cover
Contact Name
Ikrar Hanggara
Contact Email
i.hanggara@polinema.ac.id
Phone
081252694699
Journal Mail Official
josmrk@polinema.ac.id
Editorial Address
Gedung Graha Polinema Lt.3 Jalan Soekarno - Hatta No. 9 Malang, 65141
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK)
ISSN : -     EISSN : 27229203     DOI : https://doi.org/10.33795/jos-mrk.v6i1.5891
Core Subject : Engineering,
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) adalah Jurnal Online untuk publikasi karya ilmiah dan Tugas Akhir mahasiswa (Skripsi) pada bidang ilmu teknik sipil yang dikelola oleh Politeknik Negeri Malang. Jurnal ini terbit 4 kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan, MARET, JUNI, SEPTEMBER, DESEMBER. Penerbit: Politeknik Negeri Malang. Focus and Scope: Seluruh ruang lingkup bidang teknik sipil meliputi: Struktur, Geoteknik, Transportasi, Keairan, Manajemen Konstruksi. Setiap artikel akan melalui review dari reviewer yang masuk dalam kategori bidang (Struktur, Geoteknik, Transportasi, Keairan, Manajemen Konstruksi). Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) menyiapkan terbitan untuk setiap edisi sampai 50 artikel untuk sekali terbitan.
Articles 991 Documents
ANALISIS PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN MUTU PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG APARTEMEN THE NEWTON 2 Fahrurrozi, Anggi Destia; Lydianingtias, Diah; Naibaho, Armin
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): EDISI MARET
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3845

Abstract

Proyek pembangunan Apartemen The Newton 2 adalah proyek pembangunan gedung milik Ciputra Group dengan luas bangunan 49.076,00 m2 diatas lahan seluas 5.900 m2. Proyek Apartemen The Newton 2 terdiri dari 42 lantai dan 1 basement terletak di Jl. Karet Sawah No. 219, Kelurahan Karet Semanggi, Kecamatan Setiabudi, Kuningan, Jakarta Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja mutu struktur atas bangunan terhadap dengan SNI dan ACI. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis sistem manajemen mutu, merencanakan metode perbaikan, dan menghitung durasi dan biaya perbaikan. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi kondisi terkini proyek dan wawancara. Sedangkan data sekunder yang diperlukan meliputi: gambar perencanaan (DED), Rencana Kerja dan Syarat-Syarat (RKS), serta laporan pengujian material. Dari hasil peninjauan lantai 9-13, diketahui terdapat beberapa permasalahan mutu pada struktur atas proyek ini, yang meliputi: segregasi, keropos, deformasi dengan volume 2,062 m3, retak sepanjang 16,59 m, dan penyaluran tarik tulangan kolom yang kurang panjang di 232 titik. Melalui analisis penerapan perencanaan mutu, penjaminan mutu, dan pengendalian mutu proyek pembangunan gedung apartemen ini, ditentukan rencana perbaikan untuk kerusakan struktur berupa pelaksanaan perbaikan dengan menggunakan metode: patching, grouting, injeksi epoxy / polyurethane, dan pemasangan sambungan mekanis coupler dengan durasi pelaksanaan selama 61 jam kerja dengan anggaran pelaksanaan sebesar Rp.66,603,685.
PROJECT PLANNING JEMBATAN JALAN TOL PASURUAN-PROBOLINGGO SEKSI IV STA 39+826 Anindito, Briyan Dwi Fay; Khamim, Moch.; Sakti, Radhia Jatu Noviarsita
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.3848

