cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Biologi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 363 Documents
POTENSI STRATEGI RECIPROCAL TEACHING UNTUK MEMBERDAYAKAN KETERAMPILAN METAKOGNITIF SISWA SEKOLAH MENENGAH BERKEMAMPUAN AKADEMIK RENDAH PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI Basith, Abdul
Prosiding Seminar Biologi Vol 9, No 1 (2012): Seminar Nasional IX Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.045 KB)

Abstract

ABSTRAK   Pembenahan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia menjadi hal yang terus dilakukan oleh pemerintah maupun praktisi pendidikan untuk meningkatkan daya saing bangsa. Diantaranya adalah peraturan penyelenggaraan satuan pendidikan bertaraf internasional. Pengelompokkan sekolah saat ini berpeluang memunculkan permasalahan baru di dunia pendidikan, yaitu semakin termarjinalkannya kelompok peserta didik berkemampuan akademik rendah. Akibat yang terjadi adalah polarisasi antara kelompok SMA berkualifikasi tinggi dengan siswa berkemampuan akademik tinggi dan SMA berkualifikasi rendah dengan siswa berkemampuan akademik rendah. Permasalahan yang demikian diantaranya dapat diringankan dengan pemilihan strategi pembelajaran yang terbukti dapat memberdayakan keterampilan metakognitif peserta didik berkemampuan akademik rendah. Salah satu strategi yang berpotensi membantu memberdayakan keterampilan peserta didik adalah Reciprocal Teaching (RT). Implementasi strategi RT pada pembelajaran biologi diharapkan dapat membantu memberdayakan keterampilan metakognitif siswa sekolah menengah yang diikuti dengan pemahaman konsep biologi yang lebih baik.   Kata Kunci:  Strategi Reciprocal Teaching (RT), kemampuan akademik rendah, keterampilan metakognitif,   pemahaman konsep, pembelajaran biologi.
PENERAPAN PEMBELAJARAN E-PORTFOLIO SEBAGAI UPAYA MENGEMBANGKAN PEMBELAJARAN AKTIF PADA MAHASISWA P.BIOLOGI Muzayyinah, muzzayinah
Prosiding Seminar Biologi Vol 6, No 1 (2009): Prosiding Seminar dan Lokakarya Nasional Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11103.502 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitan ini bertujuan untuk: 1. Mengembangkan pembelajaran aktif di P.Biologi; dan 2. Mengetahui peningkatan keaktifan mahasiswa Jurusan P.Biologi dalam mata kuliah KKP dengan pelaksanaan pembuatan LKS dan film dokumenter melalui e-portofolio.Tahap-tahap penelitian meliputi: 1. Persiapan, pada tahap ini disiapkan perangkat yang telah divalidasi, lembar observasi dan evaluasi, berupa lembar performa assessment, lembar aktivitas dosen, tes kognitif, chek list observation (lembal observasi), dan interview schedule (pedoman wawancara); 2. Pelaksanaan, pada tahap ini terdiri dari beberapa tahap: (a) penyusunan perangkat pembelajaran, (b) aplikasi perangkat dalam web e-Portfolio, (c) aplikasi tugas mahasisrva dalam bentuk LKS dan film dokumenter, 3.Evaluasi, berupa penilaian kinerja (Performa Assessment).Bentuk tes yang berupa tes nonverbal (perbuatan) dan verbal. Tes verbal dapat berupa tes tertulis dan tes lisan. Tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah penilaian terhadap kumpulan dari tugas-tugas siswa. Semua tugas siswa dikumpulkan untuk diberikan penilaian. Tes untuk mengukur ranah psikomotor, seperti: tes paper and pencil, tes identifikasi, dan tes simulasi.Hasil analisis penelitian didapatkan bahwa prosentase ketercapaian atau ketuntasan dalam merancang LKS untuk siswa sekolah masih kurang, hal ini dapat dilihat dari 16 macam LKS terdapat 34% dalam kategori tuntas atau bernilai diatas 65. Sedangkan dalam pembuatan film documenter, berdasarkan skor yang dicapai oleh setiap kelompok pada masing-masing item penilaian, diketahui bahwa mahasiswa masih lemah pada teknik pengambilan gambar, pengambilan focus gambar dan cara pengambilan objek. Teknik pengambilan gambar dengan skor 2.1, berarti di bawah skor minimal penilaian, yaitu 2.5. Dari 15 kelonpok, sebagian besar memiliki kemampuan cukup dalam teknik pengambilan gambar yaitu sebanyak 9 kelompok, 3 kelompok memiliki kemampuan baik, 1 kelompok sangat baik dan 2 kelompok memiliki kemampuan yang kurang pada aspek penilaian ini. Berdasar hasil analisis terhadap tingkat kepuasan pembelajaran, maka di dapat bahwa metode yang digunakan dinilai bervariasi terbukti dengan rata-rata skor yang di dapat sebesar 3,32. Hal ini berarti metode yang diberikan telah bervariasi sehingga tidak memberikan kebosanan.Key word: e-portfolio, film documenter,
DIVERSITAS POHON SEKITAR ALIRAN MATA AIR DI KAWASAN PULAU MOYO NUSA TENGGARA BARAT Trimanto, Trimanto
Prosiding Seminar Biologi Vol 10, No 2 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.168 KB)

