiplin anak, sedangkan motivasi belajar berfungsi sebagai pendorong internal yang memengaruhi kemauan siswa untuk belajar secara konsisten dan bertanggung jawab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian terdiri dari peserta didik yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang mengukur pola asuh orang tua, motivasi belajar, dan disiplin belajar. Analisis data menggunakan regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh parsial dan simultan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pola asuh orang tua berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin belajar peserta didik; (2) motivasi belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin belajar; dan (3) pola asuh orang tua dan motivasi belajar secara simultan berpengaruh signifikan terhadap disiplin belajar. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi pola asuh yang tepat dan motivasi belajar yang kuat mampu meningkatkan kedisiplinan belajar peserta didik.
Peran Ulama dan Komunitas Islam dalam Pembentukan Budaya Politik Partisipasi di Kota BauBau Junaid Gazalin; Muhamad Kasai Laisouw; Aulia, Aulia; Andre Setywan; Rano, Rano; Reza ferdiansyah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15062

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ulama dan komunitas Islam dalam pembentukan budaya politik partisipatif di Kota Baubau. Budaya politik partisipatif merupakan elemen penting dalam penguatan demokrasi lokal, khususnya pada masyarakat yang memiliki karakter religius yang kuat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan ulama, tokoh masyarakat, pengurus masjid, dan pengurus organisasi Islam, serta didukung oleh observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ulama dan komunitas Islam memiliki peran strategis dalam membentuk orientasi politik masyarakat melalui internalisasi nilai-nilai etika politik, pendidikan politik berbasis masjid, serta pemberian legitimasi moral terhadap partisipasi politik masyarakat. Namun, efektivitas peran tersebut masih menghadapi sejumlah kendala, seperti rendahnya literasi politik masyarakat, kuatnya praktik patronase politik, dan lemahnya kaderisasi politik di kalangan generasi muda. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan budaya politik partisipatif di Kota Baubau memerlukan strategi pemberdayaan yang terencana dan berkelanjutan melalui peningkatan kapasitas ulama, penguatan fungsi masjid sebagai ruang edukasi politik, serta penguatan kolaborasi antara ulama, komunitas Islam, dan pemerintah daerah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam pengembangan kajian budaya politik berbasis konteks keagamaan local, politik masyarakat. Namun, efektivitas peran tersebut masih menghadapi sejumlah kendala, seperti rendahnya literasi politik masyarakat, kuatnya praktik patronase politik, dan lemahnya kaderisasi politik di kalangan generasi muda. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan budaya politik partisipatif di Kota Baubau memerlukan strategi pemberdayaan yang terencana dan berkelanjutan melalui peningkatan kapasitas ulama, penguatan fungsi masjid sebagai ruang edukasi politik, serta penguatan kolaborasi antara ulama, komunitas Islam, dan pemerintah daerah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam pengembangan kajian budaya politik berbasis konteks keagamaan lokal.
Penerapan Business Judgment Rule dalam Penilaian Kerugian Keuangan Negara pada Tindak Pidana Korupsi Efendi, Efendi; Sodikin, Sodikin; Azis, Muhammad Abdul
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15095

