cover
Contact Name
Ikrar Hanggara
Contact Email
i.hanggara@polinema.ac.id
Phone
081252694699
Journal Mail Official
josmrk@polinema.ac.id
Editorial Address
Gedung Graha Polinema Lt.3 Jalan Soekarno - Hatta No. 9 Malang, 65141
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK)
ISSN : -     EISSN : 27229203     DOI : https://doi.org/10.33795/jos-mrk.v6i1.5891
Core Subject : Engineering,
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) adalah Jurnal Online untuk publikasi karya ilmiah dan Tugas Akhir mahasiswa (Skripsi) pada bidang ilmu teknik sipil yang dikelola oleh Politeknik Negeri Malang. Jurnal ini terbit 4 kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan, MARET, JUNI, SEPTEMBER, DESEMBER. Penerbit: Politeknik Negeri Malang. Focus and Scope: Seluruh ruang lingkup bidang teknik sipil meliputi: Struktur, Geoteknik, Transportasi, Keairan, Manajemen Konstruksi. Setiap artikel akan melalui review dari reviewer yang masuk dalam kategori bidang (Struktur, Geoteknik, Transportasi, Keairan, Manajemen Konstruksi). Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) menyiapkan terbitan untuk setiap edisi sampai 50 artikel untuk sekali terbitan.
Articles 991 Documents
PERENCANAAN ALTERNATIF JALAN TOL PROBOLINGGO-BANYUWANGI RUAS KRAKSAAN-PAITON STA. 6+527 – STA. 22+280 Fatchurozi, Muhammad Andi Fatchurozi; Nain Daniarti Raharjo; Burhamtoro
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.6291

Abstract

Proyek Jalan Tol Probolinggo - Banyuwangi memiliki total panjang 171,516 kilometer, meliputi tiga seksi yakniKabupaten Probolinggo, Kabupaten Situbondo dan Kabupaten Banyuwangi. Seksi pertama Probolinggo - Besuki sepanjang46,5 km, seksi kedua Besuki - Asembagus sepanjang 59,6 km, dan seksi ketiga Asembagus - Ketapang sepanjang 66,8 km. Padapenelitian ini akan dibahas perencanaan alternatif jalan tol Probolinggo – Banyuwangi ruas Kraksaan – Paiton STA. 6+527-STA 22.280 yang termasuk dalam bagian Seksi I. Data yang dibutuhkan untuk pengerjaan penelitian ini adalah data teknisjalan tol, peta topografi, data LHR, dan data CBR tanah. Proses analisis geometric jalan didasarkan pada aturan Pedoman DesainGeometrik Jalan 2021 (PDGJ 2021) dengan alat bantu analisis menggunakan Ms. Excel 2021 dan pemodelan jalan menggunakanprogram Autodesk Civil 3D 2024. Hasil analisis menunjukkan pada trase eksisting alinyemen horizontal memiliki 4 tikunganberupa Spiral-Circle-Spiral (S-C-S) sepanjang 12.963,57km, alinyemen vertikal memiliki 4 jenis tikungan berbentuk cembungpada setiap titik, volume timbunan sebesar 1563,62m3
ALTERNATIF PERENCANAAN GEOMETRIK JALUR LINTAS SELATAN LOT 6 RUAS NGLARAP-KLATHAK Muhammad Rizqi Dwi Prasetia Muhyidin; Achendri Kurniawan; Udi Subagyo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.6292

