cover
Contact Name
Tamrin Fathoni
Contact Email
gunawanzahra65@gmail.com
Phone
+6285233089864
Journal Mail Official
gunawanzahra65@gmail.com
Editorial Address
Jl. H. Agus Salim No.RT/RW 001/001, Simo, Bediwetan, Kec. Bungkal, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur 63462
Location
Kab. probolinggo,
Jawa timur
INDONESIA
Aafiyah: Jurnal Multidisiplin Ilmu
Published by Edujavare Publishing
ISSN : *     EISSN : 30263980     DOI : -
Aafiyah: Jurnal Multidisiplin Ilmu (E-ISSN 3026-3980) is a blind peer-reviewed journal published by Edujavare Publishing, Indonesia. This journal publishes research articles, conceptual articles, field study reports and book reviews on all scopes of education, Islamic religious education, early childhood education, basic education, mathematics education, Arabic language education, economics education, sociology education, social studies education, history education, science education, arts and culture education, social and humanities education (See Focus and Scope). This journal article is published two times a year; 2 issues per year (June and December). E-ISSN 3026-3980
Articles 49 Documents
Implikasi Kebijakan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Terhadap Peningkatan Kompetensi Guru Yusminingsih
Aafiyah: Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 02 (2025): Aafiyah: Jurnal Multidisiplin Ilmu
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/ja.v3i02.1033

Abstract

This study examines the implications of the Teacher Professional Education (PPG) policy on improving teacher competence through a library research approach. By analyzing scientific literature, legal frameworks, academic journals, and officially published government documents, this research provides a comprehensive understanding of how PPG is designed and implemented as a strategic national effort to strengthen the four core competencies of teachers: pedagogical, professional, personal, and social. The findings show that PPG significantly contributes to enhancing teachers’ competencies, especially through structured mechanisms such as lesson study, contextual material mastery, and reflective teaching practices. However, the effectiveness of the policy is also influenced by various supporting and inhibiting factors, including institutional commitment, facilitators’ quality, administrative burdens, and limitations in translating theoretical mastery into daily classroom practice. This study highlights the need for a more sustainable post-PPG mentoring system to ensure long-term competency development and alignment with real educational challenges. Thus, PPG is both a transformative and necessary policy to elevate national education quality through professionalized teaching.
Pemanfaatan Game Wayground dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Siswa MA Islamiyah Syafi'iyah Riska Binti Fatatin Azizah; Ira Yulita; Wasilatus Saniyah; Silvia Dwi Yanti; Moh Syadidul Itqan
Aafiyah: Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 02 (2025): Aafiyah: Jurnal Multidisiplin Ilmu
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/ja.v3i02.1034

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana pemanfaatan Game Wayground dapat meningkatkan motivasi belajar matematika pada siswa kelas XII A IPA di MA Islamiyah Syafi’iyah. Ketertarikan terhadap topik ini muncul karena sebagian siswa masih menganggap matematika sebagai pelajaran yang menegangkan dan sulit dipahami, sehingga diperlukan media pembelajaran yang lebih menarik dan dekat dengan dunia mereka. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kasus, berfokus pada kondisi nyata yang terjadi di kelas XII A IPA yang berjumlah 33 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi langsung selama proses pembelajaran, wawancara dengan beberapa siswa dan guru matematika, serta dokumentasi aktivitas belajar. Pendekatan ini dipilih agar peneliti dapat memahami pengalaman belajar siswa secara lebih mendalam dan menggambarkan perubahan motivasi yang terjadi setelah penggunaan Game Wayground. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Game Wayground mampu membawa perubahan positif terhadap motivasi belajar siswa. Suasana kelas menjadi lebih hidup, siswa lebih berani berpartisipasi, dan tampak lebih percaya diri dalam menyelesaikan soal. Guru juga menilai bahwa media ini membantu siswa lebih fokus dan terlibat aktif dibandingkan pembelajaran tradisional. Dengan demikian, Game Wayground dapat menjadi alternatif media yang efektif dalam mendorong motivasi belajar matematika di tingkat MA.
Menumbuhkan Jiwa Nasionalisme Siswa MI melalui Media Interaktif dalam Pembelajaran PKn Rabiatun Ummi Rabiah; Misbahul Arifin
Aafiyah: Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 02 (2025): Aafiyah: Jurnal Multidisiplin Ilmu
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/ja.v3i02.814

