cover
Contact Name
Padang Tekno
Contact Email
padang.tekno.corp@gmail.com
Phone
085156829831
Journal Mail Official
padang.tekno.corp@gmail.com
Editorial Address
Kisaran
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara
Published by PT. Padang Tekno Corp
ISSN : -     EISSN : 3088988X     DOI : https://doi.org/10.59435/menulis
Core Subject : Education,
Menulis : Jurnal Penelitian Nusantara adalah jurnal multidisiplin yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang relevan dalam berbagai bidang ilmu, baik ilmu sosial, humaniora, sains, teknologi, hingga kajian budaya Nusantara. Jurnal ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk berbagi temuan penelitian, inovasi, dan kontribusi pemikiran yang dapat memperkaya pengetahuan serta memberikan solusi bagi permasalahan di masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,037 Documents
Sinergi Perencanaan, Perekrutan, dan Penempatan SDI untuk Meningkatkan Daya Saing di PT. Diraya Multi Pedia Patrang Jember Nurul Setianingrum; Muhammad Abdul Malik Hakim; Fitriyah Handayani; Indriana Laila Santi; Widah Hatin Magfiroh
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penting sinergi antara perencanaan, perekrutan, dan penempatan sumber daya insani (SDI) dalam meningkatkan daya saing organisasi, dengan studi kasus pada PT Diraya Multi Pedia Patrang Jember. Masalah utama yang diidentifikasi adalah belum optimalnya pengelolaan SDI yang dilakukan secara manual dan tanpa perencanaan kebutuhan tenaga kerja yang sistematis. Hal ini menyebabkan penempatan tenaga kerja yang tidak selalu sesuai dengan kompetensi, serta menurunnya efisiensi operasional perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode tinjauan pustaka dan analisis data sekunder dari dokumen internal perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pelatihan yang terstruktur, proses rekrutmen yang transparan, serta penempatan tenaga kerja yang sesuai dengan kompetensi individu mampu meningkatkan produktivitas dan motivasi karyawan. Selain itu, sinergi antara ketiga aspek ini terbukti mendukung pencapaian kinerja organisasi secara berkelanjutan dan meningkatkan daya saing perusahaan di pasar global. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan SDI yang efektif dan berkelanjutan tidak hanya meningkatkan kinerja organisasi, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang produktif, adaptif, dan kompetitif. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi perusahaan dalam mengembangkan strategi manajemen SDI yang lebih optimal di masa mendatang.
Analisis Tugas Bank Indonesia Dalam Mencapai Dan Memelihara Stabilitas Nilai Tukar Rupiah Melalui Kebijakan Moneter Rini Puji Astuti; Shinta Rahmawati; Rona Mardhatila
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.268

Abstract

Nilai tukar rupiah merupakan salah satu parameter utama yang mendeskripsikan kestabilan dan kesehatan ekonomi Indonesia. Penelitian ini memiliki tujuan guna menganalisis peran Bank Indonesia dalam menjaga dan mencapai kestabilan nilai tukar rupiah melalui kebijakan moneter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan kajian literatur, yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya, seperti seperti buku, artikel ilmian, jurnal akademik, serta publikasi lainnya yang diperoleh dari basis data terpercaya salah satunya seperti Google Scholar. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat beberapa pendekatan yang dilakukan Bank Indonesia untuk mencapai dan memelihara stabilitas nilai tukar rupiah melalui kebijakan moneter diantaranya adalah pengelolaan likuiditas di pasar uang, penetapan suku bunga acuan, pengendalian inflasi, dan pengelolaan cadangan devisa.
Pengaruh Kebijakan Moneter Bank Sentral Terhadap Stabilitas Sistem Keuangan Di Indonesia Siti Nur Aini; Lala Yunitasari; Rini Puji Astuti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.269

