cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
jurnalcendekiailmiah@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Cendekia Ilmiah
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285271     DOI : 10.56799
Core Subject : Humanities, Social,
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. J-CEKI terbit 6 kali dalam setahun atau tiap 2 bulan sekali. J-CEKI menerbitkan artikel bidang Humaniora dan Ilmu Sosial. Humaniora: Bahasa dan Linguistik, Sejarah, Sastra, Seni Pertunjukan, Filsafat, Agama, Seni Rupa. Ilmu Sosial: Ekonomi, Antropologi, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pendidikan, Ilmu Politik, Hukum, Psikologi, Geografi, Studi Budaya dan Etika, Studi Gender dan Seksualitas, Studi Area, Arkeologi, dan bidang terkait lainnya.
Articles 3,745 Documents
Inovasi E-Modul Berbasis Aplikasi Kvisoft Flipbook Maker Pada Pembelajaran Bangun Datar Kelas V SD Ade Putri Nababan; Simanungkalit, Selsa; Aribah Capah; Khofifah Indah T; Karina Br Sitorus
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.13223

Abstract

This study aims to develop and test the feasibility and effectiveness of the Kvisoft Flipbook Maker application-based learning e-module on Build Flat material for grade V elementary school students. This research uses the Research and Development (R&D) method with the Borg and Gall development model which is modified into seven stages, including data collection, product design, validation, revision, limited trial, follow-up revision, and dissemination and implementation. The research subjects consisted of grade V students of SD Negeri 174552 Tambunan Balige (trial) and SD Negeri 104607 Sei Rotan (implementation). Validation was carried out by material experts and media experts with percentage results of 84% and 80%, respectively, which showed the "feasible" category. The results of the trial of 26 students showed an overall feasibility level of 80%, with the usefulness aspect obtaining the highest score (83%) and the lowest motivation aspect (77%). The effectiveness of the e-module was tested through the analysis of the N-Gain Score, with an average result of 0.57 (57.29%), included in the "effective" category. These findings show that Kvisoft Flipbook Maker-based e-modules are feasible and effective in mathematics learning, because they are able to increase concept understanding, learning motivation, and students' independence in learning flat building materials.
Peningkatan Motivasi Dan Kepuasan Kerja Pegawai Melalui Komunikasi Dan Apresiasi Di Perumda Tirta Kencana Rohana, Fatkhul Sani; Tuzzahrah, Fatimah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.13230

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kepuasan dan motivasi kerja pegawai melalui pendekatan komunikasi dan apresiasi di Perumda Tirta Kencana Kota Samarinda. Metode yang digunakan adalah deskriptif partisipatif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data diperoleh melalui dokumen internal perusahaan seperti Data Pegawai 2025, Rekap Pelatihan 2024, dan Data Apresiasi Pegawai 2025, serta dilengkapi dengan observasi lapangan dan wawancara informal dengan pegawai. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan komunikasi internal yang lebih terbuka serta program apresiasi yang konsisten mampu meningkatkan motivasi, disiplin, dan kepuasan kerja pegawai. Pegawai merasa lebih dihargai, lebih aktif dalam kegiatan pelatihan, dan memiliki rasa tanggung jawab yang lebih tinggi terhadap pekerjaan. Dalam jangka panjang, kegiatan ini turut mendorong terciptanya budaya kerja yang lebih harmonis dan partisipatif. Temuan ini menegaskan bahwa komunikasi yang efektif dan penghargaan yang adil berperan penting dalam membangun semangat kerja dan loyalitas pegawai terhadap organisasi.
Penurunan Kepercayaan Publik Terhadap Transparansi Kebijakan Pemerintah di Indonesia Aini, Lathifah; Manik, Citra Wulandari; Br Ginting, Hilkia Natasya; Nasution, Armin Rahmansyah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.13516