Abstract

Nationalism is one of the core principles that shapes a nation's identity and character, and it should be instilled from an early age. At the elementary level, particularly in Madrasah Ibtidaiyah (MI), Civic Education (PKn) serves as a strategic medium to foster a sense of love for the homeland and pride in being an Indonesian citizen. However, conventional teaching approaches that tend to be one-way and lack active student involvement often make the learning process unengaging and less meaningful for students. Based on a literature review, this article aims to evaluate the role of interactive media in fostering nationalism among MI students. This study employs a literature analysis method, reviewing various sources related to Civic Education and the use of interactive media. The findings indicate that using interactive media such as educational games, instructional videos, digital animations, and other digital platforms can enhance student participation, strengthen understanding of the material, and more effectively instill the values of nationalism. With a more contextual, communicative, and participatory approach, Civic Education can become more engaging, enjoyable, and meaningful for students. Therefore, integrating interactive media into Civic Education at the MI level is highly recommended to support the optimal internalization of national values from an early age.
Analisis Trend Manajemen Humas Pendidikan Islam di Pondok Pesantren Nurul Jadid Misbahul Arifin; Durrotul Masruroh
Aafiyah: Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 02 (2025): Aafiyah: Jurnal Multidisiplin Ilmu
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/ja.v3i02.1045

Abstract

This study focuses on analyzing the trends of public relations (PR) management in Islamic education at Nurul Jadid Islamic Boarding School, aiming to explore how communication strategies, the use of digital media, and social relations with communities and alumni are developed to strengthen the institution’s image. Employing a qualitative case study approach, data were collected through in-depth interviews, direct observations, and document analysis within the context of Nurul Jadid Islamic Boarding School, located on KH. Zaini Mun’im Street, Karanganyar, Paiton, Probolinggo. The collected data were analyzed descriptively and analytically to identify key patterns that illustrate the PR practices at the pesantren. The findings reveal that the institution’s PR management has transformed through three crucial aspects: strengthening transparent and responsive communication strategies, utilizing digital media such as Instagram, YouTube, and the official website as institutional branding tools, and building social networks with communities and alumni to reinforce legitimacy. However, limited human resources, uneven digital skills, and restricted financial support remain the main challenges. The implication of this study highlights that developing PR in pesantren during the digital era requires not only technological innovation but also internal capacity building and external collaboration, providing valuable insights for enhancing Islamic educational PR strategies in similar institutions.
Manajemen Kewirausahaan dalam Penguatan Pembiayaan Pendidikan Islam: Analisis Proyek Bisnis pada Pesantren Moch. Rizwan Aprilianto; Mutiara Rahmawati
Aafiyah: Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 01 (2026): Aafiyah: Jurnal Multidisiplin Ilmu
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/ja.v4i01.1066

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis peran manajemen kewirausahaan dalam memperkuat kemandirian pembiayaan pendidikan Islam di lingkungan pesantren. Fokus utama penelitian diarahkan pada bagaimana proyek bisnis pesantren dikelola sebagai strategi kelembagaan, bagaimana kontribusinya terhadap stabilitas pembiayaan pendidikan, serta bagaimana profesionalisasi pengelolaan dan internalisasi nilai-nilai Islam membentuk praktik kewirausahaan pesantren secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, yang dilakukan di Pondok Pesantren Nurul Jadid. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dengan pimpinan pesantren, pengelola unit usaha, tenaga pendidik, santri, dan wali santri, observasi lapangan, serta studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewirausahaan pesantren tidak berfungsi sebagai aktivitas ekonomi yang berdiri sendiri, melainkan sebagai instrumen strategis yang terintegrasi dengan visi pendidikan Islam. Proyek bisnis pesantren berkontribusi nyata dalam membangun kemandirian pembiayaan melalui pendapatan internal yang konsisten, pengelolaan dana yang akuntabel, serta pengurangan ketergantungan pada sumber dana eksternal. Selain itu, profesionalisasi pengelolaan usaha mendorong keberlanjutan proyek bisnis sekaligus berfungsi sebagai media pembelajaran kewirausahaan bagi santri. Praktik kewirausahaan juga dijalankan dengan internalisasi nilai-nilai Islam seperti amanah, kejujuran, dan tanggung jawab, sehingga aktivitas usaha memiliki dimensi edukatif dan moral yang kuat. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pesantren memiliki potensi besar untuk mengembangkan model pembiayaan pendidikan Islam yang berkelanjutan apabila kewirausahaan dikelola secara strategis, profesional, dan berbasis nilai, serta dapat dijadikan rujukan bagi pengembangan kebijakan pembiayaan pendidikan Islam di lembaga sejenis
Efektivitas Metode Pembelajaran PAI Berbasis Digital Storytelling terhadap Penguatan Nilai Keislaman Siswa Generasi Z Mubarak Marzuqi
Aafiyah: Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 01 (2026): Aafiyah: Jurnal Multidisiplin Ilmu
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/ja.v4i01.1067

