cover
Contact Name
Muhamad Rudi Wijaya
Contact Email
rudiwijaya68@gmail.com
Phone
+6282175218558
Journal Mail Official
rudiwijaya68@gmail.com
Editorial Address
Dusun Rejo Agung Desa Rejo Agung Kecamatan Batanghari, Kab. Lampung Timur, Provinsi Lampung, 34181
Location
Kab. lampung timur,
Lampung
INDONESIA
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan)
Published by CV Najah Bestari
ISSN : 29649633     EISSN : 2964965X     DOI : -
Jurnal An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) khusus membahas masalah pendidikan Islam. Ruang lingkup jurnal meliputi penelitian, pemikiran pendidikan Islam, dan kerja lapangan tentang pendidikan Islam. Pendekatannya bersifat interdisipliner, melingkupi, dan menggabungkan perspektif dari filsafat pendidikan Islam, studi banding pendidikan Islam, kurikulum, proses belajar mengajar dalam pendidikan Islam, evaluasi, pendidikan Islam, dan pendidikan khusus yang relevan dengan isu-isu pendidikan Islam.
Articles 457 Documents
INOVASI PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BERBASIS LITERASI DIGITAL DI LINGKUNGAN SEKOLAH Retno Fentari
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 2 (2026): Maret 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dunia pendidikan dituntut untuk bertransformasi. Salah satu elemen kunci dalam transformasi ini adalah literasi digital. Literasi digital bukan hanya kemampuan menggunakan perangkat teknis, melainkan kecakapan kognitif untuk menemukan, mengevaluasi, dan mengomunikasikan informasi melalui berbagai format digital. Inovasi pembelajaran Bahasa Inggris berbasis literasi digital hadir sebagai solusi untuk menciptakan lingkungan belajar yang otonom dan kolaboratif. Inovasi dalam pembelajaran Bahasa Inggris menjadi sebuah keniscayaan untuk menjawab tantangan tersebut. Inovasi ini bermanifestasi dalam bentuk integrasi literasi digital ke dalam kurikulum. Literasi digital bukan sekadar kemampuan teknis mengoperasikan gawai, melainkan kemampuan kognitif untuk memproses, mengevaluasi, dan menciptakan konten berbahasa Inggris. Penyajian tulisan ini didasarkan pada analisis data kepustakaan dengan model analisis deskriptif. Dari hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa Perkembangan literasi digital di sekolah sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia. Guru tidak lagi berperan sebagai satu-satunya otoritas pengetahuan, melainkan sebagai fasilitator yang mengarahkan siswa dalam mencari informasi via digital. Salah satu poin krusial dalam perkembangan literasi digital di sekolah adalah penguatan etika digital. Sekolah kini berperan aktif dalam mengajarkan siswa mengenai tanggung jawab sosial di ruang siber.
