cover
Contact Name
Miftakhul Rizal
Contact Email
taksisstaiskutim@gmail.com
Phone
+6285746125399
Journal Mail Official
taksisstaiskutim@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta, Teluk Lingga, Kec. Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur 75683
Location
Kab. kutai timur,
Kalimantan timur
INDONESIA
At-Taksis Jurnal Pendidikan Dasar
ISSN : 30262895     EISSN : 30262895     DOI : https://doi.org/10.55799/attaksis.v1i1.303
Core Subject : Education, Social,
At-Taksis: Jurnal Pendidikan Dasar adalah jurnal nasional yang menerbitkan artikel konseptual atau penelitian berkaitan dengan pendidikan dasar di madrasah/sekolah, pesantren dan perguruan tinggi. Jurnal ini sebagai media perantara para akademisi, praktisi dan peneliti untuk menyebarkan hasil karya tulis ilmiahnya yang akan diterbitkan pada bulan maret dan september sehingga dapat digunakan sebagai referensi, bahan ajar dan karya ilmiah serta desiminasi ilmu pengetahuan kepada masyarakat terutama bidang pendidikan. Adapun ruang lingkupnya adalah sebagai berikut: 1. Psikologi Pendidikan Dasar 2. Strategi Pembelajaran 3. Analisis Kebijakan Pendidikan 4. Bimbingan dan Konseling Pendidikan 5. Metode Pembelajaran 6. Media Pembelajaran 7. Pembelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Asing, IPA, IPS, Matematika & PJOK 8. Kurikulum Pendidikan Dasar 9. Teknologi Informasi & Komunikasi untuk Pembelajaran 10. Evaluasi Pendidikan Dasar
Articles 28 Documents
IMPLEMENTASI METODE BERCERITA DALAM MENINGKATKAN MINAT SISWA TERHADAP BAHASA DAERAH DI SD NEGERI 006 SANGATTA UTARA Addasia, Putri; Tri Karisma, Wahyu; Zulfa, Yunda; Putri Belawati Pandiangan, Anjani
At-Taksis: Jurnal Pendidikan Dasar PGMI STAI Sangatta Vol. 3 No. 1 (2025): September
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55799/attaksis.v3i1.717

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode bercerita dalam meningkatkan minat siswa terhadap Bahasa Kutai. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek guru Bahasa Kutai dan siswa kelas 2A di SD Negeri 006 Sangatta Utara. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi dan penyajian data untuk memahami efektivitas metode bercerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bercerita sangat efektif dengan didukung dengan alat peraga yang sesuai, mengingat tidak semua siswa fasih berbahasa Kutai. Penggunaan media visual, permainan, dan aktivitas menarik terbukti membantu pemahaman serta menjaga minat siswa. Pembelajaran berdiferensiasi yang menyesuaikan dengan gaya belajar dan karakter siswa juga penting untuk menciptakan suasana belajar yang optimal. Umpan balik konstruktif dan pendampingan berkelanjutan membantu siswa dalam mengatasi kesulitan belajar, terutama dalam konteks bahasa daerah. Namun, keterbatasan sumber belajar dan tantangan bagi guru non-penutur asli menjadi kendala. Keberagaman etnis serta penggunaan bahasa Indonesia di rumah turut memengaruhi rendahnya pemahaman Bahasa Kutai. Diperlukan kolaborasi dalam pengembangan materi, peningkatan kompetensi guru, dan pelestarian bahasa daerah.
PENERAPAN PEMBELAJARAN BAHASA DAERAH DALAM MENINGKATKAN KARAKTER DAN IDENTITAS BUDAYA SISWA DI SDN 011 SANGATTA UTARA Permatasari, Intan; Munandar, Haris; Putri Belawati Pandiangan, Anjani; Wulandari, Putri
At-Taksis: Jurnal Pendidikan Dasar PGMI STAI Sangatta Vol. 3 No. 1 (2025): September
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55799/attaksis.v3i1.719

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan pembelajaran Bahasa Daerah dalam meningkatkan karakter dan identitas budaya siswa, serta untuk mengetahui tantangan dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Objek penelitian dilakukan di SDN 011 Sangatta Utara dengan subjek guru mata pelajaran muatan lokal Bahasa Kutai dan siswa kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Kutai berperan penting dalam pelestarian budaya lokal dan pembentukan karakter siswa. Penggunaan Bahasa Kutai secara rutin memperkuat identitas budaya serta menumbuhkan nilai-nilai seperti tanggung jawab, hormat, dan empati. Kegiatan pembelajaran berbasis budaya lokal juga meningkatkan motivasi belajar siswa. Selain itu, pembelajaran ini mendukung toleransi dan kolaborasi antar siswa lintas budaya, selaras dengan tujuan Profil Pelajar Pancasila. Peran guru dan sekolah sangat penting dalam merancang pembelajaran yang relevan dengan konteks lokal.
ANALISIS TANTANGAN DAN INOVASI PEMBELAJARAN FIKIH DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI MI TAHFIDZ ANNUR GENAHARJO Fastabikhul A’mal, Achmad; Dhurrotul Ainiyah, Ziana; Zaky Nurcholis, Ahmad; Yuni Astika, Ima
At-Taksis: Jurnal Pendidikan Dasar PGMI STAI Sangatta Vol. 3 No. 1 (2025): September
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55799/attaksis.v3i1.744