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apa yang menyebabkan kepercayaan publik terhadap transparansi kebijakan pemerintah di Indonesia menurun, serta bagaimana transparansi dan komunikasi publik membentuk persepsi masyarakat. Penelitian ini menggunakan analisis literatur dari berbagai sumber akademik nasional dan internasional yang berkaitan dengan kepercayaan publik, tata kelola pemerintahan, dan dinamika komunikasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa faktor utama yang memengaruhi kepercayaan masyarakat adalah ketidakkonsistenan informasi pemerintah, peningkatan disinformasi digital, dan ekspektasi publik yang semakin tinggi terhadap keterbukaan. Penurunan kepercayaan ini berdampak pada penurunan penerimaan kebijakan, penurunan partisipasi publik, dan peningkatan kerentanan terhadap narasi alternatif di dunia digital. Dalam konteks tata kelola pemerintahan kontemporer, penelitian ini menunjukkan bahwa meningkatkan transparansi, konsistensi komunikasi, dan strategi informasi yang fleksibel sangat penting untuk mempertahankan kepercayaan publik.
Peran Guru Sosiologi dalam Mengatasi Bullying secara Verbal dan Non-Verbal di SMA Negeri 7 Kota Serang Meysi Melati
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.13538

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru sosiologi dalam menangani perundungan di kalangan siswa di SMA Negeri 7 Kota Serang. Penelitian ini fokus pada mengidentifikasi bentuk-bentuk perundungan yang terjadi di lingkungan sekolah dan mengkaji strategi yang digunakan guru sosiologi untuk merespons dan mencegah tindakan tersebut melalui integrasi nilai-nilai sosial dan norma-norma masyarakat. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan, dan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Data kemudian dianalisis menggunakan proses reduksi, penyajian, dan verifikasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa perundungan di sekolah diwujudkan dalam bentuk verbal dan non-verbal, termasuk keterlibatan, pengucilan, dan intimidasi teman sebaya. Guru sosiologi memainkan peran sentral sebagai pendidik, mentor, dan pengontrol sosial dengan mendorong suasana belajar yang aman dan etis melalui diskusi kelas, instruksi moral, dan penguatan empati sosial siswa. Berdasarkan teori tindakan sosial Max Weber, upaya guru dipahami sebagai tindakan rasional yang diarahkan pada nilai-nilai dan tujuan pendidikan yang mendorong perilaku sosial positif di kalangan siswa. Secara keseluruhan, hasil tersebut menyoroti pentingnya keterlibatan guru dalam menumbuhkan lingkungan yang mendukung dan mengurangi lingkungan di sekolah.
Penerapan Sistem Pendidikan dan Kurikulum di Akademi Militer Tangerang Zatua, Zamin; Nurhasana, Ana
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.13591

Abstract

This study to find out the facts of the background of the formation of the Tangerang Military Academy in 1945-1946, the education pattern at the Tangerang Military Academy from 1945-1946 and the reasons for the closure of the Tangerang Military Academy in 1946. The method used in this study is the historical method, including heuristics (data collection), source criticism, interpretation, and historiography. The results of this study indicate that the Tangerang Military Academy is an emergency military academy established on November 18, 1945 which aims to produce cadres who will fill vacant positions in the regiment. The education pattern at the Tangerang Military Academy is almost the same as the education pattern for prospective Peta shodancho during the Japanese era because the trainers or teachers there were former Peta soldiers. In March 1946, the Tangerang Military Academy was closed because the trainers and teachers felt that the Tangerang Military Academy was no longer needed. So the Tangerang Military Academy only produced one class.
Analisis Buku Antalogi Puisi Nabi Baru Karya Triyanto Triwikromo Dengan Menggunakan Pendekatan Ekspresif Nabila, Jihan; Fitri, Nasya Aprilia; Puteri, Claudya; Insani, Nailaturrahmah; Veronika, Harti
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.13624