Abstract

The advancement of digital technology has significantly transformed educational paradigms, including Islamic Religious Education (IRE). Generation Z, as a digitally native cohort, requires learning approaches that align with their visual, interactive, and fast-paced information processing characteristics. This study aims to examine the effectiveness of the digital storytelling method in reinforcing Islamic values among Generation Z students. Utilizing a library research approach, this study analyzes educational theories, learner characteristics in the digital age, and prior research findings on the integration of digital media in religious education. The analysis reveals that digital storytelling is not only effective in enhancing students’ cognitive engagement but also addresses affective and spiritual dimensions. Beyond enriching the delivery of IRE content, this approach facilitates the internalization of Islamic values through meaningful and contextual narrative experiences. Therefore, digital storytelling holds potential as a strategic method in IRE that is responsive to the challenges of the digital era and the unique needs of Generation Z.
Pendampingan Pembelajaran Grafik Fungsi melalui Media Interaktif GeoGebra bagi Siswa MA Nurul Jadid Shofia Hidayah; Ahmad Khotibul Umam Khairi; Jauharotul Maknunah; Raifatul Maghfiroh; Nur Fadhilah
Aafiyah: Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 01 (2026): Aafiyah: Jurnal Multidisiplin Ilmu
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/ja.v4i01.1093

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman visualisasi grafik fungsi siswa MA NURUL JADID melalui penerapan media interaktif GeoGebra dengan pendekatan Service Learning (SL) berbasis Participatory Action Research (PAR). Permasalahan mitra ditunjukkan oleh rendahnya capaian awal siswa, dengan tingkat ketuntasan klasikal sebesar 35%, yang mencerminkan kesenjangan empiris dalam pembelajaran grafik fungsi. Kegiatan PkM dilaksanakan melalui tiga tahap pelaksanaan yang mencakup tiga siklus tindakan PAR, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Intervensi dilakukan melalui pendampingan pembelajaran menggunakan GeoGebra yang diadaptasi secara bertahap dari strategi eksplorasi individual menjadi pembelajaran kolaboratif guna mengatasi keterbatasan infrastruktur sekolah. Data dikumpulkan melalui tes (pre-test, tes formatif, dan post-test) serta observasi dan jurnal refleksi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan ketuntasan klasikal yang signifikan dari 35% pada pra-siklus menjadi 85% pada akhir siklus ketiga. Temuan ini menunjukkan bahwa GeoGebra efektif dalam menstimulasi visual thinking matematis siswa, serta bahwa model SL berbasis PAR mampu menghasilkan implementasi pembelajaran berbasis teknologi yang adaptif dan berkelanjutan di sekolah dengan sumber daya terbatas.
EFEKTIVITAS PROGRAM BANTUAN SOSIAL TERHADAP PENGURANGAN ANGKA KEMISKINAN EKSTRIM Muhammad Pradipta Baskara; Zainul Hasan Dwi Cahyono; Naufal Abhirama
Aafiyah: Jurnal Multidisiplin Ilmu Aafiyah: Jurnal Multidisiplin Ilmu
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan ekstrim merupakan permasalahan multidimensional yang mencerminkan ketidakmampuan rumah tangga dalam memenuhi kebutuhan dasar secara berkelanjutan. Program bantuan sosial (bansos) di Indonesia bertujuan untuk mengurangi kemiskinan ekstrim dengan memperbaiki daya beli dan akses terhadap layanan dasar seperti pangan, pendidikan, dan kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran untuk mengevaluasi dampak program bantuan sosial terhadap pengurangan angka kemiskinan ekstrim. Hasilnya menunjukkan bahwa program bansos, baik tunai maupun non-tunai, memiliki dampak positif dalam meningkatkan konsumsi rumah tangga miskin dan memperbaiki akses mereka terhadap layanan sosial. Namun, efektivitas program ini masih dipengaruhi oleh kendala seperti ketidakakuratan data penerima manfaat dan keterbatasan kapasitas pendamping sosial. Oleh karena itu, penting untuk melakukan perbaikan pada sistem penargetan dan pemberdayaan ekonomi untuk meningkatkan keberlanjutan dampak dari program ini.
Konsep Iman dalam Tafsir Al-Kasysyāf ‘an Ḥaqā’iq Ghawāmiḍ at-Tanzīl karya Imam Az-Zamakhsyarī Muhammad Ikhwan; Elviani
Aafiyah: Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 01 (2026): Aafiyah: Jurnal Multidisiplin Ilmu
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/ja.v4i01.1095

