cover
Contact Name
NURUL KUSUMA DEWI
Contact Email
kusuma.dewi@staff.uns.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
KUMARA CENDEKIA
ISSN : 2338008X     EISSN : 2716084X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Guru - Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 203 Documents
HUBUNGAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PAUD DENGAN KESEJAHTERAAN GURU Nurul Miftakhul Jannah; Nurul Kusuma Dewi
Kumara Cendekia Vol 13, No 4 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i4.106598

Abstract

Kompetensi Profesional Guru PAUD merupakan salah satu kemampuan yang wajib dimiliki oleh seorang guru. Kompetensi profesional guru PAUD dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya yaitu faktor kesejahteraan guru. Penelitian ini meneliti tentang hubungan kompetensi profesional guru PAUD yang dengan kesejahteraan guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara kompetensi profesional guru PAUD dengan kesejahteraan guru. Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif korelasi melalui penyebaran kuesioner kepada guru-guru TK di Kecamatan Pasar Kliwon, Surakarta. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan uji korelasi Spearman Rank Order yaitu analisis statistik non-parametrik yang diterapkan untuk mengidentifikasi korelasi positif yang signifikan antara dua variabel, ketika data berskala ordinal atau tidak berdistribusi normal.  Analisis data yang dilakukan diperoleh hasil nilai signifikansi sebesar 0,000 yang menunjukkan adanya hubugan antara kompetensi profesional guru PAUD dengan kesejahteraan guru, dimana semakin tinggi tingkat kesejahteraan guru, maka semakin tinggi pula tingkat kompetensi profesional guru PAUD. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,564 menunjukkan adanya hubungan positif dengan kekuatan sedang antara kompetensi profesional guru PAUD dan kesejahteraan guru. Hal ini berarti bahwa peningkatan kesejahteraan guru cenderung diikuti oleh peningkatan kompetensi profesional.
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI KEGIATAN MENYUSUN MAKET Dian Fatmawati; Siti Wahyuningsih; Anjar Fitrianingtyas
Kumara Cendekia Vol 12, No 4 (2024): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v12i4.77439

Abstract

Tingkat motivasi seseorang memiliki dampak yang signifikan terhadap kemampuan seseorang untuk belajar, yang artinya hasil belajar seseorang sangat dipengaruhi oleh tingkat motivasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar anak usia 5-6 tahun melalui kegiatan menyusun maket. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan selama 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 28 anak berusia 5-6 tahun, dengan teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa unjuk kerja, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian secara klasikal menunjukkan bahwa terdapat peningkatan motivasi belajar anak usia dini, yaitu peningkatan persentase ketuntasan pada pratindakan sebesar 3,57%, dengan siklus I sebesar 39,28%, dan siklus II sebesar 82,14%. Hasil tersebut sudah melebihi target indikator yang ditetapkan peneliti yaitu 75%. Hal ini membuktikan bahwa kegiatan menyusun maket dapat meningkatkan motivasi belajar pada anak usia 5-6 tahun.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI MEDIA BUSY BOOK Nila Khimaya; Vera Sholeha
Kumara Cendekia Vol 13, No 4 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i4.108255

Abstract

Kemampuan mengenal bentuk geometri harus dimiliki oleh anak usia dini untuk memudahkan kehidupan sehari-hari karena segala benda di sekitar memiliki bentuk. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri anak usia 5-6 tahun melalui media busy book. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui tindakan kelas, menggunakan model Kurt Lewin. Subjek penelitian adalah anak usia 5-6 tahun, sejumlah 21 anak yang terdiri dari 7 anak laki-laki dan 14 anak perempuan. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam secara langsung. Teknik uji validitas yang dihunakan adalah triangulasi sumber dan metode. Analisis data dengan menggunakan teknik analisis interaktif dan deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan ketuntasan klasikal dari 28,57% pada pratindakan menjadi 52,38% pada siklus I, dan meningkat signifikan menjadi 80,95% pada siklus II. Kendala utama adalah perbedaan karakteristik anak yang memengaruhi suasana kelas. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut yaitu dengan membuat kelompok kecil dengan mempertimbangkan tingkat kemampuan anak dan dilakukan secara bergantian.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DISIPLIN, MANDIRI, TANGGUNGJAWAB DALAM PILAR INDONESIA HERITAGE FOUNDATION (IHF) ANAK USIA DINI Siti Nurul Aprida; Nur Istiana Makarau; Yanita Nurhasanah
Kumara Cendekia Vol 13, No 1 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i1.99867

