JIWA:Jurnal Psikologi Indonesia
Jiwa: Jurnal Psikologi Indonesia accepts manuscript research results in the fields of educational psychology, developmental psychology, industrial psychology, Social Psychology and clinical psychology, but not limited to: Personality and Learning Learning Interventions Teaching Strategies Education of Children with Special Needs Education of Gifted Children Counseling in Education Development of Children, Adolescents, Adults, and the Elderly Developmental Problems Parenting Strategies Quality of Life Personality Disorder Behavior Modification Counseling and Psychotherapy Psychosis Disorders Psychological Intervention
Articles
271 Documents
Kecemasan memilih pasangan hidup pada dewasa awal : Bagaimana peranan kontrol diri?
Nurdianti, Fatimah Nova Dwi;
Utami, Adnani Budi;
Ramadhani, Hetti Sari
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 2 (2024): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30996/jiwa.v2i2.10548
This study aims to determine the relationship between self-concept and anxiety about choosing a life partner in early adulthood in Kanor sub-district, Bojonegoro district. The hypothesis proposed is that there is a negative relationship between self-concept and anxiety about choosing a life partner in early adulthood in Kanor sub-district, Bojonegoro district. This research uses quantitative correlational methods. The research was conducted on 173 respondents with an age range of 30-40 years who live in Kanor sub-district, Bojonegoro district. The data obtained was then analyzed using the Product Moment technique with the help of SPSS 25 For Windows. The results of the research show that the hypothesis is accepted that there is a negative and significant relationship between self-concept and anxiety about choosing a life partner in early adulthood in Kanor sub-district, Bojonegoro district. The results obtained indicate that self-concept is closely related to anxiety about choosing a life partner. The more positive your self-concept, the lower your anxiety about choosing a life partner in early adulthood, and vice versa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan kecemasan memilih pasangan hidup pada usia dewasa awal di kecamatan Kanor kabupaten Bojonegoro. Hipotesis yang diajukan adalah adanya hubungan negatif antara konsep diri dengan kecemasan memilih pasangan hidup pada usia dewasa awal di kecamatan Kanor kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Penelitian dilakukan pada 173 responden dengan rentang usia 30-40 tahun yang berdomisili di kecamatan Kanor kabupaten Bojonegoro. Hasil data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik Product Moment dengan bantuan SPSS 25 For Windows. Hasil penelitian menunjukkan hipotesis diterima bahwa ada hubungan negatif dan signifikan antara konsep diri dengan kecemasan memilih pasangan hidup pada usia dewasa awal di kecamatan Kanor kabupaten Bojonegoro. Hasil yang didapat mengidikasikan bahwa konsep diri berkaitan erat dengan kecemasan memilih pasangan hidup. Semakin positif konsep diri maka semakin rendah kecemasan memilih pasangan hidup pada usia dewasa awal, begitupun sebaliknya.
Agresivitas pada Anggota Polisi : Bagaiamana Peranan Kontrol Diri dan Agresivitas?
Fenanlampir, Anike;
Saragih, Sahat;
Rini, Amanda Pasca
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 2 (2024): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30996/jiwa.v2i2.10549
Abstract This study aims to determine the relationship between self-control and compliance with aggressiveness in East Java Police Sabhara police members. This research is a type of quantitative research with correlational methods. The sampling technique in this study used purposive sampling method with a total of 211 samples. The data analysis technique uses multiple regression analysis with the help of the SPSS version 25 for Windows program. Using the research instruments of aggressiveness, self-control and compliance, there is a significant relationship between self-control and compliance with aggressiveness behavior in members of the sabhara police ofatim Polda. While the partial test results of self-control with aggressiveness show that there is a significant negative relationship, meaning that the higher the self-control, the lower the aggressiveness behavior. Partial test results between compliance and aggressiveness behavior show no relationship, meaning that the compliance variable has no relationship with aggressiveness behavior. Abstrak Penelitian ini Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kontrol diri dan kepatuhan dengan agresivitas pada anggota polisi Sabhara Polda Jatim. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah 211 total sampel. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan program SPSS versi 25 for Windows. Menggunakan instrument penelitian agresivitas, kontrol diri dan kepatuhan, terdapat hubungan yang signifikan antara kontrol diri dan kepatuhan dengan perilaku agresivitas pada anggota polisi sabhara Polda jatim. Sedangkan hasil uji parsial kontrol diri dengan Agresivitas menunjukkan ada hubungan negatif yang signifikan, artinya semakin tinggi kontrol diri maka semakin rendah perilaku agresivitas.Hasil uji parsial antara kepatuhan dengan perilaku agresivitas menunjukkan tidak ada hubungan, artinya variable kepatuhan tidak ada hubungan dengan perilaku agresivitas. Kata kunci: Agresivitas; Kontrol Diri; Polisi; Sabhara; Kepatuhan
Perilaku Bullying pada remaja kelas XI SMAN 21 Surabaya: Bagaimana Kecenderungan Pola Asuh Otoriter dan Regulasi Emosi?
