cover
Contact Name
Andita Nataria Fitri Ganda
Contact Email
anditaganda@unesa.ac.id
Phone
62 877-3683-6399
Journal Mail Official
terapan-manufaktur@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Ketintang Gedung K4, Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya, Jalan Raya ketintang, Kec Gayungan, Kota Surabaya (60231)
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Mesin
ISSN : 2337828X     EISSN : 29887429     DOI : https://doi.org/10.26740/jrm.v9i03
The Journal of Mechanical Engineering (JRM) is published three times a year, in April, August, and December, by the Applied Bachelor Degree Program (D4) in Mechanical Engineering, Faculty of Vocational Studies, Universitas Negeri Surabaya (UNESA). It serves as a medium of information and a forum for Development of Technology, Numerical Studies, Experimental Studies, and Applied Research in the field of Mechanical Engineering. The journal contains scientific papers, summaries of research results, literature reviews, and original critical ideas. The editorial team invites researchers, practitioners, and anyone interested in contributing articles that have not been published elsewhere. The themes of the articles include Machining Materials and Metallurgy Manufacturing Processes Mechanical Design Control Systems
Articles 288 Documents
Analisis Pengaruh Kecepatan Putaran Terhadap Waktu Pengerjaan Pada Mesin Pembuat Coil Prebuild Vape Berbasis Portabel Asyhar, Achmad Hanif; Ganda, Andita; Sakti, Arya Mahendra; Puspitasari, Dewi
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 10 No 01 (2025): JRM April 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v10i01.67195

Abstract

Secara umum rokok elektrik atau vape terdiri dari mod, baterai, atomizer, coil, kapas, dan liquid.Pada atomizer terdapat komponen berbentuk lilitan kawat yang disebut dengan coil. Komponen ini berfungsiuntuk mengubah liquid yang dipanaskan menjadi uap yang memiliki rasa. Mesin yang digunakan untukmembuat coil adalah mesin penggulung kawat. Mesin penggulung coil berfungsi untuk menggulung dua lapisanyang terdiri dari inner sebagai inti coil dan outer dengan sebagai lapisan luar coil. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh dari kecepatan putar terhadap waktu pengerjaan pembuatan coil dan menentukankecepatan ideal pada saat pengerjaan untuk menghasilkan produksi yang efisien. Metode penelitian yang akandigunakan adalah eksperimen dengan pengambilan data menggunakan teknik observasi dan analisis deskriptif.Dari hasil penelitian didapatkan Proses pengerjaan dengan waktu terbanyak terjadi pada variasi kecepatan putar1000 Rpm dengan waktu 1menit 25detik, sedangkan proses pengerjaan dengan waktu paling sedikit terjadipada variasi kecepatan putar sebesar 3000 Rpm dengan waktu 48 detik. Hal ini disebabkan karena semakincepat putaran mesin maka akan memperbesar tarikan penggulungan kawat, sehingga dapat disimpulkan bahwasemakin cepat kecepatan putaran maka semakin cepat pula proses penggulungan.
Rancang Bangun Mesin Pembuat Coil Prebuild Vape Berbasis Portabel Rusli, Ghozy Meiky; Ganda, Andita; Wulandari, Diah; Abdi, Ferly Isnomo
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 10 No 01 (2025): JRM April 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v10i01.67209

