cover
Contact Name
Muhamad Rudi Wijaya
Contact Email
rudiwijaya68@gmail.com
Phone
+6282175218558
Journal Mail Official
rudiwijaya68@gmail.com
Editorial Address
Dusun Rejo Agung Desa Rejo Agung Kecamatan Batanghari, Kab. Lampung Timur, Provinsi Lampung, 34181
Location
Kab. lampung timur,
Lampung
INDONESIA
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan)
Published by CV Najah Bestari
ISSN : 29649633     EISSN : 2964965X     DOI : -
Jurnal An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) khusus membahas masalah pendidikan Islam. Ruang lingkup jurnal meliputi penelitian, pemikiran pendidikan Islam, dan kerja lapangan tentang pendidikan Islam. Pendekatannya bersifat interdisipliner, melingkupi, dan menggabungkan perspektif dari filsafat pendidikan Islam, studi banding pendidikan Islam, kurikulum, proses belajar mengajar dalam pendidikan Islam, evaluasi, pendidikan Islam, dan pendidikan khusus yang relevan dengan isu-isu pendidikan Islam.
Articles 593 Documents
Rekonstruksi Pemikiran Pendidikan Agama Islam di Tengah Perubahan Sosial Iskandar Mirza; Akhmad Roziqin; Iis Mulyani
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 4: Juli 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan sosial yang terjadi pada era globalisasi dan digitalisasi membawa pengaruh besar terhadap sistem pendidikan, termasuk Pendidikan Agama Islam (PAI). Perubahan pola pikir masyarakat, perkembangan teknologi, budaya modern, serta tantangan moral generasi muda menuntut adanya rekonstruksi pemikiran pendidikan Islam agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar Islam. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dinamika rekonstruksi pemikiran PAI di tengah perubahan sosial serta strategi pengembangannya dalam dunia pendidikan modern. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa rekonstruksi pemikiran PAI perlu diarahkan pada pendidikan yang integratif, humanis, moderat, kontekstual, dan berbasis teknologi. Dengan demikian, PAI tidak hanya menjadi sarana transfer ilmu agama, tetapi juga membentuk karakter peserta didik yang religius, kritis, adaptif, dan mampu menghadapi tantangan global
PERAN GURU PAI DALAM MENGELOLA SUMBER BELAJAR DI PERPUSTAKAAN SEKOLAH SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN LITERASI SISWA (Studi Kasus di SMP Nusantara Wonosobo) Sardatul Hikmah; Waridatuzzulfa Waridatuzzulfa
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 4: Juli 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengelola sumber belajar di perpustakaan sekolah sebagai upaya peningkatan literasi siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan teknik wawancara mendalam terhadap seorang guru PAI di SMP Nusantara Wonosobo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran strategis dalam pemilihan, pengusulan, dan penataan buku-buku PAI di perpustakaan. Selain itu, guru PAI juga aktif dalam program literasi rutin yang dilaksanakan setiap hari Sabtu. Kendala yang dihadapi antara lain minimnya buku PAI yang menarik perhatian siswa dan dominasi penggunaan gadget untuk media sosial. Solusi yang direncanakan adalah pengajuan program perpustakaan keliling untuk meningkatkan minat baca siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dengan memfokuskan analisis pada peran guru mata pelajaran dalam pengembangan koleksi dan program literasi berbasis perpustakaan di sekolah menengah pertama
KONSEP HIMPUNAN DALAM KLASIFIKASI AYAT MAKKIYAH DAN MADANIYAH PADA KODIFIKASI AL-QUR’AN Inez Apsarini; Nur Efendi; Kojin Kojin
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 4: Juli 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merepresentasikan klasifikasi ayat-ayat Makkiyah dan Madaniyah menggunakan konsep teori himpunan, memodelkan perbedaan pendapat ilmiah melalui operasi himpunan, dan mengintegrasikan temuan-temuan ini sebagai konteks pembelajaran matematika berdasarkan nilai-nilai Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian kepustakaan, menggabungkan disiplin ilmu Ulum Al-Qur'an dan matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua ayat Al-Qur'an membentuk himpunan universal S, dengan himpunan M untuk ayat-ayat Makkiyah dan himpunan N untuk ayat-ayat Madaniyah membentuk partisi S melalui relasi M ∪ N = S dan M ∩ N = ∅ pada tingkat surah. Perbedaan pendapat ilmiah mengenai ayat-ayat mukhtalaf fih dimodelkan melalui operasi gabungan, irisan, dan komplemen, dan divisualisasikan menggunakan diagram Venn. Temuan-temuan ini diintegrasikan sebagai konteks pembelajaran teori himpunan yang memenuhi tujuan kurikulum sekaligus mengembangkan karakter ketelitian dan konsistensi logis siswa.