Sari, Annisa Permata;
Sukiatni, Dwi Sarwindah;
Rina, Amherstia Pasca
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 2 (2024): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30996/jiwa.v2i2.10550
Adolescence is a transition period in children's development. In fact, many teenagers are not yet able to undergo this stage of development, so many of them commit delinquency, such as bullying. This research aims to determine the relationship between authoritarian parenting and emotional regulation and the tendency to engage in bullying behavior in adolescents. The population in this study was 380 class XI students of SMA Negeri 21 Surabaya. The population in this study was 191 class XI students at SMA Negeri 21 using the Krejcie table. The method for analyzing correlational data was with the help of IBM SPSS version 25 for Windows and the simultaneous test results showed a significance of 0.000 (p<0.05). This means that authoritarian parenting and emotional regulation influence the tendency to carry out bullying behavior. In the partial test, there is a significant influence between bullying and authoritarian parenting with a significance value of <0.001 (p<0.05) and bullying and emotional regulation with a significance value of <0.001 (p<0.05), meaning there is a significant relationship between authoritarian parenting and emotional regulation. with a tendency to carry out bullying behavior in teenagers.
Kecemasan Masa Depan pada Mahasiswa Tingkat Akhir: Adakah Peranan Internal Locus of Control?
Putri, Marsella Aprilola Dwi;
Matulessy, Andik;
Pratitis, Nindia
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 2 (2024): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30996/jiwa.v2i2.10551
AbstractThe uncertainty of life in the future makes final year students feel worried about the failure experienced later in fulfilling existing tasks and demands so that this can trigger final year students to experience future anxiety. This study aims to determine the relationship between internal locus of control and future anxiety in final year students. This research is a type of quantitative research using correlational research. The subjects in this study were 321 final year students. The research instruments used the internal locus of control scale and the Future Anxiety Scale (FAS) adapted from Zaleski (1996). The data analysis technique used Spearman's Rho analysis technique with the help of the IBM Statistical Package for Social Science (SPSS) version 25 for windows program. The results showed a significant negative relationship between internal locus of control and future anxiety in final year students, meaning that the higher the internal locus of control, the lower the future anxiety of final year students. Conversely, the lower the internal locus of control, the higher the future anxiety of final year students.Keywords: Final Year Students; Future Anxiety; Internal Locus of Control AbstrakKetidakpastian kehidupan di masa depan membuat mahasiswa tingkat akhir merasa khawatir akan kegagalan yang dialami nantinya dalam memenuhi tugas dan tuntutan yang ada sehingga hal tersebut dapat memicu mahasiswa tingkat akhir mengalami kecemasan masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara internal locus of control dengan kecemasan masa depan pada mahasiswa tingkat akhir. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan penelitian korelasional. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 321 mahasiswa tingkat akhir. Instrumen penelitian menggunakan skala internal locus of control dan The Future Anxiety Scale (FAS) yang diadaptasi dari Zaleski (1996). Teknik analisis data menggunakan teknik analisis Spearman’s Rho dengan bantuan program IBM Statistic Package for Social Science (SPSS) versi 25 for windows. