cover
Contact Name
Sugiyono
Contact Email
jpppacitan@gmail.com
Phone
+62859181249355
Journal Mail Official
jpppacitan@gmail.com
Editorial Address
STKIP PGRI Pacitan Jl. Cut Nyak Dien No.4-A, Kebon, Ploso, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur 63515 Indonesia
Location
Kab. pacitan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan
ISSN : 20850581     EISSN : 24775851     DOI : https://doi.org/10.21137/jpp
Core Subject : Education,
This journal is media for strenghtening communication, research and revelopment of educational sciences. High quality open access peer reviewed research journal in field of education focusing on learning innovations, social science education, linguistics education, sport science education, elementary school education, higher education, digital education, applied science, mathematics and science education and curriculum. Published 2 issues per year (June & December).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 273 Documents
Teknik Membaca Kaki Gaya Quantum Learning dalam Pembelajaran Membaca Komprehensif: Penerapan Dan Manfaat Dian Uswatun Hasanah; husnul septiana
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) penerapan teknik KaKi gayaquantum learning dalam pembelajaran membaca komprehensif, (2) manfaat penerapanteknik KaKi gaya quantum learning dalam pembelajaran membaca komprehensif, (3)kendala penerapan teknik KaKi gaya quantum learning dalam pembelajaran membacakomprehensif, dan (4) solusi untuk mengatasi kendala penerapan teknik KaKi gayaquantum learning dalam pembelajaran membaca komprehensif. Bentuk penelitian iniadalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan penelitian studi kasus yang mengambillokasi di IAIN Surakarta. Sumber data diperoleh dari tempat dan peristiwa, informan, dandokumen. Data-data tersebut dianalisis dengan menggunakan model analisis interaktifyang meliputi reduksi data, sajian data, dan penarikan simpulan atau verifikasi. Hasil penelitian dapat dikemukakan sebagai berikut. Pertama, Penerapan teknik KaKi GayaQuantum Learning meliputi dua komponen utama, yaitu perencanaan pembelajarandan pelaksanaan pembelajaran. Kedua, ada beberapa manfaat yang diperoleh ketikamenerapkan teknik membaca Gaya Quantum Learning. Ketiga, kendala-kendala dalampenerapan teknik KaKi Gaya Quantum Learning dapat dibedakan menjadi enam sumberkendala, yaitu: (a) kesulitan dalam hal menyunting buku; (b) kurang maksimal dalampengerjaan teknik KaKi; (c) malas membaca buku yang kurang disukai; (d) banyakteknik yang harus diterapkan; (e) lingkungan membaca yang kurang kondusif; (f) kendalapengelolaan waktu. Keempat, solusi yang diterapkan untuk mengatasi kendala-kendalatersebut, yakni: (a) perlu mendalami ilmu penyuntingan; (b) lebih giat dalam berlatihteknik KaKi; (c) memilih buku-buku bacaan yang menarik dan berkualitas; (d) perlunyapembiasaan rajin membaca; (e) menumbuhkan semangat untuk menghindari rasa malas,dan (f) perlunya perencanaan yang matang.
Using Google Classroom on Inquiry Based Learning to Improve Students’ Learning Participation Abd Ghofur
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan partisipasi belajar peserta didik dalamproses belajar, karena Google Classroom memiliki ruang diskusi yang cukup luas dantanpa batas, dimana pendidik dapat menciptakan kelas kolaboratif dalam hubunganinteraktif dengan peserta didikyang lain. Google Classroom memiliki beberapa fituryang dapat digunakan dalam proses pembelajaran antara lain halam utama yang dapatmenampilkan tugas peserta didik, penyusunan kelas yang sesuai dengan keinginanpendidik, penyimpanan di Google Drive, dapat diakses melalui smartphone, dapatmenampung semua jenis file, dan dapat menambahkan gambar profil. Selain itu ada fiturlain yang dapat digunakan pendidik dalam mengembangkan materi yaitu Reusepost,Createquestion, Createassignment, dan Createannouncement. Selain itu Google Classroommerupakan salah satu media pembelajaran yang berbasis metode pembelajaran inkuiri,karena Google Classroom dapat melibatkan kemampuan peserta didik secara maksimaldalam mencari, memahami, menyelidiki, menganalisis dan merumuskan hasil belajar.Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dalam bentuk penelitian lapangan. Hasil pemanfaatan media Google Classroom diaplikasikan kedalam desain perkuliahan mata kuliah strategi pembelajaran yang terdiri dari dua aspekyaitu materi perkuliahan dan metode perkuliahan. Materi perkuliahan yang disajikansecara terorganisir dan terstruktur, sedangkan metode perkuliahan yang dikembangkanterbagi menjadi dua yaitu secara kelompok dan individu. Hasil penelitian ini adalahmeningkatnya partisipasi peserta didik sebanyak 80% yang diukur menggunakan skalalikert.