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan prinsip Business Judgment Rule (BJR) dalam konteks tindak pidana korupsi yang menimbulkan kerugian keuangan negara di indonesia. Konflik antara kewenangan bisnis direksi korporasi dan batas hukum pidana korupsi, sehingga kerugian keuangan negara dari kebijakan bisnis sering dipertanyakan status hukumnya. Tujuan penelitian adalah untuk menilai relevansi business judgment rule sebagai prinsip hukum korporasi yang membedakan risiko bisnis normal dengan unsur tindak pidana korupsi. Penelitian ini menggunakan Metode yuridis-normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan studi putusan untuk menganalisa doktrin business judgment rule dalam hukum perusahaan dan mekanisme penetapan kerugian negara menurut undang-undang tindak pidana korupsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa business judgment rule yang diatur dalam UU Perseroan Terbatas Pasal 97 ayat (5) menegaskan perlindungan hukum bagi direksi yang bertindak itikad baik, penuh kehati-hatian, dan bebas sari konflik kepentingan. Mahkama konstitusi juga menegaskan bahwa kerugian keuangan negara harus nyata (actual loss), sehingga kerugian potensial semata tidak dapat langsung dikualifikasikan sebagai tindak pidana korupsi. Dengan demikian, keputusan bisnis yang dibuat secara profesional dan rasional tidak boleh dikriminalisasi tanpa adanya kerugian aktual. Pentingnya memperkuat pehaman dan penerapan business judgment rule untuk menjamin kepastian hukum serta perlindungan bagi direksi dalam pengambilan keputusan korporasi.
Pengaruh Pertumbuhan Perusahaan, Kepemilikan Manajerial, Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Putri Zahra, Dinda; Jansen Arsjah, Regina
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan perusahaan, kepemilikan manajerial, dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan perusahaan sektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada karakteristik industri properti yang padat modal, berjangka panjang, dan sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi makro, sehingga kinerja keuangan menjadi indikator penting bagi keberlanjutan usaha. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan dan situs resmi Bursa Efek Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Random Effect Model, setelah dilakukan uji pemilihan model dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan perusahaan dan ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan yang diukur dengan Return on Assets (ROA). Sebaliknya, kepemilikan manajerial tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kinerja keuangan perusahaan properti dan real estate lebih dipengaruhi oleh faktor fundamental perusahaan dibandingkan mekanisme kepemilikan manajerial. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan literatur akuntansi dan keuangan serta menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen, investor, dan regulator dalam pengambilan keputusan strategis.
Pengaruh Citra Merek, Suasana Toko, dan Kenyamanan terhadap Niat Pembelian Ulang Pada Kedai Kopi Mansis, Ihsan Rizki; Astuti, Miguna
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15129

Abstract

Pesatnya perkembangan industri kedai kopi di Indonesia telah meningkatkan tingkat persaingan, sehingga retensi pelanggan menjadi isu strategis yang sangat penting bagi merek-merek yang sedang berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh citra merek, suasana toko, dan kenyamanan terhadap niat pembelian ulang pada pelanggan Tomoro Coffee di Jakarta. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif eksplanatori dengan pengumpulan data melalui survei daring terhadap 120 responden yang telah mengunjungi Tomoro Coffee setidaknya dua kali dalam tiga bulan terakhir. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS versi 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra merek, suasana toko, dan kenyamanan masing-masing berpengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap niat pembelian ulang, dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,713. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor emosional dan pengalaman memiliki peran yang lebih dominan dibandingkan faktor fungsional semata dalam membentuk perilaku pembelian ulang. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap literatur pemasaran dengan menyajikan bukti empiris dari merek kedai kopi yang relatif baru dalam konteks perkotaan yang sangat kompetitif.
Transformasi Pelayanan Publik Digital Pemerintah dalam Pengawasan Notaris di Indonesia Lumbuun, Ronald S.
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15130

