cover
Contact Name
Muhamad Rudi Wijaya
Contact Email
rudiwijaya68@gmail.com
Phone
+6282175218558
Journal Mail Official
rudiwijaya68@gmail.com
Editorial Address
Dusun Rejo Agung Desa Rejo Agung Kecamatan Batanghari, Kab. Lampung Timur, Provinsi Lampung, 34181
Location
Kab. lampung timur,
Lampung
INDONESIA
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan)
Published by CV Najah Bestari
ISSN : 29649633     EISSN : 2964965X     DOI : -
Jurnal An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) khusus membahas masalah pendidikan Islam. Ruang lingkup jurnal meliputi penelitian, pemikiran pendidikan Islam, dan kerja lapangan tentang pendidikan Islam. Pendekatannya bersifat interdisipliner, melingkupi, dan menggabungkan perspektif dari filsafat pendidikan Islam, studi banding pendidikan Islam, kurikulum, proses belajar mengajar dalam pendidikan Islam, evaluasi, pendidikan Islam, dan pendidikan khusus yang relevan dengan isu-isu pendidikan Islam.
Articles 421 Documents
EKSPLORASI PENGALAMAN BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PENERAPAN MODEL PEMBELJARAN PROJECT BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI KELAS VIII MTS NURUL AL-KHAIRAT DALAPULI KECAMATAN PINOGALUMAN KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW UTARA Moh. Zulfikar Pakaya; Muh Arif; Aljunaid Bakari
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman belajar peserta didik dalam penerapan model Project Based Learning (PjBL) pada pembelajaran Akidah Akhlak di MTs. Nurul Al-Khairaat Dalapuli. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru Akidah Akhlak dan peserta didik kelas VIII. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik, baik dari aspek kognitif, afektif, sosial, maupun spiritual. Peserta didik menjadi lebih aktif, antusias, dan bertanggung jawab dalam proses pembelajaran. Selain itu, pembelajaran berbasis proyek membantu peserta didik menginternalisasi nilai-nilai akidah dan akhlak melalui kegiatan yang kontekstual dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Faktor pendukung penerapan PjBL meliputi peran guru sebagai fasilitator dan motivator serta antusiasme peserta didik, sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan waktu dan fasilitas pembelajaran. Dengan demikian, model PjBL dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif dalam pembelajaran Akidah Akhlak.
Living Tawhid in Academic Work: An Ethnographic Study of Spiritual Embodiment in HR Practices at Pesantren-Based Universities Muhammad Khoirul Muttaqin; Siti Aimah
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian etnografi ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana prinsip Tawhid (ke Esaan Ilahi) dioperasionalisasikan dan menjadi paradigma inti dalam praktik Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) di lingkungan Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA), yang merupakan ekosistem unik berbasis nilai pesantren. Melalui pengamatan partisipan selama 12 bulan, wawancara mendalam dengan 32 informan (dosen, tenaga kependidikan, dan pimpinan), serta analisis dokumen internal, studi ini mengungkap bahwa nilai tauhid tidak hanya menjadi fondasi filosofis, tetapi termanifestasi dalam tiga bentuk praktik SDM yang khas: (1) Sistem rekrutmen dan seleksi yang mengintegrasikan penilaian fit spiritual dan akademik, (2) Mekanisme pengembangan karir berbasis konsep amal jariyah dan pelayanan, serta (3) Pola kepemimpinan dan pengambilan keputusan kolegial yang berporos pada musyawarah dan prinsip kemaslahatan umat. Temuan ini berkontribusi signifikan terhadap pengembangan teori Islamic Human Resource Management dengan memperkenalkan model "Tawhidic HRM Embodiment", yang menawarkan perspektif indigenous sebagai alternatif kritis terhadap pendekatan MSDM Barat yang sekuler. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa keselarasan antara nilai transendental dan sistem SDM operasional menjadi kunci daya tahan dan identitas institusi pendidikan Islam, sekaligus membuka wacana baru tentang integrasi spiritualitas-autentik dalam literatur manajemen sumber daya manusia kontemporer.
