cover
Contact Name
Andita Nataria Fitri Ganda
Contact Email
anditaganda@unesa.ac.id
Phone
62 877-3683-6399
Journal Mail Official
terapan-manufaktur@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Ketintang Gedung K4, Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya, Jalan Raya ketintang, Kec Gayungan, Kota Surabaya (60231)
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Mesin
ISSN : 2337828X     EISSN : 29887429     DOI : https://doi.org/10.26740/jrm.v9i03
The Journal of Mechanical Engineering (JRM) is published three times a year, in April, August, and December, by the Applied Bachelor Degree Program (D4) in Mechanical Engineering, Faculty of Vocational Studies, Universitas Negeri Surabaya (UNESA). It serves as a medium of information and a forum for Development of Technology, Numerical Studies, Experimental Studies, and Applied Research in the field of Mechanical Engineering. The journal contains scientific papers, summaries of research results, literature reviews, and original critical ideas. The editorial team invites researchers, practitioners, and anyone interested in contributing articles that have not been published elsewhere. The themes of the articles include Machining Materials and Metallurgy Manufacturing Processes Mechanical Design Control Systems
Articles 288 Documents
Analisis Perbandingan Diameter Pulley pada Mesin Pompa Air dengan Menggunakan Bahan Bakar Gas Terhadap Kapasitas Debit Air Yolarinda, Dhiko; Sakti, Arya Mahendra; Ganda, Andita Nataria Fitri; Riandadari, Dyah
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 9 No 02 (2024): JRM Agustus 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v9i02.62775

Abstract

Para petani sering menghadapi tantangan terkait ketersediaan air, terutama selama musim kemarau. Mesin pompa air sawah bisa menjadi solusi, tetapi kebanyakan masih menggunakan bahan bakar minyak, sedangkan bahan bakar minyak sering terjadi kelangkaan pada suatu daerah tertentu. Maka oleh karena itu perlu adanya pemanfaatan energi aternatif lainya. Dipilihnya gas alam karena saat ini produksinya meningkat di Indonesia, juga lebih murah serta lebih mudah di dapat. Cara kerja mesin pompa air sawah berbahan bakar gas mirip dengan mesin pompa air sawah lainya. Dimana Ketika mesin dihidupkan maka motor penggerak akan menggerakkan Pulley yang terhubung dengan pemompa air sehingga air bisa keluar, namun kecepatan penggerak juga akan berpengaruh pada debit air yang akan dihasilkan sehingga akan berpengaruh juga pada efisiensin bahan bakar yang diperlukan. maka perlu adanya pemilihan Pulley yang harus dilakukan dengan tepat sehingga bisa mendapatkan perbandingan kecepatan yang pas terhadap kapasitas debit air yang maksimal, oleh karena itu akan dilakukan penelitian dengan mengganti variasi ukuran pulley dengan menggunakan diameter 76 mm, 101 mm, dan 127 mm. Dan akan di uji dengan kecepatan mesin 2000 rpm untuk mengisi wadah berkapasitas 136,7 liter dan di catat berapa waktu yang dibutuhkan sampai wadah terisi penuh. Dari hasil pengujian debit yang telah dilakukan pada percobaan menggunakan ketiga variasi pulley, yaitu menunjukan bahwa pulley dengan ukuran 101 mm menghasilkan debit air yang paling banyak yaitu 4,8 liter setiap detiknya sedangkan pulley dengan ukuran 76 mm menghasilkan debit air 4,1 liter setiap detiknya dan untuk pulley dengan ukuran 127mm menghasilkan 3,3 liter per detik. Farmers often face challenges regarding water availability, especially during the dry season. farming water pump machines could be a solution, but most of them still use fuel oil, whereas fuel oil is often scarce in certain areas. Therefore, it is necessary to utilize other alternative energy. Natural gas was chosen because production is currently increasing in Indonesia, it is also cheaper and easier to obtain. The way a gas-powered farming water pump machine works is similar to other rice field water pump machines. Where when the engine is turned on, the driving motor will move the pulley which is connected to the water pump so that the water can come out, but the driving speed will also affect the water flow that will be produced so it will also affect the required fuel efficiency. So it is necessary to select the pulley correctly so that you can get the right speed ratio to the maximum water discharge capacity. Therefore, research will be carried out by changing various pulley sizes using diameters of 76 mm, 101 mm and 127 mm. And it will be tested with an engine speed of 2000 rpm to fill a container with a capacity of 136.7 liters and note how long it takes until the container is full. From the results of discharge tests that have been carried out in experiments using three pulley variations, this shows that the pulley with a size of 101 mm produces the highest water discharge, namely 4.8 liters every second, while the pulley with a size of 76 mm produces a water discharge of 4.1 liters. every second and for a 127mm pulley it produces 3.3 liters per second.
Studi Eksperimen Variasi Paduan Al-Si pada Rangka Urban Diesel KMHE Wilujeng, Auliana Diah; Suwanto, Eko; Annafiyah, Annafiyah; Abdi, Ferly Isnomo
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 9 No 01 (2024): JRM April 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v9i01.62799

