cover
Contact Name
Bhakti Prima Findiga Hermuttaqien
Contact Email
bhakti@unm.ac.id
Phone
+6285230026044
Journal Mail Official
lempupgsd@unm.ac.id
Editorial Address
Jl. A. P. Pettarani, Tidung, Kec. Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Lempu
ISSN : -     EISSN : 30634199     DOI : https://doi.org/10.70713/lempu.v1i3.4320
Core Subject : Education,
Pembelajaran di PGSD maupun di Sekolah Dasar yang membahas tentang kurikulum, teknologi pembelajaran, manajemen sekolah, dan kebijakan pendidikan di sekolah dasar.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2024): July" : 15 Documents clear
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas 3 SD Inpres Minasa Upa Kota Makassar Siti Hajar; Nurfaizah; Muhammad Qardhawi Arief Muhammad
Lempu PGSD Vol. 1 No. 2 (2024): July
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/lempu.v1i2.3336

Abstract

Penelitian ini menemukan bahwa siswa kelas III SD Inpres Minasa Upa di Rappocini, Kota Makassar, kurang berprestasi dalam matematika. Siswa kelas III menggunakan metode pembelajaran berbasis masalah di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang disebut penelitian tindakan kelas (PTK), yang mempunyai empat langkah: merencanakan, melakukan, mengamati, dan memikirkan apa yang terjadi. Hasil dari penggunaan model Problem Based Learning itulah yang menjadi inti pembelajaran. Rekaman, tes, dan observasi adalah cara-cara pengumpulan data. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk analisis. Seorang guru dan dua puluh tiga siswa, tiga belas di antaranya perempuan dan sepuluh di antaranya laki-laki, mengikuti penelitian ini di SD Inpres Minasa Upa di Rappocini, Kota Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar pada siklus II masih dianggap baik, meningkat dari cukup pada siklus I. Pada siklus II aktivitas belajar siswa juga mengalami perubahan dari cukup menjadi baik. Secara keseluruhan pembelajaran siswa berubah dari cukup pada siklus I menjadi baik pada siklus II. Penelitian ini juga menemukan bahwa siswa kelas IV SD Inpres Minasa Upa di Tamalanrea, Kota Makassar, belajar lebih banyak tentang matematika setelah model Pembelajaran Berbasis Masalah diterapkan.
Penerapan Model Project Based Learning Berbasis Multimedia untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Kelas V UPT SPF SD Inpres Bawakaraeng Mila Karmila; Musfira; Nuraisyah
Lempu PGSD Vol. 1 No. 2 (2024): July
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/lempu.v1i2.3339

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui proses dari penerapan Model Pembelajaran dengan memanfaatkan media berupa teknologi untuk meningkatkan kreativitas kelas V di UPT SPF SD Inpres Bawakaraeng. Populasi penelitian adalah keseluruhan siswa kelas V yaitu 26 orang. Metode penelitian  yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pengumpulan data menggunakan tahap observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan di siklus pertama ditemukan seluruh siswa mengikuti pembelajaran dengan baik. Tetapi, ditemukan ada beberapa siswa yang memiliki tingkat motivasi belajar yang kurang. Hal ini dilihat dari data bahwa motivasi siswa dalam proses pembelajaran dengan bantuan video pembelajaran dikategorikan sudah cukup tinggi yaitu keaktifan siswa sebesar 70%, bekerja sama antar anggota kelompok 75%, tanggung jawab siswa 65%, dan daya ijaminasi siswa 75%. Berdasarkan hal tersebut dibandingkan dengan proses pembelajaran sebelumnya dengan tidak menggunanakan video pembelajaran dan pendekatan problem based learning. Keaktifan siswa rendah bahkan siswa hanya mampu menyimak penjelasan dari guru. Sedangkan, pada siklus kedua ditemuan motivasi siswa dapat dikatakan baik dilihat dari data bahwa motivasi siswa dalam proses pembelajaran dengan menggunakan bantuan video pembelajaran untuk motivasi siswa yaitu keaktifan siswa 85%, kerjasama antar anggota kelompok 84%, tanggung jawab siswa 84%, dan daya imajinasi 87%. Sehingga dapat diketahui dan dikatakan bahwa pembelajaran tersebut mencapai kriteria ketuntasan yang diharapkan.
Pendekatan Matematika Realistik (PMR) terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Pada Siswa Kelas V UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng II Lilis Suganda; Amrah Amrah; Herlina
Lempu PGSD Vol. 1 No. 2 (2024): July
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/lempu.v1i2.3345

