cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
journalekoma@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285298     DOI : 10.56799
Core Subject : Economy, Social,
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi merupakan jurnal yang diterbitkan oleh CV ULIL ALBAB CORP. EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi menerbitkan artikel hasil penelitian dan kajian literatur dari bidang ekonomi, manajemen, akuntansi baik dari perspektif konvensional dan/atau Islam namun juga tidak terbatas pada bidang ilmu-ilmu sosial. EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi terbit setahun 6 kali tiap tahun. Jurnal ini merupakan wadah bagi para akademisi, praktisi, mahasiswa, maupun lapisan masyarakat lain untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pemikirannya. Jurnal ini menerima artikel dengan seleksi secara ketat dan berkomitmen menjaga kualitas artikel.
Articles 111 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2: Januari 2026" : 111 Documents clear
Determinants of Regional Economic Growth in Java Island: an Analysis of Capital Expenditure, General Allocation Funds, and Labor Using a Fixed Effect Model (2020–2024) Ramadhan, Muhammad Daffarezel; Ahmad, Rifat; Mualim, Wildan Maulana Assani; Kayame, Markus; Romarina, Arina
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 2: Januari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i2.13522

Abstract

This study examines the impact of regional capital expenditure, General Allocation Funds (DAU), and labor on real per capita Gross Regional Domestic Product (GRDP) growth across 118 regencies and cities in Java Island from 2020 to 2024. Using a Fixed Effect Model (FEM) with clustered robust standard errors, the balanced panel dataset includes 590 observations from six provinces: Banten, DKI Jakarta, West Java, Central Java, Yogyakarta Special Region, and East Java. The findings show that capital expenditure per capita has a significant positive elasticity of 0.247 (p < 0.001), increasing to a cumulative 0.297 when including a one-year lag, indicating sustained effects of public investment. DAU per capita exhibits a positive but statistically insignificant elasticity of 0.089 (p = 0.145), suggesting potential flypaper effects or indirect influence through capital spending. Labor emerges as the strongest driver of growth, with an elasticity of 0.654 (p < 0.001), which is 2.65 times larger than the impact of capital expenditure. Diagnostic tests validate the model, showing corrected heteroskedasticity, marginal autocorrelation, low multicollinearity (maximum VIF = 3.45), and approximately normal residuals. The results highlight that while public infrastructure investment remains important, a skilled and productive labor force is the most critical determinant of regional growth. Policy recommendations include increasing central government allocations for productive infrastructure, enhancing local government human capital development and capital spending quality, and adopting multi-year evaluation frameworks to capture long-term infrastructure benefits. Future research should explore DAU mediation pathways and spatial spillover effects across jurisdictions.
Antara Gelar dan Keputusan: Analisis Pengaruh Konsentrasi Pendidikan Eksekutif terhadap Keputusan Investasi dan Pendanaan Operasional Perusahaan LQ45 Ardiansyah, Lalu Yayan; Septian, Defel; Windasari, Windasari
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 2: Januari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i2.13537

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh konsentrasi pendidikan eksekutif terhadap keputusan investasi dan prioritas pendanaan perusahaan-perusahaan dalam indeks LQ45 periode 2022–2024. Kajian ini penting karena karakteristik kognitif manajemen puncak terbukti mempengaruhi arah strategi perusahaan, sementara peran pendidikan sebagai faktor struktural masih jarang diteliti. Penelitian menggunakan pendekatan campuran dengan dominasi kuantitatif. Data kuantitatif berupa belanja modal (CAPEX), struktur pendanaan, ukuran perusahaan, profitabilitas, serta profil pendidikan eksekutif yang dikumpulkan dari laporan tahunan. Analisis dilakukan menggunakan regresi panel data, sedangkan temuan kualitatif diperoleh melalui telaah dokumen strategis dan interpretasi naratif terhadap pola kebijakan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi pendidikan eksekutif berpengaruh signifikan terhadap keputusan investasi. Perusahaan dengan dominasi eksekutif berlatar pendidikan teknik, manajemen, atau ekonomi menunjukkan tingkat CAPEX yang lebih tinggi terhadap aset dan pendapatan. Sebaliknya, konsentrasi pendidikan berfokus pada keuangan cenderung berhubungan negatif dengan penggunaan pendanaan utang jangka panjang, sehingga perusahaan lebih mengandalkan pendanaan internal. Analisis sektoral juga menemukan perbedaan yang jelas: sektor telekomunikasi dan energi memiliki CAPEX besar dengan dominasi eksekutif teknik, sedangkan sektor barang konsumsi dan perbankan memperlihatkan strategi pembiayaan yang lebih konservatif. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa latar pendidikan eksekutif membentuk orientasi risiko dan preferensi pendanaan, serta berkontribusi pada pengembangan literatur Upper Echelons melalui penggunaan indeks konsentrasi pendidikan sebagai indikator strategis.
Evaluasi Penerapan PSAK 09 Dan PSAK 71 Dalam Perlakuan Akuntansi Piutang Usaha Pada Kantor Layanan Psikologi Surabaya Megasari, Ita
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 2: Januari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i2.13556

