cover
Contact Name
Sumianto
Contact Email
sumianto1982@gmail.com
Phone
+6285274742619
Journal Mail Official
sumianto1982@gmail.com
Editorial Address
Jl. Adi Sucipto, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau - Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Indo Green Journal
ISSN : 30252679     EISSN : 30254574     DOI : https://doi.org/10.71436/green.v2i4.76
Indo Green Journal is published by Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. Indo Green Journal is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of scientific and technology (religious sciences, humanities sciences, social science group, natural sciences, formal science, applied sciences and other). All publications in the Indo Green Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. Indo Green Journal is a national journal with e-ISSN: 3025-4574, and p-ISSN: 3025-2679 is free of charge in the submission process and review process. Indo Green Journal publishes articles periodically four a year, in March, June, September, and December. Indo Green Journal uses Turnitin plagiarism checks, Mendeley for reference management and supported by Crossref (DOI) for identification of scientific paper.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 328 Documents
Upacara Adat Ulaon Saur Matua Masyarakat Batak Toba dalam Mengenang Orang Tua Yang Sudah Meninggal Dunia dan Eksitensinya Dikota Jambi Dikita Handayani Lumban Toruan; Bataris sitanggang; Junita Yosephine Sinurat
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.294

Abstract

Indonesia memiliki beragam kekayaan budaya, termasuk dalam hal adat istiadat, seni, bahasa, agama, dan suku. Setiap suku memiliki tradisi dan adat yang unik. Namun, sering kali muncul kontroversi antara iman Kristen dan pelaksanaan adat istiadat, khususnya dalam konteks penelitian ini, yaitu suku Batak Toba dengan upacara adat kematian yang dikenal sebagai “saur matua”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upacara adat kematian Saur Matua dari sudut pandang iman Kristen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka untuk menjawab atau menyelesaikan permasalahan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman akan kebenaran ajaran Tuhan sangat penting dalam pelaksanaan upacara adat kematian Saur Matua, karena upacara ini tidak dapat dipisahkan dari budaya masyarakat Batak Toba. Oleh karena itu, perspektif iman Kristen sangat diperlukan untuk mengantisipasi hal-hal yang bertentangan dengan ajaran iman Kristen.
Analisis Krisis Reputasi Aqua dengan Pendekatan Situational Crisis Communication Theory pada Kasus Isu Sumur Bor Nur Ridwan; Sri Wulandari; Faris Saputra Dewa; Keriyono Keriyono
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.295

