cover
Contact Name
Sugiyono
Contact Email
jpppacitan@gmail.com
Phone
+62859181249355
Journal Mail Official
jpppacitan@gmail.com
Editorial Address
STKIP PGRI Pacitan Jl. Cut Nyak Dien No.4-A, Kebon, Ploso, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur 63515 Indonesia
Location
Kab. pacitan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan
ISSN : 20850581     EISSN : 24775851     DOI : https://doi.org/10.21137/jpp
Core Subject : Education,
This journal is media for strenghtening communication, research and revelopment of educational sciences. High quality open access peer reviewed research journal in field of education focusing on learning innovations, social science education, linguistics education, sport science education, elementary school education, higher education, digital education, applied science, mathematics and science education and curriculum. Published 2 issues per year (June & December).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 273 Documents
Survei Tingkat Pengetahuan Gizi Pelatih di DBL Academy Surabaya Didit pamungkas
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan tentang gizi olahraga pelatih di sekolah basket DBL Academy yang berada di Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan metode survey menggunakan kuesioner. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh pelatih di sekolah DBL Academy Surabaya yang ada di cabang Jl. Ahmad YAni 88 dan di Mall Pakuwon Trade Center. Hasil penelitian ini menunjukkan. dari sebanyak 30 responden pelatih basket di sekolah basket DBL Academy, diperoleh sebanyak 1 pelatih memiliki pengetahuan gizi yang baik, kemudian sebanyak 7 pelatih memiliki pengetahuan gizi yang cukup, dan sebanyak 22 pelatih dari total 30 pelath DBL Academy memiliki pengetahua gizi dengan kategori masih kurang. Sehingga dalam penelitian pengetahuan gizi ini diketahui bahwa 3.3% saja pelatih yang memiliki pengetahuan gizi yang baik, ini berarti masih sangat sebagian kecil saja dari pelatih DBL Academy yang memiliki pengetahuan dan memahami konsep dasar tentang gizi seimbang yang baik. Adapun sisanya yang temasuk kategori cukup 23.3% dan yang termasuk degnan kategori kurang 73.3%. Jika dibandingkan dengan kategori cukup dan kurang proporsi yang berkategori baik merupakan yang jumlahnya paling sedikit.
Penerapan Pembelajaran Mind Mapping sebagai Upaya Meningkatkan Pemahaman Mata Kuliah Matematika 2 Mahasiswa Calon Guru Sekolah Dasar Djoko Hari Supriyanto; arum dwi rahmawati
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan observasi metode yang sering digunakan dosen pada perkuliahan matematika 2 adalah metode ceramah. Dengan metode pembelajaran ceramah, materi kurang diserap mahasiswa. Hal tersebut dapat diperlihatkan dengan hasil tes awal yang didapatkan. Sebanyak 72% mahamahasiswa dari 24 tidak lulus standar ketuntasan belajar minimum untuk pokok bahasan kompetensi dasar mata kuliah matematika 2. Oleh karena itu, peneliti menerapkan model pembelajaran mind mapping bagi mahasiswa calon guru sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa pada mata kuliah matematika 2. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang meliputi empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Analisis data kualitatif dengan cara menganalisis data dari hasil catatan observasi, catatan wawancara dan catatan dokumentasi selama penelitian dengan langkah-langkah reduksi data, display data dan verifikasi data. Analisis data kuantitatif melalui statistik deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di program Studi S1 PGSD. Hasil penelitian memberikan implikasi bahwa pembelajaran mind mapping dapat dijadikan sebagai salah satu pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berhitung anak usia dini.
Penggunaan Media Kartu “HIPAT” untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Permulaan Anak TK Arwendis Wijayanti; Arum Dwi Rahmawati
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung permulaan melalui media kartu “HIPAT”. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang meliputi empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Analisis data kualitatif dengan cara menganalisis data dari hasil catatan observasi, catatan wawancara dan catatan dokumentasi selama penelitian dengan langkah-langkah reduksi data, display data dan verifikasi data. Analisis data kuantitatif melalui statistik deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di TK Kartika IV Ngawi pada anak kelompok B sebanyak 11 anak. Hasil penelitian memberikan implikasi bahwa media kartu “HIPAT” dapat dijadikan sebagai salah satu media untuk meningkatkan kemampuan berhitung anak usia dini.