Abstract

Pendidikan karakter anak usia dini (PAUD) adalah suatu upaya pembinaan perangai atau perbuatan yang selalu dilakukan anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun melalui pemberian rangsangan. Namun, dalam membentuk sikap anak menjadi pribadi yang baik perlu diperhatikan bahwa anak kecil belum banyak mengetahui bagaimana berperilaku yang dapat diterima secara sosial. Oleh karena itu, pendidikan harus mengembangkan karakter anak melalui pendidikan karakter sejak dini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pendidikan karakter anak RA Al-Qudwah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan subjek berusia 3-4 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan Pendidikan karakter dalam pilar IHF dilakukan menggunakan konsep knowing, feeling, dan acting yang dilakukan melalui pembiasaan sehari-hari dimulai dari anak datang ke sekolah, kegiatan pembuka, kegiatan inti, hingga kegiatan penutup. Karakter yang baik didukung oleh pengetahuan yang baik, keinginan untuk berbuat baik, dan perbuatan yang baik. Selain itu dukungan yang baik dari keluarga, orang tua, masyarakat, dan pemerintah dapat menjadi kunci keberhasilan dalam mendidik karakter anak sejak dini.
PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN GURU DALAM MENATA RAGAM MAIN EDUPLAY ZONE BERBASIS MINAT ANAK Mairo Dzikri Yana; Nita Priyanti; Sri Watini
Kumara Cendekia Vol 13, No 4 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i4.108967

Abstract

Pendidikan anak usia dini memerlukan sumber belajar yang inovatif dan terstruktur untuk membantu guru menciptakan kegiatan bermain yang bermakna sesuai tahap perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan mengembangkan buku panduan guru (Eduplay Zone) sebagai media pembelajaran dalam menata ragam kegiatan bermain berbasis minat anak. Penelitian menggunakan desain mixed-method dengan pendekatan Research and Development (R&D) melalui model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Subjek penelitian terdiri atas 22 guru dan kepala sekolah dari dua TK di Kota Bekasi. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan wawancara. Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan tinggi: 95,0% dari ahli materi, 97,5% dari ahli bahasa, dan 82,5% dari ahli media, dengan revisi minor. Pada tahap implementasi, efektivitas panduan terlihat dari peningkatan keterampilan guru dalam menata ragam main, di mana kategori “sangat terampil” meningkat dari 5% menjadi 35%. Selain itu, panduan ini berdampak positif pada perkembangan anak, dengan peningkatan kreativitas sebesar 32,1%, interaksi sosial 24,5%, dan kemandirian 21,7%. Dengan demikian, buku panduan Eduplay Zone dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk mendukung guru PAUD serta memperkuat praktik pembelajaran berbasis bermain dan minat anak.
PENGEMBANGAN MEDIA GEOTRICKIDS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI ANAK USIA 5-6 TAHUN Septia Fajar Saputri; Ahmad Samawi; Nur Anisa
Kumara Cendekia Vol 13, No 2 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i2.101555

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan media pembelajaran pengenalan bentuk geometri pada anak usia 5-6 tahun. Lembaga TK masih menggunakan media konvensional, seperti poster bentuk geometri, balok bentuk geometri dan LKA. Seiring perkembangan zaman, kemajuan teknologi harus dimanfaatkan secara optimal dalam pemgembangan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menghasilkan media GEOTRICKIDS yang layak dalam mengenalkan bentuk geometri anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian adalah anak kelompok B di TK Pertiwi Wonotirto 02, TK Al Hidayah Satreyan 01, dan TK Al Hidayah Satreyan 02. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Pengolahan data menggunakan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini mendapatkan hasil penilaian media GEOTRICKIDS sebesar 94,5% dari dua ahli materi, 93,7% dari dua ahli media dan 93,7% dari tiga ahli pembelajaran. Hasil akumulasi uji coba kelompok kecil mendapat hasil sebesar 93,6%. Masuk ke tahap uji coba kelompok besar, hasil akumulasinya sebesar 95,4%. Berdasarkan hasil tersebut, media GEOTRICKIDS masuk dalam kategori sangat layak untuk mengenalkan bentuk geometri pada anak usia 5-6 tahun.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN ULAR TANGGA EDUKATIF TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL WARNA ANAK USIA 4-5 TAHUN Salsabila Putri Fiananda; Yes Matheos Lasarus Malaikosa; Eka Cahya Maulidiyah; Muhammad Reza
Kumara Cendekia Vol 13, No 4 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i4.102737