Abstract

Abstrak: Chassis merupakan komponen terpenting yang berfungsi untuk menompang berat kendaraan, mesin, penompang, serta menahan agar kendaraan tetap dalam stabil dan tidak mengalami defleksi berlebih. Besarnya kebutuhan pasar yang menginginkan bahan chassis yang ringan dan kuat, sehingga banyak yang melakukan inovasi-inovasi tentang pembuatan material chassis yang cocok digunakan dalam kendaraan dengan melakukan penelitian tentang paduan beberapa material logam. Pada penelitian ini, chassis dibuat dengan material Aluminium (Al) yang dipadukan dengan Silika (Si) melalui proses pengecoran. Dari hasil perpaduan tersebut, dilakukan prngujian tensile test dan bending test. Aluminium dileburkan pada titik leburnya serta ditambahkan serbuk Si dengan komposisi 0%, 2%, 4%, dan 6% kemudian dilakukan pencetakan sesuai standar material uji. Hasil yang diperoleh dari pengujian adalah Silika dapat mengubah sifa mekanis dari Alumunium. Pada pengujian tekuk, semakin besar persentase Si maka semakin rendah peak loadnya. Sedangkan pada pengujian tarik, peak load semakin besar seiring bertambahnya persentase Si. Kata kunci: Silika, Alumunium, Paduan, Chassis, KMHE. Abstract: The chassis is the most important component which functions to support the weight of the vehicle, engine, passengers, and to keep the vehicle stable and not experience excessive deflection. The large market demand for chassis materials that are light and strong means that many are making innovations regarding the manufacture of chassis materials that are suitable for use in vehicles by conducting research on alloys of several metal materials. In this research, the chassis was made from Aluminum (Al) material combined with Silica (Si) through a casting process. From the results of this combination, tensile tests and bending tests were carried out. Aluminum is melted at its melting point and Si powder is added with a composition of 0%, 2%, 4% and 6%, then molding is carried out according to the test material standards. The results obtained from the test are that Silica can change the mechanical properties of Aluminum. In the bending test, the greater the Si percentage, the lower the peak load. Meanwhile, in the tensile test, the peak load increases as the Si percentage increases. Keywords: Silica, Aluminum, Alloy, Chassis, KMHE.
Analisis 2 Bentuk Mata Pisau Mesin Pengupas Serabut Kelapa Tua Semi Otomatis Ramadhan, Maulana Trisnanda; Sakti, Arya Mahendra; Abdi, Ferly Isnomo; Riandadari, Dyah
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 9 No 02 (2024): JRM Agustus 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v9i02.62838

Abstract

Perancangan Intake Manifold Diesel Engine Yanmar L48N6 dengan Metode Fused Deposition Modelling Afdhol, Muhammad Zikri; Utama, Firman Yasa; Sakti, Arya Mahendra; Abdi, Ferly Isnomo
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 9 No 02 (2024): JRM Agustus 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v9i02.63176