Abstract

Jenis tumbuhan di sekitar aliran mata air  di kawasan hutan Pulau Moyo berperan dalam menjaga kestabilan aliran mata air. Keberadaan tumbuhan tersebut turut berperan dalam menjaga ketersediaan air di kawasan tersebut. Aliran mata air dikawasan hutan dalam musim kemarau  tetap ada dan aliran tersebut masuk dalam kawasan masyarakat. Warga memanfaatkan ketersediaaan air tersebut untuk kebutuhan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui jenis-jenis tumbuhan di sekitar aliran mata air di kawasan hutan Pulau Moyo. Penelitian dilakukan dengan cara metode jelajah dengan mendata setiap jenis tumbuhan yang terdapat di tepi aliran mata air tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa tercatat setidaknya ada 32 jenis pohon yang berada di kawasan aliran mata air dan rata rata berhabitus pohon besar. Jenis yang sering ditemukan adalah marga Ficus dan keluarga Moraceae. Secara keseluruhan kondisi aliran mata air di kawasan hutan tersebut adalah jernih.    Kata Kunci: Mata Air, Pulau Moyo, Diversitas
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS RISET KAJIAN: FERMENTASI LIMBAH CUCIAN BERAS (LERI) UNTUK PEMBUATAN NATA PADA MATA KULIAH KONSEP DASAR IPA MAHASISWA S1 PGSD FKIP UNS Chrysti S, Kartika
Prosiding Seminar Biologi Vol 8, No 1 (2011): Seminar Nasional VIII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.366 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan karakteristik model pembelajaran berbasis riset kajian: fermentasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pada mata kuliah Konsep Dasar IPAPenelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas yang meliputi 2 siklus perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah mahasiswa S1 PGSD kelas A sebanyak 38 orang.  Data hasil penelitian yang diperoleh berupa data kualitatif dengan analisa diskriptif.                       Hasil dari penelitian ini adalah pembelajaran berbasis riset dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, hal ini dapat diketahui pada siklus pertama  penilaian proses tentang aspek pembelajaran berbasis riset dengan rerata masih rendah 2,7.  Siklus kedua mengalami peningkatan dengan penilaian proses rerata 3,4 dikategorikan baik  Kata kunci : Pembelajaran Berbasis Riset, fermentasi, nata de leri
STUDI VARIASI MORFOLOGI DAN POLA PITA ISOZIM PADA VARIETAS BUAH NAGA (HYLOCEREUS SP) Rahmawati, Banati; Suranto, Suranto; Mahajoeno, Edwi
Prosiding Seminar Biologi Vol 7, No 1 (2010): Seminar Nasional VII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.146 KB)

