cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kimia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Pendidikan Kimia (JPK) ISSN 2337-9995 merupakan jurnal resmi yang dikelola dan diterbitkan secara online oleh Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Jurnal ini terbit 4 kali dalam setahun, berisi artikel-artikel ilmiah dari hasil penelitian dan pembelajaran kimia mahasiswa.
Arjuna Subject : -
Articles 267 Documents
UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR DAN INTERAKSI SOSIAL SISWA MELALUI PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN PROBLEM POSING DILENGKAPI MEDIA POWER POINT PADA MATERI POKOK STOIKIOMETRI KELAS X SMA BATIK 2 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Ghufroni, M. Yahya; ., Haryono; Hastuti, Budi
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.842 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar dan interaksi sosial siswa pada materi Stoikiometri dengan menerapkan metode pembelajaran Problem Posing dilengkapi media power point. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X3 SMA Batik 2 Surakarta yang berjumlah 35 siswa. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan tes dan non tes. Analisis data menggunakan teknik analisis diskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran problem posing dilengkapi media power point dapat meningkatkan prestasi belajar dan interaksi sosial siswa pada materi pokok Stoikiometri. Peningkatan prestasi belajar dapat dilihat dari hasil tes kognitif dan tes afektif. Untuk peningkatan interaksi sosial dapat dilihat dari observasi langsung dan angket interaksi sosial. Persentase hasil tes kognitif, afektif, observasi langsung dan angket interaksi sosial siswa pada siklus I berturut-turut 37,14%; 67,91%; 64,36%; 64,93%. Untuk hasil yang diperoleh pada siklus II secara berturut-turut yaitu 71, 43%; 72,83%; 70,79%; dan 74,40%.Kata kunci: Problem Posing, Power Point, Prestasi Belajar, interaksi Sosial, dan SMA Batik 2 Surakarta
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PREDICT-OBSERVE-EXPLAIN (POE) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK LARUTAN PENYANGGA KELAS XI MIPA 1 SMA NEGERI 2 SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Santhiy, Santhiy; Mulyani, Bakti; Utami, Budi
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 4, No 4 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.202 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan  aktivitas  dan  prestasi belajar  siswa  kelas XI MIPA 1  SMA Negeri 2 Sukoharjo pada materi pokok larutan penyangga dengan menggunakan model pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus dengan tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIPA 1 SMA Negeri 2 Sukoharjo tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 37 siswa. Objek penelitian adalah aktivitas dan prestasi belajar siswa. Aktivitas mencakup visual activities, oral activities, writting activities, serta mental activities. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, angket, wawancara, dan studi dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik triangulasi metode. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan menunjukkan  bahwa  penerapan model pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) dapat meningkatkan aktivitas (persentase ketercapaian aktivitas belajar siswa sebesar 78,73% pada siklus  I dan meningkat menjadi 98,65% pada siklus II)  dan  prestasi belajar siswa (ketercapaian ketuntasan belajar siswa pada aspek sikap mencapai 100% pada siklus I, aspek pengetahuan meningkat dari 56,76% pada siklus I menjadi 81,08% pada siklus II, serta aspek keterampilan mencapai 100% pada siklus I).