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode perbandingan, dengan tujuan untuk membandingkan kesesuaian antara teori yang tercantum dalam PSAK 09 tentang Penyajian Aset Lancar dan Kewajiban Jangka Pendek, khususnya terkait piutang usaha dengan praktik akuntansi yang diterapkan di Kantor Layanan Psikologi di Surabaya. Kantor ini telah menyajikan piutang usaha dan cadangan kerugian piutang dalam laporan keuangannya, namun aspek-aspek lain yang lebih komprehensif (pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan) yang berkaitan dengan penyajian piutang tersebut belum sepenuhnya berdasarkan PSAK 09. Beberapa masalah yang terjadi dalam melakukan penerapan PSAK 09 adalah 1) keterbatasan staf akuntansi dalam memahami standar akuntansi terkini, terutama terkait interpretasi PSAK 09 dan PSAK 71; 2) keterbatasan sistem informasi akuntansi dalam pengungkapan nilai cadangan kerugian piutang dalam laporan keuangan. Berdasarkan hasil penelitian menyimpulkan bahwa penerapan PSAK 09 di Kantor Layanan Psikologi telah dilakukan dengan cukup baik, terutama dalam aspek pengukuran dan pencadangan kerugian piutang. Namun untuk aspek pengakuan, dan pengungkapan masih perlu perbaikan sehingga nantinya laporan keuangan yang dihasilkan benar-benar memenuhi karakteristik relevan, andal, dan dapat dibandingkan (comparability) sebagaimana diatur dalam Standar Akuntansi Keuangan (SAK) 09.
Pengaruh Ekspor, Luas Lahan, dan Hasil Produksi Karet Terhadap PDRB di Provinsi Sumatera Selatan Periode 2015-2024 Rahmi Ramadani; Putri Asri Sarafina; Siti Rohima; Anna Yulianita; Rela Sari
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 2: Januari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i2.13572

