cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 2,748 Documents
Peranan Sangkep Nggeluh (Sistem Kekerabatan) dalam Upaya Penyelesaian Masalah Nangkih (Kawin Lari) Studi Kasus Desa Persadanta Endang Aloina Br Barus; Aminah Safitri Siregar; Elida Wardah Lubis; Febiola Elisabeth Br Sembiring; Tappil Rambe
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena terjadinya Nangkih (Kawin Lari) di Desa Persadanta, Penyebab terjadinya Nangkih (Kawin Lari) di Desa Persadanta, Makna yang terkandung dalam Sangkep Nggeluh (Sistem Kekerabatan) di Desa Persadanta, Peran dan tanggung jawab Sangkep Nggeluh (Sistem Kekerabatan) dalam menyelesaikan Nangkih (Kawin Lari) di Desa Persadanta. Peneliti menggunakan Metode Kualitatif dengan Pendekatan Studi Kasus untuk memperoleh data-data melalui Observasi, Wawancara, dan Studi Kepustakaan kemudian disajikan secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa Nangkih merupakan kawin lari yang dibenarkan dalam adat istiadat karo dimana sepasang kekasih memilih menikah secara diam-diam karena memiliki hambatan dari luar namun saat ini Nangkih di Desa Persadanta sudah dianggap hal yang negatif karena dilakukan tanpa adanya restu dari orang tua terlebih dahulu. Faktor penyebab Nangkih di Desa Persadanta yaitu tidak direstui orang tua (Perbedaan agama, Menikah dengan keluarga yang tidak bisa dinikahi dan Status sosial), Mendesak (Hamil), dan Ngobah-ngobah bicara (Merubah pembicaraan). Makna yang terkandung dalam Sangkep Nggeluh yaitu Rakut Sitelu sebagai tatanan kekerabatan, Merga Silima sebagai identitas sah sebagai orang karo, Gotong royong, dan tanggung jawab moral untuk hidup yang harmonis. Peran dan tanggung jawab Sangkep Nggeluh yang utama terletak pada Rakut Sitelu, Senina/Sembuyak yang berperan sebagai kepanjangan tangan bagi Anak Beru dan Sukut (Tuan rumah), Anak Beru sebagai jembatan komunikasi keluarga pihak laki- laki dan perempuan serta bertugas dalam menyiapkan kebutuhan logistik dan Kalimbubu berperan sebagai orang yang memberi saran, pendapat serta masukan kepada Anak Beru, dan Sukut agar Nangkih dapat diselesaikan dengan baik.
Strategi Peningkatan Daya Saing Beauty Clinic: Pengaruh Brand Image dan Persepsi Harga terhadap Kepuasan Konsumen di Visi Beauty Clinic Silvi Monica; Selamet Riyadi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18100

Abstract

Perkembangan industri kecantikan di Indonesia yang terus meningkat telah menyebabkan persaingan antarklinik kecantikan menjadi semakin intensif. Persaingan usaha Di tengah intensitas persaingan yang kian menguat, pelaku usaha didorong untuk merancang pendekatan pemasaran yang lebih empatik, dengan menjadikan penciptaan pengalaman dan kepuasan paripurna bagi konsumen sebagai esensi utama strategi. Riset ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand image dan persepsi harga terhadap kepuasan konsumen pada klinik kecantikan. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini melalui survei. Data penelitian diperoleh dari penyebaran kuesioner kepada 92 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan regresi linier berganda yang didukung oleh uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa brand image memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan nilai signifikansi 0,019. Selain itu, persepsi harga juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi 0,000. Secara bersama-sama, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen, yang terlihat dari nilai F sebesar 138,173 dengan tingkat signifikansi 0,000. Koefisien determinasi sebesar 75,6% menunjukkan bahwa kepuasan konsumen dapat dijelaskan oleh variabel citra merek dan persepsi harga. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa peningkatan citra merek disertai penetapan harga yang kompetitif menjadi langkah strategis dalam meningkatkan loyalitas pelanggan, memperkuat posisi bersaing, serta menjaga keberlanjutan bisnis klinik kecantikan.
Meningkatkan Layanan Digital Gojek: Analisis User Experience sebagai Dasar Strategi Peningkatan Mario Andika Ilham Putra; Selamet Riyadi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18101

