cover
Contact Name
Monica Widyaswari
Contact Email
monicawidyaswari@unesa.ac.id
Phone
+6282231135605
Journal Mail Official
jplus@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Lidah Wetan: Terletak di Jl. Lidah Wetan, Lidah Wetan, Kec. Lakarsantri, Kota Surabaya, Jawa Timur 60213
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
J+Plus: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah
  • jurnal-pendidikan-luar-sekolah
  • Website
ISSN : 23379286     EISSN : -     DOI : -
Strategi, metode, dan model pembelajaran dalam Pendidikan Nonformal Teknologi dan media pembelajaran untuk Pendidikan Nonformal Pelatihan berbasis komunitas dan pengembangan keterampilan Inovasi dalam pendidikan masyarakat dan pendidikan seumur hidup Pendidikan vokasional dan pelatihan kerja Program pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan Kebijakan dan manajemen Pendidikan Nonformal Studi kasus implementasi Pendidikan Nonformal di berbagai wilayah Kolaborasi antar lembaga dalam mendukung Pendidikan Nonformal Evaluasi program dan dampak Pendidikan Nonformal
Articles 660 Documents
PERAN KARANG TARUNA DALAM MENYELENGGARAKAN PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA SAWENTAR Intan Zidna Basthian; Widya Nusantara
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 2 (2022): J+PLUS, Desember 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemuda ialah aset bangsa yang menjadi penentu masa depan guna lebih baik. Untuk itu pembentukan karakter pemuda merupakan hal dasar yang sangat penting. Karenanya terbentuklah di Indonesia organisasi-organisasi kepemudaan guna menjembatani peranan pemuda dalam setiap tranformasi sosial. Salah satu organisasi kepemudaan adalah karang taruna. Mereka memiliki peran penting dalam peradaban masyarakat, serta wadah partisipasi pemuda. Namun dalam implementasinya, ternyata manfaat yang utuh dan menyeluruh dari eksistensi karang taruna belum dirasakan secara maksimal oleh masyarakat di Desa Sawentar. Berbagai upaya dilakukan karang taruna guna meningkatkan keikutsertaan pemuda dalam menyelenggarakan program-program pemberdayaan masyarakatnya. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui program kegiatan, partisipasi masyarakat dan kendala yang muncul dalam penyelenggaraan program pemberdayaannya. Jenis penelitian ini memakai pendekatan deskriptif kualitatif, yaitu wawancara mendalam, observasi serta dokumentasi. Hasil studi memperlihatkan peran karang taruna guna menyelenggarakan program pemberdayaan di Desa Sawentar telah dilaksanakan dan berjalan dengan baik. Hal ini diketahui dengan dijalankannya program mereka, yakni: pelatihan pakan ternak (fermentasi), pelatihan desain grafis dan pelatihan MC Bahasa Jawa. Selain itu masyarakat memberikan timbal balik yang positif akan program-program karang taruna. Namun dalam penyelenggaraan nya masih ditemukan beberapa kendala seperti kurangnya pendekatan dan komunikasi, kurangnya SDM dalam peranan penting, dan juga sumber pendanaan yang masih kurang optimal.
IMPLEMENTASI APLIKASI GOOGLE CLASSROOM PADA PEMBELAJARAN DARING PESERTA DIDIK KEJAR PAKET B DI UPTD SPNF SKB SIDOARJO Afiah Syafiqoh Dwi Putri; Widya Nusantara
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 2 (2022): J+PLUS, Desember 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 mengakibatkan pembelajaran yang biasanya dilakukan di UPTD SPNF SKB Sidoarjo secara tatap muka dialihkan pada pembelajaran daring. Salah satu media pembelajaran yang sesuai adalah dengan memanfaatkan aplikasi Google Classroom. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran daring menggunakan Google Classroom yang dilaksanakan di UPTD SPNF SKB Sidoarjo. Subyek penelitian ini adalah kepala SKB, tutor, dan peserta didik kejar paket B. Jenis penelitian yang digunakan ialah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data penelitian ini ialah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kriteria keabsahan data yang digunakan adalah trianggulasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) proses perencanaan yang dilakukan tutor adalah membuat jadwal pelajaran, menyusun RPP, menyiapkan media pembelajaran, menentukan model, metode, pendekatan dan strategi serta membuat ujian modul. (2) proses pelaksanaan yang dilakukan tutor adalah mengirimkan video pembelajaran atau materi berupa ppt/pdf melalui Google Classroom kemudian dilanjutkan dengan pemberian penjelasan materi serta tugas. (3) proses evaluasi yang dilakukan tutor adalah ujian modul. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi telah dilakukan dengan cukup baik.
UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN MELALUI PELATIHAN TATA KECANTIKAN WAJAH PROGRAM (MUA) DI UPTD-SPNF-SKB SIDOARJO Tri Wahyu Fajarwati; Wiwin Yulianingsih
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 2 (2022): J+PLUS, Desember 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengkaji dan mendeskripsikan pelaksanaan Pelatihan Tata Kecantikan Wajah Program MUA yang dapat mengarahkan masyarakat perempuan dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, sikap, dan perilaku yang sesuai dengan bidang pekerjaan sebagai upaya peningkatan pendapatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, pengumpulan data menggunakan metode wawancara mendalam, observasi terstruktur, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini yaitu ketua UPTD-SPNF-SKB Sidoarjo, pelatih tata kecantikan wajah, dan peserta. Analisis data menggunakan Teknik analisis data Miles dan Huberman. Uji keabsahan data dalam penelitian ini meliputi: uji credibility, uji transferability, uji dependability, dan uji confirmability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) Pelatihan Tata Kecantikan Wajah Program MUA berlangsung dengan baik dan lancar, 2) Faktor pendukung Pelatihan Tata Kecantikan Wajah Program MUA meliputi; minat peserta yang tinggi, pelatihan mengenai tata kecantikan tidak pernah musnah, dan masyarakat dapat mengaplikasikan riasan wajah dengan memanfaatkan alat dan bahan makeup untuk dapat dijadikan sebagai pekerjaan merias wajah sehingga mampu meningkatkan pendapatan, dan, 3) Faktor penghambat pelatihan ini yaitu pelatihan dilaksanakan dengan waktu yang lama dengan tahapan pada saat pandemi.
STRATEGI ORANG TUA DALAM MENANAMKAN KARAKTER ANAK USIA DINI DI KELOMPOK BERMAIN AL - HIKMAH DUSUN POLAMAN DESA PURWOJATI KECAMATAN NGORO KABUPATEN MOJOKERTO Rizqi Nur Fauziah; Widodo Widodo
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 2 (2022): J+PLUS, Desember 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PERAN ORANG TUA DALAM MENDAMPINGI PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI DI KAMPUNG BABATAN KECAMATAN WIYUNG KOTA SURABAYA Olivia Inge Pradika; Maria Veronica Roesminingsih
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 2 (2022): J+PLUS, Desember 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan 1) Peran orang tua sebagai guru 2) Peran orangtua sebagai motivator 3) Peran orangtua sebagai fasilitator 4) Peran orangtua sebagai director dalam penggunaan gadget pada anak usia dini. Pendekatan kualitatif diguanakan dalam penelitian ini. Metode kualitatif yang menguraikan suatu peristiwa yang terkait dengan fenomena bahwasannya proses pembelajaran saat ini mengharuskan untuk mengikuti perkembangan zaman dengan adanya menggunakan gadget serta dengan pendampingan orang tua. Informan dalam penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak usia dini. Pengumpulan data menggunakan wawancara MENDALAM, observasi partisipatif dan dokumentasi. Analisis data menggunakan tiga tahap penelitian kualitatif berdasarkan Miles dan Huberman (2002) yang meliputi reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan 1) Peran orang tua sebagai guru dalam penggunaan gadget pada anak usia dini meliputi mendampingi anak bermain gadget, membimbing dalam pemilihan tema materi atau aplikasi yang ditonton. 2) Peran orangtua sebagai motivator dalam penggunaan gadget pada anak usia dini meliputi pemberian semangat ketika anak belajar sesuatu hal yang baru melalui aplikasi youtube dan reward pemberian jam tambahan bermain gadget. 3) Peran orangtua sebagai fasilitator dalam penggunaan gadget pada anak usia dini meliputi tersedianya koneksi wifi atau paket data dan handphone atau tablet. 4) Peran orangtua sebagai director dalam penggunaan gadget pada anak usia dini meliputi pengarahan anak dalam hal waktu bermain gadget, pemilihan konten dan aplikasi.