Abstract

ABSTRAKBuah naga mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan dan manfaatlainnya yang belum banyak diketahui oleh masyarakat sehingga perlu dilakukanpendataan.Penelitian ini bertujuan untuk Menguji keragaman variasi morfologi, danpola pita isozim pada buah naga berdaging super merah, merah, dan putih dariKabupaten Pasuruan, Sukoharjo, Klaten, dan Bantul.Analisis data morfologi tanaman diuaraikan secara deskriptif. Data polapita isozim dianalisis menggunakan program Numerical Taxonomy andMultivariate Analys System versi 2.02i (NTSYS). Data matrik dihitungberdasarkan koofisien DICE. Klusterisasi (pengelompokan) dilakukan denganUPGMA ( Unweighted Pair Group With Arithmatic Mean) yang dihitung melaluiSHAN.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Variasi morfologi terjadi pada warnabatang, warna kelopak bunga dan rasa daging buah yang ditunjukkan juga padapola pita isozim ketiga varietas pada keempat lokasi pengamatan. Enzim esterasemengekspresikan 18 pita yang membentuk empat kelompok berdasarkan jarakkemiripan 75%. Pita spesifik muncul pada Rf 0.633 pada varietas buah nagaberdaging merah Bantul dan pada Rf 0.755 dari Pasuruan. Pita spesifik jugadimiliki untuk buah naga putih pada Rf 0.347 dari Bantul serta Klaten pada Rf0.510 dan Rf 0.633. Untuk enzim GOT mengekspresikan 12 pita dan jugamemperlihatkan empat kelompok dengan sedikit berbeda untuk keanggotaannyadikelompok empat. Pita spesifik muncul pada Rf 0.321 pada varietas buah nagaberdaging merah dari Pasuruan. Pita spesifik juga muncul pada buah nagaberdaging putih dari Pasuruan pada Rf 0. 446 dan Rf 0.482. Terjadinya variasipada buah naga yang di uji dan di dukung oleh data isozim walaupun hanya 2macam enzim ini memberikan bukti bahwa data genetik mendukung karaktermorfologi.Kata kunci: Buah naga (Hylocereus sp), Morfologi, Isozim, Vitamin C.
PEMBELAJARAN BIOLOGI MODEL PBM MENGGUNAKAN LK TERBIMBING DAN LK BEBAS TERMODIFIKASI DITINJAU DARI KPS DAN KEMAMPUAN BERPIKIR ANALITIS Erminingsih, Erminingsih; Sudarisman, Suciati; Suparmi, Suparmi
Prosiding Seminar Biologi Vol 9, No 1 (2012): Seminar Nasional IX Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.7 KB)

Abstract

ABSTRAK   Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berbasis masalah (PBM) dengan menggunakan LK terbimbing dengan LK bebas termodifikasi, KPS, kemampuan berpikir analitis dan interaksinya terhadap prestasi belajar peserta didik. Menggunakan metode eksperimen desain anava tiga jalan 2 x 2 x 2, data diolah menggunakan bantuan Software SPSS 18. Subjek penelitian peserta didik kelas VIII, SMPN I Kapas, Kab. Bojonegoro Jawa Timur semester genap tahun pelajaran 2011/2012. Hasil penelitian didapatkan; 1) ada pengaruh penggunaan LK terbimbing dengan LK bebas termodifikasi terhadap prestasi belajar; 2) ada pengaruh keterampilan proses sains terhadap prestasi belajar; 3) ada pengaruh antara kemampuan berpikir analitis terhadap prestasi belajar;  4) ada interaksi antara penggunaan jenis LK (terbimbing dan bebas termodifikasi) dengan keterampilan proses sains terhadap prestasi belajar; 5) tidak ada interaksi antara penggunaan jenis LK (terbimbing dan bebas termodifikasi) dengan kemampuan berpikir analitis terhadap prestasi belajar;  6) ada interaksi antara keterampilan proses sains dan kemampuan berpikir analitis  terhadap prestasi belajar; 7) tidak ada interaksi antara penggunaan jenis LK dengan keterampilan proses sains  dan kemampuan berpikir analitis terhadap prestasi belajar.   Kata kunci:  Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM), lembar kerja terbimbing, lembar kerja bebas termodifikasi, keterampilan proses sains, kemampuan berpikir analitis.
POLIPLOIDISASI IKAN NILEM (OSTEOCHILUS HASSELTI VALENCIENNES, 1842) DENGAN KEJUT DINGIN 40 CPOLYPLOIDIZATION ON SHARK MINNOW (OSTEOCHILUS HASSELTI VALENCIENNES, 1842) BY COLD SHOCK 40 C Fitria, Syawalina; Sistina, Yulia; Sulistyo, Isdy
Prosiding Seminar Biologi Vol 10, No 2 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.565 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan poliploidisasi, yakni triploidisasi dan tetraploidisasi  ikan nilem (Osteochilus hasselti Valenciennes, 1842) menggunakan kejut dingin 40C. Variabel utama adalah persentase penetasan telur, kelangsungan hidup, abnormalitas dan dimensi sel darah merah  benih ikan nilem serta kualitas air sebagai variabel pendukungnya. Penelitian dilakukan dengan tujuh perlakuan dan empat ulangan. Telur dan milt encer segar difertilisasi, pada 5, 20 atau 25 menit setelah fertilisasi dikejut temperatur dingin 40C selama 20 atau 30 menit. Persentase penetasan dihitung 24 jam setelah fertilisasi. Abnormalitas, kelangsungan hidup dan penentuan tingkat ploidi dengan pengukuran dimensi sel darah merah dihitung pada benih ikan nilem umur 60 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa abnormalitas, kelangsungan hidup dan dimensi sel darah merah benih ikan nilem berbeda sangat nyata (P<0,01), sedangkan penetasan telur dan laju pertumbuhan spesifiknya tidak berbeda nyata (P>0,05). Hasil uji lanjut membuktikan bahwa perlakuan 5 atau 20 menit pasca fertilisasi  dan durasi kejut 30 menit memberikan hasil yang secara nyata paling baik dibandingkan perlakuan lain. Lama kejut nampak efektif dari penelitian ini. Dengan demikian, kejut temperatur dingin 40 C pada poliploidisasi ikan nilem ini siap diterapkan pada bidang akuakultur.  Kata Kunci : Triploidisasi, Tetraploidisasi, Ikan Nilem, Kejut Dingin
PENGARUH TEKNIK PERBAIKAN TEGAKAN RUMPUN TERHADAP PENINGKATAN PRODUKTIVITAS BATANG BAMBU TALI (GIGANTOCHLOA APUS KURZ.) (THE EFFECT OF REPAIRING TECHNIQUE TO CLUMPS STAND TO THE CULM PRODUCTIVITIES OF BAMBU TALI (GIGANTOCHLOA APUS KURZ) ) sutiyono, sutiyono; mile, yamin; wardani, marfu'ah
Prosiding Seminar Biologi Vol 8, No 1 (2011): Seminar Nasional VIII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.392 KB)