Abstract

Sektor perkebunan karet memiliki peranan yang signifikan dalam perekonomian Provinsi Sumatera Selatan karena menjadi salah satu penyumbang utama terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Meski demikian, sektor ini menghadapi tantangan seperti fluktuasi harga internasional, rendahnya tingkat produktivitas, serta dominasi lahan yang sudah tua, sehingga menurunkan nilai tambahnya. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh ekspor karet, luas lahan, dan tingkat produksi terhadap PDRB Provinsi Sumatera Selatan pada periode 2015–2024. Metode yang digunakan adalah analisis kuantitatif melalui model regresi linier berganda (OLS) dengan memanfaatkan data sekunder dari BPS dan Dinas Perkebunan Sumatera Selatan. Uji asumsi klasik dilakukan untuk memastikan keandalan model. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa ekspor, luas lahan, dan produksi karet secara simultan berpengaruh signifikan terhadap PDRB dengan nilai Adjusted R² sebesar 0,709. Namun secara parsial, ketiga variabel tersebut menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan terhadap PDRB. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sektor melalui hilirisasi industri dan program peremajaan lahan agar kontribusi karet terhadap perekonomian daerah semakin optimal.
Analisis Akuntabilitas dan Transparansi Pengelolaan Dana ZIS pada Lembaga Amil Zakat (LAZISMU) KL Wiradesa Tahun 2024 Islamiyati, Dian; Cahyono, Ari Nugroho; Meilandri, Detti; Putri, Nia Rifanda; Latifah, Latifah
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 2: Januari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i2.13674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi secara mendalam praktik akuntabilitas dan transparansi pengelolaan dana ZIS/Infak pada LAZISMU Kantor Layanan (KL) Wiradesa, berdasarkan data tahun 2024.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data Sekunder (Laporan Pentasyarufan, SOP) digunakan untuk menilai kepatuhan PSAK 109, diperkuat dengan Data Primer dari wawancara mendalam dengan pengelola inti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Akuntabilitas dan Transparansi memadai. Akuntabilitas Fidusier patuh PSAK 109 (pemisahan dana dan rekening). Good Amil Governance (GAG) ditegaskan melalui profesionalisme (evaluasi rasio Amil ketat) dan pelaporan ganda kepada LAZISMU Daerah serta publik (Muzakki, Masjid, PRM). Meskipun kinerja penghimpunan bervariasi, Akuntabilitas Kinerja tercapai karena dampak sosial program penyaluran yang nyata
Pengaruh Faktor-Faktor Fundamental terhadap Harga Saham pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Periode 2020-2024 Antonio Alfio; Amelia Setiawan; Hamfri Djajadikerta
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 2: Januari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i2.13708

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir, minat masyarakat Indonesia terhadap investasi di pasar modal menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat. Berdasarkan data dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jumlah Single Investor Identification (SID) pada Agustus 2025 mencapai 17,59 juta. Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pasar modal Indonesia juga diikuti oleh dinamika pergerakan harga saham yang semakin kompleks dan sensitif terhadap perubahan kebijakan, baik domestik maupun global. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari faktor-faktor fundamental, khususnya earnings per share (EPS), book value per share (BVPS), dan dividend payout ratio (DPR) terhadap harga saham pada perusahaan perbankan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan hypothetico-deductive method dengan pendekatan kausalitas. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 13 perusahaan perbankan yang menjadi sampel penelitian. Data laporan keuangan perusahaan diolah menggunakan Microsoft Excel dan dianalisis menggunakan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EPS dan DPR berpengaruh positif terhadap harga saham, sedangkan BVPS tidak dapat dibuktikan pengaruhnya terhadap harga saham. Secara simultan, ketiga variabel tersebut terbukti berpengaruh terhadap harga saham. Temuan ini menegaskan bahwa indikator profitabilitas dan kebijakan dividen merupakan faktor fundamental yang penting dalam penilaian saham perbankan.
Strategi Pengembangan Agribisnis Padi Menuju Ekonomi Hijau dengan Pendekatan Sistematis melalui Analisis SWOT Aisyah, Nur Syamsi; Hilal, Mohammad Ilham; Rusti, Nanda
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 2: Januari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i2.13802

Abstract

Padi menjadi komoditas utama dalam mendukung terwujudnya ketahan pangan. Pada proses pelaksanaan agribisnis padi terdapat ketidakseimbangan natara peningkatan produksi dan produktivitas dengan efisiensi keberlanjutan lingkungan akibat penggunaan bahan kimia secara intensif. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan agribisnis padi berkelanjutan yang berbasis kelompok tani menuju ekonomi hijau. Metode penelitian menggunakan analisis SWOT yang didukung data hasil wawancara, Focus Group Discussion (FGD), dan kuesioner. Analisis difokuskan pada faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pengembangan agribisnis menuju ekonomi hijau. Hasil penelitian menunjjukan perlunya penguatan kelompok tani dan penguatan pasar. Strategi yang diusulkan mampu meningkatkan efisiensi rantai nilai dan keberlanjutan lingkungan pertanian, sehingga mendukung upaya swasembada pangan serta mencapai ekonomi hijau.
Pengaruh Perceived Ease Of Use Dan Perceived Usefulness Terhadap Continuance Intention To Use E-Wallet Pada Generasi Z Di Kota Denpasar Dengan Perceived Value Sebagai Variabel Mediasi Maharani, Ni Made Ayu Jesika; Sunarta, I Nyoman; Yunita, Putu Irma; Dewi, I. G. A. Agung Omika
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 2: Januari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i2.13853

