cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
jurnalcendekiailmiah@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Cendekia Ilmiah
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285271     DOI : 10.56799
Core Subject : Humanities, Social,
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. J-CEKI terbit 6 kali dalam setahun atau tiap 2 bulan sekali. J-CEKI menerbitkan artikel bidang Humaniora dan Ilmu Sosial. Humaniora: Bahasa dan Linguistik, Sejarah, Sastra, Seni Pertunjukan, Filsafat, Agama, Seni Rupa. Ilmu Sosial: Ekonomi, Antropologi, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pendidikan, Ilmu Politik, Hukum, Psikologi, Geografi, Studi Budaya dan Etika, Studi Gender dan Seksualitas, Studi Area, Arkeologi, dan bidang terkait lainnya.
Articles 4,454 Documents
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbasis Media Gambar Seri terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV di SD Negeri 9 Tanjung Arak Eis Mentari; Aprima Tirsa
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i4.17193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Problem Based Learning berbasis media gambar seri terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IV di SD Negeri 9 Tanjung Arak. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 20 orang dengan teknik sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pilihan ganda. Instrumen penelitian telah memenuhi validitas konstruk dan memiliki reliabilitas tinggi (Alpha Cronbach = 0,82). Analisis data meliputi uji normalitas dan uji hipotesis menggunakan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor dari 62,50 pada pretest menjadi 82,00 pada posttest dengan selisih 19,50 poin. Uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05) dan thitung (8,765) > ttabel (2,093), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Penerapan model Problem Based Learning berbasis media gambar seri berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa sekolah dasar. Model ini efektif dalam mendorong pembelajaran yang lebih aktif, kontekstual, dan bermakna.
Deteksi Kecurangan dalam Audit Menggunakan Hukum Benford pada Era Akuntansi Digital: Tinjauan Literatur Sistematis Risky Wisnu Adrianto; Carmel Meiden
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i5.17207

Abstract

Studi ini bertujuan untuk meneliti peran Hukum Benford dalam mendeteksi kecurangan dalam era akuntansi digital dengan menggunakan pendekatan Tinjauan Literatur Sistematis (SLR). Kemajuan pesat sistem akuntansi digital dan teknologi audit telah secara signifikan meningkatkan efisiensi dalam pemrosesan data keuangan sekaligus meningkatkan kompleksitas dan paparan risiko kecurangan. Penelitian ini secara sistematis mengevaluasi dan mensintesis studi-studi sebelumnya yang berkaitan dengan digitalisasi audit, teknik deteksi kecurangan, dan penerapan Hukum Benford dalam berbagai konteks organisasi. Temuan menunjukkan bahwa Hukum Benford berfungsi sebagai alat analisis awal yang efektif untuk mengidentifikasi penyimpangan dan anomali dalam kumpulan data keuangan yang dapat menandakan potensi aktivitas kecurangan. Efektivitasnya meningkat terutama ketika diintegrasikan dengan teknologi audit digital canggih yang mampu memproses volume data yang besar dengan cepat dan akurat. Namun demikian, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa keandalan Hukum Benford tidak mutlak, karena kinerjanya dipengaruhi oleh sifat, distribusi, dan konteks data yang dianalisis. Dalam kasus tertentu, penyimpangan dari pola angka yang diharapkan dapat muncul dari transaksi yang sah daripada perilaku curang. Oleh karena itu, Hukum Benford tidak boleh diandalkan sebagai metode deteksi kecurangan yang berdiri sendiri, melainkan sebagai mekanisme penyaringan awal yang harus dilengkapi dengan prosedur audit lainnya dan pertimbangan profesional. Studi ini berkontribusi pada pengetahuan yang berkembang tentang deteksi kecurangan berbasis data dan menggarisbawahi pentingnya mengintegrasikan alat analitik dalam praktik audit digital modern.
Analisis Yuridis Penerapan Asas First-to-File dalam Penyelesaian Sengketa Merek Otomotif: Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 1338 K/Pdt.Sus-HKI/2025 (BYD vs Worcas) Melvin Tenggara
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i4.17252