Abstract

Krisis reputasi yang dialami Aqua akibat isu penggunaan sumur bor sebagai sumber air pada tahun 2025, menunjukkan rapuhnya reputasi korporasi yang dibangun melalui citra sumber mata air alami. Krisis Kepercayaan terjadi, saat publik mempertanyakan klaim Aqua sebagai air pegunungan murni, sementara perusahaan menegaskan bahwa air diambil dari akuifer dalam. Analisis menggunakan Situational Crisis Communication Theory (SCCT) menempatkan kasus ini dalam kategori preventable cluster, di mana publik memberi atribusi tanggung jawab tinggi kepada perusahaan. Respons awal Aqua berupa penjelasan teknis dikategorikan sebagai strategi diminish, namun terbukti tidak cukup untuk meredakan krisis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif untuk mengungkapkan langkah yang ditempuh Aqua dalam mengatasi krisis. Pengumpulan data bersumber dari berbagai berita media online resmi, media sosial, pernyataan resmi perusahaan, artikel jurnal, dan rujukan dari berbagai situs web. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam krisis dengan tingkat tanggung jawab tinggi, perusahaan tidak bisa hanya mengandalkan penjelasan teknis. SCCT menekankan perlunya strategi rebuild yang lebih kuat, yaitu permintaan maaf yang jelas dan keterbukaan data serta komitmen perbaikan. Pemulihan reputasi tidak cukup dengan klarifikasi, tetapi membutuhkan kombinasi komunikasi yang empatik, tindakan korektif yang nyata, dan transparansi yang bisa diverifikasi publik. Dengan cara ini, kepercayaan dapat dibangun kembali secara lebih kredibel dan berkelanjutan.
Culture Shock Alumni Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Riau di Jepang Rizka Zhuriana Damanik; Arza Aibonotika; Merri Silvia Basri
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor penyebab culture shock yang dialami alumni Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Riau selama bekerja di Jepang berdasarkan teori culture shock Kalervo Oberg (1960). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap delapan alumni angkatan 2014–2017 yang bekerja di Jepang selama satu hingga lima tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa culture shock dialami melalui empat tahapan, yaitu honeymoon, crisis, recovery, dan adjustment. Faktor utama penyebab culture shock meliputi hambatan bahasa, hubungan sosial, norma masyarakat, lingkungan fisik, dan durasi masa tinggal. Hambatan bahasa muncul karena perbedaan bahasa kerja dan komunikasi sehari-hari di Jepang. Selain itu, perbedaan budaya sosial, aturan masyarakat yang ketat, serta kondisi cuaca ekstrem turut memengaruhi proses adaptasi alumni. Meskipun demikian, seiring berjalannya waktu alumni mulai mampu menyesuaikan diri dengan budaya dan lingkungan kerja di Jepang. Pengalaman bekerja di Jepang juga memberikan dampak positif berupa peningkatan keterampilan, kepercayaan diri, dan pemahaman budaya Jepang. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi mahasiswa dan peneliti selanjutnya mengenai culture shock pekerja migran Indonesia di Jepang.
Peningkatan Penguasaan Kosakata Bahasa Jepang Melalui Implementasi Media Permainan Word Square Sri Puja Rahayu; Sri Wahyu Widiati; Putri Rahayuningtyas
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penggunaan media Word Square serta tingkat efektivitasnya dalam pembelajaran kosakata bahasa Jepang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pra-eksperimen desain One Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian adalah 23 siswa kelas XI SMK N 1 Taluk Kuantan yang mengikuti mata pelajaran pilihan bahasa Jepang. Data dikumpulkan melalui tes kosakata berupa pretest dan posttest, kemudian dianalisis secara deskriptif, uji normalitas, uji-t berpasangan, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan awal siswa masih tergolong rendah dengan nilai rata-rata pretest sebesar 58,61. Setelah diberikan perlakuan menggunakan media Word Square pada materi aisatsu, kazoku, dan tabemono, nilai rata-rata posttest meningkat menjadi 85,43. Hasil perhitungan N-Gain memperoleh rata-rata 0,71 yang termasuk kategori tinggi. Sebanyak 52,17% siswa berada pada kategori peningkatan tinggi dan 47,83% pada kategori sedang. Tidak terdapat siswa dengan kategori peningkatan rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa media Word Square dapat membantu siswa mengingat kosakata, meningkatkan ketelitian, keaktifan, dan motivasi belajar. Dengan demikian, media Word Square efektif digunakan sebagai alternatif media pembelajaran kosakata bahasa Jepang di tingkat SMK, khususnya untuk menciptakan pembelajaran yang menarik, menyenangkan, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan siswa dalam memahami kosakata dasar secara lebih mudah, terarah, bermakna, dan berkelanjutan di kelas tersebut.
Analisis Model Pembelajaran IPS dalam Penguatan Keterampilan 6C pada Kurikulum Sekolah Dasar: Kajian Systematic Literature Review Kitaman Hutapea; Adelia Dewanti; Aulia Azzahra; Mintasih Indriayu
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.298

Abstract

Penelitian ini mengkaji tren, pola, dan kesenjangan penerapan model pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dalam pengembangan keterampilan abad ke-21 berbasis 6C berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, karakter, dan kewarganegaraan pada kurikulum sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA 2020, bersumber dari 40 artikel nasional dan internasional terbitan 2020–2026 melalui Google Scholar, DOAJ, Garuda, ERIC, dan Scopus. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui reduksi data, pengkodean, kategorisasi, sintesis tematik, dan interpretasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Problem Based Learning, Project Based Learning, dan pembelajaran kooperatif merupakan model yang paling dominan dan terbukti efektif meningkatkan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, serta kolaborasi. Namun, aspek karakter dan kewarganegaraan masih kurang mendapat perhatian. Pembelajaran IPS juga mengalami pergeseran dari teacher-centered menuju pendekatan yang lebih kontekstual dan berbasis teknologi. Penelitian ini berkontribusi dalam memetakan tren sekaligus menjadi dasar pengembangan model pembelajaran yang lebih inovatif dan holistik.
Rehabilitasi dan Perluasan Jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) IKK Amonggedo dengan Pendekatan Perencanaan dan Pengendalian Proyek Romi Suryaningrat Edwin; Ridwan Syah Nuhun; Abdul Kadir; Try Sugiarto Soeparyanto; Nandar Nandar; Safruddin Safruddin; Hasir Hasir
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.299