Abstract

Proyek Jembatan Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo Seksi IV STA 39+826 terletak di Kabupaten Probolinggo. Proyek ini dimiliki oleh PT. Trans Jawa Paspro Jalan Tol dengan penyedia jasa PT. Waskita Karya (Persero) Tbk - PT. Virama Karya (Persero) Tbk. Project planning sangat diperlukan guna untuk merealisasikan proyek agar tepat waktu, biaya, dan mutu. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun perencanaan proyek yang mencangkup (1) strategi dan metode pelaksanaan, (2) rencana mutu, (3) K3, (4) penjadwalan, dan (5) anggaran pelaksanaan. Data yang diperlukan untuk menunjang dalam penyusunan project planning, yaitu gambar teknik, dokumen rencana kerja dan syarat. Dalam perencanaannya penulis menggunakan program Microsoft Project, serta untuk menyusun anggaran pelaksanaan digunakan Microsoft Excel. Dari hasil penelitian ini diperoleh: (1) metode pelaksanaan yang paling efektif ialah metode konvensional, (2) rencana mutu direncanakan berdasarkan rencana dan target yang akan dicapai mengacu pada spesifikasi teknis, (3) rencana K3, dengan membuat rencana program K3 untuk mengidentifikasi bahaya dan membuat pengendalian risiko, (4) pelaksanaan proyek dilaksanakan selama 285 hari kerja, (5) menghasilkan hitungan anggaran biaya pelaksanaan didapat nilai sebesar Rp30.773.580.158,47.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KETERLAMBATAN PEMBANGUNAN PROYEK GEDUNG LABORATORIUM TERPADU KAMPUS AKN PUTRA SANG FAJAR BLITAR Rahmadani, Deanty Putri; Utoyo, Suselo; Wahiddin, Wahiddin
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): EDISI MARET
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3853

Abstract

Pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu AKN Putra Sang Fajar mengalami keterlambatan selama 17 hari dengan deviasi -12,12 persen dari waktu kontrak yang direncanakan semula. Keterlambatan ini berdampak negatif pada performa kerja, kepercayaan terhadap kontraktor, keuntungan perusahaan, dan berbagai masalah lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor penyebab keterlambatan proyek serta memberikan solusi terkait keterlambatan proyek pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu AKN Putra Sang Fajar Kota Blitar Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara dan kuesioner dari berbagai responden yang terlibat dalam proyek. Faktor yang diamati sebagai penyebab keterlambatan, antara lain: manajemen waktu yang tidak efektif, perencanaan yang tidak akurat dan kendala eksternal. Data yang terkumpul dianalisis untuk mengidentifikasi faktor yang paling berpengaruh terhadap keterlambatan proyek serta solusi untuk mengatasi keterlambatan proyek pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu AKN Putra Sang Fajar Kota Blitar Jawa Timur. Faktor-faktor yang menyebabkan keterlambatan, yaitu: metode pelaksanaan (X1), material (X2), SDM (X3), time schedule (X4), cashflow (X5). Hasil dari penelitian ini dengan uji regresi linear berganda bahwa variabel metode pelaksanaan (X1) yang menjadi faktor utama keterlambatan proyek Gedung Laboratorium Terpadu AKN Putra Sang Fajar Blitar. Berdasarkan hasil tersebut keterlambatan proyek dapat diatasi dengan melakukan percepatan penjadwalan, penambahan tenaga kerja dan penambahan waktu shift kerja atau kombinasi dari ketiganya. Usulan paling efektif adalah kombinasi penambahan tenaga kerja dan waktu shift kerja proyek dapat diselesaikan sebelum waktu kontrak berakhir. Dengan konsekuensi biaya upah sebesar Rp66.082.000,00.
PROJECT PLANNING OVERPASS JALAN TOL SERPONG-BALARAJA STA 6+484 DENGAN PENERAPAN BIM Firdaus, Satriya; Sakti, Radhia Jatu Noviarsita; Sumardi, Sumardi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.3855

Abstract

Proyek Jalan Tol Serpong - Balaraja "Overpass STA 6+484", bagian "Overpass STA 6+484", dibangun untuk menghubungkan Serpong dengan Balaraja, yang terletak di Kota Tangerang Selatan. Overpass ini merupakan salah satu konstruksi dalam proyek Pembangunan Jalan Tol Serpong-Balaraja yang sedang berlangsung, yang saat ini telah mencapai 65% selesai. Overpass ini memiliki panjang bentang 36,6 m dan lebar 29,3 m. Data yang dibutuhkan yaitu wawancara, gambar rencana proyek, job safety analysis, bill of quantity, dan HSPK. Penerapan BIM pada aplikasi Infraworks Autodesk bertujuan untuk memudahkan penempatan bangunan fasilitas dengan langsung menempatkan bangunan sesuai kondisi topografi. Naviswork Autodesk digunakan untuk memvisualisasikan kemajuan penjadwalan sesuai rencana. Revit Autodesk digunakan untuk pemodelan 3D guna mendapatkan volume konstruksi. Penerapan BIM yang efektif dan terkontrol akan sangat mempengaruhi hasil pekerjaan dari pelaksanaan proyek. Berdasarkan hasil perencanaan dan perhitungan, struktur organisasi yang digunakan adalah struktur organisasi fungsional. Tata letak lokasi didasarkan pada Travelling Distance (TD) dan Safety Index (SI), sehingga dipilih alternatif 2 dengan nilai TD sebesar 31007,2 dan SI sebesar 530. Metode pelaksanaan overpass untuk pemasangan girder menggunakan metode crawler crane. Pengendalian mutu direncanakan berdasarkan inspeksi dan tes pekerjaan. Perencanaan K3 disusun terdiri atas identifikasi bahaya, penilaian risiko bahaya (HIRADC), perlengkapan dan peralatan penunjang K3, upaya target zero accident, dan program K3. Dalam penyusunan jadwal dengan bantuan Microsoft Project dan Naviswork Autodesk, waktu pelaksanaan proyek adalah 230 hari kalender. Dan dengan bantuan Revit Autodesk, biaya pelaksanaan proyek "Overpass STA 6+484" adalah Rp 14.474.836.000,-.
EVALUASI SIMPANG BERSINYAL PADA SIMPANG GADEN KABUPATEN PAMEKASAN Ardian, Nabilla; Ratnaningsih, Dwi; Supiyono, Supiyono
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): EDISI MARET
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3859