Abstract

Transformasi digital dalam pelayanan publik menjadi strategi pengawasan daerah Notaris. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan publik digital pemerintah dalam pengawasan daerah Notaris di Indonesia dengan menggunakan pendekatan dimensi kualitas pelayanan publik, meliputi bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Analisis data dilakukan secara tematik dengan mengaitkan temuan empiris dan kerangka teori pelayanan publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan publik digital pemerintah dalam pengawasan daerah Notaris telah mengalami perkembangan yang signifikan, ditandai dengan pemanfaatan teknologi informasi melalui aplikasi dan website yang meningkatkan efisiensi, transparansi, dan aksesibilitas layanan. Dari sisi keandalan dan daya tanggap, sistem digital dinilai mampu menyediakan informasi yang konsisten dan responsif, sehingga meningkatkan kepercayaan Notaris terhadap mekanisme pengawasan. Aspek jaminan tercermin dalam kepastian hukum, akuntabilitas, dan perlindungan data yang sejalan dengan kerangka regulasi kenotariatan di Indonesia. Sementara itu, dimensi empati menunjukkan bahwa pelayanan publik digital tidak hanya berorientasi pada kepatuhan administratif, tetapi juga pada pembinaan, keadilan prosedural, dan pemenuhan kebutuhan profesional Notaris. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelayanan publik digital dalam pengawasan daerah Notaris berperan sebagai instrumen strategis dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas, akuntabel, dan berkeadilan, meskipun masih diperlukan penguatan kapasitas sumber daya manusia dan pemerataan literasi digital untuk optimalisasi ke depan.
Determinasi Kualitas Tata Kelola Keuangan Pemerintah Daerah: Peran Kapabilitas APIP, Maturitas SPIP, dan Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi Maulana, Irfan; Amarulloh, Muhammad Ariz
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan kualitas tata kelola keuangan pemerintah daerah melalui kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), dan Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK). Kualitas tata kelola keuangan diproksikan dengan opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yang diklasifikasikan ke dalam kategori Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan non-WTP. Penelitian ini menggunakan data panel seluruh pemerintah provinsi di Indonesia selama periode 2021–2024 dengan total 136 observasi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi logistik biner dengan pendekatan penalized likelihood metode Firth untuk mengatasi ketidakseimbangan distribusi data opini audit. Hasil analisis menunjukkan bahwa kapabilitas APIP, maturitas SPIP, dan IEPK memiliki hubungan positif terhadap probabilitas pemerintah provinsi memperoleh opini WTP, meskipun pengaruh ketiganya belum signifikan secara statistik. Secara substantif, peningkatan kapabilitas APIP dan maturitas SPIP menunjukkan kecenderungan meningkatkan peluang perolehan opini WTP, sementara efektivitas pengendalian korupsi berperan sebagai faktor pendukung lingkungan tata kelola yang berintegritas. Tidak signifikannya hasil regresi mengindikasikan keterbatasan variasi data serta dominasi opini WTP pada tingkat pemerintah provinsi, sehingga pencapaian opini WTP telah menjadi baseline performance. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas tata kelola keuangan pemerintah daerah memerlukan penguatan implementasi substantif pengawasan internal, pengendalian intern, dan manajemen risiko, tidak hanya peningkatan skor penilaian formal.
Analisis Fenomena Histeresis pada PDRB Jawa Barat Pascapandemi COVID-19 Amarulloh, Muhammad Ariz; Maulana, Irfan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i2.15149

Abstract

Pada 2020 lalu ekonomi Jawa Barat diguncangkan oleh pandemi COVID-19 yang mana walaupun ekonomi dikabarkan telah pulih, sejauh apa dampak dari pandemi tersebut tidaklah pasti. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti apakah dampak dari pandemi COVID-19 tetap tercermin dalam PDRB Jawa Barat. Fenomena persistensi dampak dari suatu krisis pada output dikenal dengan histeresis. Analisis dilakukan pada data PDRB Jawa Barat pada tahun 2010 hingga triwulan ke-3 2025 dengan frekuensi triwulanan dengan menggunakan beberapa pendekatan. Pertama analisis structural break untuk menentukan titik dimana krisis menggeser tingkat output. Kedua, potensi output dalam hal tidak ada krisis diestimasi dengan menggunakan tren HP Filter dari data sebelum krisis. Ketiga, dilakukan analisis time series pada output gap untuk menyimpulkan histeresis. Hasil menunjukan bahwa terdapat penurunan tingkat pertumbuhan output pada PDRB Jawa Barat sebesar 0.17% dari potensinya untuk setiap periodenya. Penurunan tersebut bersifat persisten yang ditunjukan oleh pengujian stationary dimana hasil menunjukan bahwa output gap tidak menunjukan stationary dan mean reversing yang berarti pemulihan pada tingkat sebelum krisis tidak dapat dipastikan. Hal tersebut kemudian diperkuat dengan pengujian dengan model AR(1) pada output gap yang menunjukan half-life dari impulse response membutuhkan waktu 16 periode atau 4 tahun untuk dapat meluruhkan separuh dari dampak guncangan.
Konstruksi Hukum QRIS sebagai Perluasan Definisi Mata Uang: Analisis Sinkronisasi Hukum atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang Putra Arista Pratama; Aullya’wy Ridzky Regitafitri
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15156