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perceived ease of use dan perceived usefulness terhadap continuance intention to use e-wallet pada Generasi Z di Kota Denpasar dengan memasukkan perceived value sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (PLS-SEM) dengan melibatkan 168 responden pengguna e-wallet yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis melalui evaluasi outer model, inner model, serta uji hipotesis menggunakan bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived ease of use dan perceived usefulness berpengaruh signifikan terhadap perceived value. Perceived ease of use berpengaruh langsung terhadap continuance intention, sedangkan perceived usefulness tidak menunjukkan pengaruh langsung. Selain itu, perceived value terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap continuance intention to use e-wallet. Hasil uji mediasi juga menunjukkan bahwa perceived value memediasi secara signifikan hubungan antara perceived ease of use dan perceived usefulness terhadap continuance intention to use e-wallet. Temuan ini menegaskan pentingnya peran persepsi nilai dalam meningkatkan niat berkelanjutan Generasi Z dalam menggunakan e-wallet. Oleh karena itu, strategi pengembangan e-wallet sebaiknya fokus pada peningkatan kemudahan penggunaan dan penciptaan nilai yang nyata bagi pengguna untuk menjaga loyalitas Generasi Z dalam menggunakan e-wallet secara berkelanjutan
CSR, CED, and Financial Performance: The Moderating Role of Leverage in IDX Transportation Sector Ratnawati, Yayuk
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 2: Januari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i2.13869

Abstract

This study investigates the effect of Corporate Social Responsibility (CSR) and Carbon Emission Disclosure (CED) on firm performance (FP), with the Debt-to-Equity Ratio (DER) as a moderating variable, using data from transportation companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2020–2024 period. A purposive sampling method was employed, resulting in a total of 28 companies with 140 observations over five years. The data were analyzed using the EViews 13 software to perform panel data regression. The results reveal that CSR has a negative and insignificant effect on firm performance, suggesting that social initiatives may not provide immediate financial returns. In contrast, CED shows a positive and significant effect, indicating that transparent environmental disclosure enhances stakeholder trust and corporate legitimacy, thereby improving firm performance. Furthermore, DER negatively moderates the effects of both CSR and CED on firm performance, implying that higher leverage weakens the benefits of sustainability initiatives. These findings align with Agency Theory and Legitimacy Theory, showing that while financial constraints limit firms’ engagement in sustainability activities, transparency reinforces legitimacy and long-term value creation. The study contributes to the sustainability and corporate governance literature by emphasizing the importance of aligning financial structure with environmental and social strategies to achieve sustainable firm performance.
Interplay of PMK No. 15/2025, Trust in Government, and Tax Literacy on Tax Compliance with Digital Services as a Moderator Aminah, Sitti
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 2: Januari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i2.13894

Abstract

This study examines the effect of PMK No. 15/2025, Trust in Government, and Tax Literacy on Tax Compliance, with Digital Services as a moderating variable. Data were collected from 100 individual and corporate taxpayers registered at KPP Pratama Cimahi, selected using the Slovin formula with a 10% margin of error. Most respondents belong to the Gen Z age group (17–25 years), representing a generation highly familiar with technology and digital platforms, making them relevant to the study’s focus on digital transformation in taxation. Using the Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) approach, the study analyzes direct and moderating relationships to assess the model’s explanatory power. The results show that PMK No. 15/2025 and Tax Literacy have a strong positive impact on Tax Compliance, while Trust in Government has a negative but significant effect. Digital Services significantly moderate the relationship between PMK No. 15/2025 and Tax Compliance but fail to strengthen the effects of Trust in Government and Tax Literacy. These findings indicate that digital transformation enhances regulatory effectiveness and promotes compliance, especially among digitally literate Gen Z taxpayers. However, the moderating role of digitalization remains limited when trust and literacy are not effectively aligned with the usability of the tax system

Page 9 of 12 | Total Record : 111