Perbandingan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Stad dan Snowball Throwing terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI SMK 17 Agustus 1945 dalam Materi Matriks. Edy Widayat; wahyu widayati; Marulitua L Tobing
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nilai hasil belajar yang tidak memuaskan pada kelas XI SMK 17 AGUSTUS 1945 padapelajaran matematika materi Matriks terjadi karena kurang aktifnya siswa di kelas danmasih belum maksimal dalam menganalisis soal-soal. Model pembelajara kooperatifcukup baik dalam meningkatkan interaksi antara siswa dengan siswa atau dengan guruuntuk menganalisis, memecahkan masalah, menggali dan memperdebatkan topik ataupermasalahan tertentu. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa model pembelajarankooperatif merupakan cara yang tepat untuk merangsang rasa ingin tahu siswa terhadapmateri pelajaran dan bisa meningkatkan hasil belajarnya. Dengan berdiskusi kelompok,siswa dengan tingkat analisis rendah akan termotivasi untuk mengejar kemampuananalisis teman diskusi mereka yang lebih tinggi, Teman tingkat analisis tinggi akanmerangsang kemampuan analisis temannya yang memiliki analisis lebih rendah. Temandiskusi kemampuan analisis yang lebih tinggi akan memiliki fungsi sebagai pembimbing,perangsang, penjaga dan pengasah kemampuan berpikir teman diskusinya, maka dapatdisimpulkan metode mana yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa dibuktikan dengan indikator nilai hasil belajar siswa yang meningkat dari metode STAD danSnowball Throwing.
Implementasi Nilai Budaya Lampung Pi’il Pesenggiri dalam Layanan Bimbingan dan Konseling Galang Surya Gumilang
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang (1) Pengenalan tentang Lampung, (2) konsep Pi’ilPesenggiri dan (3) implementasi nilai budaya Lampung Pi’il Pesenggiri dalamlayanan Bimbingan dan Konseling. Konsep nilai budaya sangat berkaitan erat denganperilaku manusia. Perilaku manusia menjadi hal yang penting dalam memaknai suatunilai budaya. Diatas telah dijelaskan bahwa manifestasi nilai budaya adalah ucapa,perbuatan, dan materi. Semua yang termasuk dalam hal itu adalah perilaku manusia.Manusia merupakan produk sekaligus pencipta aktif suatu kelompok sosial, organisasi,dan budaya dalam masyarakat. Wujud dari budaya daerah yang merupakan sumber nilaiantara lain adalah tradisi/adat-istiadat, pola/kebiasaan hidup, ajaran tertulis dalam bentukbuku maupun secara lisan, peninggalan dalam bentuk candi dan relief, dan sebagainya.Salah satu produk budaya daerah itu adalah pi’il pesinggiri yang secara turun-termurundipertahankan dan diwariskan oleh masyarakat Lampung.
Tela’ah Filosofis Arti Pendidikan dan Faktor-Faktor Pendidikan dalam Ilmu Pendidikan Mukodi Mukodi
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meyoal pendidikan dan beragam ikutannya, tentunya tidak bisa melepaskan daripemahaman dasarnya; yakni makna filosofis pendidikan, faktor pendidikan, dan ilmupendidikan itu sendiri. Sebab, ketiga terma tersebut menjadi landasan berpijak. Kajian inibertujuan untuk mengkaji dan menganalisis tentang makna pendidikan, ilmu pendidikanserta faktor-faktor pendidikan. Metode penulisan kajian ini menggunakan kepustakaan(library research). Kajian ini bersifat deskriptif-analitik. Sumber data kajian ini adalahartikel, buku filsafat pendidikan dan pendidikan. Data skundernya adalah semua tulisanyang mendukung pokok bahasan pendidikan. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa; (1)pendidikan diartikan oleh masing-masing pakar pendidikan dengan cara pandang danperspektif yang berbeda. Hanya saja, pada intinya kesemuanya tetap mempunyai konsepyang sama, yakni bahwa pendikan dibuat dan didesain untuk memanusiakan manusia,di mana pun dan kapan pun mereka berada; (2) faktor-faktor pendidikan yang meliputi;tujuan, pendidik, anak didik, alat pendidikan, dan lingkungan merupakan komponenyang harus ada dalam proses pendidikan. Keberadaannya pun harus dikondisikan denganbaik. Ketidakharmonian masing-masing darinya akan menyebabkan pendidikan tidakberjalan sesuai harapan; (3) ilmu pendidikan, sebagai ilmu terapan, semestinya dijadikan sebagai tumpuhan dalam mengefektifkan proses pemanusiaan manusia (pendidikan)yang berlangsung.
