cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
jurnalcendekiailmiah@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
J-CEKI
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285271     DOI : 10.56799
Core Subject : Humanities, Social,
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. J-CEKI terbit 6 kali dalam setahun atau tiap 2 bulan sekali. J-CEKI menerbitkan artikel bidang Humaniora dan Ilmu Sosial. Humaniora: Bahasa dan Linguistik, Sejarah, Sastra, Seni Pertunjukan, Filsafat, Agama, Seni Rupa. Ilmu Sosial: Ekonomi, Antropologi, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pendidikan, Ilmu Politik, Hukum, Psikologi, Geografi, Studi Budaya dan Etika, Studi Gender dan Seksualitas, Studi Area, Arkeologi, dan bidang terkait lainnya.
Articles 3,650 Documents
Kebijakan Pendidikan Memberikan Insentif atas Kontribusi dan Kolaborasi Pihak Swasta di bidang Pendidikan Rawis, Joulanda A. M.; Tuerah, Roos M. S; Pinu, Jesita E.; Rumimper, Solagratia A.
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15699

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pendidikan yang memberikan insentif terhadap kontribusi dan kolaborasi pihak swasta dalam pengembangan pendidikan di Indonesia. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya kebutuhan akan sinergi antara sektor publik dan swasta dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap tiga jurnal terbitan tahun 2023–2024 yang membahas kolaborasi sektor swasta dalam pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan yang memberikan insentif kepada pihak swasta mampu mendorong inovasi, memperkuat karakter pendidikan , dan meningkatkan efisiensi manajemen sekolah. Kolaborasi ini juga memperluas akses dan kualitas pendidikan melalui pendekatan berbasis sumber daya dan strategi kemitraan . Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kebijakan insentif menjadi katalisator penting dalam memperkuat peran swasta dalam pendidikan nasional.
Pengaruh Word of Mouth (WoM) dan Keragaman Produk Terhadap Minat Beli pada Toko Rania Hijab di Kota Langsa Saragih, Yola Amelia; Amilia, Suri; Rahman, Maulana
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15701

Abstract

The growth of Muslim fashion in Indonesia serves as the driving force behind this study. The increasing fashion of Muslim women, in particular, is indicative of this trend. This research sought to ascertain how product diversity and word-of-mouth (WoM) affected consumers' interest in making a purchase at the Rania Hijab Store in Langsa City. All Langsa City residents who have made purchases from the Rania Hijab Store made up the study's demographic. Purposive sampling was the sample technique used. There were 96 responders in the sample. Multiple linear regression analysis, the t-test, the F-test, and the coefficient of determination test (Adjusted R2) were all used in the data analysis process. Based on the study's findings, it was determined that both product diversity and word-of-mouth (WoM) significantly influenced purchase interest. The study's findings may be taken into account to assist store owners in enhancing their offerings and broadening the selection of hijabs to better suit the demands and preferences of their customers.
Implementasi Massage Effleurage Berbasis Evidence-Based Practice sebagai Intervensi Keperawatan Mandiri pada Nyeri Persalinan Kala I Dewi, Sasmita; Ruslinawati, Ruslinawati; Okvitasari, Yenny
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15702

Abstract

Proses persalinan umumnya disertai dengan sensasi nyeri yang dirasakan pada area perut. Nyeri ini mulai muncul sejak terjadinya pembukaan serviks, yaitu pada fase kala I persalinan. Apabila nyeri tidak dikelola dengan baik dan melebihi ambang toleransi ibu, kondisi tersebut dapat menimbulkan dampak negatif baik bagi ibu maupun bayi. Salah satu intervensi yang diterapkan oleh penulis untuk membantu mengurangi nyeri persalinan adalah massage effleurage. Massage effleurage merupakan teknik pijat dengan gerakan usapan yang lembut, perlahan, berkesinambungan, dan dilakukan secara melingkar pada daerah abdomen. Penulisan ini bertujuan untuk menggambarkan hasil optimalisasi penerapan massage effleurage dalam mengendalikan nyeri persalinan. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada Ny. N yang menjalani persalinan di RS Ansari Saleh Banjarmasin. Berdasarkan hasil pengkajian, Ny. N mengalami nyeri dengan skala 8 yang muncul setiap tiga menit akibat dilatasi serviks, sehingga ditegakkan diagnosis keperawatan berupa nyeri persalinan berhubungan dengan pembukaan serviks. Intervensi massage effleurage dilakukan dengan memberikan penjelasan terkait teknik dan waktu pelaksanaannya. Evaluasi pertama menunjukkan penurunan skala nyeri dari 8 menjadi 7, meskipun pasien masih sesekali menunjukkan respons nyeri. Pada evaluasi kedua, nyeri semakin berkurang dan lebih terkontrol, yaitu dari skala 7 menjadi 6, serta pasien mulai mampu beradaptasi dengan nyeri persalinan. Perawat diharapkan dapat mengembangkan intervensi keperawatan nonfarmakologis lainnya dalam manajemen nyeri persalinan guna meningkatkan kesehatan dan kenyamanan pasien.
Implementasi Kebijakan Tombokan, Sarah S. N.; Runtuwene, Yustina; Mokoagow, Siti Khodijah; Tatengkeng, Tharizza Hapsari; Wales, Thesya Susan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15703

