cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
jurnalcendekiailmiah@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Cendekia Ilmiah
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285271     DOI : 10.56799
Core Subject : Humanities, Social,
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. J-CEKI terbit 6 kali dalam setahun atau tiap 2 bulan sekali. J-CEKI menerbitkan artikel bidang Humaniora dan Ilmu Sosial. Humaniora: Bahasa dan Linguistik, Sejarah, Sastra, Seni Pertunjukan, Filsafat, Agama, Seni Rupa. Ilmu Sosial: Ekonomi, Antropologi, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pendidikan, Ilmu Politik, Hukum, Psikologi, Geografi, Studi Budaya dan Etika, Studi Gender dan Seksualitas, Studi Area, Arkeologi, dan bidang terkait lainnya.
Articles 4,454 Documents
Kewenangan Hukum Adat Pongkail dalam Penyelesaian Kasus Pembunuhan di Desa Kabola, Kabupaten Alor Marlin Natalia Laalobang; A Resopijani; Rizal Thene
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i4.17099

Abstract

Hukum adat merupakan salah satu sistem hukum yang hidup dan berkembang dalam masyarakat Indonesia serta berfungsi sebagai mekanisme alternatif dalam penyelesaian sengketa, termasuk perkara pidana tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kewenangan hukum adat Pongkail dalam penyelesaian kejahatan pembunuhan serta mekanisme penyelesaian perkara tersebut pada masyarakat adat Kabola di Kabupaten Alor. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, serta studi kepustakaan dengan informan yang terdiri dari tokoh adat, tokoh masyarakat, dan masyarakat yang pernah terlibat dalam perkara adat Pongkail. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum adat Pongkail memiliki kewenangan yang kuat dan diakui secara sosial oleh masyarakat Kabola dalam menyelesaikan kasus pembunuhan. Pemangku adat berperan dalam menginisiasi proses penyelesaian konflik, memimpin musyawarah adat, serta menetapkan sanksi adat sebagai bentuk pertanggungjawaban keluarga pelaku kepada keluarga korban. Mekanisme penyelesaian dilakukan melalui tahapan penanganan awal konflik, musyawarah adat, penetapan sanksi berupa pemberian moko Koil Moil Paha dan kompensasi adat lainnya, pelaksanaan ritual adat, serta perdamaian antara kedua keluarga. Mekanisme tersebut mencerminkan pendekatan keadilan restoratif yang menekankan pemulihan hubungan sosial dan keseimbangan masyarakat.
Donasi sebagai Praktik Komunikasi Audiens dalam Live Streaming: Studi Kasus Marapthon di YouTube Sakurako Caya Katya Kato; Danish Eliza Azzahra
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i4.17104

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong munculnya live streaming sebagai ruang komunikasi yang interaktif dan partisipatif antara kreator dan audiens. Dalam konteks ini, donasi tidak hanya dipahami sebagai bentuk dukungan finansial, tetapi juga sebagai praktik komunikasi yang memiliki makna sosial. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana audiens memaknai donasi dalam live streaming Marapthon di YouTube sebagai medium untuk memperoleh perhatian, mengekspresikan diri, dan membangun relasi dalam ruang digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) melalui wawancara semi-terstruktur terhadap lima informan yang memiliki pengalaman berdonasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa donasi digunakan sebagai strategi untuk meningkatkan visibilitas di tengah padatnya interaksi, sekaligus sebagai bentuk pertukaran simbolik antara nilai ekonomi dan perhatian. Selain itu, donasi juga dimaknai sebagai sarana pembentukan identitas, pencarian pengakuan, serta partisipasi dalam komunitas digital. Temuan ini menegaskan bahwa praktik donasi dalam live streaming merupakan bentuk komunikasi yang kompleks, yang tidak hanya bersifat ekonomis, tetapi juga sosial dan simbolik dalam ekosistem media digital.
Pengaruh Fasilitas Kantor dan Lingkungan Kerja Non Fisik Terhadap Kinerja Karyawan Bakti Nugraha Yuda Energy Carolin Yerlisa Farach; Yunita Sari; Dyah Ayu Putriani; Darman Syafe’i; Sri Rahayu
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i4.17107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Fasilitas Kantor Dan Lingkungan Kerja Non Fisik Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Bakti Nugraha Yuda Energy, baik secara parsial maupun simultan. Populasi daam penelitian ini adalah seluruh karyawan tetap perusahaan yang berjumlah 147 orang, dengan sampel sebanyak 100 orang yang ditentukan menggunakan metode purposive sampling. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa fasilitas kantor (X­1) tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Y) (t­hitung 1,857 < t­tabel 1,984), sedangkan lingkungan kerja non fisik (X­2) berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Y) (t­hitung 3,035 > t­tabel 1,984). Secara simultan, fasilitas kantor (X­1) dan lingkungan kerja non fisik (X­2) bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Y) (F­hitung 7.606 > F­tabel 3,09). Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,136 menunjukkan bahwa kedua variabel independen tersebut memberikan kontribusi sebesar 13,6% terhadap kinerja karyawan, sedangkan sisanya 86,4% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian seperti kemampuan dan keahlian, pengetahuan, rancangan kerja, serta motivasi kerja (Devita, 2017).
Ketidakefektifan Eksekusi Putusan Pengadilan Hubungan Industrial terhadap Hak Pekerja dalam Kepailitan PT Sritex Mu’ezzah Hakemah Mahari; Muhammad Nino Alfarizinadi; Raihan Priyatama; M. Akbar Al Faruq; Wulandari Wulandari
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i4.17109