Abstract

Kemacetan lalu lintas pada persimpangan diakibatkan oleh adanya tundaan atau antrian yang panjang dikarenakan volume lalu lintas yang tinggi dan berdampak pada tingginya biaya kemacetan. Kemacetan yang terjadi pada Simpang Gaden disebabkan oleh kendaraan angkutan umum (MPU) yang parkir sembarangan dan menurunkan penumpang di tengah jalan sehingga terjadi antrian yang panjang. Pada jam-jam puncak, Simpang Gaden merupakan penghubung pergerakan masyarakat dari pinggiran kota menuju tengah kota. Selain itu, adanya aktivitas pasar tradisional pada area persimpangan yang tidak memiliki lahan khusus sehingga para penjual berjualan di pinggir jalan. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang kemudian memberikan solusi untuk menangani permasalahan pada simpang dan mengurangi biaya kemacetan. Data yang digunakan meliputi geometrik simpang, sinyal lalu lintas, volume lalu lintas pada jam puncak, dan kecepatan rata-rata kendaraan pada jam puncak. Penghitungan kinerja simpang menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997, dan biaya kemacetan menggunakan rumus dari Tzedakis 1980. Setelah dilakukan penghitungan, didapatkan empat hasil sebagai berikut. Pertama, pada kondisi eksisting kapasitas simpang sebesar 925 smp/jam, nilai derajat kejenuhan sebesar 0,95, nilai tundaan rata-rata sebesar 57,52 det/smp, dan tingkat pelayanan atau level of service (LOS) simpang berada pada kategori E. Kedua, biaya kemacetan pada kondisi eksisting sebesar Rp6.802.954,26/jam. Ketiga, pada kondisi alternatif penanganan dengan pengaturan 2 fase tanpa belok kanan dan waktu siklus 40 detik, diperoleh kapasitas simpang sebesar 1107 smp/jam, nilai derajat kejenuhan sebesar 0,33, nilai tundaan rata-rata sebesar 15,53 det/smp, dan tingkat pelayanan simpang berada pada kategori B. Keempat, pada kondisi alternatif biaya kemacetan dapat dikurangi menjadi Rp1.203.275,48/jam.
ANALISIS PERBAIKAN STABILITAS LERENG DENGAN METODE KOMBINASI VEGETASI DAN SOIL NAILING DI AREA PROYEK SPILLWAY BENDUNGAN TUGU KABUPATEN TRENGGALEK Rahmawati, Annisa Dewi; Sholeh, Moch.; Raharjo, Bobby Asukmajaya
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.3862