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan inovasi dalam pembelajaran Fikih di MI Tahfidz Annur Genaharjo dalam kerangka implementasi Kurikulum Merdeka. Kurikulum ini menekankan pembelajaran kontekstual, berdiferensiasi, dan berbasis proyek. Namun dalam pelaksanaannya, guru menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan literasi digital, minimnya pelatihan teknis, dan kurangnya sarana pendukung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan metode analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah mengembangkan berbagai inovasi seperti blended learning, pemanfaatan media digital (Kahoot, YouTube, Canva), serta penerapan pembelajaran berdiferensiasi sesuai gaya belajar siswa. Meskipun menghadapi tantangan, guru mampu menciptakan pembelajaran Fikih yang adaptif dan kontekstual. Studi ini menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi guru serta penguatan dukungan sistemik agar pembelajaran Fikih sesuai semangat Kurikulum Merdeka.
PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN INTERNALISASI KONSEP FIQIH PADA SISWA MI NU 03 DARUSSALAM TUBAN Asrofin, Shohibul; Dhurrotul Ainiyah, Ziana; Abdullah Aslam Madani, Muhammad; Syaputri, Deni
At-Taksis: Jurnal Pendidikan Dasar PGMI STAI Sangatta Vol. 3 No. 1 (2025): September
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55799/attaksis.v3i1.746

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pemanfaatan media digital dalam meningkatkan internalisasi konsep fiqih pada siswa MI NU 03 Darussalam Tuban. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi dan wawancara kepada guru fiqih di kelas 1 dan 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media digital seperti video animasi, aplikasi interaktif, kuis daring, dan presentasi multimedia mampu meningkatkan pemahaman, motivasi, serta keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Selain itu, media digital juga mendukung siswa dalam belajar secara mandiri dan memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan. Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan fasilitas teknologi dan literasi digital guru, namun hal tersebut dapat diatasi dengan strategi pembelajaran kolaboratif dan pelatihan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media digital efektif sebagai sarana pembelajaran fiqih yang tidak hanya memperkuat aspek kognitif, tetapi juga mendukung internalisasi nilai-nilai keislaman secara afektif dan psikomotorik. Oleh karena itu, peningkatan infrastruktur dan kompetensi digital guru sangat diperlukan guna mendukung keberlanjutan pembelajaran fiqih yang inovatif di era digital.
IMPLEMENTASI PRINSIP PEMBELAJARAN KARAKTER DALAM RANAH SIKAP (STUDI EVALUATIF DI SEKOLAH DASAR) Syifa Maulida, Nazwa; Tri Karisma, Wahyu; Widyanti, Eka
At-Taksis: Jurnal Pendidikan Dasar PGMI STAI Sangatta Vol. 3 No. 1 (2025): September
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55799/attaksis.v3i1.840

Abstract

Penelitian ini merupakan studi evaluatif sistematis mengenai implementasi prinsip pembelajaran karakter dalam ranah sikap afektif siswa tingkat sekolah dasar. Pembelajaran didefinisikan sebagai interaksi dinamis yang berorientasi pada pengembangan kapasitas individu secara utuh, mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Ranah sikap yang mencakup emosi, minat dan sistem nilai merupakan fondasi penting pembentukan karakter yang berkolerasi kuat dengan keberhasilan akademik dan sosial. Namun, studi terdahulu seringkali kurang mendalam dalam mengevaluasi konsistensi penerapan prinsip karakter pada ranah sikap. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melaksanakan studi evaluatif yang menyeluruh untuk menganalisis tingkat kesesuaian antara rencana program konteks dan masukan dengan realitas pelaksanaan di lapangan proses, mengukur dampak aktual produk implementasi terhadap pembentukan sikap siswa, serta merumuskan rekomendasi model praktik terbaik yang aplikatif.
HUMA BETANG SEBAGAI KERANGKA EPISTEMOLOGIS PENDIDIKAN HUMANIORA Bidin, Bidin
At-Taksis: Jurnal Pendidikan Dasar PGMI STAI Sangatta Vol. 3 No. 2 (2026): Maret
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55799/attaksis.v3i2.823