Abstract

Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) dan Shell Eco Marathon (SEM) adalah kompetisi yang mendorong inovasi dalam teknologi otomotif. GARNESA Racing Team berpartisipasi dalam ajang ini dengan menggunakan diesel engine Yanmar L48N6 dalam kategori Urban Diesel. Pada tahun 2022, mereka mencapai konsumsi bahan bakar sebesar 165,25 km/L di KMHE dan 136 km/L di SEM, sementara pada tahun 2023, mereka mencapai 112 km/L di SEM dan 126 km/L di KMHE. Untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi bahan bakar, penelitian ini berfokus pada pengembangan intake manifold yang terbuat dari carbon fiber nylon, dirancang menggunakan 3D printing dengan metode Fused Deposition Modelling (FDM). Studi ini meneliti efek variasi kecepatan pencetakan (100 mm/s, 50 mm/s, dan 20 mm/s) terhadap waktu pencetakan, berat, dan kualitas kerataan intake manifold. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan pencetakan 100 mm/s adalah yang paling optimal, dengan durasi pencetakan 1 jam 41 menit, berat 38,65 gram, dan kualitas kerataan sebesar 0,13 mm yang diukur menggunakan dial indicator. Penelitian ini dapat menjadi panduan untuk penelitian selanjutnya, meskipun diperlukan investigasi lebih lanjut mengenai jenis printer, bahan filamen, dan parameter pencetakan 3D printing lainnya untuk mendapatkan pengetahuan dan wawasan yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi 3D printing. Kata kunci: 3D Printing, Carbon Fiber Nylon, Intake Manifold, Printing Speed. The Energy Efficient Car Contest (KMHE) and Shell Eco Marathon (SEM) are competitions that encourage innovation in automotive technology. The GARNESA Racing Team participates in these events with a Yanmar L48N6 diesel engine in the Urban Diesel category. In 2022, they achieved fuel consumption of 165.25 km/L at KMHE and 136 km/L at SEM, while in 2023, they achieved 112 km/L at SEM and 126 km/L at KMHE. To improve performance and fuel efficiency, this research focuses on developing an intake manifold made from carbon fiber nylon, designed using 3D printing with the Fused Deposition Modelling (FDM) method. The study examines the effects of varying printing speeds (100 mm/s, 50 mm/s, and 20 mm/s) on the printing time, weight, and flatness quality of the intake manifold. Results indicate that a printing speed of 100 mm/s is optimal, with a printing duration of 1 hour 41 minutes, a weight of 38.65 grams, and a flatness quality of 0.13 mm measured by a dial indicator. These findings can guide future research, though further investigation is needed on different printers, filament materials, and 3D printing parameters to gain deeper insights into the factors affecting 3D printing. Keywords: 3D Printing, Carbon Fiber Nylon, Intake Manifold, Printing Speed.
Redesain dan Evaluasi Kinerja Pompa Sentrifugal Equipment Y-PK0331-P1 di PT. PATRA-SK Aufillah, Muhammad Husain; Abdi, Ferly Isnomo; Utama, Firman Yasa; Riandadari, Dyah
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 9 No 02 (2024): JRM Agustus 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v9i02.63208

Abstract

Pompa sentrifugal adalah mesin yang digunakan untuk memindahkan cairan dengan menggunakan energi rotasi yang dihasilkan oleh impeller. Di industri perminyakan, pompa ini digunakan untuk mengalirkan minyak mentah dan produk olahan lainnya dalam berbagai tahap produksi dan pengolahan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menganalisis pompa sentrifugal Equipment Y-PK0331-P1 yang digunakan dalam industri perminyakan PT.PATRA SK. Proses perancangan meliputi analisis kebutuhan operasional, perhitungan spesifikasi teknis seperti diameter volute, diameter impeller, jumlah sudu, dan material, serta pembuatan model 3D menggunakan perangkat lunak CAD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain yang dihasilkan memenuhi kebutuhan operasional dengan efisiensi tinggi dan kerugian tekanan minimal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pendekatan yang digunakan berhasil dalam merancang pompa sentrifugal yang efisien dan sesuai dengan kebutuhan industri perminyakan. A centrifugal pump is a machine used to transfer fluids by using the rotational energy generated by an impeller. In the oil industry, this pump is used to transport crude oil and other refined products through various stages of production and processing. This study aims to design and analyze the centrifugal pump Equipment Y-PK0331-P1 used in the petroleum industry of PT.PATRA SK. The design process includes operational requirements analysis, technical specifications calculations such as volute diameter, impeller diameter, number of blades, and material, as well as creating a 3D model using CAD software. The results show that the design meets operational needs with high efficiency and minimal pressure losses. The conclusion of this study is that the approach used successfully designs an efficient centrifugal pump that meets the needs of the oil industry.
Inovasi Inovasi Kompor Berbahan Bakar Oli Bekas Menggunakan Tekanan Uap Air Firiski, Edwi Febrian; Abdi, Ferly Isnomo; Wulandari, Diah; Puspitasari, Dewi
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 9 No 03 (2024): JRM Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v9i03.65130