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pengaruh kebijakan moneter bank sentral terhadap stabilitas sistem keuangan di indonesia. Bank sentral memainkan peran krusial dalam menjaga stabilitas sistem keuangan suatu negara. Sebagai otoritas moneter, bank sentral memiliki kewenangan menggunakan berbagai instrumen kebijakan untuk memengaruhi likuiditas dan suku bunga di pasar uang, yang berdampak pada perbankan dan sistem keuangan secara keseluruhan. Dalam konteks perekonomian modern, stabilitas sistem keuangan menjadi prasyarat utama bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Kebijakan moneter, melalui instrumen suku bunga, operasi pasar terbuka, cadangan wajib minimum, dan intervensi nilai tukar, memainkan peranan strategis dalam menjaga keseimbangan antara stabilitas harga, kestabilan nilai tukar, dan kelancaran sistem pembayaran. Namun, efektivitas kebijakan moneter dalam menjaga stabilitas keuangan sangat bergantung pada kondisi makroekonomi, integrasi pasar keuangan global, dan resiliensi sektor perbankan domestik.
Sejarah Dan Evolusi Bank Sentral Muhammad Fudholi Hamidul As’ad; Geadeva Destri Ramadhani; Rini Puji Astuti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.270

Abstract

Kehadiran bank sentral yang independen dan dapat dipercaya merupakan salah satu fondasi terpenting untuk membangun iklim ekonomi yang stabil yang mendukung kemakmuran jangka panjang, dalam ekonomi kontemporer, bank sentral sangat penting. Dalam kapasitasnya sebagai otoritas moneter, bank sentral bertanggung jawab menjaga stabilitas mata uang, mengelola inflasi, mengawasi sistem pembayaran, dan menjaga stabilitas sistem keuangan secara keseluruhan, Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui sejarah dan evolusi dari bank sengtral serta perkembangan bank sentral dari masa ke masa baik di indonesia maupun bank sentral dunia. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Kepustakaan (library research), penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan literatur (kepustakaan) baik berupa buku, catatan maupun laporan hsil penelitian dari penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunujukkan bahwa Dari pendirian bank sentral pertama dalam sejarah hingga transformasinya menjadi organisasi yang memainkan peran penting dalam ekonomi kontemporer, esai ini telah membahas sejarah dan perkembangan bank sentral dengan sangat rinci. Menurut sejarah, kebutuhan pemerintah untuk mendanai pengeluaran dan mengawasi keuangan negara mendorong pendirian bank sentral. Bank of England dan Sveriges Riksbank adalah dua contoh awal organisasi yang kemudian menjadi model bagi bank sentral di seluruh dunia. De Javasche Bank didirikan pada masa penjajahan Belanda, menandai awal berdirinya bank sentral di Indonesia. De Javasche Bank dinasionalisasi menjadi Bank Indonesia pada saat kemerdekaan, dan kemudian memberikan kontribusi yang signifikan terhadap stabilitas moneter dan pertumbuhan ekonomi.
Dampak Inflasi Terhadap Daya Beli Dan Kesejahteraan Rumah Tangga Di Indonesia Hikmatus Sholihah; Nailatul Karomah; Rini Puji Astuti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.271

Abstract

Inflasi merupakan fenomena ekonomi yang berdampak langsung pada kondisi sosial ekonomi rumah tangga, terutama kelompok berpenghasilan rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam hubungan antara inflasi, daya beli, dan kesejahteraan rumah tangga di Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, penelitian ini mengkaji berbagai literatur dan data sekunder dari sumber terpercaya seperti jurnal ilmiah, laporan resmi, dan publikasi akademik. Hasil studi menunjukkan bahwa inflasi secara signifikan menurunkan daya beli rumah tangga karena harga kebutuhan pokok naik lebih cepat daripada peningkatan pendapatan. Dampak ini paling dirasakan oleh rumah tangga miskin yang menghabiskan sebagian besar pendapatannya untuk konsumsi dasar. Selain itu, inflasi juga memperbesar ketimpangan pendapatan dan memicu penurunan kualitas hidup, khususnya dalam aspek gizi, pendidikan, dan kesehatan. Perspektif ekonomi Islam dalam studi ini juga memberikan pendekatan alternatif terhadap pengendalian inflasi melalui keadilan distribusi dan tata kelola yang etis. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan yang responsif, seperti subsidi dan pengendalian harga, untuk melindungi kelompok rentan dari tekanan inflasi.
Kerangka Operasional Dan Analisis Makro Ekonomi Kebijakan Moneter Rini Puji Astuti; Intan Yulianti; Rani Filianti Heti Negar
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.272