PENGEMBANGAN PROFESIONAL BERKELANJUTAN DAN KINERJA GURU DI SEKOLAH-SEKOLAH ISLAM: ANALISIS LINTAS SEKTORAL Alaika Fuad Muzaki; Siti Aimah
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Continuous Professional Development (CPD) dalam meningkatkan kinerja guru di sekolah Islam, khususnya pada aspek kompetensi pedagogik, motivasi kerja, dan profesionalisme guru. Urgensi penelitian ini didasarkan pada masih terbatasnya bukti empiris yang mengkaji efektivitas CPD dalam konteks pendidikan Islam, serta kecenderungan implementasi CPD yang bersifat administratif dan kurang berorientasi pada kebutuhan nyata guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-eksploratif. Subjek penelitian dipilih secara purposif, melibatkan guru dan pimpinan sekolah Islam yang memiliki pengalaman langsung dalam pelaksanaan CPD. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dengan triangulasi sumber untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CPD berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kompetensi pedagogik guru, terutama dalam perencanaan pembelajaran, pengelolaan kelas, dan integrasi nilai-nilai Islam dalam praktik pembelajaran. Selain itu, CPD berperan dalam memperkuat motivasi kerja, kepercayaan diri, dan tanggung jawab profesional guru. Namun, efektivitas CPD masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti ketidaksesuaian materi dengan kebutuhan guru, dominasi pendekatan teoretis, serta keterbatasan partisipasi dan interaksi selama pelatihan. Temuan ini menegaskan urgensi perancangan program CPD yang lebih kontekstual, partisipatif, dan berorientasi pada kebutuhan guru agar mampu berfungsi secara optimal sebagai strategi pengembangan profesional berkelanjutan di sekolah Islam.
STRATEGI PEREKRUTAN DAN RETENSI SUMBER DAYA MANUSIA MILENIAL BERBASIS KEPEMIMPINAN KOLEGIAL DI MADRASAH ALIYAH AL AMIRIYYAH Bagas Bima Sena; Siti Aimah
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi perekrutan dan retensi sumber daya manusia (SDM) milenial di MA Al Amiriyyah melalui perspektif kepemimpinan kolegial sebagai fondasi budaya organisasi, dengan menelaah kesesuaian nilai, mekanisme kolaborasi, serta faktor-faktor yang memengaruhi keterikatan dan loyalitas kerja guru milenial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif terbatas, dan analisis dokumen kelembagaan; data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik melalui proses reduksi, pengkodean, dan kategorisasi, serta divalidasi melalui triangulasi sumber, teknik, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perekrutan guru milenial tidak hanya didasarkan pada kompetensi akademik, tetapi juga pada kesesuaian nilai, kesiapan berkolaborasi, dan orientasi terhadap budaya kolegial, sementara retensi diperkuat melalui pengembangan karier, mekanisme apresiasi kolegial, ruang inovasi pedagogik, dan kepercayaan kepemimpinan. Praktik kepemimpinan kolegial terbukti berkontribusi pada pembentukan rasa memiliki, komitmen afektif, dan stabilitas organisasi. Kesimpulannya, integrasi antara perekrutan berbasis nilai dan retensi melalui pemberdayaan kolegial mampu menciptakan budaya kerja inklusif dan berkelanjutan, dengan kontribusi penelitian pada pengembangan model pengelolaan SDM milenial di lembaga pendidikan Islam yang adaptif dan relevan dengan dinamika organisasi era digital.