Abstract

Pesatnya perkembangan industri kendaraan listrik di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir telah menarik perhatian berbagai pemain otomotif global, salah satunya BYD Company Limited dari Tiongkok. Namun demikian, masuknya BYD ke pasar Indonesia melalui lini kendaraan listrik premiumnya dengan merek “Denza” justru menimbulkan sengketa hukum dengan PT Worcas Nusantara Abadi, yang sebelumnya telah lebih dahulu mendaftarkan merek tersebut di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Permasalahan ini berlanjut hingga ke tingkat kasasi setelah Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menolak gugatan BYD pada April 2025. Mahkamah Agung kemudian menguatkan putusan tersebut melalui Putusan Nomor 1338 K/Pdt.Sus-HKI/2025 dengan menolak permohonan kasasi BYD. Menariknya, alasan utama penolakan tersebut bukan semata pada substansi sengketa, melainkan karena adanya cacat formil berupa error in persona, di mana kepemilikan merek Denza telah beralih kepada PT Raden Reza Adi sebelum gugatan diajukan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan kasus (case approach) untuk mengkaji penerapan asas first-to-file sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti implikasi putusan tersebut terhadap perlindungan merek asing serta iklim investasi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa putusan Mahkamah Agung tersebut secara tegas memperkuat asas first-to-file sebagai dasar utama perlindungan merek di Indonesia. Di sisi lain, putusan ini juga menegaskan bahwa klaim atas merek terkenal (well-known mark) tidak dapat berdiri sendiri tanpa didukung oleh bukti pendaftaran yang sah serta ketepatan prosedural. Dengan demikian, putusan ini dapat dipandang sebagai pengingat penting bagi investor asing, khususnya di sektor otomotif, untuk lebih proaktif dalam melakukan pendaftaran merek di setiap yurisdiksi yang dituju.
Peran dan Tantangan Generasi Muda dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 Tentang Kepemudaan Rani Dankula; Ananda M. de Lima; Julianus C. P. Fenanlampir; Juan Karmomjanan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i4.17272