Abstract

Pada jenjang pendidikan anak usia dini penting untuk mengembangkan berbagai aspek termasuk perkembangan kognitif yang mencakup kemampuan mengenal warna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media ular tangga edukatif terhadap kemampuan mengenal warna anak usia 4–5 tahun. Penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain control group pre-test post-test. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan observasi langsung pada anak. Subjek penelitian ini berjumlah 20 anak berusia 4-5 tahun dengan masing-masing 10 anak untuk kelas eksperimen dan 10 anak untuk kelas kontrol. Hasil uji Mann-Whitney memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000, yang berarti lebih kecil dari nilai signifikansi 0,05. Hasil tersebut memberikan keputusan yang diambil berupa menolak hipotesis nol (H₀) dan menerima hipotesis alternatif (Hₐ), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan media permainan ular tangga terhadap kemampuan mengenal warna pada anak usia 4–5 tahun. Dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan media pembelajaran ular tangga edukatif berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan mengenal warna anak usia 4–5 tahun.
PENGEMBANGAN AUGMENTED REALITY “FARM ANIMAL COUNT” UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN NUMERASI ANAK USIA DINI Firasya Nurin Khairina; Eka Cahya Maulidiyah; Nurhenti Dorlina Simatupang; Ruqoyyah Fitri
Kumara Cendekia Vol 12, No 4 (2024): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v12i4.90768

Abstract

Pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini penting untuk mengembangkan berbagai aspek termasuk perkembangan kognitif yang mencakup kemampuan numerasi. Tujuan  penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality “Farm Animal Count” untuk memudahkan anak belajar numerasi pengenalan bilangan 1-10. Metode pada penelitian ini adalah Research and Development dengan model ADDIE. Sementara subjek dalam penelitian ini ialah 20 anak di TK JJ Surabaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah menyebar angket, wawancara, dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kelayakan menggunakan rumus skala likert dan analisis keefektifan menggunakan teknik Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan media memiliki kelayakan untuk digunakan berdasarkan hasil uji validasi materi memperoleh persentase sebesar 97% dan validasi ahli media memperoleh 96%. Sementara berdasarkan uji coba pengguna guru dan anak menunjukkan bahwa media telah sesuai dengan capaian pembelajaran dan kebutuhan anak. Hasil uji efektivitas media Farm Animal Count menunjukkan bawah Sig. (2-tailed) sebesar 0.000 sehingga Sig. (2-tailed) < 0.05 atau 0.000 < 0.05 maka Ha diterima. Berdasarkan tersebut dapat diketahui bahwa penggunaan media “Farm Animal Count” efektif digunakan dalam meningkatkan kemampuan numerasi pengenalan bilangan 1-10  pada anak usia 4-5.
DAMPAK GADGET TERHADAP PERKEMBANGAN KEMAMPUAN BERBICARA PADA ANAK USIA AWAL 2-3 TAHUN Reza Ainun Adi Nadila; Titin Kusayang
Kumara Cendekia Vol 13, No 3 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i3.101933

Abstract

Penggunaan gadget yang berlebihan pada anak usia 2–3 tahun menimbulkan kekhawatiran terhadap perkembangan kemampuan berbahasa di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan kemampuan berbahasa anak usia 2–3 tahun di Kelurahan KI. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam kepada lima orang tua dan observasi langsung terhadap perilaku bicara anak. Validitas data diperkuat dengan teknik triangulasi antara wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak yang terpapar gadget selama 2–3 jam per hari menunjukkan perkembangan bahasa yang tertunda yang ditandai dengan menurunnya minat berinteraksi sosial, lambatnya respon terhadap teriakan, menurunnya komunikasi karena lebih suka menunjuk daripada berbicara, dan ketergantungan emosional yang menyebabkan tantrum ketika gadget diambil dari mereka. Faktor utamanya adalah pola asuh orang tua yang menggunakan gadget sebagai obat penenang bagi anak tanpa pendamping yang interaktif. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori perkembangan bahasa anak di era digital dengan mengonfirmasi hipotesis periode kritis dan teori kognitif sosial Bandura dalam konteks teknologi modern serta menyediakan dasar empiris bagi pengembangan strategi pendidikan anak usia dini yang menggabungkan literasi digital dengan dukungan optimal bagi perkembangan bahasa.
The Effect of Flipbook Media on Early Reading Skills in Early Childhood Agna Tri Putri; Aida Imtihana; Indah Dwi Sartika
Kumara Cendekia Vol 14, No 2 (2026): KUMARA CENDEKIA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v14i2.117278

Abstract

This study was motivated by the low early reading skills of young children. This study aims to determine whether the use of flipbooks affects children’s early reading skills. This study employed a quantitative method using a One-Group Pretest-Posttest Design. The study sample consisted of 21 children in Group B. Data collection techniques included observation, documentation, and testing, while data analysis utilized a paired-sample t-test with the assistance of SPSS software. The results of the study indicate an improvement in early reading skills following the use of the flipbook medium. This is evidenced by a Sig. (2-tailed) value of 0.000 < 0.05, indicating a significant effect of the flipbook medium on the early reading skills of young children at the Darul Jannah.