Abstract

Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) IKK Amonggedo dibangun pada periode 2014-2015 dengan kapasitas terpasang sebesar 10 L/detik dan memanfaatkan sistem pengaliran secara gravitasi. Namun, hingga saat ini tingkat cakupan pelayanan air minum masih rendah, yaitu sebesar 14,54% dari total penduduk Kecamatan Amonggedo, meskipun kapasitas produksi sistem relatif memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi rehabilitasi dan perluasan jaringan distribusi SPAM IKK Amonggedo dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan kapasitas sistem serta meningkatkan cakupan layanan air minum. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif-deskriptif yang mengintegrasikan analisis kebutuhan air, simulasi hidraulik jaringan distribusi menggunakan perangkat lunak EPANET, serta evaluasi perencanaan dan pengendalian proyek berbasis Earned Value Management (EVM). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat idle capacity sebesar 6,8 L/detik akibat keterbatasan jaringan distribusi. Simulasi hidraulik memperlihatkan bahwa tekanan jaringan berada pada rentang 7-35 meter kolom air dan masih memenuhi standar pelayanan minimum, sehingga memungkinkan perluasan jaringan tanpa penambahan energi mekanis. Perencanaan perluasan jaringan dengan penambahan pipa distribusi utama sepanjang 3 km terbukti mampu menjaga stabilitas tekanan dan kontinuitas debit hingga titik pelayanan terjauh. Dari aspek manajemen proyek, penerapan metode EVM memberikan dasar pengendalian biaya dan waktu pelaksanaan proyek secara kuantitatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa rehabilitasi dan perluasan jaringan distribusi merupakan strategi paling efektif untuk meningkatkan kinerja dan cakupan layanan SPAM IKK Amonggedo serta mendukung pengembangan infrastruktur air minum yang berkelanjutan.
Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS di Kelas V SD Negeri 2 Tomohon Jilda Manangin; Jeffry Sony Junus lengkong; Margareta Oktavia Sumilat
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.300