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk menjelaskan kerangka operasional dan analisis makro ekonomi dalam kebijakan moneter. Fokus dari penelitian ini adalah bagaimana bank indonesia menggunakan kebijakan kebijakan moniter seperti pasar terbuka, giro wajib minimum dan tingkat diskonto, untuk mencapai tujuan akhir berupa stabilitas harga, pertumbuhan ekonomi, kesempatan kerja, dan keseimbangan neraca pembayaran. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif serta pendekatan kualitatif, yang dilaksanakan melalui studi literatur dengan menghimpun informasi dari beragam sumber, termasuk jurnal ilmiah, buku, dan referensi lain yang relevan dengan topik pembahasan. Hasil dari analisis makroekonomi menunjukkan bahwa kebijakan moneter memiliki dampak langsung terhadap sejumlah variabel ekonomi seperti inflasi, laju pertumbuhan ekonomi, nilai tukar, serta tingkat kesempatan kerja.
Bank Sentral Dalam Sistem Pembayaran Di Indonesia: Peran, Instrumen, Dan Tinjauan Kebijakan Alifatun Istiqamah Lailani; Devina Putri Meilia; Rini Puji Astuti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.273

Abstract

Bank sentral memainkan fungsi yang sangat krusial dalam sistem pembayaran di Indonesia., yang diwakili oleh Bank Indonesia (BI). Sebagai lembaga yang bersifat independen, BI memiliki tanggung jawab untuk memastikan kelancaran, keamanan, serta efisiensi dalam sistem pembayaran di tingkat nasional. Fungsi utama BI mencakup sebagai pengatur, fasilitator, pemberi izin, pengawas, dan pengelola infrastruktur pembayaran. Sebagai pengatur, BI menyusun dan melaksanakan kebijakan serta peraturan yang mengatur manajemen sistem pembayaran, termasuk penerbitan regulasi terkait transfer dana, penggunaan kartu pembayaran, dan uang elektronik. Dalam perannya sebagai fasilitator, BI terus berupaya mengembangkan dan memperbarui infrastruktur metode pembayarannya, seperti sistem pembayaran ritel atau infrastruktur transfer dana dan kliring berjadwal atau dapat disebut dengan (SKNBI) dan Sistem transfer uang bersih waktu nyata atau dapat disebut juga dengan (RTGS), yang dirancang untuk mendukung transaksi yang cepat, aman, dan efisien. Selain itu, BI juga berperan dalam memberikan izin operasional kepada berbagai lembaga yang berpartisipasi dalam sistem pembayaran, baik perbankan umum, fintech, maupun penyedia layanan pembayaran lainnya, untuk menjamin legalitas dan akuntabilitas para pelaku industri. Pengawasan yang ketat dilaksanakan untuk mempertahankan kestabilan sistem keuangan dan melindungi konsumen dari risiko yang mungkin muncul, termasuk potensi penyalahgunaan dan ancaman kejahatan siber. BI juga aktif dalam meningkatkan aspek keamanan, efisiensi, aksesibilitas, serta perlindungan konsumen dalam sistem pembayaran nasional, agar masyarakat dapat melakukan transaksi yang inklusif dan dapat dipercaya. Oleh karena itu, peran bank sentral dalam sistem pembayaran di Indonesia sangat vital untuk mendukung stabilitas ekonomi, meningkatkan kepercayaan publik, serta mendorong inovasi dan digitalisasi dalam sektor keuangan secara berkelanjutan.
Regulasi Dan Pengawasan Perbankan Oleh Otoritas Jasa Keuangan Ulviatur Rohmah; Nur Alvinatul Hasanah; Rini Puji Astuti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.274