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan negatif yang signifikan antara internal locus of control dengan kecemasan masa depan pada mahasiswa tingkat akhir, artinya semakin tinggi internal locus of control maka semakin rendah kecemasan masa depan mahasiswa tingkat akhir. Sebaliknya semakin rendah internal locus of control maka akan semakin tinggi kecemasan masa depan mahasiswa tingkat akhir.Kata kunci: Internal Locus of Control; Kecemasan Masa Depan; Mahasiswa Tingkat Akhir
Persepsi Leadership Agility dengan Work Engagement pada Karyawan Retail
Putra, Mohammad Ilham Arief;
Matulessy, Andik;
Suhadianto, Suhadianto
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 2 (2024): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30996/jiwa.v2i2.10566
Work Engagement pada karyawan sangat diperlukan dalam perusahaan. Work engagement yang rendah dapat berdampak buruk bagi perusahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara variabel X dan Variabel Y. Dimana varibel Leadership Agility berperan sebagai variabel X dan Work Engagement yang berperan sebagai variabel Y. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif Korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah Karyawan Retail di Tunjungan Plaza. Partisipan penelitian sebanyak 107 Partisipan yang diambil menggunakan teknik Total Sampling. Instrumen penelitian menggunakan skala Work Engagement (α=0,687), skala Leadership Agility (α=0,747). Teknik analisis data menggunakan menggunakan teknik Analisa bivariat. Hasil penelitian menunjukkan tingkat koefisien korelasi sebesar 0,19 dengan taraf signifikansi 0,00 (<0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa Hipotesis dapat diterima. Penelitian ini menyimpulkan semakin positif tingkat persepsi leadership agility yang dimiliki oleh seorang karyawan, maka akan semakin kuat tingkat work engagement yang dimiliki oleh seorang karyawan.
Analisis Konsep Diri dengan Sikap Remaja terhadap Penyalahgunaan Narkoba
Awwalya, Siti Nabila;
Noviekayati, IGAA;
Rina, Amherstia Pasca
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 2 (2024): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30996/jiwa.v2i2.10567
Konsep diri merupakan gambaran dan penilaian dari seluruh aspek kehidupan. Konsep dirimencakup seluruh aspek kepribadiannya dan dikembangkan oleh remaja berupa konsep diriyang positif dan negatif. Sikap remaja yang melakukan penyalahgunaan narkoba dilatarbelakangi karena krisis identitas, memiliki kontrol diri yang lemah, kurangnya kasih sayang, minimnya pemahaman tentang keagamaan, pengaruh lingkungan sekitar, dantempat pendidikan. Penelitian Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyebutkan jumlah penyalahgunaan narkoba kategori satu tahun pakai dikalangan pelajar mencapai 2.297.492 jiwa. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk menguji hubungan antara konsep diri dengan sikap remaja terhadap penyalahgunaan narkoba. Penelitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif dengan bantuan spss dalam bentuk regresi berganda melalui penyebaran kuesioner dengan 123 responden di Surabaya dan Sidoarjo yang berumur 12–24 tahun. Sikap remaja dengan konsep diri terutama dalam penyalahgunaan narkoba menunjukkan adanya keterkaitan berdasarkan hasil pengolahandata melalui spss adalah 0,744 dimana hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa memiliki hubungan linier diantara keduanya.
Kecenderungan Body Dysmorphic Disorder pada Remaja : Adakah peranan Self Acceptance?
