cover
Contact Name
Fahruddin Kurdi
Contact Email
fahruddinkurdi@gmail.com
Phone
+6281335093901
Journal Mail Official
ebsinaindonesia@gmail.com
Editorial Address
Karangmojo, Plandaan. Jombang, East Java 61456 - Indonesia
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Al-Hijrah Indonesia
ISSN : 29646308     EISSN : 29646243     DOI : https://doi.org/10.58545/djpm
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal elektronik yang mewadahi artikel hasil pelaksanaan pengabdian masyarakat dengan fokus pada area sains dan teknologi yang dikelola secara profesional dengan menggunakan open journal system. Fokus pada area sains dan teknologi yang meliputi: Gizi, Kefarmasisan, Kebidanan, Keperawatan, Teknologi Informasi , Kedokteran dan Kesehatan lain, Fisika, Biologi, Kimia, Astronomi, Ilmu Bumi (Geologi), Teknik, Pendidikan dan Rumpun ilmu lainnya. DEDIKASI SAINTEK diterbitkan 3 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan April, Agustus dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 118 Documents
Edukasi Pencegahan Stunting Melalui Penerapan Gizi Seimbang Di Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik Adinugraha Amarullah; Nadya Permata Rahma Agnesia; Linda Evania; Muhammad Arzam Fadhluddin Al-Fikri; Ruah Dwi Kurnia
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v5i1.656

Abstract

Stunting adalah kondisi gizi kronis yang menghambat pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak, sekaligus menurunkan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Masalah ini biasanya muncul karena asupan gizi yang buruk dalam waktu yang lama, pola makan yang tidak seimbang, dan kurangnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya menerapkan gizi seimbang di lingkungan keluarga. Dalam upaya mengatasi hal tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan warga Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, tentang cara mencegah stunting melalui penerapan gizi seimbang harian. Pendekatan yang diterapkan meliputi sosialisasi, konseling interaktif, dan penilaian pemahaman peserta melalui pre-test dan post-test. Sasaran pengabdian ini sejumlah 30 orang yang terdiri dari ibu rumah tangga, kader posyandu, dan bidan lokal. Hasilnya cukup menggembirakan: skor pengetahuan rata-rata masyarakat naik hingga 35% pasca-konseling. Para peserta kini memiliki pemahaman yang lebih baik tentang dasar-dasar stunting, dapat menerapkan prinsip "Isi Piringku", dan mengidentifikasi makanan bergizi seimbang untuk ibu hamil dan balita. Secara keseluruhan, program ini terbukti efektif dalam membangun kesadaran masyarakat akan peran gizi seimbang sebagai langkah pencegahan stunting. Di dekatnya, diharapkan inisiatif serupa dapat terus berlanjut melalui kerja sama dengan posyandu.
Penerapan Terapi Aktivitas Kelompok Range of Motion (ROM) Aktif untuk Meningkatkan Kekuatan Otot Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Bondowoso Indonesia Tutus Mahardika Sukartono; Laily Nailul Farih; Kamilia Irdina; Muhammad Rafi’ Fikrul Hakim; Nur Lailatul Babarrohmah Arrosyidyiah; Ummi Malikal Balqis; Fahruddin Kurdi
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v5i1.671