Pengaruh Minat Belajar, Motivasi Belajar, Kreatifitas Siswa, dan Sarana Praktek terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Simulasi Digital pada SMK di Klaten Abu Puji Hartono
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) pengaruh minat belajar terhadap hasilbelajar mata pelajaran simulasi digital di Kabupaten Klaten, (2) pengaruh motivasi belajar terhadap hasilbelajar mata pelajaran simulasi digital di Kabupaten Klaten, (3) pengaruh kreativitas siswa terhadap hasilbelajar mata pelajaran simulasi digital di Kabupaten Klaten, (4) pengaruh sarana praktek terhadap hasilbelajar mata pelajaran simulasi digital di Kabupaten Klaten, dan (5) pengaruh minat belajar, motivasibelajar, kreatifitas siswa, dan sarana praktek secara bersama-sama terhadap hasil belajar mata pelajaransimulasi digital di Kabupaten Klaten. Jenis penelitian ini adalah ex-post facto yang bersifat korelasional.Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMK paket keahlian teknik komputer dan jaringan pada matapelajaran simulasi digital di Kabupaten Klaten. Pengambilan sampel menggunakan proportional randomsampling menggunakan rumus Isaac dan Michael dengan taraf kesalahan 5%, sampel sebanyak 141 siswadiambil dari empat SMK di Kabupaten Klaten. Pengumpulan data ditentukan dengan menggunakanangket. Pengujian validitas instrumen dilakukan dengan expert judgement dan uji coba instrumen.Pengujian reliabilitas instrumen menggunakan rumus Alpha Cronbach. Teknik analisis data meliputianalisis regresi sederhana dan regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruhyang signifikan antara minat belajar terhadap hasil belajar mata pelajaran simulasi digital di KabupatenKlaten, (2) terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi belajar terhadap hasil belajar mata pelajaransimulasi digital di Kabupaten Klaten, (3) terdapat pengaruh yang signifikan antara kreativitas siswaterhadap hasil belajar mata pelajaran simulasi digital di Kabupaten Klaten, (4) terdapat pengaruh yangsignifikan antara sarana praktek terhadap hasil belajar mata pelajaran simulasi digital di KabupatenKlaten, dan (5) terdapat pengaruh yang signifikan antara minat belajar, motivasi belajar, kreatifitas siswa,dan sarana praktek secara bersama-sama terhadap hasil belajar mata pelajaran simulasi digital diKabupaten Klaten.
Model Penguatan Nasionalisme dan Islam di Pesantren dan Lembaga-Lembaga Pendidikan Islam Mukodi Mukodi; Sugiyono Sugiyono; M Fashihullisan
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21137/jpp.2020.12.1.5

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model penguatan nasionalisme dan Islam di pondok pesantren, serta lembaga-lembaga pendidikan Islam. Jenis penelitian ini merupakan kajian kepustakaan (library research). Sumber data yang digunakan terpilah menjadi dua, yakni sumber data primer dan skunder. Sumber data primer meliputi, beragam pandangan terkait dengan nasionalisme, Islam, pesantren dan pendidikan Islam, yang berasal dari jurnal, buku dan artikel ilmiah. Sumber data skunder, meliputi semua data dan pandangan yang terkait dengan masionalisme dan Islam dari pelbagai referensi. Analisisnya menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menemukan bahwa model penguatan nasionalisme dan Islam dapat terpraktikkan secara subtansial dan nyata di berbagai pondok pesantren, serta lembaga pendidikan Islam di Indonesia. Model penguatan nasionalisme dan Islam di pondok pesantren dibagun melalui tiga tahapan secara simultan dan keberlanjutan, melalui penguatan input, penguatan proses, dan penguatan output. Selain itu, penguatan nasionalisme dan Islam di lembaga pendidikan dapat dibagun melalui lembaga pendidikan formal, lingkungan keluarga, dan lingkungan masyarakat.
Analisis Kesulitan Mahasiswa dalam Mengembangkan Ide pada Basic Writing Bella Aprilia; Dhimas Romadhoni A P; Lestari Widyaningsih; Chusna Apriyanti
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21137/jpp.2020.12.1.1

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan mahasiswa dalam mengembangkan ide pada basic writing. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif. Data diambil dari mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP PGRI Pacitan yang telah mendapatkan mata kuliah basic writing. Data diambil mengunakan platform Google Form. Responden diambil secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami kesulitan dalam mengembangkan ide pada basic writing. Sebanyak 80% mahasiswa mengalami kesulitan dalam memunculkan ide karena mereka selalu merasa ide yang telah mereka dapatkan kurang bagus atau kurang berkualitas, sehingga membuat mereka menjadi kebingungan sebelum menemukan judul terbaiknya. Hal ini tentu akan menghambat proses dari pembuatan tulisan itu sendiri, karena di awal sudah terlalu banyak memakan waktu untuk menentukan ide yang bagus. 10% mahasiswa mengalami kesulitan dalam memunculkan ide dalam menulis karena mahasiswa tidak pernah membaca, sehingga mahasiswa tidak mempunyai referensi yang banyak. Sedangkan 10% lainnya merasa kesulitan karena diberikan tema yang sama dengan teman satu kelasnya.
