cover
Contact Name
Padang Tekno
Contact Email
padang.tekno.corp@gmail.com
Phone
085156829831
Journal Mail Official
padang.tekno.corp@gmail.com
Editorial Address
Kisaran
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara
Published by PT. Padang Tekno Corp
ISSN : -     EISSN : 3088988X     DOI : https://doi.org/10.59435/menulis
Core Subject : Education,
Menulis : Jurnal Penelitian Nusantara adalah jurnal multidisiplin yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang relevan dalam berbagai bidang ilmu, baik ilmu sosial, humaniora, sains, teknologi, hingga kajian budaya Nusantara. Jurnal ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk berbagi temuan penelitian, inovasi, dan kontribusi pemikiran yang dapat memperkaya pengetahuan serta memberikan solusi bagi permasalahan di masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,037 Documents
Inovasi Media Pembelajaran: Poster Edukatif Nilai-Nilai Pancasila Bagi Siswa Kelas V SD Ulfa Nur Fauziah; Laelatul Mahfuroh; Syafira Ramadani
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.307

Abstract

Perkembangan teknologi telah mendorong inovasi dalam dunia pendidikan, termasuk dalam penggunaan media pembelajaran yang efektif dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media poster edukatif yang memuat nilai-nilai Pancasila guna meningkatkan minat, motivasi, dan pemahaman siswa sekolah dasar terhadap materi Pendidikan Kewarganegaraan. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development dengan pendekatan deskriptif kualitatif, meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan desain, validasi ahli, uji coba terbatas, serta revisi dan penyempurnaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa poster edukatif yang dikembangkan layak digunakan sebagai alat bantu pembelajaran, terbukti dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa kelas V sekolah dasar. Poster yang dirancang secara visual menarik dan komunikatif mampu menyederhanakan konsep abstrak nilai-nilai Pancasila sehingga lebih mudah dipahami dan diinternalisasi siswa. Penggunaan media poster edukatif juga mendorong suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan, serta menjadi inspirasi bagi guru untuk terus berinovasi dalam pengembangan media pembelajaran. Secara keseluruhan, pengembangan media poster edukatif nilai-nilai Pancasila sangat relevan dan efektif dalam mendukung pembelajaran karakter berbasis Pancasila di sekolah dasar.
Analisis Manajemen Layanan Teknologi Informasi Studi Kasus KPU Sumatera Selatan Syafira Ramadani; Raka Ramadhan; Taufik Kurrahman; Ferry Kurniawan; Fenny Purwani
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.308

Abstract

Transformasi digital dalam lembaga pemerintahan menuntut adanya manajemen layanan teknologi informasi (MLTI) yang efektif untuk mendukung kelancaran operasional, khususnya di institusi strategis seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU). Studi ini bertujuan untuk menganalisis manajemen layanan TI di lingkungan KPU Provinsi Sumatera Selatan berdasarkan kerangka kerja IT Infrastructure Library (ITIL). Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada staf teknis TI KPU. Analisis dilakukan berdasarkan 26 proses layanan dalam siklus hidup ITIL, meliputi tahap strategi layanan, desain layanan, transisi layanan, operasional layanan, dan perbaikan berkelanjutan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar proses layanan telah dijalankan secara fungsional, namun belum terdokumentasi dan terstandar secara menyeluruh. Beberapa sistem informasi utama yang digunakan seperti Sidalih, Silon, dan Sirekap telah mendukung layanan inti, namun masih memiliki kelemahan dari sisi dukungan teknis dan integrasi sistem. Studi kasus pada proses layanan helpdesk dan pendaftaran caleg melalui SILON memberikan gambaran tantangan dalam koordinasi internal dan proses layanan pengguna. Model RACI digunakan untuk mengidentifikasi peran dan tanggung jawab dalam setiap proses layanan. Rekomendasi strategis mencakup penguatan kebijakan TI, pengembangan sistem helpdesk terintegrasi, peningkatan dokumentasi prosedur, serta pembentukan tim layanan TI yang berbasis pada peran fungsional yang jelas. Diharapkan, temuan dan analisis ini dapat menjadi dasar pengembangan layanan TI yang lebih efisien, transparan, dan mendukung suksesnya pemilu yang akuntabel dan terpercaya di masa mendatang.
Peran Applicant Tracking System Dalam Transformasi Digital Manajemen Sumber Daya Manusia Rafika Lutfiah; Kirani Cikal Anggraeni; Nurul Aini Siregar; Putri Agriana Purba; Salsabillah R. Jannah
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.309