Abstract

Latar Belakang: Lansia dengan kondisi total care berisiko tinggi mengalami imobilisasi berkepanjangan yang dapat menyebabkan penurunan kekuatan otot, kekakuan sendi, dan penurunan kualitas hidup. Intervensi keperawatan mandiri seperti latihan Range of Motion (ROM) aktif diperlukan untuk mempertahankan fungsi muskuloskeletal dan mencegah komplikasi imobilisasi. Tujuan: Mengimplementasikan dan mengevaluasi efektivitas Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) ROM aktif dalam meningkatkan kekuatan otot lansia di PSTW Bondowoso. Metode: Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan deskriptif-evaluatif partisipatif. Sebanyak 7 lansia dengan kondisi total care di PSTW Bondowoso menjadi peserta. Intervensi TAK ROM aktif dilaksanakan 1 kali seminggu selama 2 minggu. Kekuatan otot diukur menggunakan Manual Muscle Testing (MMT) skala 0–5 sebelum dan setelah intervensi. Hasil: Evaluasi pascaintervensi menunjukkan peningkatan skor MMT pada sebagian besar peserta, terutama pada ekstremitas atas dan bawah. Lansia yang sebelumnya mengalami kelemahan otot ringan hingga sedang menunjukkan perbaikan tonus dan kemampuan kontraksi aktif setelah mengikuti rangkaian latihan. Kesimpulan: TAK ROM aktif terbukti efektif dan aman untuk meningkatkan kekuatan otot serta mendukung kemandirian fungsional lansia dengan kondisi total care. Program ini direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam standar asuhan keperawatan rutin di fasilitas perawatan lansia.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Gerakan Sosial Ekologis dalam Pengelolaan Sampah di Kota Kupang Purdensia Omin Marnanda; Angela Marici Mahing; Fransiska Ilanda Rae; Candra Konni Pena; Hoiril Sabariman; Helga M. Evarista Gero; Lasarus Jehamat
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v5i1.618

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat pada umumnya adalah peningkatan volume sampah rumah tangga dan sampah rumah kos, serta kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola sampah secara mandiri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Liliba, Kota Kupang, dengan tujuan untuk menumbuhkan kesadaran ekologis masyarakat melalui gerakan sosial dalam pengelolaan sampah berbasis komunitas. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan warga, tokoh masyarakat, serta kelompok pemuda. Metode pelaksanaan mencakup analisis situasi, sosialisasi pentingnya pengelolaan sampah (organik maupun non-organik), serta pendampingan pembentukan kelompok komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, yang ditandai dengan terbentuknya kelompok berbasis komunitas di Liliba RT 20 dan rutinnya pelaksanaan kerja bakti. Gerakan ini membuktikan adanya strategi efektif dalam mewujudkan pengelolaan sampah berbasis komunitas yang berkelanjutan serta memperkuat solidaritas sosial masyarakat.
Edukasi Energi Terbarukan Berbasis Sel Volta Air Laut: Upaya Peningkatan Literasi SDGs dan Integrasi Sains-Islam bagi Siswa SMAN 2 Narmada Bunga Zorra Dilatais; Annisa Syakkina; Baiq Sulvia Safitri; Nia Wahdania; Nurliana Nurliana; Rizki Ayu Elpitria; Tahta Adelia; Agus Kurnia
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v5i1.647

Abstract

Kurangnya partisipasi siswa dalam pembelajaran sains, khususnya pada topik elektrokimia yang abstrak, menjadi tantangan utama di pendidikan Indonesia. Kegiatan pengabdian ini menerapkan eksperimen sel Volta menggunakan air laut sebagai upaya integrasi konsep sains, SDGs, dan nilai-nilai Alquran di SMAN 2 Narmada. Metode yang digunakan adalah pendekatan pembelajaran integratif berbasis eksperimen terhadap 21 siswa kelas XI melalui pre-test, intervensi pembelajaran, eksperimen hands-on, dan post-test. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konseptual sel Volta (81% siswa), transformasi persepsi tentang hubungan Sains-Islam (85,7% siswa), dan peningkatan kesadaran akan energi terbarukan (95,2% siswa). Kegiatan eksperimen dinilai paling berkesan oleh 76,2% siswa. Pendekatan integratif STEM dengan nilai-nilai Islam efektif menciptakan pembelajaran sains yang bermakna dan relevan dengan identitas keislaman siswa.
Terapi Aktivitas Kelompok Balance Exercise pada Lansia Dengan Risiko Jatuh di Wisma Anggrek UPT PSTW Bondowoso Adis Marsya Salsabila; Arya Adib Toni; Mulenda Isdayana; Amalia Dewi Masithoh; Putra Bagus Bimo; Rani Wulandari; Agnestria Winarto; Fahruddin Kurdi
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v5i1.673