Abstract

Kompor minyak bekas dapat menjadi solusi efektif untuk memanfaatkan minyak bekas, mengurangi biaya bahan bakar, dan mengurangi dampak lingkungan dari pembuangan minyak. Namun, risiko emisi berbahaya dan pencemaran lingkungan harus dipertimbangkan. Penelitian ini memperkenalkan uap air untuk meningkatkan pembakaran minyak bekas dengan meningkatkan kadar oksigen, sehingga mengurangi emisi gas yang tidak terbakar. Peneliti merancang alat atau metode yang diperlukan, kemudian menghitung komponen untuk memastikan fungsionalitas perangkat. Setelah menyelesaikan perhitungan, mereka membangun perangkat sesuai dengan desain, menguji fungsionalitasnya, dan mengumpulkan data. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis untuk menjawab pertanyaan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan kompor berbahan bakar minyak bekas dengan waktu didih tercepat dengan memvariasikan jumlah lubang nosel antara 8, 9, dan 10. Waktu didih rata-rata tercatat sebagai berikut: 391,02 detik untuk nosel 8 lubang, 275,04 detik untuk nosel 9 lubang, dan 274,02 detik untuk nosel 10 lubang. Dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa jumlah lubang nosel memengaruhi waktu didih air. Waktu perebusan tercepat dicapai dengan nosel 10 lubang, dengan waktu rata-rata 274,2 detik, sedangkan nosel 8 lubang memiliki waktu paling lambat, yaitu rata-rata 391,2 detik.
Analisis Pengaruh Perubahan Sudut Single-link pada Variable Geometry Suspension Terhadap Gangguan Jalan Sinusoidal Huda, Miftachul; Abdi, Ferly Isnomo; Riandadari, Dyah; Ganda, Andita Nataria Fitri; Wilujeng, Auliana Diah
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 9 No 03 (2024): JRM Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v9i03.65787

Abstract

Sistem suspensi merupakan salah satu komponen kendaraan yang dapat menunjang keamanan pada saat berkendara. Sistem suspensi juga memiliki banyak jenis seperti sistem suspensi pasif, aktif, dan semi aktif. Namun, masih perlu dikembangkan sistem suspensi yang diharapkan mampu menunjang kenyamanan dengan konstruksi sederhana, biaya lebih terjangkau, dan performa yang lebih baik. Oleh karena itu, sistem variable geometry suspension (VGS) perlu di kembangkan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan sudut single-link 0˚ hingga 180˚ dan menggunakan variasi kecepatan 20 rpm, 40 rpm dan 60 rpm. Kemudian pengambilan data dilakukan dengan memberikan input gangguan jalan berupa gundukan jalan dan gelombang sinusoidal. Hasil penelitian ini mengacu pada kekakuan suspensi (ks) dan peredam suspensi (cs) saja, sedangkan pada peredam pada unsprung-mass (ct) dan kekakuan pada ban (kt) diabaikan. Hasil uji dari semua perubahan sudut single-link pada input gundukan jalan terlihat bahwa sudut 90˚ memiliki nilai yang paling nyaman di semua variasi kecepatan dengan nilai 0,24 (Tidak ada keluhan) dengan kecepatan 20 rpm, 0,35 (Sedikit tidak nyaman) dan 0,59 (Sedikit tidak nyaman) pada kecepatan 40 rpm dan 60 rpm. Sedangkan pada input sinusoidal pada kecepatan 20 rpm sudut 45˚ memiliki nilai yang paling kecil 0,38 (Sedikit tidak nyaman) dan pada kecepatan 40 rpm dan 60 rpm sudut 0˚ memiliki nilai yang paling kecil yaitu 0,55 (Sedikit tidak nyaman) dan 0,73 (Cukup tidak nyaman). Nilai RMS tersebut mengacu pada ISO 2631. Kata kunci: suspensi aktif, variable geometry suspension, nilai root mean square
Proses Adaptive Manufacturing Mekanisme Pipetting System pada Alat Liquid Handling System (LHS) Casillas, Muhammad Kanz; Abdi, Ferly Isnomo; Ganda, Andita Nataria Fitri; Sakti, Arya Mahendra
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 9 No 03 (2024): JRM Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v9i03.65791

Abstract

Saat ini, teknologi 3D printing telah muncul sebagai solusi yang potensial dalam dunia manufaktur. Teknologi ini memungkinkan pembuatan produk dengan mudah, cepat, dan mendetail. 3D printing menggunakan filamen sebagai bahan pengisi bentuk, dengan kekuatan tekan yang dipengaruhi oleh pola pengisian (infill pattern) yang digunakan. Penelitian menunjukkan bahwa pola 3D Honeycomb dapat memberikan kekuatan tekan yang besar namun membutuhkan lebih banyak material, sedangkan pola Cubic menawarkan keseimbangan optimal antara kekuatan tekan dan penggunaan material. Sehingga mampu menganalisis pengaruh variasi filling filamen pada mekanisme rack and pinion. Penelitian ini menggunakan metode research and development (RnD) meliputi: literature review,  proses adaptive manufacturing, dan analisis data. Pengujian dilakukan dengan memvariasi jenis infill pattern honeycomb dan cubic. Dengan posisi awal pencetakan vertical dan horizontal. Hasil rata-rata lama waktu pencetakan, Posisi pencetakan vertikal membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan dengan posisi horizontal, baik pada pola honeycomb maupun cubic. Pada posisi vertikal, pola honeycomb memiliki waktu rata-rata pencetakan tertinggi yaitu 354,68 menit, sementara pola cubic sedikit lebih cepat dengan waktu rata-rata 332,16 menit. Di posisi horizontal, waktu pencetakan lebih singkat, dengan pola honeycomb rata-rata 187,97 menit dan pola cubic 206,58 menit. Dengan demikian, posisi horizontal secara keseluruhan lebih efisien dalam mengurangi waktu pencetakan dibandingkan posisi vertikal, dan pola honeycomb sedikit lebih cepat dibandingkan cubic dalam kedua posisi tersebut.
Perancangan Sistem Kendali Pada Alat Liquid Handling System (LHS) 3-Axis Modifikasi Mesin 3D Printing Fused Deposition Modeling (FDM) Saputra, Prihatama Wahyu; Abdi, Ferly Isnomo; Wulandari, Diah; Sakti, Arya Mahendra; Sulistyorini, Elisa
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 9 No 03 (2024): JRM Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v9i03.65792