Abstract

Transformasi digital dalam manajemen sumber daya manusia (SDM) mendorong perusahaan untuk mengadopsi teknologi yang meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja. Salah satu teknologi tersebut adalah Applicant Tracking System (ATS), perangkat lunak yang mengotomatisasi proses rekrutmen. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran ATS dalam proses manajerial SDM di PT Talenta Inovasi Digital. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui studi kasus tunggal dan wawancara semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ATS mempercepat seleksi awal kandidat, meningkatkan akurasi dalam pemilihan tenaga kerja, serta mendukung pengambilan keputusan strategis berbasis data oleh manajer SDM. Namun, ditemukan tantangan berupa resistensi awal pengguna dan kebutuhan pelatihan teknis. Kesimpulannya, ATS berperan penting dalam transformasi digital manajemen SDM, dengan syarat adanya kesiapan teknologi dan budaya organisasi yang adaptif.
Tantangan Guru Dalam Membentuk Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Pancasila Di Sekolah Dasar Nursinta Fadillah; Ajeng Nia Ramadani; Syintiya Rabiatul Usfa
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.310

Abstract

Pembelajaran Pancasila memiliki peran strategis dalam membentuk karakter siswa sekolah dasar, terutama di tengah kompleksitas tantangan zaman modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tantangan yang dihadapi guru dalam menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila dalam proses pembelajaran karakter. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui angket tertutup dan wawancara terstruktur terhadap seorang guru kelas IV di UPT SDN 2 Pagelaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan kompetensi pedagogik, kurangnya sarana pembelajaran yang kontekstual, pengaruh negatif media digital dan lingkungan sosial, serta beban administratif yang tinggi. Selain itu, implementasi pendekatan holistik dalam pembelajaran karakter juga belum optimal. Meski demikian, guru tetap berupaya menerapkan strategi seperti pembiasaan, keteladanan, dan pengintegrasian nilai dalam kegiatan harian. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan sistemik melalui pelatihan berkelanjutan, penguatan budaya sekolah, dan keterlibatan orang tua untuk menciptakan pendidikan karakter berbasis Pancasila yang efektif dan berkelanjutan.
Penerapan Diorama Sebagai Media Edukasi Multikultural Dalam Pembelajaran Pancasila: Studi Kasus Tempat Ibadah Di Indonesia Muhammad Alvin Nur Aziz; Fathur Rahman Joko P; Muhammad Husni Sani
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas penggunaan media diorama sebagai sarana edukasi multikultural dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar, khususnya pada materi keberagaman tempat ibadah di Indonesia. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kebutuhan akan media pembelajaran yang kontekstual, menarik, dan mampu menanamkan nilai-nilai toleransi serta kebhinekaan sejak dini. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan instrumen berupa tes pemahaman dan angket sikap multikultural yang diberikan kepada siswa setelah pembelajaran menggunakan media diorama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media diorama dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi keberagaman tempat ibadah secara signifikan dan berdampak positif terhadap sikap multikultural siswa. Media ini juga mendukung pencapaian Profil Pelajar Pancasila, khususnya pada dimensi kebhinekaan global, gotong royong, dan beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dengan demikian, diorama terbukti menjadi alternatif media yang efektif dan aplikatif dalam pembelajaran tematik berbasis nilai, sekaligus memperkuat pendidikan karakter dan toleransi dalam kehidupan berbangsa dan beragama.
Mengembangkan Sikap Sosial Siswa Sekolah Dasar Melalui Model Pembelajaran Kooperatif: Analisis Literatur Kualitatif Virna Virnanda; Dhiba Ferina Ananda; Nur Fitria Ningsih
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 6 (2025): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i6.312