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep iman dalam Tafsir Al-Kasysyāf ‘an Ḥaqā’iq Ghawāmiḍ at-Tanzīl karya Imam Az-Zamakhsyarī, dengan fokus pada penafsiran ayat-ayat rukun iman: iman kepada Allah, malaikat, rasul, kitab-kitab Allah, dan hari kiamat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berupa studi kepustakaan (library research), dengan Al-Kasysyāf sebagai sumber primer dan literatur tafsir serta teologi Islam sebagai sumber sekunder. Analisis deskriptif menunjukkan bahwa Az-Zamakhsyarī menafsirkan rukun iman melalui analisis kebahasaan mendalam—meliputi nahwu, sharaf, dan balāghah—yang dipadukan dengan argumentasi rasional. Pendekatan ini menghasilkan pemahaman iman yang sistematis, tidak hanya bersifat teologis, tetapi juga menekankan tanggung jawab moral dan kesadaran etis. Iman kepada Allah ditekankan pada kemurnian tauhid dan penolakan tasybīh, iman kepada malaikat, rasul, kitab, dan hari kiamat dipahami sebagai bagian dari kesadaran moral dan konsekuensi etis manusia. Hasil penelitian ini menegaskan relevansi Tafsir Al-Kasysyāf sebagai referensi studi tafsir, pemahaman iman, dan pembentukan kesadaran etis dalam perspektif Islam klasik.
The Concept of Islamic Leadership in Building Organizational Governance with Integrity Masruatus Saadah
Aafiyah: Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 01 (2024): Aafiyah: Jurnal Multidisiplin Ilmu
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/ja.v2i01.1296

Abstract

Leadership with integrity has become a fundamental requirement in contemporary organizational governance amid increasing challenges related to corruption, abuse of power, unethical management, and declining public trust in institutions. Islamic leadership offers ethical and spiritual principles emphasizing justice, honesty, responsibility, transparency, accountability, and service-oriented leadership as essential foundations for organizational governance. This study aims to analyze the concept of Islamic leadership in building organizational governance with integrity and examine its relevance within modern organizational management. The research employs a qualitative descriptive approach through literature review and contextual analysis of Islamic leadership principles, organizational ethics, and governance theory. The findings indicate that Islamic leadership emphasizes moral responsibility, trustworthiness (amanah), justice (adl), consultation (shura), and exemplary conduct as central elements in organizational management. Islamic leadership also promotes participatory decision-making, ethical accountability, social responsibility, and employee empowerment to strengthen institutional integrity and organizational sustainability. Furthermore, the study reveals that implementing Islamic leadership values can contribute positively to transparency, organizational trust, professional ethics, and effective governance within both public and private institutions. Therefore, Islamic leadership principles remain highly relevant in developing organizations characterized by ethical responsibility, integrity, and sustainable social contribution in contemporary society.