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH MELALUI METODE EKSPERIMEN DAN INKUIRI TERBIMBING DITINJAU DARI KREATIVITAS SISWA PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA DI SMA N 2 SUKOHARJO TAHUN AJARAN 2013/2014 Assriyanto, Kiki Efi; Sukardjo, J. S.; Saputro, Sulistyo
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 3, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.985 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh model pembelajaran berbasis masalah menggunakan metode eksperimen dan inkuiri terbimbing terhadap prestasi belajar siswa. (2) pengaruh kreativitas terhadap prestasi belajar siswa. (3) interaksi antara model pembelajaran berbasis masalah menggunakan metode eksperimen dan inkuiri terbimbing dengan kreativitas terhadap prestasi belajar siswa pada materi larutan penyangga.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 22. Sampel dalam penelitian adalah siswa SMA Negeri 2 Sukoharjo tahun ajaran 2013/2014 yang diambil secara cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes verbal untuk kreativitas, metode tes objektif untuk prestasi belajar kognitif, metode angket untuk prestasi belajar afektif, dan observasi untuk prestasi belajar psikomotor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran dengan metode inkuiri terbimbing lebih tinggi daripada metode eksperimen dalam hal peningkatan prestasi belajar kognitif dan afektif siswa.Kata Kunci: Pembelajaran Berbasis Masalah, Inkuiri Terbimbing, Eksperimen, Kreativitas, Larutan Penyangga
KOMPARASI PROBLEM SOLVING DAN GROUP INVESTIGATION DILENGKAPI CATATAN TERBIMBING DITINJAU DARI KEMAMPUAN ANALISIS PADA MATERI HUKUM-HUKUM DASAR KIMIA KELAS X SMA N 1 BOYOLALI TAHUN AJARAN 2015/2016 Septyadini, Dita; Saputro, Sulistyo; Utomo, Suryadi Budi
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.235 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) pengaruh penerapan model Problem Solving dan Group Investigationterhadap prestasi belajar siswa pada materi hukum-hukum dasar kimia; (2) pengaruh kemampuan analisis terhadap prestasi belajar siswa pada materi hukum-hukum dasar kimia; (3) interaksi antara model Problem Solving dan Group Investigationdengan kemampuan analisis terhadap prestasi belajar siswa pada materi hukum-hukum dasar kimia. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2×2. Sampel penelitian adalah kelas X MIA 4 dan kelas X MIA 6 SMA Negeri 1 Boyolali tahun pelajaran 2015/2016 yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data adalah dengan menggunakan: (1) dokumentasi nilai ulangan akhir semester ganjil kelas X SMA Negeri 1 Boyolali tahun pelajaran 2015/2016; (2) instrumen tes untuk mengukur prestasi aspek pengetahuan dan kemampuan analisis; (3) angket untuk mengukur prestasi aspek sikap; (4) observasi untuk mengukur prestasi aspek keterampilan. Analisis data prestasi aspek pengetahuan menggunakan analisis variansi (anava) dua jalan dengan sel tak sama, sedangkan analisis data prestasi aspek sikap dan keterampilan menggunakan uji statistik non parametrik Kruskal Wallis H. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada pengaruh model Problem Solvingdan Group Investigation terhadap prestasi aspek pengetahuan, sedangkan pada prestasi aspek sikap dan keterampilan tidak ada pengaruh model pembelajaran terhadap prestasi belajar siswa; (2) ada pengaruh kemampuan analisis terhadap prestasi aspek pengetahuan, sedangkan pada prestasi aspek sikap dan keterampilan tidak ada pengaruh kemampuan analisis terhadap prestasi belajar siswa; (3) tidak ada interaksi antara model Problem Solving dan Group Investigationdengan kemampuan analisis terhadap prestasi aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan siswa.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN TWO-TIER MULTIPLE CHOICE UNTUK MENGUKUR KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI (HIGHER ORDER THINKING SKILLS) PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN UNTUK SISWA SMA/MA KELAS XI Shidiq, Ari Syahidul; Masykuri, Mohammad; Van Hayus, Elfi Susanti
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 3, No 4 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.286 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian Two-tier Multiple Choice yang memiliki validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda dan indeks pengecoh yang memenuhi kriteria sebagai suatu soal yang baik dan mengembangkan instrumen Two-tier Multiple Choice pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan menjadi instrumen penilaian yang mampu mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang terdiri dari analisis kebutuhan dan penelitian awal, perencanaan, pengembangan bentuk awal produk, revisi dan uji lapangan awal, revisi dan uji lapangan utama, dan revisi dan uji pelaksanaan lapangan. Subjek penelitian pada penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMAN 1 Surakarta dan SMAN Sragen Bilingual Boarding School tahun ajaran 2013/2014. Data penelitian diperoleh melalui wawancara, tes dan angket.