cover
Contact Name
Muhamad Rudi Wijaya
Contact Email
rudiwijaya68@gmail.com
Phone
+6282175218558
Journal Mail Official
rudiwijaya68@gmail.com
Editorial Address
Dusun Rejo Agung Desa Rejo Agung Kecamatan Batanghari, Kab. Lampung Timur, Provinsi Lampung, 34181
Location
Kab. lampung timur,
Lampung
INDONESIA
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan)
Published by CV Najah Bestari
ISSN : 29649633     EISSN : 2964965X     DOI : -
Jurnal An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) khusus membahas masalah pendidikan Islam. Ruang lingkup jurnal meliputi penelitian, pemikiran pendidikan Islam, dan kerja lapangan tentang pendidikan Islam. Pendekatannya bersifat interdisipliner, melingkupi, dan menggabungkan perspektif dari filsafat pendidikan Islam, studi banding pendidikan Islam, kurikulum, proses belajar mengajar dalam pendidikan Islam, evaluasi, pendidikan Islam, dan pendidikan khusus yang relevan dengan isu-isu pendidikan Islam.
Articles 457 Documents
Systematic Literature Review: Reproduksi Struktur Sosial Petani dalam Perspektif Teori Strukturasi Anthony Giddens Pajar Hatma Indra Jaya; Tri Amal Nazar Saputro; Fahrul
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 3 No. 5: September 2024
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the reproduction of farmers’ social structure through the perspective of Anthony Giddens’ structuration theory using a Systematic Literature Review (SLR) approach. The review highlights the dialectical relationship between farmers as agents and social structures in shaping and sustaining agrarian systems amid social, economic, and agricultural policy transformations. The findings reveal that the reproduction of farmers’ social structures occurs through the inheritance of agrarian values, collective practices based on solidarity, and adaptation to agricultural modernization and global market dynamics. Farmers act as active agents who reinterpret social structures, negotiate power relations, and reproduce social practices that ensure the continuity of traditional farming systems. Structuration theory explains that farmers’ social actions are not merely shaped by structure but also contribute to its transformation. Theoretically, this study strengthens the relevance of structuration theory in analyzing agrarian society, while practically providing a foundation for developing farmer empowerment policies that emphasize agency capacity and the preservation of rural social values.
MEMBANGUN KAPASITAS MASYARAKAT MELALUI KELOMPOK PENDIDIKAN SPIRITUALITAS (TAMAN SHOLAWAT): PERAN YAYASAN SANGHYANG ISMOYODJATI DI DESA MAGUWAN, PONOROGO Sriharini; Matsna Naqilal Khidhriyah; Hasna Fillari Sofia
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 3 No. 3: Mei 2024
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang peran Yayasan Sanghyang Ismoyodjati dalam membangun kapasitas masyarakat Desa Maguwan, Ponorogo, melalui pengembangan kelompok pendidikan spiritualitas Islam bernama Taman Sholawat. Penelitian ini menyoroti bagaimana kegiatan keagamaan yang tidak hanya berfokus pada aspek spiritual tetapi juga mengintegrasikan pemberdayaan ekonomi, pendidikan anak usia dini, dan pengembangan UMKM. Sehingga mampu meningkatkan ikatan sosial, kesejahteraan ekonomi, dan keberlanjutan kesejahteraan masyarakat desa. Dengan pendekatan kualitatif studi kasus, penelitian ini mengungkap bahwa keberadaan yayasan dan kelompok pengajian memberikan dampak positif dalam memperkuat modal sosial, memperkenalkan inovasi pendidikan berbasis budaya dan lingkungan, serta menciptakan ekosistem pemberdayaan yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah pedesaan. Hasil studi ini menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat berbasis kapasitas dan kolaborasi sosial melalui kegiatan keagamaan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat ikatan sosial di desa
Peran Camilan Jadul dalam Mempertahankan Kearifan Lokal di Era Globalisasi Sriharini; Novinta Sari
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 3 No. 3: Mei 2024
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas peran camilan tradisional, khususnya Arumanis Haji Ardi, dalam mempertahankan kearifan lokal di tengah arus globalisasi. Globalisasi telah membawa perubahan signifikan dalam pola konsumsi masyarakat, terutama meningkatnya minat terhadap makanan cepat saji yang berpotensi menggeser keberadaan makanan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi Arumanis Haji Ardi dalam mempertahankan eksistensi sekaligus melestarikan nilai budaya lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan menelaah strategi pemasaran, inovasi produk, dan peran sosial budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Arumanis Haji Ardi mampu bertahan melalui pemanfaatan media sosial dan e-commerce, inovasi rasa dan kemasan, serta konsistensi dalam menjaga kualitas produk. Selain itu, produk ini juga berperan dalam memperkuat identitas budaya, melestarikan tradisi kuliner, dan membuka peluang ekonomi lokal. Dengan demikian, camilan tradisional tidak hanya berfungsi sebagai produk konsumsi, tetapi juga sebagai sarana pelestarian budaya yang relevan di era modern.