Akhir Politik Perkantoran: Menata Ulang Ekosistem Sumber Daya Manusia yang Adil dan Meritokratis di Era Terpencil Muhammad Faiz Hakim; Siti Aimah
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendekonstruksi paradigma politik kantor tradisional yang kerap menjadi patologi organisasi, serta menguji efektivitas model kerja jarak jauh (remote work) dalam menginkubasi sistem meritokrasi di lingkungan pendidikan pesantren. Menggunakan pendekatan kualitatif-eksplanatori, penelitian ini membedah bagaimana struktur kerja yang tersebar secara geografis di SMA Darussalam Blokagung mampu memitigasi perilaku oportunistik dan bias subjektivitas yang sering muncul dalam interaksi fisik konvensional. Hasil penelitian mengungkap bahwa transparansi radikal dalam ekosistem digital secara otomatis mematikan ruang gerak manipulasi informasi, sehingga kontribusi setiap pendidik tervalidasi murni berdasarkan data performa objektif. Lebih jauh lagi, penelitian ini membuktikan bahwa integrasi antara nilai spiritual pesantren dengan evaluasi berbasis nilai tambah (value-added) merupakan katalis utama dalam menciptakan keadilan organisasional. Temuan ini menawarkan strategi pragmatis bagi institusi pendidikan untuk mengeliminasi toksisitas politik kantor demi membangun keunggulan kompetitif yang transparan dan berbasis prestasi.
SINTESIS NARATIF IMPLEMENTASI MODEL SPORT EDUCATION PADA PEMBELAJARAN PJOK DI SEKOLAH DASAR: ANALISIS KONTEN LITERATUR 2020-2025 Tafrikhan, Tafrikhan; Nadia Nurul Aini; Dita Ayu Ningtyas; Asti Luthfiyani; Danang Isworo
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di sekolah dasar tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai sosial dan karakter siswa. Sport Education Model (SEM) dipandang sebagai pendekatan pedagogis yang mampu memfasilitasi transformasi nilai sosial melalui pengalaman olahraga yang autentik dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis temuan-temuan kualitatif terkait implementasi SEM dalam pembelajaran PJOK di sekolah dasar serta mengkaji mekanisme transformasi nilai sosial yang terjadi. Metode yang digunakan adalah meta-etnografi dengan menganalisis artikel jurnal nasional dan internasional periode 2015–2025 yang diperoleh melalui Google Scholar. Data dianalisis menggunakan tujuh tahapan Noblit dan Hare untuk menghasilkan interpretasi tingkat ketiga. Hasil sintesis menunjukkan bahwa penerapan SEM di sekolah dasar memerlukan adaptasi kontekstual, seperti diferensiasi peran fungsional, integrasi kearifan lokal, dan dukungan media pembelajaran. Implementasi SEM secara konsisten memunculkan nilai sosial berupa tanggung jawab, kerja sama, sportivitas, disiplin, kejujuran, gotong royong, serta motivasi intrinsik siswa. Transformasi nilai sosial terjadi melalui mekanisme afiliasi tim yang bersifat persisten dan otonomi siswa dalam menjalankan peran. Dengan demikian, SEM berpotensi menjadi model pembelajaran PJOK yang efektif dalam mendukung penguatan karakter siswa sekolah dasar.
ANALISIS TEORITIS PENGGUNAAN METODE INQUIRY BERBASIS PERMAINAN TRADISIONAL GOBAK SODOR UNTUK MENSTIMULASI KEAKTIFAN BELAJAR Mujahid, Mujahid; Kayma Devinta Putri; Azkiatul Fuadah; Danang Isworo Wijayanto
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permainan tradisional Gobak Sodor memiliki nilai edukatif yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara teoritis penggunaan metode inquiry berbasis permainan Gobak Sodor dalam menstimulasi keaktifan belajar siswa. Metode yang digunakan adalah kajian literatur deskriptif-analitis dengan sumber data berupa buku, artikel ilmiah, dan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi metode inquiry dengan permainan Gobak Sodor mampu meningkatkan keaktifan belajar siswa melalui keterlibatan aktif dalam pemecahan masalah, kerja sama, dan pembelajaran mandiri, serta mendukung pengembangan kemampuan motorik dan pembentukan karakter. Pendekatan ini berpotensi menjadi strategi pembelajaran inovatif sekaligus sarana pelestarian budaya dalam Pendidikan Jasmani sekolah dasar.