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan kesimpulan yang didapatkan adalah instrumen penilaian Two-tier Multiple Choice yang dikembangkan dinyatakan layak dan memenuhi kriteria sebagai suatu soal yang baik dengan hasil validitas isi (CV) 1,00, memiliki reliabilitas tes rata-rata 0,92 yang tergolong sangat tinggi, memiliki tingkat kesukaran dengan persentase 4,1% (mudah), 79,2% (sedang), dan 16,7% (sukar), memiliki daya pembeda dengan persentase 18,7% (sangat baik), 39,6% (baik), 14,6% (cukup), 27,1% (jelek), dan memiliki indeks pengecoh dengan persentase 26,1% (sangat baik), 21,9% (baik), 30,2% (kurang), 18,2% (buruk), dan 3,6% (sangat buruk) dan instrumen Two-tier Multiple Choice untuk mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan yang dikembangkan cukup mampu mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi dengan angka konsistensi 41,6%.Kata Kunci: Penelitian dan pengembangan (R&D), Two-tier multiple choice, Higher order thinking skills, kelarutan dan hasil kali kelarutan
PENERAPAN PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DISERTAI MEDIA KARTU SOAL UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR PADA MATERI POKOK STOIKIOMETRI KELAS X MIA 3 SEMESTER GENAP SMA NEGERI 7 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Amiroh, Yuli; Yamtinah, Sri; Utomo, Suryadi Budi
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 4, No 4 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.44 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan : (1) aktivitas belajar dan (2) prestasi belajar peserta didik SMA Negeri 7 Surakarta melalui  pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) diserta media kartu soal pada materi pokok Stoikiometri.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah kelas X MIA 3 SMA Negeri 7 Surakarta semester genap tahun pelajaran 2014/2015. Objek penelitian adalah aktivitas dan prestasi belajar peserta didik. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, interview (wawancara), kuesioner (angket), tes, dan pemeriksaan dokumen. Tahapan penelitian tindakan kelas terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.Hasil penelitian pada materi pokok Stoikiometri kelas X MIA 3 SMA Negeri 7 Surakarta tahun pelajaran 2014/2015 menunjukkan bahwa : (1) persentase ketuntasan aktivitas belajar peserta didik sebesar 90,32% pada siklus I. (2) peningkatan prestasi belajar dilihat dari persentase aspek pengetahuan pada siklus I sebesar 51,61 % meningkat menjadi 77,42 % pada siklus II. Ketuntasan prestasi belajar aspek sikap mencapai 100,0 % pada siklus I, dan ketuntasan aspek keterampilan dengan persentase sebesar 82,52 % pada siklus I
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E PADA MATERI POKOK HIDROLISIS GARAM KELAS XI MIA 1 SMA NEGERI 1 BANYUDONO SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Arini, Selgi; Haryono, Haryono; Saputro, Sulistyo
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.319 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan prestasi belajar siswa kelas XI MIA 1 dengan penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5E pada materi pokok Hidrolisis Garam di SMA Negeri 1 Banyudono semester genap tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA 1 SMA Negeri 1 Banyudono tahun pelajaran 2015/2016. Sumber data adalah guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi, wawancara, tes dan angket. Data dianalisis dengan deskripsi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5E pada materi Hidrolisis Garam dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan prestasi belajar siswa kelas XI MIA 1 SMA Negeri 1 Banyudono semester genap tahun pelajaran 2015/2016. Peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada siklus I sebesar 66,67% dan siklus II sebesar 83,33%. Peningkatan prestasi belajar dapat dilihat dari aspek pengetahuan, aspek sikap dan aspek keterampilan. Untuk aspek pengetahuan, ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 36,67% meningkat menjadi 63,33% pada siklus II. Untuk aspek sikap, ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 93,33% dan meningkat menjadi 100% pada siklus II. Aspek keterampilan hanya dilakukan pada siklus I dengan persentase ketuntasan sebesar 100%.
IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN CIRC (COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION) YANG DILENGKAPI MEDIA MACROMEDIA FLASH PADA MATERI POKOK SISTEM KOLOID KELAS XI IPA SEMESTER GENAP SMA NEGERI 3 SRAGEN TAHUN AJARAN 2011/2012 Sastika, Agasta Ria; Susanti V.H., Elfi; Ashadi, .