Abstract

Pergeseran dari rokok konvensional ke rokok elektrik (vape) di Indonesia, yang menunjukkan peningkatan jumlah pengguna. Meskipun coil prebuild tersedia di pasaran, banyak pengguna yang masih bergantung pada produk pabrikan yang mahal dan tidak fleksibel. Tujuan penelitian ini adalah merancang mesin pembuat coil prebuild yang portabel dan terjangkau, memungkinkan pengguna untuk memproduksi coil sendiri di rumah.. Prototipe mesin dirancang dengan dimensi kompak dan menggunakan bahan seperti Pla+ filamen plastik, Alloy, High-Grade Carbon Steel, Brass dan kawat Nichrome. Hasil uji fungsi menunjukkan mesin pembuat coil prebuild vape portabel dapat bekerja efektif, mampu melilit kawat dan menghasilkan coil sesuai harapan pada kecepatan motor 500–3.500 RPM. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa mesin pembuat coil prebuild vape berbasis portabel dapat menjadi inovasi signifikan bagi pengguna vape di Indonesia,meningkatkan kreativitas dan mengurangi biaya produksi coil. Penelitian ini juga memberikan kontribusi positif bagi perkembangan industri vape di tingkat rumah tangga.
Pengaruh Jarak Penyemprotan Terhadap Ketebalan Lapisan Cat Menggunakan Spray Booth Multifungsi Nadhdhif Fikri Ferdiansyah; Utama, Firman Yasa; Ganda, Andita; Puspitasari, Dewi
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 10 No 01 (2025): JRM April 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v10i01.67304

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi jarak penyemprotan terhadap ketebalan lapisan cat dengan menggunakan thickness meter sebagai alat ukur. Jarak penyemprotan yang diuji adalah 10 cm, 18 cm, dan 22 cm, menggunakan cat Nitrocellulose (NC) merek Nippe 2000 dan Suzuka. Latar belakang penelitian ini berangkat dari permasalahan ketidak pastian hasil pengecatan akibat jarak semprot yang kurang tepat, yang dapat menyebabkan ketebalan lapisan tidak merata dan menjadikan penumpukan cat. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, eksperimen, pengambilan data, dan analisis data, dengan fokus untuk menentukan jarak semprot guna menghasilkan kualitas pengecatan yang maksimal. Hasil ketebalan lapisan cat terbaik pada penelitian ini diperoleh pada jarak 18 cm dengan rata-rata 0,24 mm. Jarak ini menghasilkan distribusi cat yang merata.
Rancang Bangun Mesin Pencacah Sampah Organik Multifungsi Berkapasitas 54 kg/jam Santoso, Muchammad Rafly; Utama, Firman Yasa; Warju; Riandadari, Dyah
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 10 No 02 (2025): JRM Agustus 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v10i02.67450

Abstract

Permasalahan dalam penanganan sampah mendorong munculnya berbagai inovasi mesin pencacah sampah organik berskala industri dengan alokasi biaya yang cukup besar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang mesin pencacah sampah organik multifungsi berkapasitas 54 kg/jam, yang dapat digunakan untuk mencacah sampah organik dengan menyesuaikan kapasitas rumah tangga. Metode dalam penelitian ini yaitu research and development, dimulai dari observasi, studi literatur, desain alat, hingga uji coba fungsi mesin. Mesin dirancang dengan dimensi 30 cm x 24 cm x 120 cm yang beroperasi pada kecepatan 1415,1 rpm dan membutuhkan daya sebesar 372,54 Watt serta menghasilkan torsi 2,514 Nm. Mesin ini menggunakan desain pisau dynaflow pada blender yang dapat dilepas pasang dengan variasi 4, 8, hingga 12 mata pisau. Pengujian mesin menggunakan sampah sayur atau buah yang dicampur air dengan perbandingan massa 1:1 (2,7 kg sampah dan 2,7 liter air) dengan waktu pencacahan 3 menit. Hasil pencacahan terbagi menjadi dua bentuk, yakni hasil pencacahan yang melewati saringan dengan diameter ≤ 5 mm dengan tekstur lebih cair dan hasil pencacahan > 5 mm yang bertekstur lebih padat. Hasil pencacahan pada mesin pencacah sampah organik ini dapat digunakan sebagai pakan ternak maupun diolah menjadi pupuk cair.
Rancang Bangun Mesin Poles Magnetik Portabel Dengan Menggunakan Media Pemoles Jarum Magnetik Alam, Ilham Rofiqul; Wulandari, Diah; Ganda, Andita Nataria Fitri; Sakti, Arya Mahendra
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 10 No 01 (2025): JRM April 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v10i01.67847