Abstract

Tujuan dari kajian ini ialah untuk mengoptimalkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPAS dengan materi “Karakteristik Geografis Wilayah Indonesia” di kelas V SD Negeri 2 Tomohon dengan menerapkan model Project Based Learning (PjBL). Metode kajian yang dipergunakan yakni Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang tersusun atas 2 siklus, tiap siklus tersusun atas empat tahapan yakni dari perencanaan sampai refleksi. Subjek kajian ini ialah keseluruhan siswa kelas V SD Negeri 2 Tomohon jumlahnya 28 peserta didik yang tersusun atas 15 perempuan serta 13 laki-laki. Teknik dalam mengumpulkan data ini mempergunakan lembar tes evaluasi. Teknik analisa data yang dipergunakan ialah teknik analisa hasil belajar. Hasil kajian menunjukkan bahwa di kelas V SD Negeri 2 Tomohon hasil belajar siswa di siklus I senilai 64,67 serta hasil belajar siklus II senilai 81,25. Oleh karenanya, di kelas V SD Negeri 2 Tomohon, implementasi model PjBL bisa mengoptimalkan hasil belajar IPAS.
Penerapan Model Explicit Instruction untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Puisi Kelas V SD GMIM VI Tomohon Revalina Felya Merentek; Norma N. Monigir; Juliana K. Tagupia
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca puisi peserta didik kelas V SD GMIM VI Tomohon melalui penerapan model pembelajaran Explicit Instruction pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Studi ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan mengimplementasikan alur siklus yang dikembangkan oleh Kemmis dan McTaggart. Secara operasional, rangkaian tindakan ini diselenggarakan dalam dua siklus, dengan masing-masing siklus mengalir melalui empat fase berkesinambungan, yang meliputi perencanaan, pelaksanaan aksi, pengamatan, serta aktivitas refleksi. Meskipun total subjek dalam riset ini berjumlah 20 peserta didik, pada saat implementasi tindakan dilakukan di kelas, tercatat hanya 18 siswa yang hadir dan aktif mengikuti proses pembelajaran. Data penelitian diperoleh melalui lembar observasi dan penilaian keterampilan membaca puisi yang mencakup aspek lafal, intonasi, tempo, ekspresi, dan percaya diri. Proses analisis data dalam penelitian ini bertumpu pada kalkulasi rata-rata capaian belajar serta tingkat ketuntasan belajar klasikal siswa, dengan merujuk pada standar KKTP yang berada di angka 75. Temuan pada tahap siklus I menunjukkan bahwa nilai rata-rata capaian belajar siswa berada di angka 65. Sementara itu, tingkat ketuntasan klasikal yang diraih baru mencapai 55%, yang berarti hanya 10 dari total 18 peserta didik yang dinyatakan berhasil memenuhi standar kelulusan. Pasca-pelaksanaan tindakan perbaikan pada siklus II, nilai rerata capaian belajar siswa mengalami lonjakan hingga menyentuh angka 90. Sejalan dengan itu, persentase ketuntasan klasikal juga berhasil menembus 89%, di mana 16 dari total 18 peserta didik telah dinyatakan lulus kriteria. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Explicit Instruction efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca puisi peserta didik kelas V SD GMIM VI Tomohon.
Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Cerita Pendek (Cerpen) Siswa Kelas V SD Inpres Kakaskasen Tiga Jihan Fauzia Mokodompit; Non Norma Monigir; Deysti Trifena Tarusu
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis cerita pendek (cerpen) siswa kelas V SD Inpres Kakaskasen Tiga melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, yaitu menyusun perangkat pembelajaran dan langkah-langkah kegiatan proyek; tahap pelaksanaan tindakan, yaitu menerapkan model Project Based Learning dalam proses pembelajaran; tahap observasi, yaitu mengamati aktivitas guru dan siswa selama pembelajaran berlangsung; serta tahap refleksi, yaitu mengevaluasi hasil pelaksanaan tindakan untuk menentukan perbaikan pada siklus berikutnya. Subjek penelitian ini adalah 12 siswa kelas V SD Inpres Kakaskasen Tiga. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan kemampuan menulis cerpen siswa. Pada siklus I diperoleh nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 70,41 dengan tingkat ketuntasan belajar sebesar 41,66%. Aktivitas siswa pada siklus I memperoleh persentase sebesar 60,29% dengan kategori cukup, sedangkan aktivitas guru memperoleh persentase sebesar 66,66% dengan kategori baik. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, nilai rata-rata hasil belajar siswa meningkat menjadi 87,5 sehingga mengalami peningkatan sebesar 17,09 poin atau 24,27%. Tingkat ketuntasan belajar meningkat dari 41,66% menjadi 91,66% sehingga mengalami peningkatan sebesar 50%. Aktivitas siswa meningkat dari 60,29% menjadi 88,23% atau meningkat sebesar 27,94%, sedangkan aktivitas guru meningkat dari 66,66% menjadi 91,66% atau meningkat sebesar 25%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan kemampuan menulis cerita pendek siswa kelas V SD Inpres Kakaskasen Tiga.
Analisis Strategi Pembelajaran Yang Digunakan Guru dalam Proses Pembelajaran Mila Dewi; Hana Sakura; Ananda Salsabila; Lalu Agimul Akbar; Fatimah Azahra; Nafisa Maula Amelia Putri; Abelia Sintya Firjatullah
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.303

Abstract

Artikel ini membahas tentang Strategi pembelajaran yang merupakan komponen kunci dalam menentukan keberhasilan pencapaian tujuan pendidikan di kelas. Strategi bukan sekadar prosedur, melainkan sebuah rencana  komprehensif  yang  mencakup  pengaturan  materi  dan  fasilitas  bagi  peserta  didik.  Kajian  ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam mengenai hakikat strategi pembelajaran, klasifikasi jenis-jenis strategi yang dapat diimplementasikan, serta faktor-faktor esensial yang menjadi pertimbangan dalam pemilihannya. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa terdapat berbagai jenis strategi seperti ekspositori, inkuiri, berbasis masalah, kooperatif, hingga strategi inovatif yang memiliki karakteristik berbeda. Ketepatan pendidik dalam memilih strategi berdasarkan tujuan pembelajaran, karakteristik siswa, dan ketersediaan sarana menjadi penentu utama efektivitas proses belajar mengajar. Pemahaman yang kuat terhadap elemen-elemen ini memungkinkan terciptanya lingkungan belajar yang kondusif dan pencapaian kompetensi yang optimal.