Abstract

ABSTRACT   Bambu tali (Gigantochloa apus Kurz.) known as bambu species that used many for handicraft materials. But their clump existence often damage without tending and many cutting remainder  the research of repairing technique of clump to improve the productivity of culms have been done in forest research station Balai Penelitian Kehutanan Ciamis for 2 years from 2009 to 2010. The research were arranged according to RCBD (Random completely block design) consist of three treatments that are : A. Clump repaired total, all cutting remainder were removed, B. Clump repaired apart, half of cutting remainder were removed,  C. Clump without repaired, as control. Every treatment consist of  seven  replications and the data collection includes of the amount of culm/clump, clump circumference, clump density, culm high and culm diameter. Data collecting done in the intial and one year after treatment. All data were analyzed by the  analysis of variance. Result of research showed that clump repaired total (A) can improve the amount of culm/clump of  116,2% bigger compared to clump repaired apart (B) which only 67,3% and or again clump without repairing (C)  which 50,3%. Beside that, clump reapiring total (A) can improve the culm height of 107,3% bigger compared to clump repaired (B) which of 101,6% or and the clump without repaired (C) which only 100,0%. Meanwhile though don't significant but clump repaired total (A) tend to to improve the culm diameter compared to the clump repaired apart (B) and or clump without repaired (C). Key words : bambu tali, Gigantochloa apus Kurz., clump damage, clump repairing, improve, culm productivity.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK METANOL DAN ETANOL DAUN SIDAGURI (SIDA RHOMBIFOLIA L.) TERHADAP BAKTERI BACILLUS LICHENIFORMIS LEBIH BESAR DARI SALMONELLA TYPHI Dewi, Ratna Sari; Hapsari, Natalia Dyah; Mulyani, Sri
Prosiding Seminar Biologi Vol 9, No 1 (2012): Seminar Nasional IX Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.619 KB)