Abstract

Jalan memiliki aspek dan peranan penting sebagai akses penghubung antar daerah serta dapat meningkatkan perekonomian dan taraf hidup masyarakat. Salah satu upaya pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mengatasi hal tersebut adalah dengan membangun Jalan Lintas Selatan Lot. 6 yang berlokasi antara Kabupaten Trenggalek – Kabupaten Tulungagung. Perencanaan jalan yang ada didesain oleh PT. Perentjana Djaja, namun kondisi jalan eksisting yang kurang nyaman dan masih menggunakan peraturan geometrik yang lama. Maka karena itu, tujuan dari penyusunan skripsi ini adalah merencanakan alternatif perencanaan geometrik jalan dengan peraturan terbaru yaitu Pedoman Desain Geometrik Jalan (PDGJ) 2021. Sesudah melihat presentase data CBR tanah dasar yang rendah, maka direncanakan perkerasan kaku jalan dengan Manual Desain Perkerasan Jalan 2017 (MDP 2017) untuk menghindari penurunan yang tidak seragam, dimana sebelumnya menggunakan perkerasan lentur. Untuk memperkirakan besaran biaya yang digunakan untuk mengetahui jumlah harga sebuah proyek yang dilaksanakan maka RAB juga perlu dilakukan perhitungan, sehingga dapat ditentukan alternatif jalan yang paling terjangkau dengan desain trase yang nyaman. Berdasarkan hasil alternatif perencanaan geometrik dan perkerasan kaku pada Jalan Lintas Selatan Lot 6 Ruas Nglarap-Klathak ditentukan dengan trase Alternatif 2 yang terdiri dari 15 tikungan terdiri dari 13 tikungan S-C-S, dan 2 tikungan F-C pada alinyemen horizontal, dan ada 7 lengkung vertikal yang terdiri dari 2 lengkung vertikal cembung, dan 5 lengkung vertikal cekung. Perencanaan perkerasan kaku dengan Manual Desain Perkerasan Jalan 2017 (MDP 2017) diperoleh tebal plat beton 305 mm dengan mutu beton K-450 (fc’ 40 Mpa), tebal lapisan pondasi bawah 300 mm dengan diameter dowel ø38mm dengan panjang 450mm dan jarak 300mm, dan panjang Tie Bar 700mm dengan diameter Tie Bar D16mm serta jarak antar Tie Bar 750mm. Serta didapatkan hasil total rencana anggaran biaya untuk seluruh pekerjaan adalah Rp92.066.418.782,53 (Sembilan puluh dua miliar enam puluh enam juta empat ratus delapan belas ribu tujuh ratus delapan puluh dua rupiah).
LITERATURE STUDY OF THE ENVIRONMENTAL IMPACT ASSESSMENT AND LIFE CYCLE OF GEOPLYMER MORTAR MATERIAL AS A LOW-CARBON ALTERNATIVE Ramadhani, Dimas Lambang; Yichao, Zhang
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.6293

Abstract

The manufacturing of intensive cement requires a lot of energy, which leads to large greenhouse gas (GHG) emissions, and the conventional concrete (CC) is notorious for having a big environmental impact. This study offers a thorough analysis of the literature on the life cycle and environmental impact evaluation of geopolymer mortar materials, investigating them as a low-carbon substitute for conventional concrete. Concrete types covered by the analysis include self-healing geopolymer concrete (SHGPC), conventional concrete (CC), and geopolymer concrete (GC). The findings indicate that GC offers substantial environmental benefits over CC, particularly in terms of climate change mitigation and fossil depletion, due to the use of fly ash and silica fume. However, the chemical activators in GC, such as NaOH and Na2SiO3, have significant negative impacts on human health and freshwater ecosystems. Additionally, while SHGPC reduces global warming potential, it increases fossil fuel consumption and ozone depletion due to sodium silicate production and self-healing microcapsule synthesis. Transportation of raw materials like fly ash and silica fume also plays a crucial role in the overall environmental impact but can be minimized by sourcing locally. This review highlights the need for further research and development in optimizing geopolymer production processes, utilizing local materials, and enhancing self-healing technologies to promote sustainable construction practices.
PERBANDINGAN BEKISTING ALUMUNIUM DAN BEKISTING SEMI SISTEM PADA PEMBANGUNAN RUSUN MAHATA SERPONG Aviv, Fakhtur; Indah Ria Riskiyah; Akhmad Suryadi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.6294