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.471 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi metode pembelajaran CIRC (CooperativeIntegrated Reading and Composition) yang dilengkapi media Macromedia flash pada materi pokoksistem koloid dalam meningkatkan prestasi siswa kelas XI semester genap SMA Negeri 3 Sragentahun ajaran 2011/2012. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancanganpenelitian Randomized Subjects Posttest Only Control Group Design dimana kelas kontrol yangdigunakan adalah kelas dengan model pembelajaran yang biasa digunakan oleh guru di SMA N 3Sragen. Teknik analisis data untuk pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t- pihakkanan Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran kooperatif dengan metode CIRC (CooperativeIntegrated Reading and Composition) yang dilengkapi media Macromedia flash memberikanpeningkatan yang lebih tinggi terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok Sistem Koloiddibandingkan dengan model pembelajaran konvensional, dapat dilihat dari nilai posttest prestasibelajar siswa yang lebih tinggi dari pada pembelajaran dengan model konvensional. Hal iniditunjukkan dengan hasil perhitungan menggunakan uji t-pihak kanan dari nilai posttest prestasibelajar kognitif dan afektif. Dimana hasil uji ?pihak kanan untuk prestasi belajar kognitif diperoleh thitung= 4,389 lebih besar dari harga ttabel = 1,997, begitu pula dengan prestasi belajar afektif diperolehdiperoleh thitung = 4,309 lebih besar dari harga ttabel = 1,997.Kata kunci : pembelajaran kooperatif, CIRC, Macromedia flash
STUDI KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E DILENGKAPI LABORATORIUM RIIL DAN VIRTUIL PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON-ELEKTROLIT TERHADAP AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR DI SMA ISLAM I SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Tiastari, Alifia Ayu; Redjeki, Tri; Eko Setyowati, Widiastuti Agustina
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 4, No 4 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.834 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan aktivitas belajar, prestasi belajar aspek kognitif, dan prestasi belajar aspek afektif antara siswa yang diajar menggunakan media laboratorium riil dan virtuil pada pembelajaran materi larutan elektrolit dan non-elektrolit dengan model Learning Cycle 5E. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen. Populasi adalah seluruh siswa kelas X SMA Islam I Surakarta tahun pelajaran 2013/2014. Sampel adalah siswa kelas X sebanyak dua kelas, yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data prestasi belajar kognitif menggunakan tes objektif, prestasi belajar afektif dan aktivitas belajar menggunakan angket dan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis variansi satu jalur multivariat. Berdasarkan analisis dapat disimpulkan beberapa hal berikut : tidak ada perbedaan (1) aktivitas belajar , (2) prestasi belajar aspek kognitif, (3) prestasi belajar aspek afektif, (4) aktivitas belajar, prestasi belajar aspek kognitif dan afektif antara siswa yang diajar menggunakan model Learning Cycle 5E dilengkapi media laboratorium riil dengan virtuil pada pembelajaran materi larutan elektrolit dan non-elektrolit.
STUDI KOMPARASI METODE TEAMS GAMES TOURNAMEN (TGT) YANG DILENGKAPI MEDIA TEKA TEKI SILANG (TTS) DAN RODA IMPIAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK STRUKTUR ATOM KELAS X SEMESTER 1 SMA N 1 KARANGANOM TAHUN AJARAN 2011/2012 Ermawati, Erni; Haryono, Haryono; Hastuti, Budi
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 3, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.206 KB)

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah hasil prestasi belajar siswa dengan pembelajaran kooperatif metode Teams Games Tournamet (TGT) menggunakan media Roda Impian lebih baik dari pada media Teka Teki Silang (TTS) pada materi Struktur Atom kelas X SMA Negeri 1 Karanganom tahun pelajaran 2011/2012. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, sampel terdiri dari 2 kelas, data prestasi kognitif menggunakan tes, prestasi afektif menggunakan angket, uji hipotesis menggunakan uji t-pihak kanan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dengan media Roda Impian memberikan hasil prestasi belajar yang lebih baik dibandingkan penggunaan metode pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dengan media Teka Teki Silang (TTS) pada materi pokok Struktur Atom. Hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan menggunakan uji t-pihak kanan dengan taraf signifikan 5%. Dimana hasil uji t-pihak kanan untuk prestasi belajar kognitif dan afektif masing-masing diperoleh thitung = 2,083 > ttabel = 1,671 dan thitung = 1,843 > ttabel= 1,671.Kata Kunci: TGT, roda impian, teka teki silang (TTS), prestasi belajar, Struktur Atom.