Abstract

Lereng di area proyek Bengdungan Tugu, Kabupaten Trenggalek memiliki kemiringan eksisting 1:0,6 tanpa perkuatan, dan panjang 24,713 m. Perhitungan kondisi eksisting dengan GeoStudio SLOPE/W 2012 didapatkan FK 0,650 tanpa beban gempa dan 0,415 dengan beban gempa. Hasil perhitungan yang tidak memenuhi nilai faktor keamanan tersebut merupakan data eksisting yang penulis gunakan untuk memperbaiki stabilitas lereng tersebut. Pekerjaan yang dilakukan untuk perbaikan stabilitas lereng meliputi penanaman rumput vetiver dan soil nailing. Data yang diperlukan meliputi data hasil boring log, yaitu data kohesi, sudut geser dalam, dan berat isi tanah. Pada pekerjaan rumput vetiver dilakukan penggujian menggunakan 3 jenis sampel tanah, sedangkan pada pengaplikasian soil nailing dilakukan percobaan dengan 4 kemiringan nail yang berbeda. Dari hasil perhitungan pekerjaan stabilitas dengan rumput vetiver, didapatkan nilai faktor keamanan terbesar pada pengujian sampel 3 sebesar 0,899 tanpa beban gempa dan 0,594 dengan beban gempa. Sehingga perlu ditambahkan perkuatan soil nailing dengan kemiringan 20° dan didapatkan FK  sebesar 2,138 tanpa beban gempa dan 1,142 dengan beban gempa. Rencana anggaran biaya untuk seluruh pekerjaan sebesar Rp 2.978.041.000,-
PERENCANAAN SALURAN DRAINASE BERWAWASAN LINGKUNGAN PADA JALAN RAYA TEMPEH KABUPATEN LUMAJANG Imawan, Ahmad Rezandria; Pudjowati, Utami Retno; Harifa, Ayisya Cindy
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.3871

Abstract

Ruas Jalan Raya Tempeh terletak di Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang. Di sepanjang ruas jalan tersebut, tidak ditemukan saluran drainase sehingga menyebabkan terjadinya genangan air di jalan setelah hujan turun. Tujuan penelitian ini adalah menghitung curah hujan rancangan, menghitung debit banjir rancangan, menghitung dimensi saluran drainase, menghitung dimensi sumur resapan, dan menghitung rencana anggaran biaya. Penelitian ini menggunakan metode Log Pearson tipe III dengan kala ulang 5 tahun, uji kesesuaian dengan metode Chi-Square dan Smirnov-Kolmogorov, intensitas hujan dengan metode Mononobe, debit banjir rancangan dengan metode rasional, dan mendesain saluran drainase berdasarkan hasil perhitungan. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari peta topografi, data curah hujan dari 3 stasiun terdekat: Besuk, Tempeh Lor, dan Tempeh Kidul tahun 2013 sampai dengan 2022, dan harga satuan pekerjaan Kabupaten Lumajang tahun 2022. Hasil perhitungan diperoleh curah hujan rancangan sebesar 129,073 mm/hari. Debit banjir rancangan yang dihasilkan bervariasi, mulai dari 0,110 m3/detik hingga 2,203 m3/detik. Perencanaan saluran drainase berbentuk persegi dengan material batu kali. Saluran drainase tersebut memiliki ukuran minimal lebar 0,4 m, tinggi 0,4 m, ukuran maksimal lebar 1 m, dan tinggi 1,6 m. Drainase berwawasan lingkungan menggunakan sumur resapan dengan diameter berukuran 1 meter dan kedalaman 1,8 meter. Hasil perhitungan biaya konstruksi untuk saluran drainase tersebut sebesar Rp8.317.368.000,00. Berdasarkan hasil analisis dan perencanaan drainase berwawasan lingkungan, genangan air hujan di sepanjang ruas Jalan Raya Tempeh Kecamatatan Tempeh, Kabupaten Lumajang dapat diatasi dengan saluran drainase yang direncanakan serta peletakan sumur resapan sejumlah 59 titik.
PERENCANAAN ULANG GEOMETRIK PADA KAWASAN WISATA NASIONAL KAWAH IJEN KABUPATEN BONDOWOSO Andari, Retno Wulan; Raharjo, Nain Dhaniarti; Bani, Martince Novianti
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): EDISI MARET
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3872

Abstract

Pengembangan pariwisata harus diimbangi dengan infrastruktur transportasi guna menunjang aktivitas kepariwisataan. Wisata gunung Kawah Ijen memerlukan perhatian khusus terutama dalam hal infrastruktur jalan. Tanjakan curam yang diikuti tikungan serta tebing di sisi kanan dan kiri jalan membatasi pandangan pengendara saat di tikungan. Jarak pandang, radius tikungan, panjang bagian lurus dan lebar jalan yang kurang sesuai menyebabkan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan. Tujuan dari skripsi ini adalah melakukan perencanaan ulang geometrik jalan dan perkerasan sesuai dengan peraturan yang berlaku dalam hal ini mengacu pada Pedoman Desain Geometrik Jalan (PDGJ 2021). Berdasarkan hasil perencanaan alternatif geometrik pada Jalan Kawah Ijen (Paltuding Gunung Ijen sampai Gapura Selapak Jalan Kawah Ijen) diperoleh 71 tikungan S-C-S, dan ada 78 lengkung vertikal yang terdiri dari 38 lengkung vertikal cembung, dan 40 lengkung vertikal cekung.
ANALISIS PENGGUNAAN BEKISTING PADA PROYEK APARTEMEN A SURABAYA Putra, Aziz Trisna; Riskijah, Sitti Safiatus; Naibaho, Armin
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): EDISI MARET
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3878