Abstract

Mesin poles magnetik adalah salah satu metode finishing yang bisa digunakan untuk menghaluskanpermukaan material. Pada umumnya mesin poles magnetik yang ada memiliki ukuran besar dengan skalaindustri. Penelitian ini bertujuan untuk rancang bangun mesin poles magnetik portabel dengan menggunakanmotor 1/4 HP dengan media pemoles jarum magnetik untuk proses finishing pada material. Penelitian inimenggunakan metode pendekatan Research and Development (R&D), yang meliputi perancangan, perhitunganteknis komponen, pembuatan mesin, pengujian serta evaluasi pada mesin poles magnetik portabel. Denganmempertimbangkan variabel seperti kecepatan putaran mesin 1400rpm dan waktu 2 menit, serta perbandinganmaterial uji dengan jarum magnetik. Medan magnet dibuat dengan menggunakan magnet jenis neodymiumdengan tingkat kekuatan magnet N52. Hasil penelitian ini adalah mesin poles magnetik portabel ini dapatmenurunkan kekasaran permukaan pada material uji. Penurunan kekasaran tertinggi terjadi pada material platbesi 50mm x 50mm dengan persentase 31,95%. Sedangkan pada mur dan baut serta pipa logam ∅50mm x50mm menunjukkan persentase yang lebih rendah.
Pengembangan Desain Kandang Burung Puyuh Otomatis Berbasis IoT Menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD) Di Grosir Bibit Puyuh Pare Ilham, Muhammad Nur; Riandadari, Dyah; Sakti, Arya Mahendra; Widoretno, Yustin Setiya
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 10 No 01 (2025): JRM April 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v10i01.69094

Abstract

Desain kandang burung puyuh konvensional belum mendukung efisiensi kerja peternak dalam pemberian pakan, minum dan pembersihan kotoran, terutama saat peternak sibuk melakukan pengiriman pesanan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan desain kandang puyuh otomatis berbasis IoT dengan metode QFD. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Metode penelitian yang digunakan yaitu QFD dan menggunakan tahapan Ulrich dan Eppinger dengan 4 tahapan fase, dimulai dari fase perencanaan sampai fase perancangan rinci. Di tahap awal terdapat identifikasi masalah yang menghasilkan kebutuhan awal peternak, penyebaran kuesioner kepada 30 orang peternak burung puyuh untuk mendapatkan spesifikasi teknis produk, uji validitas dan uji reliabilitas hasil kuesioner menggunakan SPSS, pembuatan QFD dan HoQ, kemudian untuk tahapan desain kandang puyuh otomatis menggunakan Software Autodesk Inventor. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa hasil dari QFD, diperoleh 4 respon teknis utama berdasarkan urutan prioritas HoQ yaitu, harga kandang burung puyuh otomatis berbasis IoT berkisar diantara 6 jt - ≤ 10 jt dengan bobot nilai 10%, pemilihan material kerangka penopang yaitu besi galvalum dengan bobot nilai 9,4%, pemilihan material kandang yaitu kawat galvanis dengan bobot nilai 8,6%, fitur otomatis yaitu pemberian pakan, minum, dan pembersih kotoran dengan bobot nilai 8,5%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan desain kandang burung puyuh otomatis berbasis IoT dapat meningkatkan efisiensi operasional dan memenuhi kebutuhan peternak.
Analisis Pengaruh Perbedaan Suhu Terhadap Karakteristik Bahan Filament PLA(POLYLACTIC ACID) dan PETG (GLYCOL MODIFIED POLYETHYLENE) Pada Uji Tarik Spesimen Pet Feeder najimuddin, ahmad; ismono abdi, S.T., S.Pd., M.T., ferly; S.Pd.,S.T., M.T., Dr.Warju,; Nataria FG, S.T., M.Sc., Andita
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 10 No 02 (2025): JRM Agustus 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v10i02.69184