Pembinaan Mental terhadap Pesilat Putra Persaudaraan Setia Hati Terate ranting Pacitan Tahun 2019 Nofa Arief Wibowo
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21137/jpp.2020.12.1.6

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana hasil peranan pembinaan mental terhadap Pesilat Putra Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Pacitan Tahun 2019 yang dilaksanakan di organisasi Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Pacitan terhadap para pesilatnya. Penelitian ini adalah jenis penelitian diskriptif, penelitian deskriptif bertujuan untuk memberikan gambaran yang jelas tentang obyek yang diteliti atau berusaha menjawab pertanyaan, dan dalam penelitian ini bertujuan untuk memberikan jawaban tentang bagaimana hasil pembinaan mental yang telah dilaksanakan di UKM Pencak silat terhadap para anggotanya (pesilatnya). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peranan pembinaan mental terhadap Pesilat Putra Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Pacitan Tahun 2019 secara mayoritas adalah cukup baik. Hal ini ditunjukkan dengan prosentase jawaban responden melalui angket sebagai berikut : aspek peningkatan kemauan 52% menyatakan baik, aspek peningkatan stabilitas emosi 42% menyatakan cukup baik, aspek pengembangan pemikiran dan penalaran 99% menyatakan cukup baik, aspek pengembangan motivasi 40% menyatakan kurang baik, aspek pengembangan sikap dan tingkah laku 44% menyatakan baik, aspek peningkatan keyakinan 44,3% menyatakan cukup baik, aspek peningkatan kinerja fisik 93% menyatakan cukup baik, dan aspek peningkatan kinerja kejiwaan 59% menyatakan cukup baik.
Tiada Empati Tanpa Interaksi: Studi Kasus Empati Anak Taman Kanak-Kanak Dhafin Rozaq Azka; Saptanto Hari Wibawa
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21137/jpp.2020.12.1.2

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat empati anak di TK Tunas Harapan Desa Kalak. Penelitian ini merupakan studi kasus. Data diambil dari lembar observasi guru terhadap perilaku anak didik. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 17 Desember 2019 sampai 31 Desember 2019. Subjek penelitian berjumlah 24 siswa dan 1 orang guru. Empati dilihat dari 17 kriteria berikut: mampu mengenali ekspresi teman (10 siswa mampu mengenali ekspresi teman sedangkan 14 siswa tidak), mampu menghampiri teman yang sedang kesulitan (11 siswa mampu sedangkan 13 siswa tidak), mampu menghibur teman ketika sedang sedih (7 siswa mampu sedangkan 17 siswa tidak), mampu meminta izin saat meminjam (20 siswa mau sedangkan 4 siswa tidak), mampu menghargai pendapat teman (18 siswa mampu sedangkan 6 siswa tidak), mampu menghargai hasil karya (21 siswa yang sudah mampu sedangkan 3 siswa tidak), mampu meminjamkan barang miliknya (22 siswa dapat meminjamkan barang miliknya sedangkan 2 siswa tidak), bersikap jujur dalam bermain (sebanyak 24 siswa sudah mampu berperilaku jujur), mampu menaati peraturan sekolah (10 siswa mampu sedangkan 14 siswa tidak), sabar menunggu giliran (11 siswa sudah mampu bersabar sedangkan 13 siswa tidak sabar), mau berbagi dengan teman (22 siswa mau berbagi sedangkan 2 siswa tidak), mampu bersikap kooperatif dengan teman (9 siswa mampu kooperatif sedangkan 15 siswa tidak), mampu mendengarkan saat guru berbicara (17 siswa yang dapat mendengarkan guru sedangkan 7 siswa tidak), mau mendoakan teman yang sakit (9 siswa yang dapat melakukanya sedangkan 15 siswa tidak), tidak iri melihat keberhasilan teman (15 siswa yang dapat sedangkan 9 siswa tidak), mampu mengekspresikan perasaan secara wajar (23 siswa yang tidak mampu sedangkan 1 siswa tidak mampu) dan tidak membeda-bedakan teman 10 siswa yang mampu sedangkan 14 siswa tidak)
Identifikasi Kesiapan Pembentukan Sekolah Siaga Kependudukan di Sekolah Dasar Wilayah Kecamatan Pringkuku Widiono Ahmad Fajri; Sugiyono Sugiyono; Afid Burhanudin