PEMIKIRAN PENDIDIKAN PAULO FREIRE Adelia Asfi Khalisa; Ita Ameliya Rahmawati; Imam Tantowi Alwi; Muhtar Sofwan Hidayat
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 4: Juli 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan pada hakikatnya merupakan sarana utama untuk membangun perubahan sosial dan membentuk kesadaran manusia. Namun dalam praktiknya, pendidikan sering kali justru melanggengkan dominasi dan ketidakadilan melalui sistem pembelajaran yang bersifat doktrinal dan menempatkan peserta didik sebagai objek pasif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji teori pendidikan pembebasan yang dikemukakan oleh Paulo Freire serta relevansinya dalam mengkritisi praktik pendidikan yang menindas. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis pemikiran Freire terkait konsep humanisasi, kritik terhadap sistem pendidikan gaya bank (banking concept of education), serta alternatif pendidikan dialogis melalui metode problem-posing. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan menurut Freire harus berorientasi pada proses humanisasi, yaitu memanusiakan manusia melalui pengembangan kesadaran kritis (critical consciousness). Pendidikan gaya bank yang memposisikan guru sebagai pusat pengetahuan dan murid sebagai objek pasif dinilai sebagai bentuk dehumanisasi yang harus diubah. Sebagai alternatif, Freire menawarkan pendidikan dialogis yang menempatkan guru dan murid sebagai subjek yang bersama-sama membangun pengetahuan melalui dialog kritis dan refleksi terhadap realitas sosial. Dengan demikian, pendidikan pembebasan menjadi sarana penting untuk membangun kesadaran kritis, memberdayakan peserta didik, serta menciptakan transformasi sosial yang lebih adil dan humanis.
PENERAPAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL DALAM PEMBELAJARAN PAI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA SMP Anita Puja Kusuma; Alka Ta’ah; Sumiarti Sumiarti
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 4: Juli 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP masih menghadapi kendala dalam menghubungkan materi dengan kehidupan nyata siswa, sehingga pendekatan kontekstual menjadi alternatif yang relevan untuk diterapkan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan pendekatan kontekstual serta pengaruhnya terhadap pemahaman siswa dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan kontekstual mampu meningkatkan pemahaman kognitif dan afektif siswa, mendorong keaktifan belajar, serta memperkuat penerapan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, pendekatan kontekstual efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di SMP dan dapat menjadi acuan bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih bermakna.
STRATEGI PEMBELAJARAN KONTEKSTUA M. Ali Hanfia; A. Junaedil; Muljono Domopolii; M. Shabir Umar
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 4: Juli 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL) merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang menghubungkan materi pelajaran dengan situasi nyata yang dialami peserta didik sehingga proses belajar menjadi lebih bermakna, aktif, dan aplikatif. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis pengertian strategi pembelajaran kontekstual, prinsip dan komponen utama CTL, implementasinya dalam proses pembelajaran, khususnya pada Pendidikan Agama Islam, serta kelebihan dan kekurangan penerapannya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui kajian terhadap berbagai literatur ilmiah yang relevan mengenai pembelajaran kontekstual. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran kontekstual mampu meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan aktif siswa, kemampuan berpikir kritis, keterampilan pemecahan masalah, serta kemampuan menghubungkan konsep akademik dengan kehidupan sehari-hari. Penerapan CTL dilakukan melalui tujuh komponen utama, yaitu konstruktivisme, inquiry, questioning, learning community, modeling, reflection, dan authentic assessment. Meskipun demikian, penerapan strategi ini masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan sarana dan prasarana, perlunya perencanaan pembelajaran yang lebih matang, kompleksitas dalam proses penilaian, serta adanya perbedaan latar belakang dan kemampuan peserta didik. Oleh karena itu, strategi pembelajaran kontekstual menjadi salah satu pendekatan yang efektif dalam menciptakan pembelajaran yang inovatif, relevan, dan berpusat pada peserta didik sehingga mampu mendukung tercapainya tujuan pendidikan, khususnya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) Anita Anita; Anugratul Mufida; Muljono Damopolii; M. Sabir Umar
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 4: Juli 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi digital ke dalam proses belajar mengajar untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, interaktif, fleksibel, dan berpusat pada peserta didik. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dan jenis-jenis strategi pembelajaran berbasis TIK, implementasinya dalam proses pembelajaran, khususnya pada Pendidikan Agama Islam, serta berbagai tantangan dan solusi dalam penerapannya guna meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui kajian terhadap berbagai literatur ilmiah yang relevan mengenai pembelajaran berbasis TIK. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berbasis TIK mampu meningkatkan motivasi belajar, partisipasi aktif peserta didik, keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kemampuan kolaborasi, serta literasi digital melalui pemanfaatan berbagai media dan platform pembelajaran digital. Implementasi strategi ini dilakukan melalui berbagai pendekatan, antara lain pembelajaran berbantuan komputer, pembelajaran berbasis internet (web-based learning), blended learning, pembelajaran berbasis video dan multimedia, pembelajaran kolaboratif berbasis TIK, serta gamifikasi pembelajaran. Keberhasilan penerapannya didukung oleh perencanaan pembelajaran yang sistematis, pelaksanaan yang mengintegrasikan kompetensi Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK), serta evaluasi autentik berbasis teknologi. Meskipun demikian, implementasi strategi pembelajaran berbasis TIK masih menghadapi berbagai kendala, seperti kesenjangan digital, keterbatasan infrastruktur, rendahnya kompetensi TIK guru, serta berbagai persoalan pedagogis dan etika digital.
