cover
Contact Name
Muhamad Rudi Wijaya
Contact Email
rudiwijaya68@gmail.com
Phone
+6282175218558
Journal Mail Official
rudiwijaya68@gmail.com
Editorial Address
Dusun Rejo Agung Desa Rejo Agung Kecamatan Batanghari, Kab. Lampung Timur, Provinsi Lampung, 34181
Location
Kab. lampung timur,
Lampung
INDONESIA
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan)
Published by CV Najah Bestari
ISSN : 29649633     EISSN : 2964965X     DOI : -
Jurnal An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) khusus membahas masalah pendidikan Islam. Ruang lingkup jurnal meliputi penelitian, pemikiran pendidikan Islam, dan kerja lapangan tentang pendidikan Islam. Pendekatannya bersifat interdisipliner, melingkupi, dan menggabungkan perspektif dari filsafat pendidikan Islam, studi banding pendidikan Islam, kurikulum, proses belajar mengajar dalam pendidikan Islam, evaluasi, pendidikan Islam, dan pendidikan khusus yang relevan dengan isu-isu pendidikan Islam.
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2: Maret 2025" : 18 Documents clear
RELAKSASI NAFAS DAN DZIKIR UNTUK MENURUNKAN EMOSI NEGATIF Hanina Zulfa; Haliza Phadmawati Jamhur; Refina Anastasya salsa; Zahra Al Madina; Izza Hudayana
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 2: Maret 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Emosi negatif, seperti rasa takut, kecemasan, dan kemarahan, memiliki peran genting dalam kesehatan psikologis dan kesejahteraan individu. Ketidakmampuan individu dalam mengendalikan emosi dapat menyebabkan hilangnya kendali diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perpaduan teknik relaksasi pernapasan dan dzikir dalam memperbaiki emosi negatif, yang berpengaruh pada kesehatan psikologis dan kesejahteraan individu. Metode yang digunakan melalui studi literatur review dengan menganalisis 18 artikel relevan untuk mengidentifikasi temuan terkait. Hasil temuan menunjukkan bahwa perpaduan teknik ini efektif dalam mengurangi kecemasan dan stres, serta meningkatkan kesejahteraan mental. Temuan pada jurnal ini menegaskan bahwa perpaduan relaksasi pernapasan dan dzikir merupakan pendekatan holistik yang dapat meningkatkan stabilitas emosi dan Kesehatan mental
TAREKAT AS A MULTICULTURAL SPACE: A LITERATURE STUDY ON THE INTEGRATION OF DIVERSITY VALUES IN SUFISM Kholid Mawardi; Zein Muchamad Masykur; Arif Hidayat
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 2: Maret 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study investigates the role of tarekat (Sufi orders) as multicultural spaces that integrate diverse values within Islamic mysticism. Through an extensive literature review, the research examines how tarekat, with their inclusivity and adaptability, foster cultural and social harmony. By exploring existing literature on the integration of various cultural practices in Sufism, the study highlights the capacity of tarekat to bridge cultural divides and promote intercultural understanding. The findings underscore tarekat’s role as a model for tolerance and unity, revealing how spirituality and cultural diversity coalesce to foster cohesive community bonds within these orders
Makna Spiritualitas Pada Era Modern di Kalangan Mahasiswa UIN Salatiga : Perspektif Fenomenologi Agama Allisa Zahrotun Nadhiroh; Zein Muchamad Masykur
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 2: Maret 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas makna spiritualitas di era modern melalui pendekatan fenomenologi agama. Fokus utama adalah memahami pengalaman subjektif individu dalam konteks modernitas yang sering kali dipengaruhi oleh materialisme, individualisme, dan perkembangan teknologi. Pendekatan fenomenologi epoche digunakan untuk menyisihkan prasangka dan menggali esensi pengalaman spiritual lima narasumber dari berbagai latar belakang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spiritualitas di era modern tidak hanya terbatas pada agama formal tetapi juga mencakup praktik refleksi diri, meditasi, dan mindfulness, yang membantu individu menemukan keseimbangan hidup di tengah tekanan modernitas. Teknologi berperan ambivalen, baik sebagai alat pendukung maupun tantangan dalam perjalanan spiritual. Spiritualitas juga ditemukan berperan dalam membangun harmoni sosial melalui tindakan empati, kasih sayang, dan hubungan dengan lingkungan. Penelitian ini menegaskan bahwa spiritualitas modern adalah elemen penting dalam pencarian makna hidup dan upaya menghadapi perubahan sosial dengan bijaksana
PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN SANTRI MELALUI KEGIATAN MAUIDOTUL HASANAH KYAI (Studi Kasus Di Pondok Pesantren Darul Huda Lubuk Harjo OKU Timur ) Muhammad Toharudin; Jaenullah; Siti Roudhotul Jannah