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk menganalisis literatur yang ada mengenai penggunaan model pembelajaran kooperatif dalam mengembangkan sikap sosial siswa sekolah dasar. Sikap sosial yang positif merupakan fondasi penting bagi perkembangan holistik siswa dan kemampuan mereka untuk berinteraksi secara efektif dalam masyarakat. Berdasarkan tinjauan sistematis terhadap artikel-artikel penelitian kualitatif yang relevan, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana berbagai model pembelajaran kooperatif diterapkan dan dampaknya terhadap aspek-aspek perilaku sosial siswa, termasuk kerja sama, empati, tanggung jawab, dan komunikasi. Hasil analisa sintesis menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif memiliki potensi signifikan dalam menumbuhkan sikap sosial yang positif melalui interaksi, kolaborasi, dan tanggung jawab bersama. Penelitian ini juga mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi guru dalam implementasinya serta strategi yang digunakan untuk mengatasinya. Hasil penelitian memberikan wawasan berharga bagi para pendidik dalam memilih dan menerapkan model pembelajaran kooperatif yang sesuai untuk meningkatkan pengembangan sosial siswa di sekolah dasar. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk mengeksplorasi efektivitas jangka panjang dan implementasi dalam berbagai konteks pendidikan.
Analisis Keberhasilan Guru Dalam Membangun Sikap Toleransi Terhadap Karakter Siswa Di Tingkat Sekolah Dasar Muhammad Mahsun Rifa’i; Andin Nur Rahma; Nazwa Hanan Halifah
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 6 (2025): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i6.313

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tujuan untuk menggambarkan secara mendalam bagaimana guru sekolah dasar membangun sikap toleransi pada siswa melalui kegiatan pembelajaran sehari-hari. Subjek penelitian terdiri atas tiga orang guru dari sekolah dasar yang berbeda di wilayah semi-perkotaan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket terbuka dan wawancara mendalam. Angket digunakan untuk memperoleh data awal mengenai pandangan, strategi, serta tantangan yang dihadapi guru dalam menanamkan nilai toleransi. Sementara itu, wawancara mendalam dilakukan guna menggali pengalaman langsung, interpretasi guru terhadap makna toleransi, serta pendekatan pembelajaran yang digunakan dalam keseharian di kelas. Tahapan penelitian dimulai dari identifikasi masalah, yaitu munculnya fenomena rendahnya sikap toleransi di lingkungan siswa sekolah dasar dan perlunya peran aktif guru dalam membangun karakter tersebut. Selanjutnya dilakukan perencanaan penelitian, yang mencakup penyusunan instrumen angket dan pedoman wawancara berdasarkan indikator pendidikan karakter dan sikap toleransi. Setelah itu, data dikumpulkan melalui penyebaran angket dan pelaksanaan wawancara terhadap para guru yang telah ditentukan. Hasil dari angket dan wawancara kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik, yakni dengan mengelompokkan data ke dalam tema-tema seperti pemahaman toleransi, strategi pembelajaran, tantangan, dan indikator keberhasilan. Untuk memastikan keabsahan data, dilakukan triangulasi sumber, yaitu membandingkan data hasil angket dengan wawancara dan pengamatan naratif dari peneliti. Tahap akhir penelitian adalah menyusun hasil analisis dalam bentuk narasi deskriptif yang mencerminkan praktik nyata guru dalam menanamkan nilai-nilai toleransi secara konsisten dalam kegiatan pembelajaran. Melalui pendekatan ini, penelitian mampu memberikan gambaran komprehensif mengenai keberhasilan guru dalam membentuk karakter siswa yang toleran terhadap perbedaan, sekaligus memberikan kontribusi praktis terhadap pengembangan strategi pendidikan karakter di tingkat sekolah dasar.
Pemahaman Guru Dalam Penyusunan Modul Ajar Pancasila Di Sekolah Dasar Negeri Negeri Jaya Kecamatan Bandar Negeri Suoh Kiki Lutviatul Mukaromah; Dia Mutiara; Riki Twiyanto
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 6 (2025): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i6.314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemahaman guru dalam penyusunan modul ajar pancasila di Sekolah Dasar Negeri Negeri Jaya Kecamatan Bandar Negeri Suoh. Pendidikan pancasila memiliki peran strategis membentuk karakter siswa sejak dini, dan keberhasilan pelaksanaannya sangat bergantung pada kemampuan guru dalam merancang modul ajar yang memuat nilai-nilai pancasila secara komprehensif. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulakn melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap 6 orang guru yang terlibat dalam proses penyusunan modul ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap struktur dan komponen modul ajar berada pada tingkat dasar, dengan sebagian besar guru masih mengalami kesulitan dalam mengintegrasikan nilai-nilai pancasila secara menyeluruh kedalam kegiatan pembelajaran. Beberapa kendala yang diidentifikasi antara lain kurangnya pelatihan, keterbatasan referensi, dan beban administratif yang tinggi. Meskipun demikian dukungan dari pihak sekolah dinilai sangat baik, Meskipun belum dioptimalkan dalam bentuk kolaborasi dan pembinaan berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan ,penguatan komunitas belajar guru, serta penyediaan sumber belajar yang kontekstual sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas penyusunan modul ajar pancasila di sekolah dasar.
Penggunaan Media Dongeng Digital Terhadap Ketertarikan Siswa Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Di UPT SD Negeri 1 Karangsari Tata Abelia; Zakiya Arindita Septa Andini; M. Iqbal Azura
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 6 (2025): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i6.315