Abstract

Pembangunan di Indonesia tidak akan pernah terputus, salah satu pembangunan yang sedang berjalan adalah Rusun Mahata Serpong. Rusun Mahata serpong terletak di Tangerang Selatan Provinsi Banten. Pada pembangunan ini terdapat dua jenis bekisting yang di gunakan yaitu bekisting semi sistem dan bekisting alumunium.Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan penggunaan bekisting aluminium dan bekisting semi sistem dalam pembangunan Rusun Mahata Serpong. Bekisting, sebagai alat cetak beton, memiliki peran penting dalam menentukan efisiensi waktu dan biaya pada proyek konstruksi. Bekisting semi sistem menggunakan material kayu dan hollow, yang memiliki kelebihan seperti harga terjangkau dan mudah ditemukan, tetapi memerlukan tenaga kerja lebih banyak dan memiliki umur pakai yang lebih pendek. Sementara itu, bekisting aluminium terbuat dari material aluminium atau baja yang sudah terpasang pada semua elemen struktur, sehingga lebih cepat dalam pengerjaan dan menghasilkan cetakan beton yang lebih rapi, meskipun biaya sewa yang lebih tinggi dan kurang efisien untuk bangunan non-tipikal. Data yang diolah dalam penelitian ini adalah data perencanaan, gambar kerja, dan standar satuan harga. Metode pelaksanaan bekisting alumunium lebih efisien karena perakitan dan pembongkaran membutuhkan waktu yang lebih singkat. Selain itu, penelitian ini juga membahas aspek keselamatan kerja (K3) dalam metode pelaksanaan bekisting, menunjukkan bahwa penggunaan bekisting aluminium dapat mengurangi risiko kecelakaan kerja karena proses pemasangan yang lebih terstruktur dan penggunaan alat pelindung diri yang lebih optimal. Pada biaya bekisting memiliki harga yang lebih murah dibandingkan bbekisting alumunium dengan selisih harga Rp.1.043.000.000,00.
ANALISA PEMANFAATAN TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT KASAR PADA CAMPURAN BETON TERHADAP KUAT TEKAN BETON Sinaga, Jerry; Qomariah; Taufiq Rochman
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.6305

Abstract

In this era of very rapid development, construction construction occurs in various places. This also triggers the demand for building materials to increase, not least in terms of concrete construction. Concrete is the main material that is often used in many construction fields such as houses, factories, buildings, bridges, and so on.. The materials used as a mixture are made of materials that are easy to obtain, easy to process, have high durability, and are also durable so they are in great demand in construction.. The Data needed in this study are the results of coarse aggregate testing, fine aggregate testing results, concrete compressive strength testing results, and price requirement analysis results. Analysis of fine and coarse aggregate refers to SNI 03-6820-2002, SNI 1969-2008, ASTM C-556-67, ASTM C-33-74. Mix design analysis refers to SNI-03-2843-2000. Unit price analysis refers to the basic unit price of Malang activities. The results of the analysis show that when checking fine aggregate and coarse aggregate, both aggregates must meet quality requirements. The results showed that, the cost required in the test increases with each variation, inversely proportional to the quality of concrete produced, namely the quality of concrete is not good
ANALISIS PENGARUH PEMASANGAN COUNTDOWN TIMER SAAT NYALA MERAH DAN KUNING DI SIMPANG ARAYA KOTA MALANG Abdalah, Mukhammad Akhlis; Supiyono; Achendri M. Kurniawan
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.6328