Cahyaningrum, Ardelia Aristawati;
Efendy, Mamang;
Pratikto, Herlan
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 2 (2024): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30996/jiwa.v2i2.10569
Manusia memiliki kecenderungan untuk mencapai kesempurnaan, namun jika obsesi tersebut berfokus terutama pada pencapaian kesempurnaan fisik, hal ini dapat menyebabkan kecenderungan. Terlebih lagi, dengan kemajuan teknologi saat ini, dimana setiap individu bersaing untuk mengunggah dirinya melalui media sosial yang membuat individu menjadi kurang menerima atas apa yang individu tersebut miliki, fenomena ini dapat meningkatkan prevalensi gangguan kecenderungan body dysmorphic disorder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self acceptance dengan kecenderungan body dysmorphic disorder. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif, hasil penelitian ini diuji dengan teknik analisis data spearman’s rho. Berdasarkan dari perhitungan analisis spearman’s rho diperoleh hasil bahwa nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tingkat self acceptance berpengaruh terhadap kecenderungan body dysmorphic disorder.
Leisure Boredom dengan Kecenderungan Kecanduan Smartphone pada Mahasiswa
Alivan, Abil Nur;
Matulessy, Andik;
Suhadianto, Suhadianto
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 2 (2024): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30996/jiwa.v2i2.10570
Kemajuan teknologi telah mengubah kehidupan masyarakat secara signifikan. Penggunaan smartphone telah meningkat, berbagai efek samping yang ditimbulkan karena penggunaan smartphone yang berlebihan pun telah muncul. Selain memberikan dampak positif, smartphone juga dapat memberikan dampak negatif, salah satunya menjadi cemas ketika jauh dari smartphone, salah satunya kecanduan smartphone. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan leisure boredom dengan kecanduan smartphone pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Populasi pada penelitian ini sebanyak 417 mahasiswa yang merupakan mahasiswa aktif di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik convience sampling. Partisipan yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 192 mahasiswa.
Kecemasan Nomophobia pada Mahasiswa: Bagaimanakah Peranan Kontrol Diri?
Ariska, Amanda Devina;
Sukiatni, Dwi Sarwindah;
Kusumandari, Rahma
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 2 (2024): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30996/jiwa.v2i2.10583
In the modern era like today, the sophistication of technology in smartphones is currently growing rapidly compared to before. Because smartphones in the current era make it easy for users to access anything easily. This is what makes humans dependent on the existence of smartphones, especially students who often feel anxious when they are away from their smartphones. This phenomenon is called nomophobia anxiety. 1) Nomophobia anxiety is a feeling of anxiety and fear when individuals are away from their smartphones. 2) This study aims to determine the relationship between self-control and nomophobia anxiety in college students. 3) The population in the study was 12,361 active students at the university of August 17 1945 Surabaya with a research sample of 288 students. This research data collection technique uses incidental sampling techniques. 4) Data collection from the results of the self- control scale and nomophobia anxiety scale, each of which consists of 21 items with an α =0.837 value and 29 items with an α =0.906 value. The data analysis used is a simple analysis which shows rxy = -575 at p = 0.00 (<0.05) 5) meaning that there is a significant negative relationship between the two variables.
Stres akademik dan cyberslacking pada mahasiswa
Rachmawati, Aliyah;
Suhadianto, Suhadianto;
Pratikto, Herlan
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 2 (2024): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30996/jiwa.v2i2.10713
Cyberslacking banyak terjadi dalam dunia akademik, utamanya dilakukan oleh mahasiswa. Hal ini berdampak pada perhatian yang teralihkan dari aktivitas pembelajaran di kelas, rendahnya nilai ujian, hingga penurunan motivasi belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji hubungan antara stres akademik dengan cyberslacking pada mahasiswa. Populasi berjumlah 2.593 yakni mahasiswa aktif semester gasal angkatan 2021 dari berbagai fakultas di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Partisipan berjumlah 374 yang direkrut melalui teknik quota sampling. Penelitian ini dianalisis menggunakan Spearman’s Rho. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif antara stres akademik dengan cyberslacking pada mahasiswa. Merujuk pada temuan penelitian ini, disarankan kepada Dosen agar dapat menggunakan metode pengajaran yang lebih menyenangkan. Disarankan kepada mahasiswa agar dapat mengikuti pelatihan, penyegaran diri, yoga sebagai upaya pencegahan ataupun penanganan cyberslacking yang terjadi. Lebih jelas akan dibahas.