Abstract

Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, setiap siklus dilaksanakan dua kali pertemuan. Penelitian Tindakan Kelas ini terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Adapun subjek penelitian ini adalah siswa kelas V di UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng II dengan jumlah siswa 20 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis datanya menggunakan analisis data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Pendekatan Matematika Realistik (PMR) meningkatkan kemampuan komunikasi matematis, dilihat dari peningkatan persentase ketuntasan siswa dalam kemampuan komunikasi matematis, yaitu dari 70% pada siklus I menjadi 85% pada siklus II. Aktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung juga mengalami peningkatan, dari 67,85% pada siklus I menjadi 82,5% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan Pendekatan Matematika Realistik (PMR) dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis kelas V di UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng II. Metode ini direkomendasikan untuk diterapkan pada kelas lain yang ingin meningkatkan kemampuan komunikasi matematis. Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa Pendekatan Matematika Realistik (PMR) tidak hanya meningkatkan kemampuan komunikasi matematis tetapi juga meningkatkan partisipasi dan aktivitas siswa selama proses pembelajaran, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan hasil belajar secara keseluruhan.
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas V UPT SDN Unggulan Mongisidi 1 Nirmalasari Nirmalasari; Nurhaedah Nurhaedah; Herlina Iskandar
Lempu PGSD Vol. 1 No. 2 (2024): July
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/lempu.v1i2.3347

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi karena kurang aktifnya siswa dalam kegiatan pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran di kelas. Penelitian ini menggunakan model Discovery Learning dengan metode penelitian tindakan kelas sebanyak dua siklus. Adapun subjek penelitian ini adalah siswa kelas V di UPT SPF SDN Unggulan Mongosodi 1 berjumlah 37 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian siklus I menunjukkan bahwa hasil rata-rata keaktifan siswa sebesar 62% sedangkan pada siklus II 77% sehingga meningkat 15%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Discovery Learning dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa di kelas V UPT SPF SDN Unggulan Mongisidi 1.
Penerapan Model Teams Games Tournament (TGT) Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Riswana Riswana; Khaerunnisa Khaerunnisa; Annisa
Lempu PGSD Vol. 1 No. 2 (2024): July
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/lempu.v1i2.3348

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV di UPT SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemda dengan menerapkan model pembelajaran cooperative learning tipe Teams Games Tournament  (TGT) pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif menggunakan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model Teams Games Tournament  (TGT) dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV. Hal tersebut ditunjukkan dari adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah menerapkan model Teams Games Tournament  (TGT). Pada siklus 1, nilai rata-rata kelas hanya 57 dan nilai ketuntasan belajar kelas hanya 27,3% sedangkan pada siklus II, nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 77 dan nilai ketuntasan belajar kelas meningkat menjadi 81,8%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran cooperative learning tipe Teams Games Tournament  (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia di kelas IV UPT SD Inpres Unggulan BTN Pemda  dengan nilai rata-rata kelas dan nilai ketuntasan belajar lebih tinggi dibanding model pembelajaran konvensional pada umumnya.
Implementasi Model Problem Based Learning (PBL) terhadap Hasil Belajar PPKN Siswa Kelas 4 SD Rini Erawati; Rosdiah Salam; Syahrani
Lempu PGSD Vol. 1 No. 2 (2024): July
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/lempu.v1i2.3349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi model problem based learning (PBL) untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV UPT SPF SDI Unggulan BTN Pemda, Kota Makassar. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif serta jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus, setiap siklusnya terdiri dari 2 kali pertemuan. Fokus penelitian ini adalah mengimplementasikan model problem based learning (PBL) dan hasil belajar siswa. Adapun subjek penelitiannya yakni guru serta siswa kelas IV UPT SPF SDI Unggulan BTN Pemda, Kota Makassar. Pada semester genap tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 22 siswa. Pengumpulan data menggunakan format observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan dalam pembelajaran, baik pada aktivitas mengajar guru maupun aktivitas belajar siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa implementasi model problem based learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV UPT SPF SDI Unggulan BTN Pemda, Kota Makassar.
Penerapan Model Pembelajaran Team Games Tournament (TGT) untuk Meningkatkan Kerjasama Peserta Didik Pada Pembelajaran Tematik Pratiwi Wulandari; Muh. Faisal; Kartini
Lempu PGSD Vol. 1 No. 2 (2024): July
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/lempu.v1i2.3350

