cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 253 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2: Februari 2026" : 253 Documents clear
Pancasila dalam Perspektif Sejarah Perjuangan Bangsa Indonesia Kirana Cinta Mentari; Mutia Rohman; Sopi Sulistiawati; Zaenul Slam
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14074

Abstract

Pancasila, sebagai landasan dan ideologi negara Indonesia, berfungsi dasar filosofis yang mempersatukan keragaman bangsa. Secara historis, Pancasila lahir dari janji kemerdekaan Jepang pada tahun 1944, pembentukan BPUPKI pada tahun 1945, dan pidato Soekarno pada 1 Juni 1945 memperkenalkan lima prinsip Pancasila. Pada 18 Agustus 1945, Pancasila secara resmi disahkan sebagai landasan negara. Penelitian ini bertujuan menggambarkan kronologi dan evolusi makna Pancasila dalam sejarah bangsa. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan sumber utama berupa artikel ilmiah dan jurnal akademik berkaitan dengan pembentukan, nilai-nilai, dan posisi Pancasila. Pengumpulan data dilakukan melalui pencarian literatur dan dianalisis secara deskriptif dan interpretatif. Penelitian menunjukkan Pancasila berakar pada nilai-nilai pra-kemerdekaan dan merupakan konsensus mulia bangsa. Pancasila merupakan dasar filosofis, pedoman hidup, dan pemersatu bangsa Indonesia untuk melaksanakan kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.
Pancasila sebagai Landasan dan Moral Bagi Kemajuan IPTEK di Indonesia Salsabila Mahmada; Citra Annisa; Nur Afni; Zaenul Slam
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14111

Abstract

Berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk sosial, ekonomi, dan budaya, dipengaruhi kemajuan pesat ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun, kemajuan ini membawa tantangan moral dan etika, seperti peningkatan ketidaksetaraan sosial, penyalahgunaan teknologi, dan kerusakan nilai-nilai manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan kualitatif. Penelitian menunjukkan bahwa Pancasila berfungsi sebagai acuan moral penting dalam mengarahkan pengembangan dan penerapan teknologi dan ilmu pengetahuan. Kepercayaan kepada Tuhan memastikan bahwa teknologi tidak hanya sesuai prinsip agama tetapi juga ramah lingkungan. Prinsip Kemanusiaan menekankan teknologi dan ilmu pengetahuan tidak boleh digunakan untuk eksploitasi tetapi untuk kesejahteraan manusia. Di tengah tantangan globalisasi digital, prinsip persatuan memperkuat solidaritas nasional. Sementara itu, prinsip demokrasi dan keadilan sosial menekankan tanggung jawab kolektif dan keadilan dalam kemajuan teknologi. Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam pengembangan teknologi dan ilmu pengetahuan merupakan upaya strategis untuk mendorong kemajuan yang moral, berorientasi pada manusia, dan adil secara sosial. Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai landasan moral, tetapi juga berfungsi sebagai pelindung terhadap efek buruk dari kemajuan teknologi kontemporer.
Pancasila sebagai Sistem Etika Kherunnissa Az Zahra Tabroni; Naia Safira; Rijka Mukaromatussalisah; Zaenul Slam
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14127

Abstract

Pancasila, merupakan sistem nilai yang berfungsi sebagai dasar negara, membantu mengarahkan kehidupan moral rakyat Indonesia. Pancasila berfungsi sebagai sistem etika yang tidak hanya berfungsi sebagai norma, tetapi juga berfungsi sebagai pedoman praktis membangun karakter, kebijakan publik, dan perilaku sosial. Tujuan penelitian ini adalah menguraikan sumber utama Pancasila sebagai sistem etika dengan mempertimbangkan aspek historis, sosiologis, dan politis. Metode yang digunakan adalah melakukan penelitian literatur dengan melihat tulisan ahli. Kajian menunjukkan prinsip-prinsip Pancasila berasal dari perspektif bangsa yang ada sebelum kemerdekaan. Pancasila berasal dari realitas masyarakat yang heterogen secara sosiologis, dan politis, itu menjadi dasar moral untuk menjalankan kekuasaan negara. Dengan tiga dimensi ini, Pancasila menjadi bukan hanya dasar ideologis tetapi juga sistem etika yang membantu memajukan kehidupan bangsa menuju tatanan yang berkeadilan, beradab, dan berketuhanan. Pancasila memiliki makna filosofis dan kehidupan nyata karena memiliki kapasitas membentuk landas moral bangsa Indonesia di tengah globalisasi dan kerusakan nilai.
Pancasila Sebagai Sistem Filsafat yang Mendasari Negara Hukum Indonesia Aida Rahmasari; Cahya Nariyah Azizah; Sherina Ariyanti; Zaenul Slam
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14160