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DI ERA DIGITAL Yogi Listiana
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 2 (2026): Maret 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kompetensi guru di era digital bukan hanya sekadar kemampuan mengoperasikan perangkat keras seperti laptop atau proyektor, melainkan mencakup kemampuan integrasi teknologi ke dalam kurikulum. Kesenjangan kompetensi yang dialami para guru tidak dapat diselesaikan melalui upaya individual semata, melainkan memerlukan intervensi organisasional melalui Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) yang strategis. MSDM dalam organisasi pendidikan berfungsi untuk mengelola, mengembangkan, dan mengoptimalkan potensi guru agar selaras dengan tujuan institusi. Penyajian tulisan ini didasarkan pada analisis data kepustakaan dengan model analisis deskriptif. Dari hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa implementasi MSDM dalam meningkatkan kompetensi guru masih menghadapi berbagai kendala rofession dan kultural. Seringkali, kebijakan pengembangan SDM di sekolah masih bersifat top-down dan kurang mempertimbangkan heterogenitas kemampuan digital guru. Selain itu, evaluasi kinerja guru seringkali belum memasukkan rofessio kecakapan digital sebagai komponen utama, sehingga motivasi guru untuk meningkatkan literasi teknologi menjadi rendah. Kesenjangan kompetensi yang dialami para guru tidak dapat diselesaikan melalui upaya individual semata, melainkan memerlukan intervensi organisasional melalui Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) yang strategis. MSDM dalam organisasi pendidikan berfungsi untuk mengelola, mengembangkan, dan mengoptimalkan potensi guru agar selaras dengan tujuan institusi. Keberhasilan manajemen SDM di sekolah sangat bergantung pada bagaimana kepemimpinan sekolah mampu memotivasi dan memfasilitasi kebutuhan pengembangan profesional para guru secara berkelanjutan
ESENSI ILMU KALAM: IMPLEMENTASI NILAI TAUHID DALAM AKTIVITAS EKONOMI ISLAM Arsyad Ali Fahmi
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 3 (2026): Mei 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu Kalam sebagai disiplin teologi Islam memiliki peran penting dalam meneguhkan konsep tauhid sebagai inti ajaran yang tidak hanya bersifat teoretis, tetapi juga aplikatif dalam kehidupan, termasuk dalam aktivitas ekonomi Islam. Tauhid menegaskan bahwa seluruh kepemilikan hakiki adalah milik Allah, sementara manusia berperan sebagai khalifah yang mengelola sumber daya secara amanah dan bertanggung jawab. Nilai-nilai tauhid ini kemudian diimplementasikan dalam prinsip-prinsip ekonomi Islam seperti keadilan (‘adl), keseimbangan (tawazun), kejujuran (shidq), serta penolakan terhadap praktik-praktik yang merugikan seperti riba, gharar, dan maisir. Dengan demikian, aktivitas ekonomi dalam perspektif Islam tidak hanya berorientasi pada keuntungan material, tetapi juga pada keberkahan dan kemaslahatan bersama, sehingga integrasi Ilmu Kalam dalam ekonomi Islam menjadi landasan penting dalam membangun sistem ekonomi yang etis, adil, dan berkelanjutan sesuai dengan prinsip syariah.
DIMENSI IBADAH DALAM KONSUMSI HALAL: PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM SERTA IMPLIKASINYA BAGI PERILAKU KONSUMEN Andika Saputra
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 3 (2026): Mei 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsumsi halal sebagai bentuk ibadah dalam perspektif ekonomi Islam dan implikasinya terhadap perilaku konsumen Muslim. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, yang menganalisis berbagai literatur terkait konsep konsumsi halal dalam ekonomi Islam, serta dampaknya terhadap perilaku konsumen. Temuan utama penelitian ini menunjukkan bahwa dalam ekonomi Islam, konsumsi halal dipandang sebagai ibadah yang tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik tetapi juga mendekatkan diri kepada Allah melalui niat yang benar. Konsumsi halal sebagai ibadah mengharuskan konsumen untuk memilih produk yang sesuai dengan prinsip syariat, yaitu halal dan thayyib (baik, bersih, dan bermanfaat). Implikasi terhadap perilaku konsumen Muslim mencakup peningkatan kesadaran untuk lebih selektif dalam memilih produk, dengan mengutamakan produk yang sesuai dengan ajaran agama, etika sosial, dan keberlanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami bagaimana prinsip ekonomi Islam dapat membentuk pola konsumsi yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan, yang tidak hanya menguntungkan secara material tetapi juga secara spiritual
IMPLEMENTASI METODE REWARD AND PUNISHMENT DALAM MEMBENTUK KEDISIPLINAN SANTRI DI LPD AL-BAHJAH PANCALANG Muhamad Irgi Prayoga
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 3 (2026): Mei 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode reward and punishment dalam membentuk kedisiplinan santri di LPD Al-Bahjah Pancalang yang berlokasi di Rajawetan, Kecamatan Pancalang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, dengan fokus pada kegiatan ibadah dan pembelajaran. Latar belakang penelitian ini berangkat dari permasalahan pelanggaran disiplin santri yang masih banyak ditemukan di lingkungan pesantren, khususnya dalam hal pelaksanaan shalat berjamaah, tilawah Al-Qur'an, , serta kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengasuh, ustadz, dan santri, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode reward yang diterapkan mencakup pemberian pujian lisan, penghargaan tertulis, dan hak istimewa tambahan, , sedangkan metode punishment diterapkan dalam bentuk bertahap dan bernilai edukatif. Penerapan kedua metode ini menunjukkan dampak yang signifikan terhadap peningkatan kedisiplinan santri dalam kegiatan ibadah seperti shalat Subuh dan Tahajjud, serta dalam kegiatan pembelajaran formal maupun non formal. Faktor pendukung keberhasilan utama meliputi konsistensi penegakan, komitmen ustadz, dan lingkungan pesantren yang kondusif. Implikasi penelitian ini bahwa metode reward and punishment yang diterapkan secara tepat dan edukatif dapat menjadi strategi efektif dalam pembentukan karakter dan kedisiplinan santri.