Peran Community Learning (Kube) dalam Mendampingi Peserta Kursus Menjahit di SKB Mojokerto Odi Alief Utama; Widya Nusantara
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 2 (2022): J+PLUS, Desember 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada mendeskripsikan dan menganalisis tentang proses perencanaan, pelaksanaan, serta sarana prasarana yang telah tersedia sebagai pendukung layanan pendampingan. Penelitian ini dilangsungkan pada anggota kube yang melakukan layanan pendampingan pada peserta kursus menjahit di SKB Mojokerto berjumlah 8 anggota kube yang sering menggunakan ruang menjahit. Data-data penelitian dikumpulkan menggunakan metode wawancara mendalam/in-dept interview, observasi partisipatif dan dokumentasi secara offline mendatangi ruangan kursus menjahit. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian study kasus. Data dalam penelitian yang telah terkumpul dari uji keabsahannya menggunakan uji kredibilitas, uji transferabilitas, uji dependabilitas, dan uji konfirmabilitas. Selanjutnya untuk mempermudah dalam memahami hasil dilakukan reduksi data, display data, verifikasi dan dibuat kesimpulan. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa mayoritas anggota kube telah melaksanakan perannya sebagai fasilitator pendamping belajar untuk peserta kursus menjahit, namun masih berjalan kurang intens. Hal ini terlihat dari perencanaan yang berjalan kurang baik, karena minimnya penetapan jadwal pendampingan serta kurangnya komunikasi yang dibangun antara anggota kube dengan tutor menjahit. Implikasi dari penelitian ini adalah kedepannya community learning dapat berkordinasi dengan pihak luar selain dari pihak SKB Mojokerto yang sudah mengubungi pihak lain. Dalam pelaksanaan perlu adanya evaluasi setelah berlangsungnya pendampingan untuk terjadi pengembangan dalam model pendampingan. Penyediaan sarana prasarana dari lembaga dengan anggota kube berhubungan menyangkut peserta kursus menjahit telah berjalan baik bisa ditingkatkan ketika dana yang diterima oleh pusat sehingga dapat digunakan sebagaimana mestinya bisa lancar dan efektif dalam proses pendampingan kedepannya.