Abstract

Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah kurangnya bentuk kerjasama peserta didik kelas V A UPT SPF SDI BTN IKIP 1 dalam proses pembelajaran secara berkelompok. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) untuk meningkatkan kemampuan kerjasama peserta didik kelas V A UPT SPF SDI BTN IKIP 1 yang merupakan subjek penelitian dengan jumlah 29 peserta didik. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Kemmis dan MC Taggart. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan catatan lapangan. Analisis data kualitataif menggunakan teknik Miles dan Huberman sedangkan analisis data kuantitatif menggunakan statistik rata-rata dan persentase. Hasil penelitian yang dilakukan memperlihatkan peningkatan kerjasama secara kelompok yang dialami peserta didik kelas V A UPT SPF SDI BTN IKIP 1 dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT).
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik dengan Model Pembelajaran ontextual Teaching and Learning (CTL) pada Pelajaran PKn Kelas IV Sutri Suardi; Hikmawati Usman; Andi Yulfaita
Lempu PGSD Vol. 1 No. 2 (2024): July
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/lempu.v1i2.3351

Abstract

Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV.B UPTSPF SD Inpres Minasa Upa 1 tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 15 peserta didik, yaitu terdiri dari 8 peserta didik laki-laki dan 7 peserta didik Perempuan. Desain penelitian menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil pelajar peserta didik pada mata Pelajaran PKn. Penelitian dilaksanakan dalm 2 siklus. Teknik pengumpulan data melalui tes, observasi, dan dokumentasi.teknik analisis data yaitu deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Keberhasilan penelitian ini minimal 70% dari peserta didik mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) ≥70. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterlaksanaan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) pada siklus I yaitu 15 apek sedangkan pada siklus II aspek yang terlaksana yaitu 19 aspek. Peningkatan hasil belajar dapat dilahat dari jumlah peserta didik yang mencapai KKM. Pada siklus I, peserta didik yang mencapai KKM sebanyak 6 peserta didik dengan persentase 40%. Sedangkan pada siklus II, peserta didik yang mencapai KKM sebanyak 13 peserta didik dengan persentase 86,7%.
Penggunaan Model Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kelas IV SDN Bawakaraeng II Kota Makassar Kirana Putri Suhardi; Nur Abidah Idrus; Yusfita Sulhadri
Lempu PGSD Vol. 1 No. 2 (2024): July
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/lempu.v1i2.3353

Abstract

Kurangnya keterlibatan dan fokus siswa pada pembelajaran berkontribusi pada motivasi belajar, yang pada akhirnya berujung pada prestasi akademik di bawah standar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dampak model pembelajaran kooperatif STAD terhadap hasil belajar siswa, dengan fokus khusus pada sains dan mata pelajaran terkait sains pada siswa kelas IV. Penelitian tindakan kelas menjadi ciri penyelidikan ini, yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus menggabungkan fase-fase berikut ke dalam desainnya: perencanaan, pelaksanaan, penilaian/evaluasi, dan introspeksi. Sampel penelitian terdiri dari 24 siswa kelas IV dari sebuah sekolah dasar, yang terdiri dari 14 laki-laki dan sepuluh perempuan. Pengumpulan data menggunakan metodologi tes. Analisis data digunakan statistik deskriptif. Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, hasil belajar siswa meningkat sebesar 62,08% pada prasiklus yang tergolong kurang. Pada siklus I terjadi peningkatan sebesar 70,00% yang tergolong memuaskan; siklus II mengalami peningkatan sebesar 78,75% yang dinilai sangat baik. Dengan demikian, penerapan pendekatan pembelajaran kooperatif STAD di kelas IV SD dapat meningkatkan prestasi belajar siswa (khususnya pada materi sains). Hasil yang diharapkan dari penelitian ini meliputi lingkungan belajar yang produktif yang meningkatkan hasil belajar dan disempurnakan secara terus menerus untuk mencapai hasil yang optimal.
Penerapan Teknik Storytelling untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Penjumlahan dan Pengurangan di Kelas 1 Sahra Sahra; Khaerunnisa Khaerunnisa; Annisa
Lempu PGSD Vol. 1 No. 2 (2024): July
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/lempu.v1i2.3354

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah siswa kelas I UPT SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemdaa  tidak memahami soal penjumlahan dan pengurangan jika diberikan dalam bentuk cerita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan teknik storytelling dalam meningkatkan pemahaman konsep penjumlahan dan pengurangan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Pemahaman konsep siswa pada mata pelajaran matematika merupakan nilai tes yang diperoleh berdasarkan hasil tes setiap siklus. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas I UPT SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemda dengan jumlah siswa sebanyak 38 orang. Data hasil tese dikumpulkan melalui tes, selanjutnya hasil tes tersebut diolah secara kulitatif. Pada hasil tes siklus pertama terdapat 18 siswa yang tidak mencapai tingkat ketuntasan yang telah ditetapka. Pada tes siklus kedua tersisa 3 orang siswa yang tidak mencapai tingkat ketuntasan yang telah di tetapkan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan teknik storytelling dapat meningkatkan pemahaman konsep penjumlahan dan pengurangan pada siswa kelas I UPT SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemda.

Page 1 of 2 | Total Record : 15