Abstract

Implementasi kebijakan berfungsi sebagai penetap arah demi terealisasinya tujuan yang telah dirancang. Studi ini menggunakan metode kualitatif berjenis studi pustaka (library research) untuk menguraikan proses implementasi kebijakan, khususnya di sektor pendidikan. Melalui teknik analisis isi (content analysis) terhadap berbagai literatur dan buku relevan, ditemukan bahwa implementasi merupakan elemen paling krusial dalam sebuah kebijakan. Proses ini tidak hanya berkaitan dengan perilaku badan administratif sebagai pelaksana program, tetapi juga dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti hukum, politik, ekonomi, dan sosial yang berdampak pada pihak-pihak terkait. Oleh karena itu, keberhasilan implementasi kebijakan pendidikan sangat bergantung pada penerapan strategi dan pendekatan yang tepat, serta terpenuhinya segala kelengkapan sumber daya yang dibutuhkan.
Pendidikan Keimanan dalam Perspektif Tafsir Tematik: Analisis Q. S Al-An'am (6): 74-83 Najla, Nabila Al; Kartika, Novita Eni; Akmansyah, Muhammad; Amirudin, Amirudin; Fathoni, A.
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15704

Abstract

Penelitian ini membahas pendidikan keimanan melalui analisis tematik terhadap QS. Al-An’am [6]: 74–83 yang memuat kisah reflektif Nabi Ibrahim dalam menemukan ketauhidan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kurangnya integrasi antara ayat-ayat Al-An’am dengan konsep pedagogi iman kontemporer, terutama dalam membangun pendekatan pendidikan yang bersifat pengalaman, reflektif, dan kritis. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi prinsip-prinsip pendidikan keimanan yang terkandung dalam perjalanan intelektual dan spiritual Nabi Ibrahim sebagaimana digambarkan dalam rangkaian ayat tersebut. Penelitian menggunakan metode tafsir tematik (thematic exegesis) dengan menelusuri pola pendidikan iman melalui dialog batin, observasi fenomena alam, dan proses berpikir kritis yang dilakukan Nabi Ibrahim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan keimanan dalam ayat-ayat ini berlangsung melalui beberapa tahap: pengamatan terhadap alam semesta, perenungan mendalam atas ketidaksempurnaan makhluk, proses dekonstruksi keyakinan sebelumnya, serta penegasan tauhid sebagai kebenaran mutlak. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan iman yang ideal harus bersifat reflektif, kritis, berbasis pengalaman langsung, dan menempatkan tauhid sebagai pusat pembentukan karakter. Temuan ini penting sebagai dasar pengembangan model pendidikan keimanan yang relevan dengan kebutuhan peserta didik di era modern.
Implementasi Mapalus dalam Perspektif Global Tombokan, Sarah S. N.; Rutuwene, Yustina; Tarigan, Ririn Tifani Br; Liando, Jesika Mariani; Mangundap, Regina
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15705

Abstract

Mapalus merupakan sistem kerja sama tradisional masyarakat Minahasa yang menekankan solidaritas, gotong royong, dan tanggung jawab kolektif dalam memenuhi kebutuhan sosial-ekonomi. Di tengah era globalisasi, nilai-nilai Mapalus menunjukkan relevansi yang signifikan terhadap kecenderungan dunia yang semakin mendorong kolaborasi, pembangunan komunitas, dan penguatan modal sosial. Artikel ini membahas implementasi nilai-nilai Mapalus dalam perspektif global, mengidentifikasi bentuk-bentuk implementasi di berbagai negara, serta membandingkan praktik Mapalus dengan model kolaboratif internasional seperti community-based development, cooperative movement, dan social capital strengthening. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis literatur, dan menghasilkan temuan bahwa nilai Mapalus dapat menjadi model kolaborasi lokal yang berpotensi mendukung pembangunan berkelanjutan, ketahanan sosial, serta peningkatan kesejahteraan komunitas.
Supremasi Konstitusi dalam Indonesia dan Malaysia: Analisis Komparatif Terhadap Efektivitas Judicial Review dalam Menjaga Kepastian Hukum Pratama, Mochamad Fazri Rafli; Hoesein, Zainal Arifin
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15712