Abstract

ABSTRAK   Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui perbedaan aktivitas antibakteri ekstrak metanol daun sidaguri terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi dan Bacillus licheniformis, dan (2) mengetahui perbedaan aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun sidaguri terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi dan Bacillus licheniformis. Dalam penelitian ini digunakan metode eksperimen di laboratorium. Ekstrak daun sidaguri disediakan dengan maserasi bertingkat menggunakan pelarut metanol, etanol dan kloroform, kemudian menyaringnya. Filtrat yang diperoleh diuapkan dengan rotary evaporator sehingga diperoleh ekstrak kering daun sidaguri. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan bakteri uji Salmonella typhi dan Bacillus licheniformis dengan metode sumuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun sidaguri 6% mempunyai zona hambat terhadap pertumbuhan Bacillus licheniformis sebesar 25,48 mm  sedangkan pada Salmonella typhi sebesar 14,12 mm. Untuk ekstrak etanol daun sidaguri 6% menunjukkan zona hambat pertumbuhan sebesar 24,28 mm terhadap Bacillus licheniformis dan 17,58 mm terhadap Salmonella typhi. Sehingga dapat dikatakan bahwa aktivitas antibakteri ekstrak metanol maupun etanol terhadap pertumbuhan Bacillus licheniformis lebih besar bila dibandingkan dengan Salmonella typhi. Uji aktivitas antibakteri juga dilakukan untuk ekstrak kloroform daun sidaguri dan juga digunakan bakteri uji Acinetobacter calcoaceticus dan Staphylococcus epidermidis. Hasilnya menunjukkan bahwa ekstrak methanol dan etanol daun sidaguri tidak mempunyai aktivitas antibakteri terhadap A. calcoaceticus dan S. epidermidis sedangkan untuk ekstrak kloroformnya tidak menunjukkan antibaklteri untuk keempat bakteri uji di atas.   Kata kunci: Sida rhombifolia L., S. typhi, B. licheniformis, A. calcoaceticus, S. epidirmidis
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL ACTIVE KNOWLEDGE SHARING TERHADAP HASIL BELAJAR DITINJAU DARI MINAT BELAJAR SISWA SMA N 2 KARANGANYAR Dewi, Asri Nafi?a; Dwiastuti, Sri; Prayitno, Baskoro Adi
Prosiding Seminar Biologi Vol 9, No 1 (2012): Seminar Nasional IX Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.009 KB)

Abstract

ABSTRAK   Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini sebagai berikut (1). Menguji pengaruh model pembelajaran aktif Avtive Knowlegde Sharing terhadap hasil belajar biologi kelas X SMA Negeri 2 Karanganyar  tahun pelajaran 2011/ 2012 (2). Menguji pengaruh minat belajar siswa terhadap hasil belajar biologi kelas X SMA Negeri 2 Karanganyar tahun pelajaran 2011 2012 (3). Menguji ada tidaknya interaksi antara model pembelajaran aktif Active Knowledge Sharing dan minat siswa terhadap hasil belajar biologi kelas X SMA Negeri 2 Karanganyar tahun pelajaran 2011/ 2012. Penelitian ini merupakan Penelitian Eksperimen Semu (Quasi Experimental Research) menggunakan Posttest Only Nonequivalent Control Gruop Design. Model pembelajaran sebagai variabel bebas, minat sebagai variabel moderator, dan hasil belajar sebagai variabel terikat. Populasi penelitian ini adalah adalah seluruh siswa kelas X SMA N 2 Karanganyar tahun pelajaran 2011/2012. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas X.1 sebagai kelas kontrol dan siswa kelas X.2 sebagai kelas eksperimen. Teknik pengambilan sampel dengan ?Cluster Random sampling?. Teknik pengumpulan data hasil belajar ranah kognitif menggunakan teknik tes, angket, dan lembar observasi. Pengukuran minat menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan anava. Kesimpulan hasil penelitian ini sebagai berikut 1). Model Active Knowledge Sharing berpengaruh terhadap hasil belajar biologi ranah kognitif dengan P-value 0,024, sedangkan pada ranah afektif dan ranah psikomotor tidak berpengaruh pada siswa kelas X SMA N 2 Karanganyar dengan P-value 0,059 dan 0,274; 2). Tidak terdapat pengaruh antara minat tinggi, sedang, dan rendah terhadap hasil belajar biologi pada ranah kognitif, afektif, dan psikomotor pada siswa kelas X SMA N 2  Karanganyar dengan P-value 0,742; 0,702 dan 0,805; 3). Tidak ada interaksi antara model pembelajaran dan minat belajar terhadap hasil belajar biologi siswa SMA N 2 Karanganyar dengan P-value 0,852; 0,483; dan 0,717.   Kata kunci:  Model  Active Knowledge Sharing, hasil belajar, dan minat.