Abstract

Penelitian ini menganalisis problematika ketidakefektifan pelaksanaan putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) dalam situasi kepailitan perusahaan dengan studi kasus pada PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex). Konflik norma muncul antara UU No. 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI) yang menjamin kepastian hak pekerja dengan UU No. 37 Tahun 2004 tentang K-PKPU yang menerapkan asas automatic stay. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Putusan Mahkamah Konstitusi No. 67/PUU-XI/2013 telah menetapkan upah pekerja sebagai piutang dengan prioritas tertinggi (super-priority), dalam praktik kepailitan Sritex, pelaksanaan putusan PHI terhambat oleh proses verifikasi piutang oleh kurator dan dominasi kepentingan kreditur separatis. Ketidakefektifan ini disebabkan oleh ketidaksinkronan regulasi yang menyebabkan hak pekerja seringkali terabaikan dalam pemberesan harta pailit. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan perlunya penguatan kedudukan hukum putusan PHI sebagai alas hak yang tidak dapat ditangguhkan dalam proses kepailitan guna menjamin perlindungan hak asasi pekerja.
Pengaruh Etos Kerja dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Bakti Nugraha Yuda Energy Sella Meita Sari; Rini Efrianti; Noviansyah Noviansyah; Darman Syafe’i; Hilmi Wiranawata
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i4.17114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Etos Kerja Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kineja Karyawan Pada PT. Bakti Yuda Enegy, baik secara parsial maupun simultan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan tetap perusahaan yang berjumlah 147 orang, dengan sampel sebanyak 100 orang yang ditentukan menggunakan metode purposive sampling. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner. Motode analisis yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan alat regresi linear berganda. Hasil analisis dalam penelitian ini menjelaskan thitung masing - masing variabel Etos Kerja (X1) sebesar 10.120 dan Kepuasan Kerja (X2) sebesar 8.283, lebih besar jika dibandingkan dengan ttabel sebesar 1.98472 yang menyatakan masing – masing variabel berpengaruh secara parsial Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Bakti Nugraha Yuda Energy. Secara simultan ada Pengaruh Etos Kerja (X1) dan Kepuasan Kerja (X2) Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Bakti Nugraha Yuda Energy dengan f hitung sebesar 78.189 lebih besar dari ftabel sebesar 3.09.
Analisis Kontribusi Dana Transfer Pemerintah Pusat terhadap Kemandirian Keuangan Daerah Kota Malang Periode 2021–2025 Destriyani Destriyani; Ardhia Pramesti Azzahra; Revienda Anita Fitrie; Eva Hani Fanida
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i4.17120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi dana transfer pemerintah pusat terhadap kemandirian keuangan daerah Kota Malang periode 2021–2025. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan metode analisis rasio keuangan, meliputi rasio kemandirian dan rasio ketergantungan. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total pendapatan daerah mengalami peningkatan dari Rp2,14 triliun pada tahun 2021 menjadi Rp2,51 triliun pada tahun 2025, yang didukung oleh pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan dana transfer. Meskipun PAD meningkat dari Rp776,6 miliar menjadi Rp1,05 triliun, struktur pendapatan daerah masih didominasi oleh dana transfer dengan kontribusi lebih dari 50% setiap tahunnya. Rasio kemandirian berada pada kisaran 34%–42% yang menunjukkan kategori sedang, sedangkan rasio ketergantungan berada pada kisaran 58%–65% yang menunjukkan tingkat ketergantungan yang tinggi. Hal ini mengindikasikan bahwa Kota Malang masih berada pada tahap transisi menuju kemandirian fiskal, di mana peningkatan PAD belum mampu secara signifikan mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer pemerintah pusat. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan dalam meningkatkan PAD melalui optimalisasi potensi ekonomi daerah guna memperkuat kemandirian keuangan daerah.
Penyelesaian Sengketa Tanah Hak Ulayat Masyarakat Desa Pubabu dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur Bonaventura DwiBagas; Juliana Susantje Ndolu; Petronius Damat
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i4.17134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan hak ulayat masyarakat Desa Pubabu atas tanah yang disengketakan dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, mengkaji kedudukan hukum hak pakai pemerintah atas tanah di Pubabu-Besipae, serta menelaah peluang penyelesaian sengketa menurut hukum adat dan hukum negara. Penelitian ini menggunakan metode empiris dengan pendekatan yuridis sosiologis. Lokasi penelitian berada di Pubabu-Besipae, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Data diperoleh melalui wawancara, studi dokumen, dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klaim hak ulayat masyarakat Pubabu didasarkan pada hubungan historis dan penguasaan turun-temurun, sedangkan pemerintah mendasarkan penguasaan pada Sertifikat Hak Pakai Tahun 2013. Perbedaan dasar klaim tersebut menjadi faktor utama timbulnya sengketa. Secara yuridis, hak pakai pemerintah memiliki kekuatan administratif, namun masih dipersoalkan oleh masyarakat adat. Peluang penyelesaian sengketa lebih efektif ditempuh melalui mediasi partisipatif dengan memadukan hukum negara dan hukum adat serta melibatkan pemerintah, masyarakat adat, tokoh adat, dan lembaga pertanahan. Pendekatan tersebut dinilai mampu mewujudkan kepastian hukum, keadilan, dan keharmonisan sosial.
Representasi Perempuan dan Makna Normalitas dalam Poster Film A Normal Woman: Analisis Semiotika dan Feminisme Adelya Razak; Nadien Istihawa
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i4.17152