Abstract

Simpang Araya Kota Malang memiliki lampu lalu lintas atau APILL, meliputi lampu lalu lintas merah, hijau dan kuning. Pada Simpang Araya juga terdapat countdown timer atau alat hitung mundur pada lengan utara. Countdown timer merupakan alat hitung mundur yang menampilkan angka dari besar menuju kecil. Pada Simpang Araya masih terdapat banyak para pelanggar lalu lintas yang melanggar lampu lalu lintas saat nyala merah dan kuning. Pemasangan countdown timer bertujuan untuk mengurangi jumlah pelangggar lalu lintas pada Simpang Araya. Tujuan dari penelitian ini adalah menghitung kinerja simpang, jumlah pelanggaran lalu lintas saat countdown timer nyala dan mati, dan aggaran biaya untuk memasang countdown timer. Setelah dilakukan analisis didapatkan Pengaruh Pemasangan Countdown Timer Saat Nyala Merah dan Kuning di Simpang Araya Kota Malang menggunakan metode perhitungan SA-1 sampai SA-V dan time slice didapat nilai kelayakan simpang rata-rata E menggunakan metode perhitngan PKJI 2023 yang berarti kondisi dari simpang tersebut buruk. Dilakukan alternatif rencana dengan mengubah lebar lengan utara menjadi 10,8 meter dan merah waktu hijau pada masing-masing simpang pada lengan utara 25 detik, lengan selatan 30 detik dan lengan timur 20 detik. Jumlah pelanggaran lalu lintas Jumlah pelanggaran lalu lintas pada Simpang Araya diperoleh jumlah 433 pelanggar saat countdown timer mati dan 653 pelanggaran saat countdown timer nyala. Perhitungan jumlah pelanggaran lalu lintas menggunakan metode time slice. Sedangkan untuk anggaran biaya pemasangan alat countdown timer pada Simpang Araya sebesar Rp. 17.296.655,00 (Tujuh Belas Juta Dua Ratus Sembilan Puluh Enam Enam Ratus Lima Puluh Lima Rupiah)
PERENCANAAN ULANG INTERCHANGE KRAKSAAN JALAN TOL PROBOLINGGO-BANYUWANGI SEKSI 1 Suprayogi, Rohman; Udi Subagyo; Martince Novianti Bani
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.6334

Abstract

Pada ruas jalan tol Probolinggo-Banyuwangi khususnya area interchnage kraksaan yang didesain menggunakan pedoman geometrik jalan Tol (Standar Geometrik Jalan Tol No 007 BM 2009) dan Geometrik Jalan Antar Kota Tahun 1997 (TPGJAK, No.038T/BM/1997). Dengan kondisi topografi persawahan yang ada, koridor jalan dan penempatan simpang susun perlu dipertimbangkan. Penelitian ini mengkaji perencanaan ulang desain geometrik jalan dengan menggunakan peraturan terbaru yaitu Pedoman Desain Geometrik Jalan 2021 (PDGJ No. 13/P/BM/2021) dan Manual Desain Perkerasan Jalan 2017 (MDP 2017) yang digunakan sebagai pedoman desain perkerasan kaku. Berdasarkan perencanaan ulang Interchange Kraksaan jalan tol Probolinggo-Banyuwangi seksi 1 STA mainroad STA 5+000 hingga STA 9+000 serta jalan akses STA 0+000 hingga STA 3+147 diperoleh tipe bentuk intrchange terompet, dengan 4 jalan ramp di dalamnya. hasil perencanaan ulang alinyemen horizontal keseluruhan terdapat 17 PI yang dimana 5 PI kelokan SCS dan 12 PI kelokan FC. Sedangkan pada alinyemen vertikal secara keseluruhan terdapat 22 Lekuk vertikal dari 10 lekuk tipe cembung dan 12 lekuk tipe cekung. 2.
PERENCANAAN ULANG FONDASI TIANG PANCANG PADA PROYEK RUSUNAWA GUNUNG ANYAR SURABAYA Hilmy Wirawan, M. Naufal; Dandung Novianto; Moch. Sholeh
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.6338

Abstract

Gedung Rusunawa Gunung Anyar Surabaya memiliki 6 lantai, untuk fondasi di pancang menggunakan berdiameter 40 cm dengan kedalaman fondasi 29 meter yang berjumlah 200 buah. Pada lokasi proyek rusun terdapat beberapa jumlah kelompok tiang mulai dari 2 – 4 tiang. Penulis disini akan merencanakan ulang diameter tiang dan panjang tiang untuk seluruh struktur bawah yang dilihat dari segi kekuatan, keamanan dari setiap tiang pancang dan juga efisiensi dari tiang pancang itu sendiri. Analisa ini dilakukan dengan pengumpulan data sekunder untuk dilakukan analisa perbandingan meliputi daya dukung fondasi, penurunan pada fondasi, perencanaan dimensi, metode pelaksanaan, dan perbandingan biaya fondasi. Dari data N-SPT direncanakan untuk seluruh tiang pancang mengunakan diameter 50 cm dengan panjang tiang 25 m dengan total tiang 190 buah. Dari perhitungan Robot Structural Analysis Program (RSAP) nilai Qv yang paling besar adalah 220,66 ton dengan nilai Qg sebesar 478,89 ton. Dari hasil analisa biaya untuk tiang pancang berdiameter 50 cm adalah Rp 3,501,633,333.59.
ANALISIS DAYA DUKUNG FONDASI BORED PILE PADA GEDUNG RS SITI KHADIJAH MUHAMMADIYAH SEPANJANG KABUPATEN SIDOARJO Noritza Chusnulita Eryzaviani; Dandung Novianto; Medi Efendi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.6340