Abstract

Pancasila, sebagai landasan negara, berfungsi sebagai ideologi nasional dan kerangka filosofis yang memberikan dasar moral dan normatif untuk penerapan negara hukum Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kajian pustaka dengan pendekatan filosofis normatif. Penelitian ini menunjukkan prinsip-prinsip negara hukum seperti kedaulatan hukum, keadilan, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia didukung oleh dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis dari setiap sila Pancasila. Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai sumber nilai hukum, tetapi juga berfungsi sebagai standar moral untuk proses penyusunan, pelaksanaan, dan penegakan hukum di Indonesia. Sebagai sistem filosofis, Pancasila menegaskan identitas dan arah perkembangan hukum nasional yang sepenuhnya berasal dari Indonesia. Hal ini meningkatkan kesadaran akan pentingnya prinsip-prinsip tersebut dalam kehidupan sehari-hari kita. Setiap sila Pancasila mengandung nilai-nilai yang menopang prinsip negara hukum dan menjadi pedoman etis dalam kehidupan nasional, memperkuat karakter hukum nasional yang berlandaskan jati diri bangsa Indonesia.
Ketahanan Psikologis Sebagai Faktor Protektif Dalam Pemulihan Trauma Pelecehan Seksual: Systematic Review Anggreni Thamrin, Dian
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14248

Abstract

Pelecehan seksual merupakan bentuk trauma interpersonal yang menimbulkan dampak psikologis jangka panjang bagi penyintas, termasuk gangguan stres pascatrauma (PTSD), depresi, dan kecemasan. Namun, tidak semua individu mengalami dampak yang sama. Hal ini menunjukkan adanya peran faktor protektif internal seperti ketahanan psikologis (psychological hardiness). Hardiness terdiri dari tiga komponen utama yaitu commitment, control, dan challenge, yang diyakini dapat memperkuat adaptasi terhadap trauma. Penelitian ini bertujuan menelaah secara sistematis bukti empiris mengenai hubungan antara ketahanan psikologis dan pemulihan trauma akibat pelecehan seksual. Studi ini menggunakan metode systematic review berdasarkan pedoman PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan melalui database elektronik seperti PubMed, Scopus, dan ScienceDirect yang dipublikasikan antara tahun 2010 hingga 2025. Setelah melalui proses seleksi dan penilaian kualitas, sebanyak 18 artikel dipilih untuk dianalisis. Temuan menunjukkan bahwa ketahanan psikologis berperan signifikan dalam menurunkan tingkat gejala PTSD, depresi, dan kecemasan pada penyintas pelecehan seksual. Komponen control dan commitment terbukti mendukung pemulihan melalui strategi coping adaptif dan proses meaning-making. Faktor-faktor seperti dukungan sosial, konteks budaya, dan jenis kelamin juga memoderasi hubungan antara hardiness dan pemulihan. Ketahanan psikologis merupakan faktor penting dalam proses pemulihan trauma pelecehan seksual. Intervensi psikologis berbasis penguatan hardiness perlu dikembangkan sebagai pendekatan untuk mendukung penyintas dalam membangun kembali ketahanan mentalnya.
Pendekatan Fiqih Pendidikan terhadap Ibadah Puasa: Kajian Normatif tentang Hukum, Syarat, dan Rukun Raffida Aliya Bp; Auren Fladhira; Mutrikaaini, Mutrikaaini; Zahra Ramadini; Imam Tauhid
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14307

Abstract

Artikel ini mengkaji ibadah puasa melalui perspektif fiqih pendidikan dengan menitikberatkan pada pemahaman normatif mengenai hukum, syarat, dan rukun yang mengatur pelaksanaannya. Pendekatan fiqih pendidikan digunakan untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip hukum Islam dengan tujuan pembinaan moral, spiritual, dan karakter peserta didik dalam proses belajar mengajar. Dalam kajian ini, hukum puasa dianalisis berdasarkan ketentuan syariat beserta ragam klasifikasinya, seperti wajib, sunnah, makruh, dan haram. Pembahasan mengenai syarat puasa mencakup syarat wajib dan syarat sah, sementara analisis tentang rukun puasa memfokuskan pada unsur-unsur mendasar yang menentukan keabsahan ibadah tersebut. Melalui pendekatan normatif, artikel ini menunjukkan bahwa pemahaman komprehensif terhadap hukum, syarat, dan rukun puasa dapat memperkuat aspek pedagogis dalam pendidikan Islam, membantu peserta didik menginternalisasi nilai-nilai ketaatan, disiplin, dan ketakwaan. Kajian ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap pengembangan konsep fiqih pendidikan yang lebih aplikatif dan relevan dalam konteks pembelajaran modern.
The Relationship Between Reading Motivation and English Literacy Achievement Among EFL Learners Rahayu, Putri Dianing Rahayu; Richard Fidal Deme Hadjon; Sakinah Aulia Rahmah; Muhammad Tahir; Suryadi Ishak
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14327