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 2: Maret 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembentukan karakter disiplin merupakan salah satu tujuan utama pendidikan di pondok pesantren. Perlu diketahui bahwasanya dalam dunia Pendidikan tentu sangat berkaitan dengan disiplin, serta adanya peraturan yang harus di ta’ati, dengan pra santri yang menjalni aktivitas dipondok pesantren tentu adanya sebuah tempaan dan binaan dalam proses pembntukan karakter dan kemudian adanya penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pembentukan karakter disiplin santri melalui kegiatan mau’idhotul hasanah yang disampaikan oleh kyai di Pondok Pesantren Darul Huda, Lubuk Harjo, OKU Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, melibatkan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, tentu saja dalam penelitian ini sangat membutuhkan rujukan yang mendalam guna membantu dalam proses penelitiansehingga penelitain ini dapat terwujud dengan semestinya kemduian peneliti menggali lebih dalam tentang pembentukan karakter disiplin santri dan dalam penelitian ini tentu peneliti melakukan wawacara dengan kyai, ustadz dan santri. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwasanya tindakan pembentukan karakter disiplin santri melalui mauidhoh hasanah, perlu kita pahami bersama bahwasanya di pondok darul huda ini dalam tindakan pembentukan karakter disiplin para santri tidak hanya memahami dan tahu saja terkiat dengan karakter disiplin santri, namun kenyataanya para santri mengambil makana dari mauidhoh hasana yang disampaikan oleh pak kyai dan memahaminya kemudian santri langsung menerpakkanya seperti para santri selalui mengantri dalam segala hal misalnya mengantri ke kamar mandi, mengantri mengambil makan, disiplin dalam peraturan dan disiplin dalam urusan ibadah sehingga dengan demikian tentu akan mengubah pandangan dan pemikiran santri bahwa disiplin merupakan kunci dari sebuah kesuksesan
OPTIMALISASI PENDIDIKAN ISLAM DAN LITERASI EKONOMI SYARIAH DALAM MEMBENTUK MASYARAKAT MADANI DI DESA TAPOS 1 Siti Nurhalimatussadiyah; Muhammad Rifqi Rabbani; Siti Nuraeni; Najwa Ramadhani; Fatika Khairun Nisa
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 2: Maret 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliah Kerja Sosial (KKS) yang dilaksanakan oleh mahasiswa Kelompok 18 FAI UHAMKA di Desa Tapos 1, Tenjolaya, bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, pengajaran keagamaan, serta kesadaran ekonomi syariah di masyarakat. Program ini mencakup berbagai kegiatan, seperti mengajar bimbingan belajar, TPQ, diskusi publik mengenai pendidikan agama Islam, pendidikan bahasa Arab, dan perbankan syariah, serta lomba Islami dan Pesta Rakyat. Kegiatan KKS ini tidak hanya memberikan manfaat edukasi kepada masyarakat, tetapi juga berperan dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia dan memiliki kesadaran sosial serta ekonomi yang tinggi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari, tetapi juga berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat untuk menciptakan masyarakat yang mandiri, berkeadilan, dan berlandaskan nilai-nilai Islam. Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Tapos 1 dalam berbagai aspek pendidikan, agama, dan ekonomi.
PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU PAI: TANTANGAN DAN INOVASI STRATEGIS Annisaul Fitri; Miftahul Jannah; Herlini Puspika Sari
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 2: Maret 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Profesionalisme guru Pendidikan Agama Islam (PAI) penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk karakter peserta didik. Namun, keterbatasan pelatihan, perkembangan teknologi, dan perubahan kurikulum menjadi tantangan. Penelitian ini mengkaji tantangan tersebut dan mengeksplorasi inovasi strategis dengan metode studi kepustakaan. Hasilnya menunjukkan bahwa integrasi teknologi, kolaborasi profesional, dan pelatihan digital berkelanjutan efektif meningkatkan profesionalisme guru. Strategi ini membekali guru untuk memenuhi tuntutan pendidikan modern. Pendekatan adaptif dan inovatif diperlukan guna memastikan pendidikan agama yang berkualitas dan pembentukan karakter.
INKLUSI DALAM PENDIDIKAN ISLAM : MEMBANGUN KOMUNITAS BELAJAR YANG RAMAH DAN MENGHARGAI PERBEDAAN Attiqa Nazira; Linda Astria; Yenny Siregar; Herlini Puspika Sari
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 2: Maret 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan pendekatan yang menekankan pada penerimaan dan penghargaan terhadap keberagaman peserta didik, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus maupun berasal dari latar belakang sosial-budaya yang berbeda. Dalam perspektif Islam, inklusi bukan sekadar pendekatan pedagogis, melainkan manifestasi dari nilai-nilai dasar seperti keadilan, kasih sayang, dan penghormatan terhadap martabat manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan inklusif dalam Islam dan strategi implementasinya dalam membangun komunitas belajar yang ramah serta menghargai perbedaan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa ajaran Islam secara tegas mengakomodasi prinsip-prinsip inklusivitas, baik secara teologis maupun pedagogis. Nilai-nilai seperti kesetaraan, empati, dan tanggung jawab sosial menjadi landasan penting dalam pembentukan lingkungan pendidikan yang inklusif. Implementasi pendidikan inklusif dalam konteks Islam dapat diwujudkan melalui pelatihan guru, pengembangan kurikulum responsif, dan penyediaan fasilitas yang ramah bagi semua peserta didik. Kesimpulannya, pendidikan inklusif dalam Islam bukan hanya memungkinkan, tetapi merupakan keharusan untuk membentuk masyarakat yang adil, harmonis, dan berkeadaban.