Optimalisasi Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di MAN 1 Wonosobo Dinda Maysuri; Latifah Munawaroh
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 4: Juli 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan sekolah memiliki peran strategis dalam mendukung proses pembelajaran, termasuk pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Fikih. Artikel ini membahas hasil wawancara dengan seorang guru Fikih mengenai pemanfaatan perpustakaan sekolah sebagai sumber belajar. Temuan menunjukkan bahwa meskipun pemanfaatan perpustakaan belum optimal, keberadaan e-book dan koleksi bacaan tambahan tetap mendukung proses pembelajaran. Perpustakaan berperan penting dalam meningkatkan literasi keagamaan, minat belajar, serta hasil belajar siswa. Kendala utama terletak pada keterbatasan ruang dan koleksi, namun kerja sama antara guru dan pustakawan menjadi strategi untuk mengoptimalkan fungsi perpustakaan
Peran Ulama dalam Kehidupan Sosial dan Politik Masyarakat Islam di Kecamatan Panyabungan Mandailing Natal M. Ilham Nasution; Faisal Riza; Aulia Kamal
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 4: Juli 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ulama have a very important function and role in teaching, guiding/directing and being role models for the people towards a better direction, so that deviations and errors in education are unlikely to occur. The purpose of this research is to determine the role of ulama, obstacles and efforts made by ulama in Panyabungan District, Mandailing Natal Regency in improving the development of Islamic religious education. This type of research is a type of field research, namely research on the role of ulama in development. Islamic Religious Education in Panyabungan District, with a phenomenological approach, namely a case study that studies humans as phenomena. This research shows that the role of ulama in providing Islamic religious education guidance in Panyabungan District has played an active role, but is not really responded to by the community. Ulama only provide recitations for the community. This activity is carried out once a week. The study did not go very smoothly. Meanwhile, for young people, there are no recitation activities being organized. The obstacle or obstacles faced by ulama in Panyabungan District in religious formation is the lack of information from the study leaders in conveying the study schedule to the community. Community economic factors are also quite serious obstacles in conveying religious knowledge. The efforts made by the ulama include holding recitation activities for fathers, mothers and children, delivering religious material at Friday sermons and providing religious advice for families.
STRATEGI PEMBELAJARAN EKSPERIMEN ST. Maryam. B; A. Muljono Domopolii; M. Shabir Umar
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 4: Juli 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi pembelajaran eksperimen merupakan salah satu strategi pembelajaran yang menekankan keterlibatan aktif peserta didik melalui kegiatan percobaan secara langsung untuk membuktikan, menemukan, dan memahami suatu konsep atau teori berdasarkan metode ilmiah. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis pengertian strategi pembelajaran eksperimen, karakteristik utamanya, prosedur penerapannya dalam proses pembelajaran, serta kelebihan dan kekurangannya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui kajian terhadap berbagai literatur ilmiah yang relevan mengenai strategi pembelajaran eksperimen. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran eksperimen mampu meningkatkan pemahaman konsep peserta didik melalui pengalaman belajar secara langsung, mengembangkan keterampilan proses sains, melatih kemampuan berpikir kritis, kreativitas, pemecahan masalah, serta menumbuhkan sikap ilmiah seperti jujur, teliti, disiplin, dan bertanggung jawab. Penerapan strategi ini dilakukan melalui tahapan yang sistematis, meliputi penetapan tujuan pembelajaran, persiapan alat dan bahan, pengaturan peserta didik, pelaksanaan eksperimen, pengamatan, analisis data, hingga evaluasi hasil pembelajaran. Meskipun demikian, penerapan strategi pembelajaran eksperimen masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan sarana dan prasarana, kebutuhan biaya yang relatif besar, alokasi waktu yang lebih panjang, perlunya kompetensi guru dalam mengelola eksperimen, serta potensi risiko keselamatan apabila tidak disertai pengawasan yang memadai. Oleh karena itu, strategi pembelajaran eksperimen menjadi salah satu pendekatan yang efektif dalam menciptakan pembelajaran yang aktif, bermakna, dan berpusat pada peserta didik sehingga mampu meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran, khususnya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam maupun mata pelajaran lainnya.