MAKNA DAN KEUTAMAAN KALIMAT TAUHID (LĀ ILĀHA ILLĀ ALLĀH) DALAM KEHIDUPAN SEORANG MUSLIM Femas Dwi Andhika; Suci Rahmi; Nurhasanah Chan; Rahnia Mutari Anli; Risma Indriana; Sri Wahyuni
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 3 (2026): Mei 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas makna kalimat tauhid lā ilāha illallāh dalam perspektif akidah Islam serta pengaruhnya terhadap pembentukan keimanan, akhlak, spiritualitas, dan implementasinya dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai sumber tertulis seperti buku aqidah, jurnal ilmiah, tafsir, dan artikel akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kalimat tauhid merupakan inti ajaran Islam yang menegaskan keesaan Allah SWT sebagai satu-satunya Tuhan yang berhak disembah, sekaligus menjadi fondasi utama seluruh bangunan keimanan seorang Muslim. Tauhid memiliki kedudukan sentral karena menjadi dasar seluruh amal ibadah, pedoman moral, dan sumber pembentukan karakter religius. Dalam praktik kehidupan, nilai tauhid tercermin melalui keikhlasan beribadah, sikap jujur, amanah, sabar, tawakal, serta tanggung jawab sosial. Selain itu, penghayatan terhadap kalimat tauhid juga memperkuat spiritualitas seorang Muslim dalam menghadapi tantangan modern, termasuk pengaruh materialisme dan perkembangan digital. Dengan demikian, penguatan pendidikan tauhid sangat penting untuk membentuk pribadi Muslim yang kokoh dalam iman, mulia dalam akhlak, dan konsisten dalam pengamalan ajaran Islam
PENERAPAN MODEL PROYEK MELALUI ALAT PERAGA SISTEM PERNAPASAN MANUSIA DALAM PEMBELAJARAN IPAS KELAS 5 SDN 2 GLEMPANG BANJARNEGARA Nahdia Apriliana Kusumastuti; Novi Mayasari
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 3 (2026): Mei 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan model proyek berbasis pembelajaran (Project-Based Learning) menggunakan alat peraga sistem pernapasan manusia pada pembelajaran IPAS kelas 5 SDN 2 Glempang, Banjarnegara. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menggambarkan perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi model tersebut, yang terbukti meningkatkan pemahaman siswa, kerja sama kelompok, kreativitas, dan keaktifan belajar. Hasil menunjukkan model proyek efektif mengatasi kesulitan siswa dalam memahami konsep abstrak sistem pernapasan melalui pembuatan alat peraga sederhana seperti botol, balon, dan sedotan, sekaligus mendukung Kurikulum Merdeka
Prinsip Manajemen Pendidikan Islam yang Fleksibel, Efektif, Open-Minded dan Partisipatif Berdasarkan Kajian Al-Quran Akmal, Ajril; Ali Hamdan
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 3 (2026): Mei 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article aims to analyze the principles of Islamic educational management flexibility, effectiveness, open-mindedness, and participation based on Qur’anic foundations, particularly QS. al-Hajj: 78, QS. al-Kahf: 103–104, QS. an-Nisa: 58, and QS. al-Maidah: 51. This study employs a library research method using a thematic tafsir (maudhu’i) approach and content analysis. The findings show that QS. Al-Hajj: 78 highlights the importance of flexibility and ease in managing educational institutions; QS. Al-Kahf: 103–104 underscores the need for effectiveness to ensure that educational programs generate meaningful outcomes rather than routine yet unproductive activities; QS. An-Nisa: 58 provides a normative basis for trustworthy and participatory leadership; and QS. Al-Maidah: 51 guides institutions to be open-minded yet selective in adopting innovations and establishing collaborations. Integrating these Qur’anic principles demonstrates that Islamic educational management must be adaptive, outcome-oriented, collaborative, and receptive to new ideas while maintaining ethical and spiritual foundations. This study offers a conceptual framework that can serve as a reference for strengthening the governance of Islamic educational institutions, making them more responsive, sustainable, and competitive in addressing contemporary global challenges.
IMPLEMENTASI PROGRAM PENGEMBANGAN GURU UNTUK MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SMP TELKOM PURWOKERTO Laeliyah, Fatimatuzzahro; Anggi Nuril Handayani
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 3 (2026): Mei 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program pengembangan guru serta menganalisis kontribusinya terhadap peningkatan mutu pendidikan di SMP Telkom Purwokerto. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya peningkatan kompetensi guru sebagai faktor utama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pengembangan guru di SMP Telkom Purwokerto dilaksanakan melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan integrasi teknologi pembelajaran, workshop strategi pembelajaran aktif, serta pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran berbasis kurikulum nasional dan kurikulum merdeka. Program tersebut dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan pelatihan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi hasil pelatihan. Implementasi program pengembangan guru memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi profesional guru, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital dan penerapan metode pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif. Dampak lainnya terlihat pada meningkatnya keaktifan siswa, prestasi belajar, serta terciptanya proses pembelajaran yang lebih variatif dan berpusat pada peserta didik. Dengan demikian, program pengembangan guru terbukti berkontribusi signifikan dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMP Telkom Purwokerto.