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21137/jpp.2020.12.1.3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan identifikasi kesiapan pembentukan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) pada sekolah dasar di wiayah Kecamatan Pringkuku. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Guru Wali Kelas dan Kepala Sekolah pada 4 (empat) Sekolah di wiayah Kecamatan Pringkuku. Teknik pengumpulan data meliputi observasi wawancara dan dokumentasi, keabsahan data menggunakan teknik triangulasi teknik, dan analisis datanya menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu: 1) Sumber Daya Manusia di SDN 3 Pringkuku tidak siap dengan alasan tenaga SDM yang kurang jumlahnya. Kemudian SDM di yaitu SDN 1 Pringkuku juga mengalami hal yang sama, kekurangan SDM karena SDM yang dimiliki akan segera pensiun. Sedangkan di SDN 1 Ngadirjan dan SDN 2 Glinggangan tidak memiliki hambatan terkait SDM. 2. a) SDN 1 Pringkuku siap dari kondisi fisik sekolah maupun SDM yang dimiliki sebagai pengelolaan adminitrasi. b) SDN Ngadirejan siap kondisi fisik maupun SDM dalam pengelolaan administrasi. c) SDN 2 Glinggangan siap dari kondisi fisik sekolah maupun SDM dalam pengelolaan administrasi. d) SDN 3 Pringkuku siap secara kondisi fisik namun belum siap secara SDM dalam pengelolaan administrasi pelaksanaan program. 3. a) SDN 1 Pringkuku memiliki hambatan SDM yang rata-rata hampir pensiun sehingga perlu adanya tenaga baru, namun hambatan ini bisa diatasi dengan adanya penambahan tenaga kependididkan. b) SDN 3 Pringkuku memiliki hambatan dalam pelaksanaan progaram yaitu kurangnya sarana prasarana, kurangnya tenaga pendidikan, dan kemampuan SDM dalam pengelolaan administrasi. c) Sedangkan SDN Ngadirejan dan SDN 2 Glinggangan tidak memiliki hambatan dan siap melaksanakan program SSK.
Google Classroom Sebagai Media Pembelajaran Daring Online pada Program Studi Pendidikan Informatika STKIP PGRI Pacitan Muga Linggar Famukhit
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21137/jpp.2020.12.1.4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan Google Classroom sebagai media pembelajaran daring online pada Program Studi Pendidikan Informatika STKIP PGRI Pacitan. Tujuan selanjutnya adalah untuk mengukur kemudahan dan kendala pembelajaran menggunakan Google Classroom sebagai pengganti tatapmuka pada perkuliahan “Testing dan Implementasi Sistem”, “Pembelajaran Micro” dan “Strategi Belajar Mengajar Kejuruan”. Subyek dari penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Informatika STKIP PGRI Pacitan semester 4 dan 6 tahun akademik 2019/2020. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data studi study literatur, observasi, pembuatan media dan angket. Hasil penelitian ini adalah pembelajaran daring menggunakan Google Classroom belum sepenuhnya dapat mengganti pertemuan langsung pada perkuliahan, tetapi untuk pengumpulan tugas menjadi lebih cepat dan mudah. Google Classroom memiliki menu dan tampilan yang mudah digunakan dalam pembelajaran daring. Kendala yang didapatkan dalam pembelajaran daring adalah kuota dan jaringan internet.

Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 14 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 12 No 2 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 9 No 2 (2017): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 9 No 1 (2017): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 8 No 2 (2016): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 8 No 1 (2016): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 7 No 2 (2015): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 7 No 1 (2015): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 6 No 2 (2014): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 6 No 1 (2014): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 5 No 2 (2013): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 5 No 1 (2013): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 4 No 2 (2012): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 4 No 1 (2012): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 3 No 2 (2011): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 3 No 1 (2011): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 2 No 2 (2010): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 2 No 1 (2010): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 1 No 2 (2009): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 1 No 1 (2009): Jurnal Penelitian Pendidikan More Issue