Abstract

Seiring dengan pesatnya perkembangan industri layanan digital di Indonesia, persaingan antar platform ride-hailing semakin meningkat, sehingga kualitas pengalaman pengguna menjadi faktor penting dalam menjaga loyalitas pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara menyeluruh kualitas pengalaman pengguna pada aplikasi Gojek dengan menggunakan instrumen User Experience Questionnaire (UEQ), serta merumuskan rekomendasi strategis pengembangan layanan digital dalam perspektif manajemen strategik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan UEQ Data Analysis Tool, yang mencakup enam dimensi, yaitu daya tarik, kejelasan, efisiensi, ketepatan, stimulasi, dan kebaruan. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh instrumen penelitian telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,763. Lebih lanjut, aplikasi Gojek memperoleh penilaian positif pada seluruh dimensi UEQ, dengan nilai daya tarik sebesar 2,00, kualitas pragmatis sebesar 2,09, dan kualitas hedonis sebesar 2,07. Berdasarkan hasil uji benchmark, aplikasi ini berada pada kategori Good hingga mendekati Excellent, dengan dimensi stimulasi dan efisiensi sebagai keunggulan utama, sementara dimensi kebaruan memiliki nilai relatif lebih rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan pada aspek inovasi desain perlu menjadi prioritas strategis bagi Gojek guna meningkatkan daya saing di tengah dinamika industri layanan digital yang terus berkembang.
Pengaruh Motivasi Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Tenaga Pendidik SMKS Putra Bangsa Bontang Kalimantan Timur Rediyono Rediyono; Hardika Muhammad Fatih
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18109

Abstract

Kinerja tenaga pendidik merupakan faktor penting dalam menentukan kualitas proses pembelajaran dan pencapaian tujuan pendidikan. Kinerja yang optimal dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal, di antaranya motivasi kerja dan lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja tenaga pendidik di SMKS Putra Bangsa Bontang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 26 tenaga pendidik dan seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja tenaga pendidik baik secara parsial maupun simultan. Motivasi kerja memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan lingkungan kerja. Pembahasan hasil penelitian menunjukkan bahwa temuan ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang menegaskan pentingnya faktor motivasi dan kondisi lingkungan kerja dalam meningkatkan kinerja guru. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja tenaga pendidik memerlukan pengelolaan motivasi dan lingkungan kerja secara terpadu dan berkelanjutan.
Pendidikan Anak dalam Perspektif Al-Qur’an: Analisis Tafsir terhadap Peran Orang Tua dalam Pembentukan Akhlak dan Spiritualitas Generasi Muslim Rati Rahmayanti; Syafi’i Syafi’i
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18122

Abstract

Pendidikan anak dalam Islam merupakan proses pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pada pembentukan akhlak, spiritualitas, dan tanggung jawab sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pendidikan anak dalam perspektif Al-Qur’an serta menjelaskan peran orang tua dalam membentuk akhlak dan spiritualitas generasi Muslim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber data primer berupa ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan pendidikan anak dan tanggung jawab orang tua, terutama QS. Luqman ayat 13–19, QS. At-Tahrim ayat 6, dan QS. Al-Furqan ayat 74. Data dianalisis secara deskriptif-analitis dengan pendekatan tafsir tematik (maudhu’i). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an menempatkan orang tua sebagai pendidik pertama dan utama dalam keluarga. Peran tersebut diwujudkan melalui penanaman tauhid, pembiasaan ibadah, keteladanan akhlak, kasih sayang, nasihat, dan pengawasan terhadap perilaku anak. Pendidikan anak berbasis Al-Qur’an penting untuk membentuk generasi Muslim yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki spiritualitas yang kuat dalam menghadapi tantangan zaman.
Tinjauan Yuridis terhadap Kewajiban AMDAL dalam Kegiatan Usaha Pasca Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja Dian Utari; Anisa Hermawati; Alwan Al Buseheri
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18125

Abstract

Perubahan pengaturan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) setelah berlakunya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja menjadi salah satu isu penting dalam perlindungan lingkungan hidup di Indonesia. Melalui sistem perizinan berusaha berbasis risiko (risk based approach), kewajiban penyusunan AMDAL tidak lagi diberlakukan terhadap seluruh kegiatan usaha, melainkan hanya bagi kegiatan usaha yang memiliki tingkat risiko tinggi terhadap lingkungan hidup. Kebijakan ini bertujuan untuk menyederhanakan proses perizinan dan meningkatkan investasi, namun menimbulkan berbagai persoalan hukum terkait perlindungan lingkungan hidup. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas peraturan perundang-undangan, jurnal ilmiah, buku, serta sumber hukum lain yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan kewajiban AMDAL melalui sistem perizinan berbasis risiko memberikan kemudahan dalam proses perizinan usaha, tetapi berpotensi mengurangi fungsi preventif AMDAL sebagai instrumen pengendalian lingkungan hidup. Selain itu, perubahan tersebut juga menimbulkan persoalan terkait kepastian hukum, efektivitas pengawasan lingkungan, dan partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pengawasan dan harmonisasi regulasi agar perlindungan lingkungan hidup tetap sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.
Pengaruh Talent Management dan Pengembangan Karier terhadap Daya Saing Tenaga Kependidikan dengan Organizational Commitment sebagai Variabel Mediasi pada Tenaga Kependidikan Perguruan Tinggi di Bekasi Rafli Dwi Putra; Retno Purwani Setyaningrum; Tri Ngudi Wiyatno
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18127