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN SERTA HAKIKAT MANUSIA DALAM BELAJAR PERSPEKTIF ISLAM Rizieq, Muhammad; Muslim Afandi; Mhd. Subhan
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 3 (2026): Mei 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas konsep pertumbuhan, perkembangan, dan hakikat manusia dalam belajar dalam perspektif Islam dengan pendekatan konsep dan kepustakaan. Pertumbuhan dipahami sebagai perubahan kuantitatif yang bersifat fisik dan dapat diukur, sedangkan perkembangan merupakan proses perubahan kualitatif yang mencakup aspek intelektual, emosional, sosial, dan spiritual. Islam memandang kedua proses tersebut sebagai bagian dari sunnatullah yang berlangsung secara bertahap dan berkesinambungan dalam kehidupan manusia. Al-Qur'an menjelaskan tahapan asal usul dan dinamika kehidupan manusia sebagai dasar teologis bagi konsep pertumbuhan dan perkembangan. Dalam konteks pendidikan, manusia diposisikan sebagai makhluk pembelajar yang memiliki potensi fitrah berupa akal, hati, dan jasad yang harus dikembangkan secara seimbang. Pemikiran Syed Muhammad Naquib al-Attas menegaskan bahwa tujuan pendidikan Islam adalah membentuk manusia beradab yang mampu menempatkan ilmu secara proporsional dalam kerangka tauhid. Sementara itu, Al-Ghazali menekankan pentingnya tazkiyatun nafs sebagai inti perkembangan spiritual, dan Ibnu Khaldun menyoroti peran lingkungan sosial dalam membentuk perkembangan intelektual dan peradaban manusia. Dengan demikian, artikel ini menyimpulkan bahwa pertumbuhan dan perkembangan dalam perspektif Islam bersifat holistik, integratif, dan berorientasi pada pembentukan insan kamil yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MENDALAM TERHADAP PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DI SMK NEGERI 1 PURBALINGGA Kaisar Abu Bakar; Dimas Indianto S
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 3 (2026): Mei 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan di Indonesia saat ini sedang mengalami reformasi untuk menyongsong abad ke-21, di mana keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan kemampuan untuk berkolaborasi menjadi elemen-elemen yang semakin menjadi fokus utama. Permasalahan ini menuntut perlu adanya transformasi pendekatan pembelajaran, yakni pembelajaran mendalam. Model pembelajaran mendalam dalam pembelajaran berfokus pada pemahaman yang lebih dalam sehingga pembelajaran menjadi lebih konstruktif dan reflektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pembelajaran mendalam terhadap pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMK Negeri 1 Purbalingga secara keseluruhan mulai dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, hingga pada evaluasi pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif field reseacrh untuk menjelaskan setiap individu melalui penelitian lapangan. Lokasi penelitian berada di SMK Negeri 1 Purbalingga. Hasil penelitian menjelaskan pelaksanaan pembelajaran berbasis pembelajaran mendalam di SMK Negeri 1 Purbalingga berjalan melalui proses yang mengedepankan pengalaman belajar yang menyeluruh. Guru menerapkan pendekatan mindful dengan menumbuhkan kesadaran peserta didik terhadap makna pembelajaran, meaningful dengan mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari, serta joyful melalui kegiatan pembelajaran yang menyenangkan seperti drama islami, proyek keluarga, dan kuis interaktif
Reorientasi Keterampilan Teknis Supervisi Akademik Dalam Kolaborasi Profesional Guru Di Lembaga Pendidikan Islam Akmal, Ajril; Nasrilia, Yonanda Kumala; Zuhriyah, Indah Aminatuz; Baharuddin, Baharuddin
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 3 (2026): Mei 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research employed a qualitative approach using a literature review design through systematic searches and analyses of journal articles, books, and other scientific publications related to academic supervision and teacher professional development. Data were analyzed using thematic analysis to identify recurring patterns, key concepts, and gaps between conceptual expectations and actual supervision practices. The findings reveal that observation skills are fundamental to academic supervision, yet they are often conducted merely for administrative purposes. Assessment and planning processes are not fully data-driven or collaborative, while implementation and evaluation tend to be unsustainable and rarely followed by meaningful actions. This study contributes conceptually by strengthening the framework of technical supervision skills grounded in teacher professional collaboration. It concludes that supervisors’ technical competencies must be enhanced so that academic supervision moves beyond procedural routines and becomes a driver of real improvements in teaching practices. The study also offers theoretical implications for Islamic educational supervision and practical guidance for principals and supervisors in designing more effective, collaborative, and sustainable supervision systems.