Abstract

Penelitian ini dimotivasi oleh peran strategis pemuda Indonesia dalam pembangunan nasional, sebagaimana diatur oleh berbagai undang-undang, khususnya Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Pemuda. Undang-undang ini menekankan hak dan tanggung jawab pemuda sebagai agen perubahan yang berkontribusi pada pembangunan nasional melalui pengembangan diri, peningkatan sumber daya manusia, dan partisipasi aktif dalam politik, urusan sosial, dan ekonomi. Namun, pemuda menghadapi tantangan signifikan seperti degradasi moral, radikalisme, dan korupsi. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang pemberantasan terorisme dan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi memberikan kerangka hukum untuk mengatasi tantangan-tantangan ini. Sementara itu, Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2017 tentang pengembangan ideologi Pancasila berfokus pada pembentukan karakter berdasarkan nilai-nilai Pancasila untuk mencegah radikalisme. Implementasi undang-undang dan pendidikan karakter yang efektif merupakan kunci untuk membentuk pemuda yang beretika dan mampu memberikan kontribusi positif. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pemuda itu sendiri sangat penting untuk mengatasi tantangan-tantangan ini dan memastikan kontribusi optimal bagi pembangunan nasional.
Strategi Komunikasi Lingkungan PT Satria Bahana Sarana dalam Pengendalian Air Asam Tambang Kholidiansyah Kholidiansyah; Icuk M Sakir; Arif Ardiansyah; Budi Santoso
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i5.17273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi lingkungan yang dilakukan oleh PT Satria Bahana Sarana dalam mengimplementasikan dimensi Corporate Social Responsibility (CSR), khususnya terkait distribusi risiko dan dampak kesehatan Air Asam Tambang (Acid Mine Drainage/AMD), serta untuk memahami proses, dinamika, dan makna dialog partisipatif yang dibangun bersama masyarakat dalam upaya memperoleh legitimasi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Satria Bahana Sarana menerapkan strategi komunikasi lingkungan yang bersifat terbuka, edukatif, dan partisipatif melalui kegiatan sosialisasi, penyuluhan, serta komunikasi langsung di lapangan. Strategi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai risiko lingkungan dan dampak kesehatan akibat AMD, sekaligus memperkenalkan upaya pengendalian yang dilakukan perusahaan. Selain itu, dialog partisipatif yang dibangun berlangsung secara dua arah melalui forum formal dan interaksi informal, yang memungkinkan terjadinya pertukaran informasi, penyampaian aspirasi, serta klarifikasi dari pihak perusahaan. Dinamika dialog tersebut mencerminkan keterlibatan aktif masyarakat dan respons perusahaan terhadap berbagai isu lingkungan, sehingga menciptakan komunikasi yang transparan dan akuntabel. Makna dialog partisipatif bagi perusahaan adalah sebagai sarana membangun kepercayaan dan memperoleh legitimasi sosial, sementara bagi masyarakat sebagai media untuk memahami kondisi lingkungan dan berpartisipasi dalam pengawasan.
Strategi Nafkah Bagi Rumah Tangga Migran Sirkuler di Desa Batuhideung, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang Rusdana Rusdana; Haryono Haryono; Nurul Hayat
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i5.17288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi nafkah rumah tangga migran sirkuler di Desa Batuhideung, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang dari hasil analisis peneliti kepada seorang istri yang ditinggalkan oleh suaminya bermigrasi ke kota. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan metode purposive sampling dalam pemilihan informan. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga proses yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian dianalisis menggunakan teori Sustainable Livelihood Framework (SLF) dari Robert Chambers 1992, peneliti menghasilkan penemuan bahwa migrasi tidak hanya berdampak pada berkurangnya kebutuhan biologis antara suami dan istri saja melainkan migrasi berdampak pada hilangnya peran seorang suami sebagai pengambilan keputusan dan peran ayah dalam rumah tangga. Adapun strategi nafkah yang dilakukan seorang istri dalam rumah tangga migran sirkuler antara lain; pertama strategi diversifikasi, kedua strategi intensifikasi, ketiga strategi pinjaman, keempat strategi tabungan/investasi dan kelima strategi penghematan.
Komunikasi Partisipatif dalam Upacara Pelebon: Studi Forum Paruman Desa Adat Batur, Kintamani Jero Mangku Adi Gunawan; Ni Luh Yulyana Dewi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i4.17300

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis komunikasi partisipatif yang berlangsung melalui forum paruman dalam kegiatan Pelebon Palinggih Dane Jero Gede Batur Alitan di Desa Adat Batur, Kintamani, Bali. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap sepuluh informan yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa forum paruman secara konsisten mewujudkan lima prinsip komunikasi partisipatif — dialog setara, partisipasi aktif, pemberdayaan komunitas, relevansi lokal, dan keberlanjutan — sebagaimana dikemukakan oleh Tufte & Mefalopulos (2021). Selain itu, Desa Adat Batur berhasil mengintegrasikan media komunikasi tradisional (kulkul) dengan media digital (WhatsApp) secara harmonis: media tradisional berfungsi sebagai sumber legitimasi ritual, sementara media digital berperan sebagai saluran koordinasi teknis yang komplementer. Temuan ini memberikan implikasi teoritis bagi pengembangan model komunikasi partisipatif dalam konteks masyarakat adat dan kontribusi praktis bagi pelestarian tradisi komunikasi komunal di tengah arus modernisasi digital.
Pergulatan Batin dalam Mengelola Diri: Studi Kualitatif pada Individu dengan Pola Disorganized Abdul Hadi Hidayatullah; Sri Nurhayati Selian
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i5.17305