MODEL DIRECT INTERACTION DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI Tri Dariyah; Alya Nur Azizah; Jihan Choiriyah; Hesti Sangadah; Danang Isworo Wijayanto
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Jasmani memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan fisik, keterampilan motorik, serta aspek kognitif dan afektif peserta didik. Namun, pencapaian tujuan pembelajaran tersebut sangat dipengaruhi oleh ketepatan model pembelajaran yang digunakan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep, karakteristik, langkah penerapan, manfaat, serta tantangan penggunaan model Direct Instruction dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah berbagai sumber berupa artikel jurnal nasional dan internasional, prosiding, serta buku yang relevan dan terpercaya. Hasil kajian menunjukkan bahwa model Direct Instruction efektif dalam meningkatkan penguasaan keterampilan motorik, pemahaman prosedural gerak, kedisiplinan, serta hasil belajar peserta didik. Model ini sangat sesuai diterapkan pada pembelajaran keterampilan dasar dan teknik olahraga yang memerlukan instruksi yang jelas, terstruktur, dan pengawasan langsung dari guru. Meskipun demikian, penerapan model Direct Instruction masih menghadapi beberapa tantangan, seperti dominasi peran guru, perbedaan kemampuan peserta didik, serta keterbatasan sarana dan prasarana. Oleh karena itu, guru perlu memiliki kemampuan pedagogis yang baik serta mengombinasikan model Direct Instruction dengan pendekatan pembelajaran lain agar pembelajaran Pendidikan Jasmani tetap efektif, menarik, dan bermakna.
INOVASI KURIKULUM DALAM PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM Nafiatul Faizah, Nafiatul; Setyo Supratno
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Curriculum innovation in Islamic Religious Education (IRE) learning is a strategic effort to improve the quality of education in order to remain relevant to the development of the times, the needs of learners, and global challenges. The IRE curriculum is not only oriented toward mastery of religious content, but also toward character building, the development of moderate attitudes, and critical thinking skills. This study aims to examine the concept, forms, and urgency of curriculum innovation in IRE learning. The method used is library research by analyzing various sources such as books, scientific journals, and relevant curriculum documents. The results indicate that curriculum innovation in IRE can be implemented through the development of learning objectives, the integration of Islamic values with science and technology, the application of active and contextual learning methods, and the use of varied and digitally based learning media. These innovations are expected to create an effective, engaging, and meaningful IRE learning process, thereby shaping learners who are faithful, have noble character, and are capable of facing the dynamics of modern life. Keywords: curriculum innovation, learning, Islamic Religious Education
PENGUATAN NEUROSAINS DAN IBADAH: OPTIMALISASI DAYA INGAT SANTRI MADIN ANNUR 1 PUTRI BULULAWANG MELALUI RITUAL SHOLAT TAQWIYATUL HIFDZI Ni’matul Mukaromah; Abdus Somad; Achmad Zainul Arifin; Muhammad Farhus Sururi
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi praktik ritual Sholat Taqwiyatul Hifdzi di Madrasah Diniyah (Madin) Annur 1 Putri Bululawang sebagai instrumen penguat daya ingat santri melalui tinjauan neurosains. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Sholat Taqwiyatul Hifdzi bukan sekadar praktik teologis-dogmatis, melainkan sebuah metode "neuro-booster" yang sistematis. Secara neurosains, ritual yang dilakukan pada sepertiga malam terakhir ini menstimulasi transisi gelombang otak ke frekuensi Alpha dan Theta yang mendukung kondisi paling reseptif otak untuk konsolidasi memori. Gerakan sujud yang lama terbukti meningkatkan perfusi darah ke Prefrontal Cortex dan Hippocampus, sementara kondisi khusyuk mampu menekan produksi hormon kortisol serta memicu pelepasan Brain-Derived Neurotrophic Factor (BDNF). Hasil riset memvalidasi bahwa integrasi antara transmisi spiritual (sanad) dan latihan neurologis ini efektif memitigasi kurva lupa (forgetting curve) serta meningkatkan stabilitas hafalan dan pemahaman logika (fahm al-kitab) santri. Studi ini merekomendasikan model pembelajaran berbasis neuro-spiritual sebagai inovasi pedagogi di lembaga pendidikan Islam modern.