PENGARUH ALAT PERAGA TERHADAP HASIL DAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA KELAS V DI SD IT CAHAYA PERMATA PURBOLINGGO Nuryanto, S.Ag., M.Pd.I; Hana Setiana
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 2: Maret 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa permasalahan yang terjadi di SD IT Cahaya Permata khususnya kelas V. Berdasarkan permasalahan hasil belajar siswa yang relatif rendah. Hal ini ditunjukkan dengan siswa yang merasa bosan pada saat proses pembelajaran dan pembelajaran yang masih cenderung berpusat pada guru. Selain itu, saat pembelajaran berlangsung, kondisi kelas tidak kondusif. Maka peneliti mengangkat judul yaitu Pengaruh Alat Peraga Terhadap Hasil Dan Minat Belajar Matematika Siswa Kelas V. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode quasi eksperimen Pretest-Posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD IT Cahaya Permata Purbolinggo. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan quasi eksperimen. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes (pretest dan posttest) kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, kemudian dilanjutkan dengan uji T karena data berdistribusi normal dan dilanjutkan dengan N-gain. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan hasil perhitungan menggunakan uji -T dengan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak, Ha diterima yang berarti terdapat perbedaan skor antara hasil pretest dan posttest sehingga dapat dikatakan terdapat pengaruh penggunaan alat peraga terhadap hasil dan minat belajar matematika siswa kelas V SD IT Cahaya Permata Purbolinggo. , sehingga alat peraga ini dapat digunakan dalam proses pembelajaran dengan tepat.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER MULIA PADA GENERASI MUDA (STUDI KASUS DI SMA NEGERI 1 GEDUNG MENENG) Angger Kurniawan; Jaenullah; Siti Roudlotul Jannah
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 2: Maret 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter mulia pada siswa di SMA Negeri 1 Gedung Meneng Tulang Bawang Lampung. Pendidikan agama di sekolah memegang peranan penting dalam membentuk karakter religius siswa, dengan melibatkan nilai-nilai agama yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara dengan guru PAI, siswa, dan pihak terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru PAI di SMA N 1 Gedung Meneng sangat signifikan dalam membentuk karakter siswa. Guru tidak hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga sebagai motivator, fasilitator, pembimbing, dan pemberi inspirasi. Pembiasaan nilai-nilai agama seperti shalat berjamaah, membaca Al-Qur'an, serta kegiatan sosial seperti infaq dan sedekah berhasil menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan karakter religius siswa. Selain itu, pembimbingan yang diberikan guru melalui motivasi dan pembiasaan sikap positif, seperti menghormati orang tua dan guru, juga berperan besar dalam membentuk siswa yang berbudi pekerti luhur dan taat beragama. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pendidikan agama yang berkelanjutan efektif dalam membentuk siswa yang memiliki karakter kuat dan siap berkontribusi dalam masyarakat.
PENERAPAN METODE KETELADANAN DALAM PEMBINAAN AKHLAK SANTRI DI PONDOK PESANTREN EL-QURRO LAMPUNG UTARA Joko Nur Ukhro; Muhammad Yusuf; Dedi Setiawan
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 2: Maret 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan utama pendidikan nasional adalah membentuk manusia yang berakhlak mulia, namun tantangan modern seperti pengaruh negatif media sosial membuat tujuan ini sulit tercapai. Pendidikan Islam, khususnya melalui lembaga pesantren, memiliki peran strategis dalam pembinaan akhlak, dengan meneladani Nabi Muhammad SAW sebagai figur berakhlak agung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keteladanan Kyai dalam membina akhlakul karimah santri di Pondok Pesantren El-Qurro Lampung Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kyai berperan penting melalui empat aspek keteladanan, yaitu Qudwah al-Ibadah (teladan dalam ibadah), Qudwah Zuhud (kesederhanaan), Qudwah Tawadhu’ (kerendahan hati), dan Qudwah al-Karimah (akhlak mulia). Setiap aspek ini tercermin dalam perilaku Kyai sehari-hari dan memberikan pengaruh positif terhadap karakter santri. Keteladanan Kyai tidak hanya membentuk akhlak santri melalui teori, tetapi juga melalui praktik dan pembiasaan langsung dalam kehidupan sehari-hari di pesantren. Penelitian ini menegaskan bahwa peran Kyai sebagai teladan memiliki kontribusi besar dalam membentuk santri yang religius, berakhlak mulia, dan siap menjadi generasi Islami yang tangguh

Page 1 of 2 | Total Record : 18