Abstract

Peningkatan usia menyebabkan degradasi fungsi tubuh yang memicu penurunan keseimbangan dan peningkatan risiko jatuh pada lansia. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk mengatasi masalah ini adalah melalui balance exercise. Pengabdian ini bertujuan untuk melatih keseimbangan dan mencegah resiko jatuh melalui balance exercise lansia dengan risiko jatuh tinggi di UPT PSTW Bondowoso. Pengabdian ini dilakukan selama 3 hari dan diikuti enam lansia di Wisma Anggrek. Instrumen pengukuran menggunakan Timed Up and Go Test (TUG Test). Hasil pengukuran awal menunjukkan seluruh subjek memiliki risiko jatuh sedang hingga tinggi dengan nilai TUG antara 13–55 detik. Setelah Balance exercise selama tiga hari, terjadi penurunan waktu tempuh TUG Test pada seluruh peserta dengan rentang penurunan 1 hingga 25 detik. Penurunan waktu paling signifikan terlihat pada Ny. O (dari 50 detik menjadi 24 detik) dan Ny. S (dari 55 detik menjadi 40 detik). Balance exercise secara signifikan meningkatkan stabilitas dinamis dan kekuatan otot ekstremitas bawah, yang berkontribusi pada penurunan risiko jatuh dan peningkatan kepercayaan diri lansia dalam beraktivitas
Upaya Perbaikan Xerosis Cutis Dengan Pemberian Minyak Zaitun Pada Lansia Di UPT Pesanggrahan PMKS Mojopahit Mojokerto Mujiadi; Anndy Prastya; Ika Suhartanti; Fitria Wahyu Ariyanti
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v5i1.891

Abstract

Kelemahan fisik membuat lanjut usia mengalami keterbatasan dalam merawat kebersihan kulit. Lanjut usia mengalami kulit yang kering dan bersisik serta pecah-pecah. Penyebab kulit kering pada lanjut usia selain karena faktor usia juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Tujuan daalam kegaiatan ini adalah untuk membantu lanjut usia dalam merawat kulit dengan pemberian pelembab berupa olesan minyak zaitun pada kulit yang kering, bersisik dan kasar. Pemberian dilakukan 2 kali sehari pagi dan sore setelah mandi dan berlangsung selama 7 hari berturut-turut. Pengukuran derajat kulit kering (xerotis cutis) menggunakan skala ODS (Overal Dryskin Score), pengukuran dilakukan sebelum pemberian pelembab minyak zaitun dan setelah 7 hari pemberian. Hasil kegiatan pengabdian ini didapatkan bahwa dari 20 lanjut usia rata-rata derajat ODS sebelum pemberian pelembab minyak zaitun sebesar 2,25 dan pengukuran setelah 7 hari pemberian pelembab minyak zaitun sebesar 0.55 maknanya terdapat penurunan derajat ODS sebesar 1,7. Setelah diberikan intervensi aplikasi minyak zaitun secara topikal secara rutin, hasil evaluasi menunjukkan adanya perbaikan kondisi kulit yang sangat signifikan pada seluruh lanjut usia. Diharapkan pihak pengelola UPT Pesanggrahan PMKS secara berkesinambungan memberikan perawatan kulit pada lanjut usia agar mereka dapat terbebas dari masalah kulit kering dan bersisik.
Pendampingan Branding Berbasis Kecerdasan Buatan dan Desain Komunikasi Visual Untuk Digitalisasi Promosi UMKM Balikpapan Rijal Fadilah; Fakhriy Dinansyah; Dewi Yuniar
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v5i1.892