TRANSFORMASI DIGITAL DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN: INTEGRASI SISTEM INFORMASI UNTUK EFISIENSI DI SEKOLAH Ani Apiyani
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 2 (2026): Maret 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan digitalisasi di dunia pendidikan telah berevolusi dari sekadar penggunaan alat bantu komputer menjadi pembangunan ekosistem berbasis data dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Memasuki tahun 2026, tren digitalisasi tidak lagi hanya berfokus pada digitalisasi materi, tetapi pada personalisasi pengalaman belajar melalui teknologi adaptif. Perkembangan paling signifikan pada periode 2024-2026 adalah integrasi AI dalam kurikulum dan manajemen. Penyajian tulisan ini didasarkan pada analisis data kepustakaan dengan model analisis deskriptif. Dari hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa Implementasi sistem informasi yang terintegrasi di sekolah memberikan dampak signifikan terhadap kecepatan pelayanan. Dengan adanya integrasi, aliran informasi antar departemen seperti bagian kesiswaan dan bendahara dapat berjalan tanpa hambatan birokrasi yang manual. Di balik dampak positifnya, transformasi digital membawa konsekuensi pada risiko keamanan siber. Tata kelola sekolah kini harus mencakup aspek perlindungan data pribadi siswa dan guru. Kegagalan dalam mengelola keamanan data dapat merusak reputasi institusi
KARAKTER SEBAGAI MAHKOTA PENDIDIKAN: MENGGUGAT ESENSI PEMBELAJARAN DI TENGAH AKSELERASI INFORMASI GLOBAL Muhamad Fadil Azami
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 3 (2026): Mei 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi pendidikan karakter sebagai esensi fundamental dari proses pendidikan di tengah akselerasi informasi global yang didominasi oleh mesin pencari digital. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena di mana transfer pengetahuan semakin mudah digantikan oleh teknologi, sementara pembentukan karakter, keteladanan moral, dan identitas autentik tetap menjadi peran manusia yang tidak tergantikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Data dikumpulkan dengan menganalisis literatur klasik tentang pendidikan karakter serta penelitian kontemporer mengenai psikologi perilaku dan neurosains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun mesin pencari seperti Google unggul dalam penyediaan data, teknologi tersebut tidak memiliki kapasitas untuk empati, bimbingan moral, dan pengembangan kebijaksanaan (hikmah). Penelitian menyimpulkan bahwa karakter adalah "mahkota" pendidikan yang berfungsi sebagai filter kritis terhadap informasi dan fondasi dalam pengambilan keputusan yang etis. Implikasi dari penelitian ini adalah lembaga pendidikan harus menggeser fokus dari sekadar penyampaian informasi menuju koordinasi strategis antar divisi untuk memprioritaskan pembentukan karakter dan integritas profesional sebagai fondasi inovasi