Abstract

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memainkan peran krusial dalam mengatur dan memantau sektor perbankan di Indonesia. Regulasi dan pengawasan yang efektif oleh OJK dapat meningkatkan kebijakan yang menjaga kestabilan sistem keuangan dan melindungi hak-hak nasabah. studi ini membahas mengenai pengaturan dan pengawasan perbankan oleh OJK, termasuk kerangka hukum, struktur organisasi, dan proses pengawasan. Selain itu, artikel ini juga menganalisis tantangan dan peluang yang dihadapi oleh OJK dalam menjalankan tugasnya sebagai regulator dan pengawas perbankan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa OJK telah melakukan upaya signifikan dalam meningkatkan regulasi dan pengawasan perbankan, namun masih terdapat sejumlah tantangan yang harus diatasi untuk memperbaiki efektivitas pengawasan
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Pada Pembelajaran PKN Untuk Meningkatkan Capaian Belajar Siswa Kelas V Istifarah Miftahul Hasanah; Wiwik Dwi Utami; Willy Ramadhani
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.275

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di kelas V SDN 1 Pringsewu Selatan mengindikasikan perlunya peningkatan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL), yang menekankan keterlibatan aktif siswa dalam menyelesaikan masalah yang relevan dengan kehidupan nyata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam tiga siklus, mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.Pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas siswa, tes hasil belajar, serta dokumentasi selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa secara progresif: 39,28% siswa mencapai ketuntasan pada siklus I, meningkat menjadi 67,86% pada siklus II, dan mencapai 89,28% pada siklus III. Penerapan model PBL terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, menyenangkan, dan mendorong partisipasi siswa. Selain itu, siswa juga menunjukkan perkembangan dalam kemampuan berpikir kritis dan kolaboratif. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning efektif untuk meningkatkan hasil belajar PKn di sekolah dasar, serta layak dijadikan alternatif strategi pembelajaran inovatif yang berorientasi pada siswa
Analisis Hubungan Kelembagaan Antara Bank Sentral, Pemerintah, Dan Perbankan Dalam Stabilitas Keuangan Indonesia Afifah Ismi Aulia; Yuladul Fitriah; Rini Puji Astuti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.276

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan kelembagaan antara Bank Sentral, Pemerintah, dan Perbankan dalam menjaga stabilitas keuangan di Indonesia. Stabilitas keuangan merupakan prasyarat penting bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan pencegahan krisis finansial. Bank Sentral, dalam hal ini Bank Indonesia, memiliki peran sentral dalam mengelola kebijakan moneter dan menjaga keseimbangan likuiditas di pasar keuangan. Pemerintah bertanggung jawab dalam merumuskan kebijakan fiskal dan regulasi ekonomi untuk menciptakan kondisi ekonomi yang stabil dan mendukung sistem keuangan yang sehat. Sementara itu, perbankan berfungsi sebagai lembaga intermediasi keuangan yang memfasilitasi aliran dana dari surplus unit ke deficit unit secara efisien. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, serta publikasi perbankan nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan sinergis antara ketiga institusi tersebut dalam menjaga stabilitas keuangan. Kebijakan moneter yang diterapkan oleh Bank Sentral mampu mengontrol inflasi dan likuiditas, sementara kebijakan fiskal pemerintah mendukung penguatan sektor riil dan infrastruktur ekonomi. Di sisi lain, perbankan berperan penting dalam menjaga arus kredit yang stabil dan mendukung aktivitas ekonomi nasional. Meskipun demikian, kurangnya koordinasi antara kebijakan moneter, fiskal, dan regulasi perbankan dapat memicu ketidakseimbangan dan meningkatkan risiko sistemik.

Page 27 of 104 | Total Record : 1037