Abstract

Penelitian ini menganalisis relevansi nilai-nilai Huma Betang sebagai basis epistemologis dalam penguatan pendidikan humaniora di Kabupaten Kapuas. Berangkat dari pemahaman bahwa pendidikan humaniora memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, etika, dan kesadaran budaya peserta didik, studi ini meninjau kearifan lokal Dayak Ngaju khususnya nilai kebersamaan, musyawarah, kesetaraan, gotong royong, dan toleransi dapat diintegrasikan secara sistematis ke dalam kurikulum dan praktik pembelajaran. Melalui pendekatan kualitatif berbasis wawancara dan observasi, penelitian menemukan bahwa nilai-nilai Huma Betang tidak hanya kaya secara filosofis, tetapi juga hidup dalam keseharian masyarakat sehingga memiliki potensi besar sebagai sumber epistemologi lokal bagi pendidikan humaniora. Implementasi integrasi ini membutuhkan pelatihan etnopedagogi bagi guru, penyusunan modul resmi berbasis Huma Betang, serta kolaborasi struktural antara sekolah, dinas pendidikan, dan komunitas adat. Studi ini menyimpulkan bahwa penguatan pendidikan humaniora berbasis kearifan lokal dapat meningkatkan relevansi pembelajaran, memperkokoh identitas budaya siswa, dan menumbuhkan karakter sosial yang adaptif dalam masyarakat multikultural.
URGENSI TES PSIKOLOGI MINAT DAN BAKAT PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR Khasanah, Ulfatul; Khodijah, Amelia; Putri, Febrian Karunadiah
At-Taksis: Jurnal Pendidikan Dasar PGMI STAI Sangatta Vol. 3 No. 2 (2026): Maret
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55799/attaksis.v3i2.883

Abstract

Tes psikologi minat dan bakat memiliki peran penting dalam membantu mengidentifikasi potensi, kecenderungan, serta kemampuan dasar anak sejak usia sekolah dasar. Pada tahap perkembangan ini, anak berada pada fase pembentukan karakter, minat belajar, dan arah pengembangan diri sehingga diperlukan upaya sistematis untuk mengenali potensi yang dimilikinya. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji urgensi pelaksanaan tes psikologi minat dan bakat pada anak usia sekolah dasar serta implikasinya terhadap proses pembelajaran dan perkembangan peserta didik. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah berbagai sumber literatur berupa buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian yang relevan dengan topik tes psikologi, minat, dan bakat anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa tes psikologi minat dan bakat dapat membantu guru dan orang tua dalam memahami karakteristik individu anak, merancang strategi pembelajaran yang sesuai, serta mengarahkan anak pada kegiatan yang mendukung potensi optimalnya. Selain itu, tes ini berperan dalam mencegah kesalahan penempatan belajar dan mengurangi tekanan akademik yang tidak sesuai dengan kemampuan anak. Dengan demikian, tes psikologi minat dan bakat memiliki urgensi yang tinggi untuk diterapkan di tingkat sekolah dasar sebagai upaya mendukung perkembangan akademik, sosial, dan emosional anak secara optimal.
PENERAPAN EVALUASI TES TERBUKA UNTUK MENUMBUHKAN NALAR KRITIS SISWA Muhabibudin, Nur
At-Taksis: Jurnal Pendidikan Dasar PGMI STAI Sangatta Vol. 3 No. 2 (2026): Maret
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55799/attaksis.v3i2.937

Abstract

Penelitian ini membahas tentang bagaimana Menumbuhkan Nalar Kritis Siswi Melalui Penerapan Evaluasi Tes Terbuka. Pembahasan ini diharapkan mampu menyelesaikan salah satu penyebab permasalahan yang ada dalam dunia pendidikan, salah satunya berkaitan dengan permasalahan nalar kritis yang belum familiar dalam kamus siswa. Metode kualitatif dalam penelitian ini berfokus pada pemahaman mendalam terhadap fenomena yang diteliti, dengan menggunakan pendekatan library research atau penelitian kepustakaan. Peneliti berusaha untuk mengkaji berbagai sumber literatur yang relevan untuk menganalisis bagaimana cara menumbuhkan nalar kritis siswa. Salah satu langkah dalam penelitian ini adalah melakukan evaluasi terhadap tes terbuka yang digunakan untuk mengukur perkembangan kemampuan berpikir kritis siswa. Secara keseluruhan, penerapan evaluasi tes terbuka mampu menumbuhkan nalar kritis siswa dengan baik. Meskipun terdapat tantangan dalam implementasinya, dengan strategi yang tepat, tes ini dapat menjadi salah satu alat pembelajaran yang efektif untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan berpikir kritis dalam kehidupan nyata. Penerapan evaluasi tes terbuka terbukti efektif dalam menumbuhkan nalar kritis siswa, terutama dalam aspek analisis, sintesis, dan evaluasi informasi. Meskipun menghadapi beberapa tantangan, strategi yang tepat dapat meningkatkan hasil pembelajaran, menjadikan siswa lebih siap untuk menghadapi tantangan di dunia nyata.

Page 3 of 3 | Total Record : 28