Efektifitas Model Pembelajaran Realistic Mathematic Education (RME) Menggunakan Media Realia Heri Prianto
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata pelajaran Matematika di SD/MI sangat membutuhkan media dan model pembelajaranyang nyata dalam penyampaiannya. Hal ini dikarenakan anak tingkat sekolah dasarmasih membutuhkan hal hal konkrit dalam menyusun pemahamannya. Sehingga dalampenelitian ini yang menjadi tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektifitas modelpembelajaran RME dengan media realia terhadap hasil belajar matematika pada siswaKelas V MI Al Hikam kecamatan Geger Kabupaten Madiun. Penelitian ini menggunakanmetode penelitian kuantitatif dengan membagi kelompok perlakuan menjadi dua bagian,teknik pengumpulan data menggunakan tes dan teknik analisis data menggunakan uji t(Student test).Hasil penelitian untuk uji normalitas populasi adalah normal dengan hasil kelas eksperimenLobs = 0,1317 < L(0,05;42) = 0,1367 dan hasil kelas kontrol Lobs = 0,1293 < L(0,05;43) = 0,1351 ,untuk uji homogenitas variansi menyatakan heterogen hal ini dikarenakan Fhitung =2,12 dan Ftabel = 1,69. Karena Fhitung > Ftabel maka H0 ditolak artinya kedua sampelheterogen. Hasil Uji t menunjukkan hitung t sebesar 1,443 dan nilai tabel t sebesar 1,282sehingga diperoleh hitung tabel t > t sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini berarti penggunaan model RME dengan media realia dalam pembelajaran metamatika lebihbaik dari pada pengajaran langsung.
Revitalisasi Islam Nusantara di Era Digital Mukodi Mukodi
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 9 No 2 (2017): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi bagunan Islam Nusantara di eradigital. Lebih dari itu, mencoba menawarkan konsep Islam nusantara ala virtual sebagaibagian dari cultural broker, sekaligus agen perubahan sosial para kiai di dunia maya.Pelbagai tindakan anarkis atas nama agama (Islam) dibelahan dunia belakangan ini menjaditumpuhan dasarnya. Wajah santun Islam yang selama ini ditampilkan, dijaga, dirawat,dan ditumbuhkembangkan oleh salafussholih—wali songo, ulama, kiai kampung, santri,komunitas moderat—menjadi tercoreng oleh ulah sebagian kecil pemeluk Islam radikal.Pewajahan Islam Indonesia yang rahmatan lil’alamin, atau meminjam bahasa Azzumardi Azra sebagai Islam with a smiling face mendadak menjadi sangar, bengis, kejam, danmenakutkan. Padahal, apa yang ditampilkan Islam radikal senyatanya bukanlah gambaranIslam nusantara (Indonesia) itu sendiri. Arena kontestasi Islam radikal yang diekspossedemikian rupa, baik melalui surat kabar, televisi, media sosial, maupun dunia maya—website, blogger, twitter, facebook, whatsAp—pada hakikatnya menjadi kunci eksistensikelompok mereka. Setidaknya ada tiga hal yang ditemukan dalam kajian ini, yakni: (1)konstruksi Islam nusantara sebagai rumah besar Islam (Indonesia) dipraktikkan melaluiakulturasi kebudayaan lokal, dan Islam. Di antaranya, melalui tradisi ziarah kubur, tradisitahlilan, tradisi wiridan, tradisi kenduri (slametan), tradisi barjanji, tradisi PeringatanHari Besar Islam, dan tradisi silaturrahmi; (2) kontestasi wajah baru Islam nusantaradi dunia maya dapat diformat melalui empat model, yakni: (a) Islam Nusantara virtualtanpa identitas, (b) Islam Nusantara virtual berbasis swadaya pesantren, (c) Islam Nusantaravirtual berbasis komunitas, dan (d) Islam Nusantara virtual berbasis NU; (3) reposioningulama masa kini sebagai penggerak Islam nusantara salah satunya ditandai denganadanya ekspos fakto atas aktifitas sang kiai yang maslahah (bermanfaat bagi umat) didunia maya.