Abstract

The development of digital payment systems in Indonesia through the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) has accelerated non-cash transactions and promoted the formation of a cashless society. However, this technological advancement has not been fully accompanied by legal synchronization, particularly between Law Number 7 of 2011 on Currency and Law Number 4 of 2023 on the Development and Strengthening of the Financial Sector (P2SK Law). This study aims to analyze the legal status of QRIS from the perspective of Rupiah monetary sovereignty, consumer protection, and the principles of justice and financial inclusion. This research employs a normative juridical method using statutory and conceptual approaches, examining legislation, legal doctrines, and the practical implementation of QRIS in Indonesia. The analysis is conducted prescriptively to identify legal inconsistencies and propose normative solutions. The findings reveal a significant legal gap concerning the definition of currency and the criminal sanctions applicable to digital transactions. Functionally, QRIS performs the role of money as a means of payment; however, it has not been formally recognized as legal tender with binding legal force equivalent to physical Rupiah under the Currency Law. This condition creates legal uncertainty in consumer protection, particularly in cases of system failures that result in financial losses. Moreover, the implementation of cashless-only transactions potentially violates the obligation to accept Rupiah and may lead to discrimination against unbanked populations and communities in remote and underdeveloped areas. This study concludes that amendments to the Currency Law and regulatory harmonization are urgently needed to formally recognize Digital Rupiah, strengthen legal protection for consumers, and ensure that the digitalization of payment systems remains consistent with the principles of monetary sovereignty, social justice, and financial inclusivity
Implementasi Teknologi Digital dalam Pengajaran Seni Rupa: Tantangan, Faktor Pendukung, dan Strategi Pendidik Rony Siswo Setiaji; Made Aditya Abhi Ganika; Zulfi Hendri
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15157

Abstract

Di era perkembangan digital, teknologi telah menjadi faktor kunci dalam transformasi pendidikan, termasuk dalam pembelajaran seni rupa. Penggunaan teknologi digital dalam pendidikan seni rupa memungkinkan ekplorasi alat digital, aplikasi desain grafis, serta platform berbasis AI atau AR untuk meningkatkan kreativitas peserta didik. Namun, implementasi teknologi dalam pembelajaran seni rupa menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, kurangnya keterampilan teknis pendidik, serta kesulitan dalam mengintegrasikan metode pembelajaran tradisional dengan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis begaimana pendidik seni rupa menyesuaikan metode pembelajaran mereka dengan perkembangan teknologi digital, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas penerapan teknologi, serta strategi yang digunakan dalam mengatasi hambatan yang muncul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumupan data menggunakan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan bagi institusi pendidikan dalam mengembangkan strategi ientgrasi teknologi digital dalam pembelajaran seni rupa secara efektif serta mendorong inovasi dalam metode pembelajaran. Luaran utama dalam penelitian ini yaitu published pada jurnal nasional bersinta 2, Luaran tambahan yaitu yaitu seminar nasional dan publikasi pada media nasional. Penelitian ini berada dalam pengujian prototype pada skala terbatas dilingkungan pendidikan sebenarnya, yang sesuai dengan karakteristik TKT 7 sebelum nantinya dapat dikembangkan lebih lanjut menuju implementasi yang lebih luas.