Abstract

Representasi perempuan dalam poster film A Normal Woman merefleksikan konstruksi sosial mengenai konsep “perempuan normal” dalam kehidupan kontemporer yang dibentuk melalui relasi budaya dan media visual. Poster film sebagai komunikasi visual tidak hanya berfungsi sebagai medium promosi, tetapi juga sebagai representasi simbolik yang memuat tanda serta makna ideologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi perempuan dalam poster film tersebut melalui pendekatan semiotika yang dikemukakan oleh Roland Barthes. Analisis difokuskan pada identifikasi tiga tingkatan makna, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos, untuk mengungkap pesan ideologis yang terkandung dalam elemen visual poster. Selain itu, penelitian ini juga didukung oleh perspektif feminisme, khususnya konsep male gaze yang diperkenalkan oleh Laura Mulvey. Hasil analisis menunjukkan bahwa karakter Mila direpresentasikan sebagai perempuan yang berada dalam tekanan standar normalitas sosial yang dibentuk oleh masyarakat. Pada tingkat denotasi, visual menampilkan ekspresi wajah Mila yang terkejut dengan kondisi wajah yang tidak sempurna, sementara pada tingkat konotasi, elemen seperti cermin, fragmentasi wajah, serta tipografi yang tampak terdistorsi merepresentasikan refleksi diri, kecemasan psikologis, serta ketidakstabilan identitas yang terbentuk melalui ekspektasi sosial. Pada tingkat mitos, representasi tersebut mengungkap ideologi mengenai konsep “perempuan normal” yang dikonstruksi melalui norma sosial yang mengatur penampilan dan perilaku perempuan. Temuan ini menunjukkan bahwa media visual tidak hanya mereproduksi konstruksi normalitas perempuan, tetapi juga dapat menjadi ruang kritik terhadap standar sosial yang membentuk identitas dan posisi perempuan dalam masyarakat.
Strategi Kebijakan Penguatan Peran Indonesia dalam Kerja Sama Selatan-Selatan Bidang Kependudukan dan Keluarga Berencana Fajar Dwi Heryudha Iryawan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i4.17162

Abstract

Keikutsertaan dan peran Indonesia dalam kerja sama Selatan-Selatan terkait kependudukan dan keluarga berencana yang semakin menurun tidak diimbangi dengan fakta bahwa Indonesia masuk dalam kategori negara terpadat dan pelopor keluarga berencana. Ini termasuk kurangnya kemauan politik dan pembiayaan yang berkelanjutan. Sebaliknya, isu kependudukan dan keluarga berencana merupakan Sebagian kecil dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 yang menitikberatkan pada pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur. Isu-isu semacam itu berpotensi kurang terlihat, bahkan dalam agenda kerja sama internasional. Namun prioritas untuk Pengembangan Sumber Daya Manusia terus berlanjut. Sebaliknya, perubahan struktur penduduk, potensi baru untuk keuntungan demografis dan konsekuensinya menunjukkan bahwa program kependudukan dan keluarga berencana harus memainkan peran utama dalam rencana pembangunan jangka panjang dan membuat perekonomian lebih kompetitif. Dengan menggunakan kerangka analisis kebijakan publik, agenda setting dan kerangka multiple streams, selain gagasan koordinasi lintas lembaga dan tata kelola multi level, makalah ini merumuskan rekomendasi strategi kebijakan alternatif untuk memperkuat peran Kemendukbangga/BKKBN dalam Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular (KSST) kependudukan dan keluarga berencana.
Pengaruh Beban Kerja dan Work-Life Balance Terhadap Kinerja Karyawan pada PT. ARCO Birem Bayeun Aceh Timur Anggi Handini; Syardiansah Syardiansah; Najihatul Faridy
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i4.17174

Abstract

: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja, dan work-life balance terhadap kinerja karyawan pada PT. Atjeh Raya Corpindo Birem Bayeun Aceh Timur. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 108 responden yang dipilih menggunakan metode proportionate stratified random sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Persamaan regresi yang diperoleh yaitu Y = 1.845 - 0.240 X1 + 0.309 X2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, Work-life balance berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, beban kerja,dan work-life balance berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai R Square sebesar 0,621 menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan kinerja karyawan sebesar 62,1%, sedangkan sisanya 37,9% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian.