cover
Contact Name
-
Contact Email
dinamikasosialdansains60@gmail.com
Phone
+6281223177345
Journal Mail Official
dinamikasosialdansains60@gmail.com
Editorial Address
Jl. Menara Suradinaya Utara , Desa/Kelurahan Pekiringan, Kec. Kesambi, Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat.
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Dinamika Sosial dan Sains
ISSN : -     EISSN : 30891760     DOI : -
The Journal of Social Dynamics and Science is a scientific journal that publishes research articles, theoretical studies, and critical studies covering various disciplines. This journal focuses on the development of knowledge in the social, scientific, technological and humanistic fields and aims to encourage interdisciplinary discussions and innovations related to social dynamics and scientific development. Scope: 1. Social Sciences: Sociology, anthropology, education, law, economics, politics, communication, and cultural studies. 2. Science and Technology: Physics, biology, chemistry, mathematics, information technology, engineering, and environmental science. 3. Humanities: Philosophy, history, linguistics, literature, and religion. Health: Medical science, nursing, public health, nutrition, pharmacy, and biotechnology. 4. Interdisciplinary: Studies that connect multiple disciplines to generate new understanding and innovative solutions to global issues. This journal accepts articles in the form of original research, literature reviews, and case studies, prioritizing scientific and analytical approaches to address various problems in society. Publication Frequency: Every month
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 128 Documents
STRATEGI COLLABORATIVE GOVERNANCE SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI PELAYANAN PUBLIK PADA PROGRAM IKD (IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL) DI DISPENDUKCAPIL MALANG Muhammad Chandra Prayogo; Jonathan Ardany Putra Wibowo; Sa'datus Saniyah; Amanda Fasa Qurratu 'Ain
Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Dinamika Sosial dan Sains
Publisher : CV.Sentral Bisnis Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jdss.v2i3.163

Abstract

Transformasi digital dalam administrasi kependudukan merupakan langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi pelayanan publik. Implementasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat terhadap dokumen kependudukan secara daring, sejalan dengan kebijakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Namun, penerapan IKD masih menghadapi berbagai tantangan, seperti ketidaksesuaian data, keterbatasan infrastruktur, serta rendahnya literasi digital masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model collaborative governance dalam implementasi IKD dengan menganalisis peran pemangku kepentingan dan pola koordinasi yang diterapkan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif-analitik dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam terhadap lima pemangku kepentingan utama serta analisis dokumen kebijakan dan laporan kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi IKD melibatkan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat, meskipun masih terdapat kendala koordinasi dan integrasi sistem antarinstansi. Pola collaborative governance yang diterapkan belum sepenuhnya optimal, terutama dalam aspek mekanisme koordinasi dan distribusi tanggung jawab antaraktor. Oleh karena itu, diperlukan strategi penguatan kerja sama multipihak serta peningkatan kapasitas infrastruktur digital agar implementasi IKD dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.
INOVASI PERAN GURU DALAM PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH DASAR Marsha Nabila Putri; Viola Zalfa Wahyuni
Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Dinamika Sosial dan Sains
Publisher : CV.Sentral Bisnis Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jdss.v2i3.164

Abstract

Kurikulum Merdeka bertujuan meningkatkan pembelajaran berbasis kebutuhan siswa dengan guru sebagai agen perubahan utama. Penelitian ini mengeksplorasi peran inovatif guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Data diperoleh dari jurnal dan dokumen terkait strategi pengajaran, pengembangan profesional guru, serta kendala dan peluang penerapan kurikulum. Hasil menunjukkan bahwa inovasi guru, seperti pembelajaran berbasis proyek dan teknologi, mampu menciptakan pengalaman belajar yang relevan. Namun, tantangan seperti kurangnya pelatihan, beban administratif, dan keterbatasan fasilitas masih menghambat implementasi. Solusi berupa pelatihan berkelanjutan, pendampingan guru penggerak, dan kolaborasi antarguru diperlukan untuk mendukung keberhasilan kurikulum ini. Jadi, peran guru dalam adopsi pendekatan inovatif sangat menentukan efektivitas Kurikulum Merdeka. Dukungan pemerintah, sekolah, dan masyarakat menjadi kunci menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan kondusif bagi transformasi pendidikan di Indonesia.
INOVASI PRODUK OLAHAN JERUK BRASTAGI MENGGUNAKAN METODE RISET BERBASIS PELANGGAN DI KABUPATEN SIMALUNGUN Aditiya Pratama Daryana; Amalia Akita; Vina Gabriella Saragih
Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Dinamika Sosial dan Sains
Publisher : CV.Sentral Bisnis Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jdss.v2i3.165

Abstract

Riset ini bertujuan untuk mengembangkan produk olahan jeruk Brastagi yang inovatif berdasarkan kebutuhan dan preferensi wisatawan melalui pendekatan riset berbasis pelanggan. Ketidakstabilan harga panen jeruk yang kerap menyebabkan kerugian bagi petani menjadi latar belakang utama penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 200 responden wisatawan untuk mengidentifikasi preferensi terkait rasa, bentuk produk, kemasan, harga, dan keinginan khusus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wisatawan lebih menyukai rasa asam manis (65%), bentuk produk berupa minuman segar (45%), dan kemasan praktis dan ramah lingkungan (70%). Harga yang paling populer berada di kisaran Rp 20.000 - Rp 30.000 (50%), sedangkan 40% responden menginginkan klaim kesehatan pada produk tersebut. Produk jeruk yang unik dan inovatif, seperti minuman berbahan dasar jeruk dengan kombinasi rempah-rempah, camilan sehat, atau manisan daerah, dapat menjadi solusi untuk meningkatkan nilai tambah jeruk Brastagi sekaligus memperkuat identitas lokal. Dengan mendiversifikasi produk, ketergantungan petani terhadap penjualan jeruk segar dapat diminimalisir sehingga membuka peluang baru di pasar oleh-oleh wisata. Selain itu, strategi pemasaran berbasis asal dan kelestarian lingkungan memberikan daya tarik yang lebih besar bagi konsumen modern. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara petani, pelaku usaha, dan pemerintah dalam memberikan dukungan teknologi dan pelatihan untuk pengembangan produk olahan. Dengan pendekatan holistik ini, diharapkan produk jeruk Brastagi dapat menjadi ikon lokal yang kompetitif di pasar regional dan nasional. Lebih lanjut, penelitian menunjukkan bahwa inovasi berbasis kebutuhan wisatawan tidak hanya berdampak pada peningkatan daya tarik produk, tetapi juga memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan bagi petani lokal dan pengusaha kecil di sektor ini. Riset ini menggarisbawahi pentingnya sinergi antara inovasi produk, kelestarian lingkungan, dan strategi pemasaran berbasis digital untuk meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas.
SINISME POLITIK DI MEDIA SOSIAL: ANALISIS KRITIK SOSIAL LAGU VIRAL “BAYAR BAYAR BAYAR” BAND SUKATANI Bernardus Herdian Nugroho
Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Dinamika Sosial dan Sains
Publisher : CV.Sentral Bisnis Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jdss.v2i3.166

Abstract

Fenomena sinisme politik di media sosial Indonesia semakin berkembang seiring meningkatnya ekspresi publik melalui konten digital bernuansa kritik sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi sinisme politik dalam lagu viral “Bayar Bayar Bayar” karya band Sukatani, yang menyuarakan keresahan masyarakat terhadap beban ekonomi dan ketidakadilan sosial melalui media sosial. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode analisis wacana kritis (CDA) menurut model Fairclough. Data diperoleh dari dokumentasi lirik lagu, video distribusi di YouTube dan TikTok, serta respons publik melalui komentar dan unggahan ulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu tersebut merepresentasikan sinisme politik sebagai bentuk kritik kolektif terhadap elite dan institusi negara yang dianggap tidak berpihak pada rakyat. Media sosial memainkan peran signifikan dalam memperkuat distribusi pesan dan membentuk ruang partisipasi politik non-konvensional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa budaya populer digital, seperti lagu viral, dapat menjadi kanal efektif untuk mengartikulasikan kritik politik dan memperluas ruang demokrasi digital, meskipun juga berisiko melahirkan apatisme jika tidak disertai dengan upaya advokatif.
MENELISIK PRAKTIK PEMBELAJARAN: PERSPEKTIF GURU TENTANG KEBERHASILAN DAN HAMBATAN Fatimatus Zahro’Rafika Sari; Humai Rosaida; Nanik Indah Lestari; Nurul Mahruzah Yulia; Siti Mukholifah
Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Vol. 2 No. 4 (2025): Jurnal Dinamika Sosial dan Sains
Publisher : CV.Sentral Bisnis Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jdss.v2i4.167

Abstract

Dalam dinamika dunia pendidikan, praktik pembelajaran kelas tidak hanya kegiatan belajar mengajar, tetapi juga mencerminkan kompleksitas interaksi antara guru, siswa, dan berbagai faktor pendukung lainnya. Semua guru memiliki pengalaman unik dalam mengimplementasikan proses pembelajaran. Ini dilihat tidak hanya dari kesuksesan, tetapi juga oleh berbagai tantangan yang sering tampak tidak terduga.   Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi keberhasilan proses pembelajaran dan bagaimana guru menafsirkan hambatan yang mereka hadapi di bidang ini. Menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini meneliti pandangan penulis tentang berbagai pengalaman pribadi penulis dengan berbagai sekolah di Bojonegoro. Hasil menunjukkan bahwa keberhasilan belajar pasca-guru tidak hanya diukur oleh siswa, tetapi juga mengukur partisipasi aktif, motivasi belajar, dan pengembangan karakter positif. Temuan ini diharapkan menjadi refleksi dan pertimbangan strategi untuk meningkatkan kualitas belajar. Ini kontekstual dan menguntungkan bagi realitas pendidik di bidang ini.
PROPAGANDA BUZZER SEBAGAI ALAT POLITIK DALAM PENGEMBANGAN OPINI DI MEDIA SOSIAL Amanda Puspita; Arfian Suciramdhan; Ikmal; Muhammad Nazril; Putria Nuraliza
Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Vol. 2 No. 5 (2025): Jurnal Dinamika Sosial dan Sains
Publisher : CV.Sentral Bisnis Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jdss.v2i5.168

Abstract

Penelitian ini membahas hubungan antara propaganda politik dan periklanan, terutama dalam konteks komunikasi politik di era digital. Iklan politik tidak lagi sekadar media promosi, melainkan juga alat penyampaian pesan ideologis yang disisipkan secara halus melalui simbol, narasi emosional, dan visual persuasif. Kemunculan aktor digital seperti buzzer turut memperkuat penyebaran propaganda melalui media sosial. Sayangnya, fenomena ini juga membuka ruang bagi penyebaran informasi palsu atau hoaks yang dapat memengaruhi persepsi publik secara negatif. Selain di ranah politik, strategi iklan juga memainkan peran penting dalam dunia bisnis dengan memanfaatkan figur publik untuk membentuk citra merek. Melalui pendekatan kualitatif dan teknik analisis isi, penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana iklan digunakan sebagai instrumen propaganda dan dampaknya terhadap masyarakat.
PELANGGARAN KEAMANAN MARITIM PAGAR LAUT DAN SOLUSI PENCEGAHANNYA Muh Lukmanul Hakim; Eliyanti Agus Mokodompit
Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Vol. 2 No. 5 (2025): Jurnal Dinamika Sosial dan Sains
Publisher : CV.Sentral Bisnis Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jdss.v2i5.169

Abstract

Fenomena pemasangan pagar laut di berbagai wilayah pesisir Indonesia telah menimbulkan persoalan serius terkait pelanggaran keamanan maritim, kerusakan lingkungan, dan konflik sosial-ekonomi di masyarakat pesisir. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk pelanggaran hukum dalam pemasangan pagar laut, menganalisis dampak yang ditimbulkan terhadap ekosistem dan kehidupan nelayan, serta merumuskan solusi pencegahan yang efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pemasangan pagar laut tidak hanya melanggar berbagai peraturan perundang-undangan seperti UUD 1945, UU Pengelolaan Wilayah Pesisir, dan UU Perlindungan Lingkungan Hidup, tetapi juga menyebabkan kerugian ekonomi, degradasi lingkungan, ancaman terhadap kedaulatan maritim, serta memicu konflik sosial di komunitas pesisir. Studi ini merekomendasikan perlunya regulasi yang tegas, pengawasan lintas sektor yang ketat, serta pelibatan aktif komunitas lokal melalui pendekatan “environmentalism from below” sebagai strategi utama pencegahan pelanggaran pagar laut demi mewujudkan keadilan sosial dan keberlanjutan sumber daya laut Indonesia.
IMPLIKASI HUKUM ATAS PENYETORAN MODAL PERSEROAN BERUPA INBRENG TANAH YANG TIDAK DAPAT DIBUKTIKAN SECARA FORMIL (STUDI KASUS PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 667K/PDT/2017) Evita Cahya Gunawan; Udin Silalahi
Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Vol. 2 No. 5 (2025): Jurnal Dinamika Sosial dan Sains
Publisher : CV.Sentral Bisnis Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jdss.v2i5.170