Abstract

Penelitian ini berlandaskan pada simbolisme emosional dan pergumulan batin yang ditemukan dalam kumpulan puisi Nabi Baru karya Triyanto Triwikromo. Studi ini bertujuan untuk mengungkap ekspresi psikologis penyair melalui lima puisi terpilih menggunakan pendekatan ekspresif. Studi kualitatif ini menggunakan analisis isi dengan sumber data berupa puisi dan literatur pendukung. Instrumen penelitian adalah panduan analisis berbasis teori ekspresif. Data dikumpulkan melalui pembacaan cermat dan notasi simbolik, dan dianalisis menggunakan teknik deskriptif-interpretatif. Validitas data dipastikan melalui triangulasi teori dan sumber. Temuan menunjukkan ekspresi frustrasi, kritik agama, pencarian identitas, dan nihilisme eksistensial. Studi ini menyimpulkan bahwa karya Triwikromo mencerminkan dinamika emosional yang intens. Penelitian lebih lanjut disarankan menggunakan pendekatan psikologis.
Arketipe Dan Pencarian Makna Diri Dalam Antologi Puisi Hidup Tetap Berjalan Dan Kita Telah Lupa Alasannya Karya Ibe S. Palogai: Kajian Psikologi Sastra Carl Gustav Jung Larasati, Risky Tri; Aulia Hasanah; Ceria Wulandari; Nur Jibril; Elmustian, Elmustian
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.13650

Abstract

This study aims to reveal the psychological dimensions and symbolic values in the poetry anthology Hidup Tetap Berjalan dan Kita Telah Lupa Alasannya by Ibe S. Palogai through the analytical psychology framework of Carl Gustav Jung. Poetry is understood not merely as a product of the poet’s imagination, but also as an expression shaped by social conditions and layers of personal unconsciousness that generate collective symbols. Employing a descriptive qualitative method and intensive reading techniques, this research analyzes 40 poems in the anthology and categorizes them into Jung’s four archetypes: persona, shadow, anima, and self. The findings indicate that the shadow archetype is the most dominant, reflected in strong social criticism, existential anxiety, and inner tension toward modern realities. The persona archetype appears through distorted identity symbols and representations of social masks. The anima archetype is expressed in emotional closeness, dreams, and memories that signal a need for inner healing. Meanwhile, the self archetype emerges in the poet’s deep reflections on meaning, connectedness, and the pursuit of wholeness. Overall, the anthology can be interpreted as a psychological journey toward individuation—the process of understanding, integrating, and discovering the true self. This research offers a novel contribution to literary psychology studies as the first analysis to map all Jungian archetypes within this anthology.
Tantangan Pemerintahan Daerah dalam Kerja Sama Antar Daerah: Kasus Pembatalan PKS Sampah Tangerang Selatan-Pandeglang Annisa, Azahra Nur; Safitri, Fatma Ainun; Azzahra, Sara
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.13705