Abstract

Perkembangan Sistem pipetting manual masih sering digunakan, sehingga berisiko terhadap kontaminasi akibat kontak langsung dengan tangan manusia. Liquid Handling System (LHS) merupakan solusi otomatis untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi risiko kontaminasi, tetapi harganya mahal karena sistem kendali dan mekaniknya yang kompleks. Oleh karena itu, penelitian ini mengembangkan prototipe LHS dengan memanfaatkan mesin 3D printing tipe fused deposition modeling (FDM) berbasis sistem gerak kartesius pada sumbu X, Y, dan Z, sehingga menjadi lebih ekonomis dan efisien. Penelitian ini menggunakan metode research and development (R&D) yang meliputi pengembangan desain, pembuatan prototipe, uji coba, dan analisis data. Sistem kendali dirancang berbasis open-loop menggunakan Arduino Nano ATmega168 sebagai pengendali utama, dan ESP32 untuk komunikasi Bluetooth antara joystick dan gerakan LHS. Variasi kecepatan motor stepper (High, Medium, dan Low) diuji untuk mengevaluasi pengaruhnya terhadap kecepatan dan akurasi pipetting. Motor stepper NEMA 8 digunakan sebagai aktuator utama, dengan dukungan CNC shield dan driver motor stepper. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan Low dan Medium menghasilkan stabilitas volume cairan yang baik (2,71–12,29 mL dan 2,96–12,42 mL), sedangkan kecepatan High memberikan throughput lebih tinggi (4,25–17,21 mL), tetapi kurang stabil pada step angle besar. Prototipe ini direkomendasikan untuk aplikasi pipetting dengan penyesuaian kecepatan berdasarkan kebutuhan akurasi atau throughput.
Perancangan Chassis Jenis Ladder Frame Berbahan Hollow Aluminium Alloy Dimensi 1x3 Inch Dengan Pengujian Dinamis Nur, Muhammad Baihaqi; Utama, Firman Yasa; Widoretno, Yustin Setiya; Wulandari, Diah
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 9 No 03 (2024): JRM Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v9i03.65862

Abstract

Penelitian ini berfokus pada perancangan chassis ladder frame untuk mobil hemat energi berbahan Hollow Aluminium Alloy. Chassis berfungsi sebagai struktur penopang utama yang harus mampu menahan beban kendaraan secara efektif, termasuk beban statis dari steering, pengemudi, mesin, dan baterai, serta beban dinamis yang muncul saat berkendara. Proses perancangan melibatkan analisis mendalam mengenai dimensi dan kekuatan material untuk mencapai desain yang stabil, minimalis, dan aerodinamis. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimental dimana pengerjaan alat dimulai dari perancangan yang meliputi: observasi, desain alat dan uji fungsi. Pengujian dilakukan untuk mengevaluasi kekuatan chassis melalui metode uji dinamis. Hasil dari perancangan chassis memiliki dimensi akhir 1740,40 mm (panjang) x 780 mm (lebar) x 876,20 mm (tinggi). Sedangkan untuk hasil dari pengujian dinamis memperoleh hasil lendutan paling tinggi yakni 0,4cm dengan safety factor 7.29 ul, untuk momen inersia memperoleh nilai 996730.62 mm4, dan untuk von mises stress 37,77 Mpa. Temuan ini menunjukkan bahwa chassis yang dirancang memenuhi kriteria keamanan dan performa yang diperlukan untuk mobil hemat energi, sehingga dapat diimplementasikan dalam kompetisi KMHE dan SEM.