Abstract

Perseroan Terbatas (PT) membutuhkan modal dasar yang dapat berasal dari uang maupun inbreng tanah, yang penyetorannya harus memenuhi ketentuan hukum, khususnya terkait peralihan hak atas tanah. Namun, inbreng tanah sering memunculkan persoalan hukum akibat ketidakjelasan status kepemilikan dan dokumen administrasi yang tidak lengkap. Penelitian ini menganalisis implikasi hukum inbreng tanah yang diperselisihkan serta menilai kesesuaian putusan hakim dan peran Notaris dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum normatif-empiris dengan studi kasus yuridis (Judicial Case Study) untuk menganalisis implementasi ketentuan hukum dalam peristiwa hukum tertentu. Data utama berupa data sekunder dari peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, serta literatur pendukung, dan data primer yang diperoleh melalui wawancara terstruktur dengan narasumber terkait. Penelitian ini menemukan bahwa penyetoran modal berupa tanah (inbreng) tanpa bukti kepemilikan yang sah tidak dapat dianggap sebagai kekayaan badan hukum, karena tidak memenuhi prinsip legalitas dan prosedur peralihan hak atas tanah sesuai hukum yang berlaku. Akibatnya, tanah tersebut tetap dianggap milik pihak yang tercantum dalam sertipikat, bukan milik perseroan, sehingga berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum serius, termasuk gugatan hukum dan ketidakpastian status aset perusahaan. Dalam konteks ini, peran notaris sangat krusial untuk memastikan keabsahan penyetoran modal non-uang, melalui verifikasi dokumen dan kepatuhan terhadap prosedur hukum yang berlaku.
PENCEGAHAN TINDAK PIDANA PORNOGRAFI ONLINE MELALUI PENERAPAN ETIKA DIGITAL DI MEDIA SOSIAL Rahma Melisha Fajrina
Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Vol. 2 No. 5 (2025): Jurnal Dinamika Sosial dan Sains
Publisher : CV.Sentral Bisnis Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jdss.v2i5.171

Abstract

Perkembangan media sosial di era digital telah memberikan kemudahan dalam berkomunikasi dan memperoleh informasi, namun juga menimbulkan dampak negatif berupa maraknya penyebaran konten pornografi online. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dua isu utama, yaitu efektivitas penerapan etika digital dalam mencegah tindak pidana pornografi online serta hambatan struktural dalam implementasi regulasi terhadap konten asusila di media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi pustaka dan analisis yuridis-normatif serta sosiologis-kritis. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan etika digital di Indonesia belum berjalan efektif karena rendahnya literasi digital, lemahnya pendidikan nilai, serta dominasi algoritma media sosial yang tidak etis. Sementara itu, implementasi regulasi menghadapi hambatan struktural serius seperti keterbatasan pengawasan teknologi, rendahnya kapasitas penegak hukum, dominasi platform digital global, serta belum adaptifnya legislasi nasional. Oleh karena itu, dibutuhkan reformasi kelembagaan, penguatan tata kelola konten digital, dan transformasi budaya digital masyarakat sebagai strategi pencegahan dan penanggulangan pornografi online secara berkelanjutan.
PEMAHAMAN KONSEPTUAL KESETARAAN GENDER DALAM TAFSIR KLASIK DAN KONTEMPORER PADA Q.S AL HUJARAT AYAT 13 Nurul Hidayah
Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Vol. 2 No. 5 (2025): Jurnal Dinamika Sosial dan Sains
Publisher : CV.Sentral Bisnis Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jdss.v2i5.172

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mengkaji ulang nilai-nilai kesetaraan gender dalam Al-Qur’an, khususnya melalui Q.S. Al-Hujurat ayat 13 yang mengandung pesan universal tentang kesetaraan manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pemahaman konseptual kesetaraan gender dalam tafsir klasik dan kontemporer terhadap ayat tersebut. Dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan dan pendekatan kualitatif-deskriptif, data dikumpulkan melalui studi dokumen terhadap karya-karya tafsir klasik seperti Ibnu Katsir dan Al-Qurtubi, serta tafsir kontemporer seperti Quraish Shihab, Sayyid Qutb, dan Amina Wadud. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tafsir klasik menekankan aspek ketakwaan sebagai ukuran kemuliaan, tetapi tidak secara eksplisit mengangkat isu kesetaraan gender. Sebaliknya, tafsir kontemporer menunjukkan kecenderungan reinterpretasi terhadap ayat ini dengan menekankan pentingnya keadilan gender dan pengakuan terhadap peran aktif perempuan dalam masyarakat. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya pembacaan kontekstual terhadap ayat-ayat Al-Qur’an untuk menjawab isu-isu aktual, termasuk kesetaraan gender, demi terwujudnya pemahaman Islam yang lebih adil dan inklusif.

Page 10 of 13 | Total Record : 128