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kerajinan tangan di Kota Balikpapan menghadapi persoalan berupa lemahnya konsistensi identitas merek, rendahnya kualitas komunikasi visual, serta terbatasnya pemanfaatan kecerdasan buatan untuk promosi digital. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kemandirian mitra dalam membangun branding, menghasilkan konten promosi, serta mengelola media sosial secara lebih terencana. Kegiatan ini melibatkan 30 pelaku UMKM kerajinan tangan melalui pendekatan Participatory Engagement dan model Action Research berbasis learning by doing. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa nilai rata-rata peserta meningkat dari 49,5 menjadi 82,9 atau bertambah 33,4 poin. Seluruh peserta menghasilkan satu paket brand kit digital yang memuat logo atau penyempurnaan logo, palet warna, tipografi, lima templat media sosial, deskripsi produk berbasis kecerdasan buatan, dan kalender konten. Sebanyak 27 UMKM telah menerapkan aset visual baru, sedangkan tiga UMKM telah memiliki desain final dan rencana implementasi. Setelah empat minggu penerapan, rata-rata jangkauan konten meningkat 47,8%, interaksi 39,6%, kunjungan profil 33,4%, jumlah pengikut 11,8%, dan kontak calon konsumen 24,5%. Pendampingan kelompok kecil juga meningkatkan kepercayaan diri peserta; 25 orang mampu menyusun prompt dan memproduksi variasi konten secara mandiri, sedangkan lima lainnya masih memerlukan panduan. Program ini menunjukkan bahwa integrasi kecerdasan buatan dan desain komunikasi visual melalui pendampingan partisipatif efektif memperkuat kapasitas branding dan promosi digital UMKM secara mandiri, kritis, etis, dan berkelanjutan sesuai karakter produk lokal Balikpapan.
Terapi Relaksasi Benson untuk Menurunkan Nyeri pada Lansia Dengan Rheumatoid Arthritis di UPT PSTW Jember Alifia Khoirunnisa; Angela Prielkarla Deya; Aliya Nuri Andiny; Vivin Unika Royahin; Siti Karimatul Kamila; Ira Purba Wanda; Tasya Kamila Pramesti; Besar Sintong Prabowo Hasibuan; Firli Riana Sari; Nurkholis Afandi; Hanny Rasni; Fahruddin Kurdi
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v5i1.579

Abstract

Rheumatoid arthritis (RA) merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami lansia dan ditandai dengan nyeri kronis pada persendian. Kondisi ini dapat menurunkan kualitas hidup, membatasi aktivitas, serta meningkatkan risiko disabilitas. Berdasarkan hasil pengkajian di Wisma Teratai UPT PSTW Jember, sebagian besar lansia belum mengenal terapi nonfarmakologis, sehingga masih mengandalkan obat pereda nyeri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan teknik relaksasi Benson sebagai alternatif terapi yang aman, mudah dilakukan, dan efektif dalam mengurangi nyeri. Metode yang digunakan adalah pendekatan Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) berupa edukasi, demonstrasi, dan latihan praktik relaksasi Benson yang diikuti oleh 9 orang lansia. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan skala nyeri sebelum dan sesudah terapi serta dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan adanya penurunan nyeri yang signifikan dengan nilai p = 0,003. Sebelum intervensi, semua responden berada pada kategori nyeri sedang, sementara setelah intervensi sebagian mengalami penurunan menjadi nyeri ringan. Hal ini membuktikan bahwa relaksasi Benson mampu menekan aktivitas saraf simpatis, menurunkan kebutuhan oksigen, meningkatkan relaksasi otot, serta memperkuat aspek spiritual sehingga lansia lebih tenang dalam menghadapi nyeri. Kegiatan ini mendukung penerapan terapi nonfarmakologis yang dapat dilakukan secara mandiri dan berkesinambungan oleh lansia di panti sosial.
Peningkatan Kesadaran Remaja dalam Mencegah Kenakalan Remaja melalui Edukasi Karakter di SMKN 1 Ciruas, Kabupaten Serang Riki Ukhtul Fitri; Rachmad Aprilio; Ade Komariah; Nova Listya Wahaningtyas; Tunjung Tri Agita; Sofi Lestari; Delshady Syamsul Maarief
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v5i2.801