Abstract

Penelitian ini mengkaji supremasi konstitusi di Indonesia dan Malaysia melalui analisis komparatif terhadap efektivitas judicial review sebagai instrumen penting dalam menjaga kepastian hukum. Di Indonesia, UUD 1945 ditempatkan sebagai norma tertinggi yang ditegakkan secara kuat melalui kewenangan Mahkamah Konstitusi dalam menguji undang-undang. Sementara itu, Federal Constitution Malaysia berada dalam sistem monarki konstitusional yang memberikan ruang signifikan kepada parlemen dalam melakukan perubahan konstitusi, sehingga membatasi jangkauan judicial review oleh Federal Court. Penelitian ini menggunakan metode yuridis-normatif dengan pendekatan perbandingan konstitusi untuk menilai bagaimana struktur politik dan desain lembaga peradilan memengaruhi efektivitas pengujian undang-undang di kedua negara. Hasil kajian menunjukkan bahwa model Indonesia lebih kokoh dalam menjaga supremasi konstitusi melalui mekanisme pengujian terpusat dan bersifat final, sedangkan Malaysia memiliki pola yang lebih fleksibel sehingga stabilitas norma hukum sangat dipengaruhi oleh dinamika legislatif. Temuan ini menegaskan bahwa keseimbangan antara kekuasaan politik dan independensi peradilan menjadi faktor kunci dalam menjaga konsistensi dan keberlangsungan konstitusi.
Strategi Penanganan Manusia Perahu Rohingya di Aceh Tahun 2009 Ananda, Suci Mulia; Risman, Helda; Suryo, Almuchalif
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15713

Abstract

Fenomena manusia perahu Rohingya di Aceh pada tahun 2009 menghadirkan tantangan kemanusiaan dan politik yang kompleks bagi Indonesia, terutama karena ketiadaan kerangka hukum spesifik tentang pengungsi. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemerintah dan militer dalam menangani krisis tersebut dengan menggunakan metode kualitatif studi pustaka, berlandaskan teori kebijakan publik dan hubungan sipil-militer serta mempertimbangkan pendekatan human security. Hasilnya menunjukkan sebuah strategi hibrida dan reaktif yang terbentuk oleh empat elemen kunci. Pertama, respon awal tidak di inisiasi oleh negara, melainkan masyarakat lokal yang menjadi pemicu utama. Kedua, pemerinta pusat mengadopsi kebijakan ad-hoc yang pragmatis berupa penampungan sementara. Ketiga, TNI menjalankan peran ganda sebagai penghubung antara upaya kemanusiaan dan pengamanan wilayah. Keempat, krisis ini mengungkapkan kelemahan institusional yang kemudian menjadi katalisator lahirnya perpres no. 125 tahun 2016. Kesimpulannya, krisis 2009 menjadi pelajaran penting yang membuat indonesia beralih dari penanganan yang bersifat spontan menjadi lebih terencana, dan meletakkan dasar bagi kebijakan pengungsi di masa depan.
Kepatuhan Hukum Lingkungan Sebagai Bagian Dari Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (Good Corporate Governance) Dian Utari; Anisa Hermawati
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i2.15756

Abstract

Perkembangan kegiatan usaha di Indonesia mendorong pertumbuhan ekonomi, namun juga menimbulkan risiko terhadap kelestarian lingkungan hidup apabila tidak diimbangi dengan kepatuhan terhadap hukum lingkungan. Dalam praktiknya, kepatuhan lingkungan masih sering dipandang sebatas kewajiban administratif atau bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR), sehingga belum terintegrasi secara substansial dalam tata kelola perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan kepatuhan hukum lingkungan dalam kerangka Good Corporate Governance (GCG) serta implikasinya terhadap tata kelola perusahaan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Analisis dilakukan secara kualitatif terhadap regulasi hukum lingkungan, hukum perseroan, serta teori kepatuhan hukum dan tata kelola perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan hukum lingkungan merupakan elemen fundamental dalam penerapan GCG karena mencerminkan prinsip tanggung jawab dan akuntabilitas perusahaan. Integrasi kepatuhan lingkungan mendorong tata kelola berbasis keberlanjutan serta berfungsi sebagai instrumen pengendalian risiko hukum, reputasi, dan keberlangsungan usaha perusahaan.
Relevansi Tradisi Meugang dalam Pembentukan Identitas Kultural Sosial Keagamaan Masyarakat Aceh Chairunnisa, Chairunnisa; Fitri, Aulia
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i2.15795

Abstract

Meugang merupakan salah satu praktik budaya paling tua dan penting dalam kehidupan masyarakat Aceh. Tradisi yang dilaksanakan menjelang Ramadan, Idulfitri, dan Idul Adha ini tidak sekadar berfungsi sebagai kegiatan konsumsi daging, tetapi menjadi simbol religius dan kultural yang berperan dalam memperkuat identitas masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis relevansi tradisi Meugang dalam pembentukan identitas kultural-keagamaan masyarakat Tradisi Aceh dengan menelusuri sejarah, nilai-nilai religius, serta fungsi sosial yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, termasuk kajian historis Sejarah terhadap tradisi Meugang. Hasil analisis menunjukkan bahwa Meugang berperan sebagai media pewarisan nilai Islam, penguatan solidaritas sosial, serta pengikat identitas kultural masyarakat Aceh. Tradisi ini tidak hanya menjadi ruang ekspresi budaya, tetapi juga berfungsi sebagai sarana internalisasi nilai syukur, sedekah, silaturahmi, dan penghormatan terhadap hari-hari besar Islam. Dengan demikian, Meugang memiliki relevansi yang signifikan dalam menjaga kesinambungan identitas kultural keagamaan masyarakat Aceh di tengah dinamika modernisasi. Temuan ini menegaskan pentingnya pelestarian tradisi Meugang sebagai bagian integral dari warisan budaya dan pendidikan nilai di Aceh.