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika kerja sama antardaerah dalam pengelolaan sampah antara Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Lebak, dengan fokus pada polemik rencana pemindahan sebagian timbulan sampah ke Desa Bangkonol. Latar belakang penelitian muncul dari meningkatnya produksi sampah di wilayah perkotaan, keterbatasan kapasitas TPA Cipeucang, serta resistensi masyarakat Bangkonol terhadap kemungkinan penambahan beban lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor-faktor sosial, politik, dan kelembagaan yang memengaruhi keberhasilan atau kegagalan kerja sama antardaerah, serta bagaimana persepsi dan tekanan masyarakat lokal membentuk arah kebijakan pemerintah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis dokumen kebijakan, pemberitaan media, serta temuan lapangan terkait respons masyarakat dan pemerintah daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resistensi warga yang diwujudkan melalui aksi protes, mobilisasi tokoh masyarakat, serta tekanan politik lokal menjadi faktor utama yang menghambat implementasi kerja sama. Selain itu, kurangnya komunikasi publik dan minimnya mekanisme partisipatif memperkuat ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Temuan ini menegaskan pentingnya tata kelola kolaboratif yang sensitif terhadap konteks sosial lokal, serta menunjukkan bahwa legitimasi publik merupakan prasyarat utama keberlanjutan kebijakan pengelolaan sampah lintas wilayah.
Dinamika Dan Strategi Adaptasi Guru Dalam Menghadapi Tantangan Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi Lilis Sartika Sihite; Doli Syahputra Hasibuan; Nurul Mardiah; Ariel Muhammad Jadhi Sembiring; Ruben Boot
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.13800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara komprehensif dan mendalam mengenai dinamika, tantangan multidimensi, serta strategi adaptasi yang dikembangkan oleh guru dalam mengimplementasikan kurikulum berbasis kompetensi, dengan fokus khusus pada transisi menuju Kurikulum Merdeka di Indonesia. Di tengah arus perubahan paradigma pendidikan global yang menuntut penguasaan keterampilan abad ke-21, guru berada di garis depan reformasi yang kerap kali diwarnai oleh kompleksitas teknis, psikologis, dan struktural. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi multikasus yang melibatkan berbagai jenjang satuan Pendidikan mulai dari sekolah dasar negeri, madrasah ibtidaiyah, hingga sekolah menengah penelitian ini mengintegrasikan data lapangan dan tinjauan literatur sistematis untuk memetakan fenomena adaptasi di lapangan. Temuan penelitian mengungkap bahwa dinamika adaptasi guru sangat dipengaruhi oleh fenomena "dualisme kurikulum", di mana satuan pendidikan menerapkan dua sistem kurikulum (Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka) secara simultan. Kondisi ini menciptakan beban kerja ganda yang signifikan, namun di sisi lain membuka ruang komparasi pedagogis yang memperkaya wawasan guru. Tantangan utama teridentifikasi pada tiga dimensi krusial: (1) dimensi kognitif-pedagogis berupa miskonsepsi mendasar mengenai pembelajaran berdiferensiasi dan asesmen formatif; (2) dimensi struktural yang ditandai oleh kesenjangan infrastruktur digital (digital divide) dan inefektivitas model pelatihan guru yang bersifat pasif; serta (3) dimensi psikologis yang bermanifestasi dalam bentuk resistensi akibat kelelahan administratif (administrative fatigue) dan ketidakpastian kebijakan. Meskipun demikian, penelitian ini juga menemukan resiliensi yang kuat di kalangan guru melalui pengembangan strategi adaptasi, baik secara individu maupun kolektif. Strategi tersebut meliputi pembentukan komunitas belajar profesional (Professional Learning Communities) yang berfungsi sebagai wadah peer-scaffolding, modifikasi perangkat ajar berbasis kearifan lokal untuk mengatasi keterbatasan teknologi, serta transformasi peran kepala sekolah menjadi pemimpin instruksional yang protektif. Laporan ini merekomendasikan perlunya reorientasi fundamental dalam model pengembangan profesional guru, dari pendekatan diseminasi informasi menuju pendampingan berbasis praktik (coaching), serta penguatan ekosistem kolaboratif di tingkat satuan pendidikan untuk menjamin keberlanjutan reformasi kurikulum yang substantif.
Wacana Pertarungan Kelas Pada Ruang Publik di Kota Semarang Perspektif Pierre Bourdieu Oktafiani, Tri Utami
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.13960

Abstract

Penggunaan dan pengelolaan ruang publik di Kota Semarang seringkali memicu konflik dan kepentingan yang saling bertentangan. Pengembangan pariwisata dan upaya pelestarian terutama berfokus pada Kota Tua, yang dikenal dengan bangunan-bangunan bersejarah peninggalan Belanda. Wacana perjuangan kelas memainkan peran penting dalam membentuk bagaimana ruang publik diakses, digunakan, dan dikendalikan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis wacana perjuangan kelas di ruang publik Semarang. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini berbasis lapangan, melibatkan observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Studi ini berfokus pada ruang publik di Semarang, termasuk Kota Lama, Lawang Sewu, Stasiun Tawang, Danau BSB, Banjir Kanal Barat, dan The Park Mall. Temuan menunjukkan bahwa perjuangan kelas tampak jelas di ruang-ruang tersebut. Di Kota Lama dan Stasiun Tawang, pengunjung dan penumpang berbaur tanpa batas kelas yang jelas, namun pembagian estetika dan non-estetika tetap ada, dipengaruhi oleh faktor sejarah dan lingkungan. Di Danau BSB, konversi area privat menjadi ruang publik dengan biaya masuk mencerminkan keterbatasan akses berbasis kelas. Demikian pula, pilihan rekreasi antara Banjir Kanal Barat dan The Park Mall menunjukkan bahwa ruang-ruang tertentu sebagian besar melayani kelompok sosial tertentu. Dinamika ini menggambarkan bahwa ruang publik di Semarang merupakan arena negosiasi antar kelas sosial, di mana akses, estetika, dan penggunaan mencerminkan hierarki sosial-budaya yang lebih luas.