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh talent management dan pengembangan karier terhadap daya saing tenaga kependidikan dengan organizational commitment sebagai mediasi. Pendekatan kuantitatif kausal digunakan dengan sampel 50 responden (purposive sampling). Data dianalisis menggunakan SEM-PLS SmartPLS 4.0. Hasil menunjukkan talent management dan pengembangan karier berpengaruh positif signifikan terhadap organizational commitment (β=0,352; 0,418; p<0,01). Talent management, pengembangan karier, dan organizational commitment juga berpengaruh positif signifikan terhadap daya saing (β=0,284; 0,324; 0,391; p<0,05). Organizational commitment memediasi secara parsial pengaruh kedua variabel terhadap daya saing (β=0,138; 0,163; p<0,05). Komitmen organisasi berperan penting dalam meningkatkan daya saing tenaga kependidikan.
Dispensasi Kawin karena Kehamilan di Kabupaten Temanggung: Perspektif Perlindungan Anak Aurellia Mirabel Fredlyna; Shafira Aulia Hanum; Karmila Nuralifah Kadir; Nikita Sheila Pasha; Arnanda Yusliwidaka
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18146

Abstract

Perkawinan di bawah umur berkontribusi secara signifikan terhadap meningkatnya permohonan dispensasi kawin khususnya di daerah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Indonesia. Fenomena ini menunjukkan adanya ketimpangan antara ketentuan normatif mengenai batas usia perkawinan dalam peraturan perundang-undangan dan relitas social yang berkembang di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis factor penyebab tingginya dispensasi kawin serta menilai penerapan perlindungan hukum bagi anak. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif-empiris dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan sosiologis hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingginya dispensasi kawin dipengaruhi oleh faktor multidimensional, meliputi keterbatasan edukasi kesehatan reproduksi, tekanan sosial dan budaya, kondisi ekonomi keluarga, serta rendahnya tingkat pendidikan. Dalam praktik peradilan, dominasi alasan kehamilan di luar nikah sebagai dasar pengabulan permohonan berpotensi menimbulkan ketidaksesuaian dengan prinsip kepentingan terbaik bagi anak apabila tidak disertai pertimbangan yang komprehensif terhadap kesiapan psikologis dan jaminan hak tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, diperlukan penguatan koordinasi antar lembaga peradilan, institusi pencatat perkawinan, layanan kesehatan, dan pemerintah daerah dalam mendorong edukasi pranikah dan pendewasaan usia perkawinan secara berkelanjutan.
Studi Antropologi Hubungan Manusia Dengan Sungai dalam Mitigasi Bencana Banjir di Kota Medan Murni Eva Marlina Rumapea; Daniel Harapan Parlindungan Simanjuntak; Tri Nur Putri; Pramudita Pramudita; Manuel Paian Desmon Siallagan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18192

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pergeseran paradigma hubungan masyarakat Kota Medan dengan Sungai Deli dan Sungai Babura, dari pusat peradaban dan perdagangan menjadi sumber ancaman bencana banjir. Selama ini, mitigasi banjir cenderung bersifat teknokratis-struktural (betonisasi) yang sering kali mengabaikan dimensi kebudayaan dan kearifan lokal, sehingga mengalami jalan buntu saat berbenturan dengan praktik hidup masyarakat bantaran sungai. Tujuan utama penelitian ini adalah menggali kembali kearifan lokal, strategi adaptasi berbasis budaya (local genius), dan konstruksi sosial masyarakat terhadap sungai guna merumuskan rekomendasi kebijakan mitigasi bencana yang lebih humanis, inklusif, dan berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif etnografi untuk memahami pandangan dunia (world view) masyarakat melalui deskripsi mendalam (thick description). Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data primer melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam (in-depth interview) dengan tokoh masyarakat serta agen pemerintah, menggunakan perspektif emik untuk menginterpretasikan jaringan makna budaya di balik perilaku masyarakat di zona banjir. Luaran yang ditargetkan mencakup laporan penelitian dan publikasi ilmiah (jurnal/artikel) yang memberikan rekomendasi kebijakan mitigasi berbasis budaya. Uraian TKT (Tingkat Kesiapan Teknologi) yang diusulkan berada pada level Penelitian Dasar, yang berfokus pada pembuktian konsep dan prinsip dasar dari hubungan sosio- antropologis manusia dengan sungai sebagai ekosistem budaya.
Enhancing Learning Effectiveness through the Synergy of Educational Facilities, Infrastructure Management, and Financial Literacy Akbariansyah Akbariansyah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18286

Abstract

This study examines the synergy between educational facilities, infrastructure management, and financial literacy in enhancing learning effectiveness at SMK PGRI 1 Palembang. Employing a qualitative case study approach, data were obtained through interviews, observations, and document analysis. The findings indicate that effective management practices, including planning, procurement, maintenance, and financial allocation, contribute significantly to improving student engagement, motivation, and practical competencies. Despite challenges related to limited financial resources and coordination, the integration of facilities management and financial literacy plays a critical role in supporting educational quality assurance. The study recommends the implementation of digital asset management systems, strengthened industry partnerships, and increased institutional support to promote sustainable educational development.