Abstract

Memelihara hewan peliharaan dirumah membutuhkan banyak waktu dan tenaga. Bagi orang orang yang memiliki kesibukan sangat padat tentu kegiatan memelihara hewan peliharaan seperti kucing sangat susah dilakukan. Sehingga dengan adanya bantuan dari alat pemberi pakan hewan otomatis yang dapat dikontrol melalui handphone sangat membantu bagi para pecinta hewan yang kurang memiliki waktu ruang untuk berinteraksi secara langsung dengan hewan peliharaaan. Penelitian ini menggunakan metode R&D (Research and Development ) dengan menentukan material yang sesuai untuk bodi dan mekanisme alat pemberi pakan hewan otomatis berbasis mikrokontroler menggunakan ESP32. Penelitian ini menggunakan analisis uji tarik untuk membandingkan sifat tegangan dan regangan pada filament PLA dan PETG. Penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis pengaruh suhu percetakan sifat mekanik filament PLA dan PETG pada aplikasi Pet Feeder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu pencetakan berpengaruh signifikan terhadap sifat mekanik kedua jenis filamen. PETG menunjukkan karakteristik terbaik pada suhu 215°C dengan nilai tegangan tarik sebesar 0,0149 MPa dan modulus elastisitas sebesar 0,2129 GPa, serta regangan tertinggi pada suhu 200°C sebesar 0,0798. PLA menunjukkan tegangan tarik tertinggi sebesar 0,0116 MPa pada suhu 205°C dan regangan tertinggi sebesar 0,1205 pada suhu 185°C, sedangkan modulus elastisitas tertinggi tercatat pada suhu 215°C sebesar 0,1694 GPa. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa PETG lebih cocok digunakan pada komponen struktural Pet Feeder karena memiliki keseimbangan antara kekuatan dan elastisitas. Sementara itu,PLA lebih sesuai untuk komponen non-struktural yang membutuhkan kekakuan namun tidak mengalami beban mekanik besar.
Rancang Bangun Alat Pemberi Pakan Hewan Peliharaan Secara Otomatis Berbasis Mikrontroler ESP32 Al Faruq, Umar; Abdi, Ferly Isnomo; Utama, Firman Yasa; Riandadari, Dyah; Najimuddin, Ahmad
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 10 No 02 (2025): JRM Agustus 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v10i02.69455

Abstract

Memelihara hewan peliharaan seperti kucing atau anjing memerlukan waktu dan perhatianyang tidak sedikit. Bagi mereka yang memiliki aktivitas padat, hal ini bisa menjadi tantangan. Untukitu, alat pemberi pakan otomatis berbasis smartphone-based control dirancang guna membantupemilik hewan dalam memberi makan secara praktis. Penelitian ini menggunakan metode Researchand Development (R&D) untuk membuat prototipe pet feeder berbasis mikrokontroler ESP32 sebagai kontrol utama. Alat ini dilengkapi baterai cadangan, motor servo sebagai penggerak, sertamenggunakan 3D printing untuk bodi dan rangkanya. Dimensinya adalah 20 cm × 20 cm × 22,5 cmdengan kapasitas tampung pakan kering hingga 3,3 kg. Tiga variasi kecepatan motor diuji 4 rpm, 7rpm, dan 10 rpm masing-masing dengan durasi kerja 1 menit. Hasilnya menunjukkan bahwasemakin lambat kecepatannya, semakin banyak pakan yang dikeluarkan: 50 gram (4 rpm), 41,3 gram(7 rpm), dan 33,3 gram (10 rpm). Dengan demikian, isi pakan dapat mencukupi kebutuhan selama 20–30 hari. Untuk kemudahan penggunaan, kecepatan ini diklasifikasikan menjadi tiga tingkatan:low, medium, dan high, disesuaikan dengan usia dan kebutuhan makan hewan peliharaan. Prototipeini diharapkan dapat membantu pemilik hewan dalam memberi makan secara efisien dan terjadwal,terutama saat mereka sedang sibuk.
Rancang Bangun Otomatisasi Pemberian Pakan dan Minum serta Pembersihan Kotoran Kandang Burung Puyuh Berbasis Internet of Things Rizky Ramadhani, Muhammad; Sakti, Arya Mahendra; Riandadari, Dyah; Nugroho, Aji
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 10 No 02 (2025): JRM Agustus 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v10i02.69895