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan media dongeng digital dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas III UPT SD Negeri 1 Karangsari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi terhadap 17 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa (16 dari 17) sangat tertarik terhadap pembelajaran menggunakan dongeng digital, meskipun terdapat satu siswa yang kurang tertarik karena perbedaan gaya belajar. Seluruh siswa mampu memahami nilai-nilai moral yang terdapat dalam dongeng digital tersebut, yaitu nilai kedisiplinan. Selain itu media ini terbukti meningkatkan keterampilan menyimak dan aktivitas belajar siswa. Meskipun demikian masih terdapat satu siswa yang tidak mengalami peningkatan motivasi belajar sehingga diperlukan strategi tambahan agar semua siswa terlibat secara optimal. Berdasarkan hasil penelitian dan validasi ahli, dongeng digital layal digunakan sebagai media pembelajaran di Sekolah Dasar (SD), khususnya untuk mata pelajaran Pendidikan Pancasila karena mampu meningkatkan keterlibatan, motivasi, dan antusiasme siswa selama proses pembelajaran.
Evaluasi Kebijakan Publik: Pengertian, Teori Dan Karakteristik Muhammad Yulian Alfikri; Uswah Arnisyi; Yumna Nur Azizah; Syaiman Noerikhsan A; Nikmatul Mawaddah; Ahmad Taufiqul Hakim
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 6 (2025): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i6.316

Abstract

Evaluasi kebijakan publik merupakan tahapan krusial dalam siklus kebijakan yang berfungsi untuk menilai sejauh mana suatu kebijakan mencapai tujuannya dan memberikan dampak terhadap masyarakat. Evaluasi tidak hanya menjadi alat ukur teknis, tetapi juga menjadi sarana refleksi, akuntabilitas, dan perbaikan kebijakan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji berbagai konsep dan teori evaluasi kebijakan publik, mulai dari pendekatan goal-oriented, process evaluation, theory-driven evaluation, evaluasi responsif, hingga evaluasi efektivitas dan efisiensi. Selain itu, artikel ini juga mengulas perkembangan pendekatan evaluasi dari yang bersifat teknokratik menuju partisipatif dan berbasis bukti, serta tantangan-tantangan yang dihadapi dalam implementasinya di era digital. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka, artikel ini menyajikan pemahaman yang komprehensif terhadap teori evaluasi kebijakan publik serta relevansinya dalam menjawab kompleksitas permasalahan kebijakan saat ini. Diharapkan kajian ini dapat menjadi referensi konseptual bagi akademisi dan pembuat kebijakan dalam menentukan pendekatan evaluasi yang tepat, kontekstual, dan adaptif terhadap perubahan.

Page 31 of 104 | Total Record : 1037