Abstract

  Gedung Medik Tahap 3 Rumah Sakit Siti Khadijah Sepanjang Sidoarjo merupakan bangunan delapan lantai yang berdiri pada kawasan padat penduduk, dengan kondisi tanah pada lokasi yang bertipikal lempung, fondasi eksisting menggunakan tiang pancang, sehingga getarannya berdampak besar bagi rumah warga disekitarnya. Tujuan dari skripsi ini adalah merencanakan fondasi bore pile sebagai alternatif fondasinya. Adapun permasalahan yang akan dibahas yaitu pembebanan struktur atas, daya dukung fondasi bored pile, dimensi bored pile, penurunan total fondasi, metode pelaksanaan, dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pekerjaan fondasi. Pehitungan pembebanan mengacu pada SNI 1728:2019, sedangkan menghitung fondasi menggunakan data Standard Penetration Test (SPT), serta untuk menghitung estimasi biaya menggunakan Harga Satuan Dasar Kabupaten Sidoarjo 2024. Berdasarkan hasil analisis didapat nilai pembebanan struktur atas (Qv) sebesar 1005,77 ton. Pile cap  dengan dimensi 3,6x3,6x1,3m berisi 4 bored pile dengan diameter 0,8m dan panjang 28m, daya dukung kelompok tiang (Qg) sebesar 1566,29ton > (Qv) 1005,77 ton. Penurunan total 4,47<15,55cm, dengan 15,55 ialah penurunan izin (memenuhi). Metode pelaksanaan ialah temporary casing dan menggunakan alat drilling bore machine, crane, excavator, pompa air, truk, sedangkan  Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebesar Rp6.311.344.814,00.
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG PONDOK PESANTREN PUTRI ASMA’AN KABUPATEN MALANG Feri, Fernandi Wahyu Pradana; Naibaho, Armin; Rahman, Aulia
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.6342

Abstract

Perencanaan struktur merupakan unsur yang penting pada pembangunan suatu gedung agar dapat menghasilkan gedung yang kuat, aman dan ekonomis. Secara keseluruhan struktur bangunan gedung terdiri dari dua bagian yaitu struktur bagian atas yang berupa lantai, balok, kolom, dinding dan atap sedangkan struktur bagian bawah berupa fondasi dan balok sloof. Perencanaan struktur bertujuan untuk menghasilkan suatu struktur yang stabil, cukup kuat, mampu menahan beban dan memenuhi tujuan- tujuan lainnya seperti ekonomi dan kemudahan pelaksanaan. Untuk mencapai tujuan perencanaan tersebut, perencanaa struktur harus mengikuti peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah berupah Standar Nasional Indonesia (SNI). Pada perencanaan gedung, baik bertingkat ataupun tidak, harus memperhatikan kekuatan, kenyamanan, keekonomisan dan pengaruh terhadap lingkungan. Faktor yang mempengaruhi kekuatan kontruksi adalah beban- beban yang akan dipikul seperti beban mati, beban hidup, beban angin dan beban gempa. Perhitungan analisis pembebanannya digunakan software Robot strucktural Anaysis Program (RSAP) 2023. Sehingga aspek-aspek tersebutlah yang harus direncanakan dan diperhitungkan secara matang untuk merencanakan struktur gedung Pondok Pesantren Putri Asma’an Kabupaten Malang.

Page 87 of 100 | Total Record : 991