Abstract

Penelitian ini menggali secara mendalam pergulatan batin individu dengan pola disorganized attachment dalam mengelola diri, sebuah pola yang ditandai oleh kontradiksi perilaku terhadap figur lekat, seringkali berakar dari pengalaman traumatis masa lalu. Akibatnya, individu ini mengalami kesulitan dalam regulasi emosi, pembentukan hubungan interpersonal yang stabil, dan memiliki citra diri negatif. Dengan pendekatan kualitatif dan desain deskriptif, penelitian ini melibatkan empat partisipan yang dipilih melalui purposive sampling, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam semi terstruktur dan analisis tematik. Hasil penelitian mengidentifikasi kompleksitas pengelolaan diri yang dipicu oleh perasaan bingung dan takut dalam hubungan interpersonal (ditandai ambivalensi, fear of abandonment, ketidakpercayaan, tampilan diri tidak autentik, dan kesulitan menetapkan batasan), beragam strategi mengelola emosi (adaptif dan maladaptif, serta kesulitan regulasi emosi), dan faktor pemicu konflik batin dari pengalaman masa lalu (perundungan, kekerasan, pola asuh otoriter, lingkungan sosial negatif, dan kehilangan figur emosional). Temuan ini menegaskan tantangan signifikan dalam pengelolaan diri pada individu dengan disorganized attachment dan menekankan pentingnya intervensi yang berfokus pada kesadaran diri, keterampilan relasional, dan pemrosesan trauma.
Peran Perencanaan Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan melalui Sistem Rekrutmen dan Seleksi Nadia Safira Roslyana; Nazwa Asysara Insani
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i5.17357

Abstract

Perencanaan Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) memiliki peran strategis dalam meningkatkan kinerja karyawan di tengah lingkungan bisnis yang semakin kompetitif. Kinerja karyawan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh efektivitas organisasi dalam merencanakan, merekrut, dan menyeleksi tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan dan tujuan organisasi. Namun, dalam praktiknya, masih banyak organisasi yang belum menerapkan perencanaan MSDM secara optimal sehingga terjadi ketidaksesuaian antara kompetensi karyawan dan tuntutan pekerjaan. Kondisi tersebut dapat berdampak pada penurunan produktivitas, efisiensi, serta kinerja organisasi secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran perencanaan MSDM dalam meningkatkan kinerja karyawan melalui sistem rekrutmen dan seleksi yang efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara sistematis untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai implementasi perencanaan MSDM dan pengaruhnya terhadap proses rekrutmen serta seleksi dalam organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan MSDM berperan penting dalam mengidentifikasi kebutuhan tenaga kerja secara tepat, baik dari aspek kuantitas maupun kualitas. Proses rekrutmen yang terstruktur mampu menarik kandidat yang sesuai dengan kualifikasi pekerjaan, sedangkan proses seleksi yang ketat memastikan kesesuaian kompetensi individu dengan tuntutan pekerjaan. Selain itu, integrasi antara perencanaan MSDM, rekrutmen, dan seleksi terbukti memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kinerja karyawan, peningkatan kepuasan kerja, serta produktivitas organisasi secara keseluruhan. Dengan demikian, perencanaan MSDM yang efektif menjadi faktor kunci dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.
Analisis Work-Life Balance Sebagai Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan Nazwa Zalfadhiya; Meta Puspita Sari; Davina Putri Yogita
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i5.17358

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran work-life balance (WLB) sebagai strategi dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) serta dampaknya terhadap peningkatan kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilakukan pada karyawan di sektor jasa. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi untuk memperoleh data yang komprehensif dan kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan WLB yang efektif, seperti fleksibilitas waktu kerja, pembagian beban kerja yang proporsional, serta dukungan organisasi, menjadi komponen penting dalam strategi pengembangan SDM. Implementasi WLB terbukti mampu mengurangi tingkat stres kerja, meningkatkan motivasi, serta memperkuat komitmen karyawan terhadap organisasi. Selain itu, WLB juga berperan dalam menciptakan keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan, sehingga karyawan dapat bekerja secara lebih optimal dan produktif. Secara lebih spesifik, WLB berfungsi sebagai strategi dalam mempertahankan dan mengembangkan talenta unggul di dalam organisasi. Karyawan yang merasakan keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi cenderung menunjukkan loyalitas yang lebih tinggi, kinerja yang lebih baik, serta kontribusi yang lebih signifikan terhadap pencapaian tujuan organisasi. Dengan demikian, WLB tidak hanya dipandang sebagai bentuk fasilitas kesejahteraan karyawan, tetapi juga sebagai investasi strategis dalam pengelolaan SDM. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan WLB secara optimal dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas dan kuantitas kinerja karyawan, serta mendukung terciptanya keunggulan kompetitif organisasi dalam jangka panjang.