Abstract

Burung puyuh (Coturnix coturnix japonica) memiliki potensi besar dalam produksi daging dan telur,namun produktivitasnya sering terhambat oleh metode pemeliharaan konvensional yang memerlukan waktu dan tenaga lebih, terutama dalam pemberian pakan, minum, serta pembersihan kotoran. Kendala ini semakin dirasakan oleh peternak yang menjalankan usaha secara paruh waktu dengan keterbatasan waktu. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun alat otomatis berbasis Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan efisiensi pemberian pakan, minum, dan pembersihan kotoran pada kandang burung puyuh.Metode yang digunakan adalah pendekatan Research and Development (R&D) dengan sistem yang mengintegrasikan motor stepper Nema 23 untuk pemberian pakan, water pump dan sensor water level untuk pemberian minum otomatis,serta motor wiper dan conveyor untuk pembersihan kotoran, yang semuanya dapat dikontrol melalui aplikasi IoT untuk pemantauan jarak jauh dan kapasitas kandang yang dibuat 40 ekor. Hasil pengujian menunjukkanbahwa sistem mampu melakukan tiga fungsi otomatisasi secara efektif: pemberian pakan dengan hopperberkapasitas 5kg dan pembersihan kotoran dapat diakses melalui aplikasi, sedangkan pemberian minum wadahair berkapasitas 11.48liter berjalan yang otomatis menggunakan sensor water level. Hasil pemberian pakandidapatkan dengan rata-rata 423.5gram dan pembersihan kotoran didapatkan kebersihan dengan presentase98%. Keterbatasan dari alat ini ketika terjadinya listrik padam. Kontribusi penelitian ini adalah menghadirkansolusi teknologi terintegrasi yang dapat diadopsi untuk meningkatkan manajemen peternakan burung puyuhsecara modern dan berkelanjutan.
Perancangan Unit Sistem Pemanas Mesin Mini Portabel Ekstruuder Bioplastik Wildan, Muhammad Wildan Satrio Bimo; Ganda, Andita; Sakti, Arya Mahendra; Nugroho, Aji; Ma’addin, Khusnul Khuluq
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 10 No 02 (2025): JRM Agustus 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v10i02.71346

Abstract

Pemanfaatan limbah oli bekas sebagai bahan bakar alternatif menjadi solusi dalam mengatasi masalah pencemaran lingkungan serta ketergantungan pada bahan bakar fosil seperti LPG dan minyak tanah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun kompor portabel berbahan bakar oli bekas jenis mineral yang dilengkapi dengan generator termoelektrik dan kipas pendingin 12V, mengkonversi panas menjadi listrik skala kecil. Metode dalam penelitian ini yaitu research and development dengan tahapan studi literatur, perancangan desain, pemilihan material, perakitan alat, pengujian fungsi, serta analisis data. Pengujian dilakukan untuk mengevaluasi kinerja kompor dalam hal waktu perebusan air 1 liter, stabilitas suhu pembakaran, serta kemampuan konversi panas menjadi listrik menggunakan 10 modul Peltier dalam konfigurasi seri. Data yang diambil meliputi tegangan volt, arus Ampere, suhu dingin dan panas pada modul Peltier, serta kecepatan kipas blower RPM pada berbagai variasi kecepatan (3900, 5965, 6756, dan 7930 RPM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompor mampu mendidihkan 1 liter air dalam waktu 4,09 menit pada kecepatan kipas tertinggi, menghasilkan tegangan maksimum sebesar 13,046volt dengan arus 0,360 mA. Desain kompor menggunakan rangka besi beton dan hollow 4x4, pipa 3D sebagai ruang bakar, serta pendinginan aktif menggunakan kipas 12V yang meningkatkan efisiensi termoelektrik. sistem termoelektrik dengan pendingin kipas pada kompor berbahan bakar oli bekas. Inovasi ini memberikan alternatif solusi teknologi terbarukan yang ramah lingkungan dan dapat digunakan di daerah terpencil tanpa akses listrik.