Abstract

Kenakalan remaja merupakan permasalahan yang masih sering ditemukan di lingkungan sekolah dan masyarakat, dengan dampak negatif terhadap perkembangan fisik, psikologis, sosial, dan akademik remaja. Kurangnya pemahaman mengenai nilai-nilai karakter serta pengaruh lingkungan pergaulan menjadi faktor utama munculnya perilaku menyimpang pada remaja. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran remaja dalam mencegah kenakalan remaja melalui edukasi karakter di SMKN 1 Ciruas Kabupaten Serang. Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan edukatif berupa ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab. Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal siswa, dilanjutkan pemberian materi mengenai bentuk, faktor penyebab, dan dampak kenakalan remaja, serta strategi pencegahan melalui pendidikan karakter, dan diakhiri dengan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran siswa setelah edukasi diberikan. Skor rata-rata pemahaman peserta meningkat dari 62,5 (pre-test) menjadi 85,3 (post-test), atau naik sekitar 36,5%. Dari total 300 peserta, sebanyak 255 peserta (85%) mengalami peningkatan skor pemahaman, dengan kategori baik–sangat baik meningkat dari 30% menjadi 82,5% peserta. Siswa menjadi lebih memahami pentingnya nilai disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan kontrol diri, serta menunjukkan antusiasme tinggi dan keaktifan dalam sesi diskusi. Kesimpulannya, edukasi karakter terbukti efektif meningkatkan kesadaran remaja dalam mencegah kenakalan remaja. Kegiatan serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya promotif dan preventif dalam membentuk generasi muda yang berkarakter dan berperilaku positif.
Budikdamber Sebagai Upaya Penguatan Ketahanan Pangan dan Resiliensi Masyarakat Pertanian Desa Mojoparon, Kabupaten Pasuruan Bagus Dwi Cahyono; Apriana Rahmawati; Ronal Surya Aditya; Nurul Huda; Evy Aristawati; Sukma Adinda DCA; Farizza Umami; Syarah Saraswatii; Tio Yahya; Cindy Dewi H; Citra Ayu DK; Nur Azizah CO; Rozi Maulana S; M Brilian Aprianto; Qurrota A’yunina
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v5i2.878

Abstract

Latar Belakang: Masyarakat pertanian menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan pemanfaatan pekarangan, ketidakpastian hasil panen, dan tekanan ekonomi yang dapat memengaruhi ketahanan pangan keluarga serta kesejahteraan psikologis. Budidaya ikan dalam ember (Budikdamber) merupakan inovasi yang berpotensi mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan resiliensi masyarakat melalui aktivitas produktif berbasis pekarangan. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai Budikdamber serta mengeksplorasi kontribusinya terhadap penguatan resiliensi masyarakat pertanian. Metode: Pengabdian dilaksanakan di Dusun Badong, Desa Mojoparon, Kabupaten Pasuruan dengan melibatkan 18 peserta. Program menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat melalui penyuluhan, demonstrasi, pelatihan intensif dan praktik Budikdamber secara langsung. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest–posttest pengetahuan serta wawancara semi-terstruktur yang dianalisis secara tematik. Hasil: Proporsi peserta dengan pengetahuan baik meningkat dari 22,2% menjadi 83,3% setelah kegiatan. Hasil wawancara menunjukkan bahwa Budikdamber memberikan rasa nyaman, meningkatkan kepercayaan diri dan optimisme, memperkuat interaksi sosial, serta mendukung kemampuan peserta dalam menghadapi tekanan kehidupan sehari-hari. Kesimpulan: Program Budikdamber efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat serta berpotensi mendukung ketahanan pangan dan penguatan resiliensi masyarakat pertanian melalui aktivitas produktif berbasis lingkungan.

Page 11 of 12 | Total Record : 118