ANALISIS DAMPAK KEKERASAN VERBAL ORANG TUA TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI ANAK USIA 9-12 TAHUN (STUDI KASUS DI DESA KEPUH KIRIMAN DALAM, KECAMATAN WARU, KABUPATEN SIDOARJO) Novenia Arnetta Putrikasari; I Ketut Atmaja
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 2 (2022): J+PLUS, Desember 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan verbal orang tua terhadap anak sering terjadi terutama pada anak usia 9-12 tahun. Kekerasan verbal orang tua merupakan segala bentuk perlakuan orang tua yang menyakitkan atau mengakibatkan kerugian psikologis bagi anak. Meskipun dengan maksud mendidik atau mendisiplinkan. Perbuatan yang menimbulkan kerugian bagi anak tetap dikatakan sebagai kekerasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisa serta memperoleh gambaran studi kasus dampak kekerasan verbal dalam keluarga terhadap kepercayaan diri anak usia 9-12 Tahun. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus menggunakan metode wawancara mendalam dengan cara peneliti datang langsung ke rumah responden terutama orang tua yang memiliki anak usia sekitar 9-12 tahun dimana peneliti mengamati secara langsung proses kegiatan sehari-hari responden, bagaimana proses orang tua melakukan kekerasan verbal kepada anak, serta perilaku anak sehari-hari yang menghadapi lingkungan sekitar. Peneliti menyajikan data tidak hanya melalui wawancara saja, tetapi juga melalui observasi partisipatif dimana peneliti memfokuskan studi kasus yang terjadi pada anak usia 9 tahun yang mendapat perlakukan kekerasan verbal dari orang tuanya sendiri. Hasil penelitian analisis dampak kekerasan verbal orang tua terhadap kepercayaan diri anak usia 9-12 tahun diperoleh bahwa kekerasan verbal orang tua memiliki dampak yang riil, terbukti anak menjadi kurang percaya diri terhdap sekitar dan selalu merasa takut apabila melakukan sesuatu. Kata Kunci: Kekerasan verbal orang tua, Kepercayaan diri anak
Peran Tutor Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Program Pendidikan Kesetaraan Paket C Bunga Ika Parwati; Rivo Nugroho
J+PLUS UNESA Vol. 12 No. 1 (2023): J+PLUS, Juni 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rigid interaction between educators and students causes students not to be motivated to learn. This study uses a qualitative approach. This research was conducted at UPTD SPNF SKB Magetan. The subjects in this study were tutors at UPTD SPNF SKB Magetan. Data collection techniques in-depth interviews, participatory observation and documentation. Testing the validity of data in qualitative research includes testing credibility (internal validity), transferability (external validity), dependability (reliability), and confirmability (objectivity). Data analysis techniques consist of three components of analysis, namely data reduction, data presentation and conclusion. The results of the study show that tutors can conduct studies as informants by providing basic information to students, as motivators by providing an overview of the learning output that will be obtained by students, as guides through directing the effectiveness of learning to students, as facilitators by providing forums for consulting students regarding learning difficulties and needs, as an evaluator through regular monitoring of student development. Keywords: tutor role, learning motivation, equality education, non-formal education
Pembentukan Karakter Pada Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Ruang Kreatif di Homeschooling Pena Surabaya Reziana Firdaus; Maria Veronika Roesminingsih
J+PLUS UNESA Vol. 12 No. 1 (2023): J+PLUS, Juni 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Character building is a process carried out by education to instill basic character values ??in students and be able to build good character. This study aims to determine the formation of character and the formation of character values ??in early childhood through creative space activities at Homeschooling Pena Surabaya. The method used in this research is descriptive qualitative research. Retrieval of research data is using observation, interviews and documentation. Data analysis techniques used in this study were data reduction, data presentation, and conclusion. The results of this study indicate that in the learning process at Homeschoolung Pena Surabaya, character values ??emerge which include (1) independent character, responsibility and discipline (2) respect for others, self-confidence, and honesty. Keywords: Education, Character, Homeschooling
Hubungan Attachment Antara Anak dan Ibu yang Bekerja terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 22 Surabaya Lutfiah Zahra; Gunarti Dwi Lestari
J+PLUS UNESA Vol. 12 No. 1 (2023): J+PLUS, Juni 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mothers have an important role and become the main in forming attachments with children. The condition of working mothers allows for lack of time with children, impacting the attachment relationship between mother and child. The quality of the attachment between mother and child will impact the child's social-emotional development. This study aims to determine whether there is a relationship between the attachment of children and working mothers to the emotional and social development of early childhood at TK Aisyiyah Bustanul Athfal 22 Surabaya. This research was conducted using a quantitative approach to the type of correlational research. The data analysis used is Product Moment correlation analysis. The number of respondents in this study was 32 working mothers who had children aged 4-6 years. Data collection techniques used are questionnaires, observation, and documentation. The study's results showed a correlation of 0.537 which means that there is a relationship between child attachment and working mothers on children's social-emotional development.