Abstract

This study examined the relationship between reading motivation and English literacy achievement among EFL learners. A quantitative correlational design was employed, using a reading motivation questionnaire and a standardized English literacy test administered to 30 intermediate-level students. Descriptive analysis showed that students demonstrated high literacy performance with moderate variability in reading motivation. Pearson correlation and simple linear regression revealed that reading motivation significantly predicted literacy achievement (R = 0.512, R² = 0.262, p = 0.004), indicating that 26.2% of the variance in literacy scores could be explained by motivation levels. Furthermore, an independent-samples t-test revealed no significant difference in literacy performance between male and female students (t = 0.925, p = 0.363). These findings highlight the central role of motivation in supporting literacy development in EFL contexts, suggesting that teaching practices should prioritize developing reading motivation. The study concluded that motivation is a key psychological factor influencing literacy outcomes, while gender plays no significant role in determining literacy achievement.
Pancasila di Era Globalisasi, Tantangan, dan Relevansi sebagai Dasar Negara Luthfia Amalia Mulyadi; Renita Rudiana; Siti Nur Azizah; Zaenul Slam
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14352

Abstract

Pancasila berfungsi dan tetap kuat sebagai dasar negara dalam menghadapi tantangan globalisasi, yang berdampak pada berbagai aspek kehidupan bangsa kita. Indonesia melihat dua sisi globalisasi: liberalisasi ekonomi, kemajuan teknologi, dan arus informasi yang melintasi batas negara. Kedua aspek ini membawa peluang dan risiko bagi Indonesia. Di satu sisi, globalisasi memungkinkan inovasi, kemajuan digital, dan integrasi ekonomi global; namun, di sisi lain, ia juga menyebabkan ketidakadilan digital, kesenjangan sosial-ekonomi, individualisme yang lebih besar, dan penurunan semangat gotong-royong, yang menunjukkan bahwa sila Kelima belum dilaksanakan dengan baik. Selain itu, memasuki budaya negara lain dan menyebarkan ideologi yang tidak toleran melalui media digital membahayakan persatuan. Untuk menyelidiki literatur ilmiah yang berkaitan dengan Pancasila, globalisasi, dan keadilan sosial, artikel ini menggunakan pendekatan kajian pustaka deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pancasila masih relevan sebagai filter ideologis dan kompas moral dalam menangani efek buruk globalisasi. Pancasila meminta negara menjalankan perannya sebagai negara kesejahteraan, memperkuat pemerataan pembangunan, menjaga identitas bangsa, dan memastikan bahwa kemajuan teknologi digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat. Pancasila berfungsi sebagai pedoman strategis bagi Indonesia untuk mempertahankan kebebasan dan keadilan di era global.
Perspektif Kepala Sekolah dan Guru tentang Tunjangan Sertifikasi terhadap Kinerja di SMA 1 Teluk Gelam Wiwin Triani; Indriah Juwita; Mila Meiyanti; Musfirowati, Musfirowati; Neta Dian Lestari; Ahmad Zulinto
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14385

Abstract

This study aims to explore the perspectives of principals and teachers regarding the impact of certification allowances on performance at SMA Negeri 1 Teluk Gelam. The research method used is qualitative with a case study approach. Data were collected through in-depth interviews with the principal and several teachers who had received certification allowances. The results show that certification allowances are considered to provide additional motivation for teachers to improve their performance. Teachers feel more appreciated and enthusiastic about developing more effective teaching methods. In addition, this allowance encourages increased professionalism and responsibility in carrying out duties. However, there is also a view that this allowance should be accompanied by stricter performance evaluations to ensure a sustainable positive impact. Overall, certification allowances play a significant role in improving the quality of education, although challenges in their implementation need to be continuously evaluated. These findings can serve as a basis for better education policies in optimizing the benefits of certification allowances.
Analisis dan Evaluasi Pelaksanaan Program Komunitas Belajar di SMA Negeri 1 Teluk Gelam Zwesty Wulandari; Elsha Vitria Fitriani; Darmawi Husni
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14387

Abstract

This study aims to describe and analyze the implementation of the Learning Community program at SMA Negeri 1 Teluk Gelam as a strategy to enhance teacher professional development within the context of an autonomous curriculum. This research employed a qualitative approach with an in-depth single case study design. Data collection was conducted through in-depth interviews, observations, and document review. The data were then analyzed using the Miles, Huberman, and Saldana model, which includes data condensation, presentation, and drawing and verifying conclusions. The research findings indicate that the program design aligns with the principles of Professional Learning Communities (PLCs), such as collaboration, group work, and an orientation toward improving student learning outcomes. Program implementation was fairly consistent through regular meetings, learning activities, and sessions sharing effective teaching practices. However, several challenges were encountered, including time constraints, varying teacher commitment, and inadequate technical support. The program had a positive impact on improving teachers' pedagogical and professional competencies, particularly in developing lesson plans, implementing innovative methods, and strengthening a collaborative culture. This study confirms that Learning Communities can be an effective means of improving teacher competency, provided they are supported by strong school leadership, adequate time, and ongoing evaluation mechanisms.

Page 5 of 26 | Total Record : 253