Abstract

Bekisting adalah alat struktural yang digunakan dalam membentuk beton, dan memiliki kemampuan untuk menahan gaya yang terjadi selama proses pengecoran dengan dimensi, konfigurasi, dan penempatan yang diinginkan. Sebagian besar kontraktor yang terlibat dalam proyek high rise building menggunakan bekisting semi konvensional / semi sistem dalam pelaksanaannya yang membutuhkan waktu cukup lama. Oleh karena itu, perlu dilakukan inovasi atau alternatif baru penggunaan bekisting yaitu salah satunya adalah menggunakan metode bekisting sistem. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain alternatif bekisting, membandingkan kedua jenis bekisting tersebut melalui analisis perbandingan dari segi kekuatan material, waktu dan biaya pada masing-masing jenis bekisting untuk pekerjaan balok, plat, dan kolom pada lantai 9-27. Data yang dibutuhkan yaitu spesifikasi teknis, gambar kerja, harga satuan upah dan bahan tahun 2022 Kota Surabaya. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan bekisting menggunakan sistem zonasi, Perhitungan biaya bekisting mengacu pada HSPK Kota Surabaya Tahun 2022 dan penjadwalan menggunakan software Microsoft Project 2019. Dari hasil analisis diperoleh bahwa pada pekerjaan bekisting kolom, balok, plat semi sistem menggunakan bahan phenolic dan besi hollow, dengan biaya total sebesar Rp 5.805.712.692,98 serta waktu yang dibutuhkan selama 185 hari, sedangkan pada bekisting sistem menggunakan bahan aluminium dengan perkuatan pipa support, dengan biaya total sebesar Rp 9.733.295.362,99 dan waktu yang dibutuhkan selama 163 hari. Hasil perbandingan bekisting didapatkan dari segi biaya bekisting semi sistem 40,35% lebih murah dari pada bekisting sistem (Aluminium Formwork), sedangkan dari segi waktu penggunaan beksiting sistem lebih cepat 22 hari dari pada bekisting semi sistem. Dari hasil analisis direkomendasikan bekisting sistem (Aluminium Formwork) untuk digunakan pada Proyek Pembangunan Apartemen A Surabaya.
PERENCANAAN SALURAN DRAINASE JALAN TOL SERPONG BALARAJA SEKSI 1B STA. 5+150 – STA. 8+150 Arasty, Djadhug Musi’; Charits, Moh.; Harsanti, Winda
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.3900

Abstract

Pembangunan jalan tol Serpong - Balaraja seksi 1B membutuhkan saluran drainase untuk mencegah banjir di lahan pertanian dan pemukiman sehingga pengguna jalan tol dan aktivitas penduduk tidak terganggu. Tujuan dari pembahasan ini adalah untuk mencari hujan rancangan kala ulang 5 tahun; untuk menghitung debit banjir rencana; untuk menentukan dimensi saluran drainase, dan rencana anggaran biaya. Perencanaan ini menggunakan data curah hujan tahun 2013-2022 dari 3 stasiun terdekat yaitu stasiun Meteorologi Budiarto, stasiun Geofisika Tangerang, dan stasiun Meteorologi Soekarno-Hatta. Data Topografi yang dibutuhkan adalah data potongan memanjang, potongan melintang jalan tol, dan harga satuan pekerjaan Kabupaten Tangerang tahun 2022. Pengolahan data menggunakan metode Log Pearson tipe III, Šmirnov Kolmogorov dan Chi Square. Perencanaan ini menghasilkan hujan rancangan dengan kala ulang 5 tahun sebesar 92,46 mm; debit rencana sebesar 3,398 m³/det; ukuran dimensi saluran terbesar adalah lebar= 1 m, tinggi= 1,09 m dan saluran terkecil adalah lebar= 0,3 m, tinggi= 0,33 m ; anggaran Rp.11.561.300.000.

Page 64 of 100 | Total Record : 991