Peranan Dewan Pendidikan dalam Pengembangan Pendidikan Di Kabupaten Pacitan di Era Revolusi Industri 4.0 Mukodi Mukodi
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Riset ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis dua hal,yakni: (1) peranan dewan pendidikan dalam mengembangkan pendidikanKabupaten Pacitan di era revolusi industri 4.0; (2) konsep pengembanganpendidikan Kabupaten Pacitan di era revolusi industri 4.0. Penelitian inimenggunakan metode kualitatif yang bersifat tela’ah pustaka. Yakni, mengkajiperanan dewan pendidikan dalam pengembangan pendidikan di KabupatenPacitan di era revolusi industri 4.0 dengan menganalisa data yang telah adadidalam kajian kepustakaan. Penelitian ini menemukan bahwa (1) peranan dewanpendidikan dalam mengembangkan pendidikan Kabupaten Pacitan di era revolusiindustri 4.0 sangat menentukan arah kebijakan dibidang pendidikan; (2) konseppengembangan pendidikan Kabupaten Pacitan di era revolusi industri 4.0 dapatmemadukan antara pendidikan informal, formal dan non formal secara simultan.Dijalur pendidikan informal dapat melalui penyuluhan dan pelatihan berbagaiprogram keluarga harapan. Kemudian, dijalur pendidikan non formal dan formaldapat dilaksanakan melalui pelbagai pelatihan, workshop, dan lokarya pendidikan
Analisis Faktor Rendahnya Keaktifan Belajar Mahasiswa Pendidikan Matematika STKIP PGRI Pacitan Pada Mata Kuliah Persamaan Differensial Mulyadi Mulyadi
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keaktifan belajar selalu menjadi problem dalam menunjang lancarnya prosespembelajaran. Rendahnya keaktifan belajar dapat menghambat tujuan pembelajaran,utamanya pada mata kuliah Persamaan Differensial. Penelitian ini bertujuan untukmengidentifikasi keaktifan belajar mahasiswa beserta faktor-faktor penyebab rendahnyakeaktifan belajar mahasiswa Pendidikan Matematika. Penelitian ini termasuk penelitiandeskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalahmahasiswa program studi pendidikan matematika STKIP PGRI Pacitan Semester IVTahun Akademik 2017/2018. Teknik yang digunakan dalam pengambilan subjek adalahpurposive sampling. Sumber data diperoleh dari hasil kuesioner/angket, dokumentasidan wawancara. Validasi data dilakukan dengan triangulasi teknik dan sumber. Analisisdata yang digunakan adalah model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkanbahwa: 1) persentase keaktifan mahasiswa tertinggi pada kategori kurang aktif (51,7%,),kemudian kategori tidak aktif (41,4%) dan persentase paling rendah pada kategori aktif (5,9%). 2) Faktor internal yang menyebabkan adalah daya serap, motivasi dankepercayaan diri mahasiswa rendah, manajemen waktu yang kurang baik, kurang belajar,pemahaman materi dan mata kuliah prasarat kurang, malu bertanya dan tidak aktifmencatat. Sedangkan factor eksternalnya adalah metode pengajaran dosen, paradigmamata kuliah sulit, konsentrasi belajar terpecah karena kuliah sambil bekerja dan programstudi pilihan yang kurang sesuai.
Keterlibatan Orang Tua dalam Membentuk Sikap Positif Belajar Siswa Nia Roistika; Rosanita Tritias Utami
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 9 No 2 (2017): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterlibatan orang tua dalam setiap perkembangan anak sangat besar perannya. Orangtua berperan besar dalam membentuk sikap dan karakter anak khususnya dalam belajar.Sikap positif membantu anak mencapai keberhasilan belajar, dan keberhasilan ini bisadiraih dengan keterlibatan orang tua secara aktif dalam mendampingi peserta didikselama proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana keterlibatanorang tua dalam membentuk sikap positif belajar siswa. Dalam penelitian ini diterapkanpendekatan kualitatif dengan menggunakan tiga instrument pengumpul data yaitukuesioner, wawancara semi terbuka, dan observasi pasif. Adapun temuan dari penelitianini adalah keterlibatan orang tua dalam mendorong perkembangan positif siswa yaituperkembangan semangat dan kualitas belajar siswa. Serta temuan selanjutnya sikappositif belajar siswa yaitu berupa 1) rajin belajar di kelas, (2) rajin mengerjakan tugasrumah, (3) kedisiplinan siswa dalam belajar,(4) aktif dalam berpartisipasi di kelas,(5)kepercayaan diri akan hasil belajar, (6) konsentrasi belajar siswa, (7) mandiri dalambelajar,(8) bertanggung jawab dalam belajar.

Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 14 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 12 No 2 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 9 No 2 (2017): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 9 No 1 (2017): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 8 No 2 (2016): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 8 No 1 (2016): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 7 No 2 (2015): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 7 No 1 (2015): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 6 No 2 (2014): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 6 No 1 (2014): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 5 No 2 (2013): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 5 No 1 (2013): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 4 No 2 (2012): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 4 No 1 (2012): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 3 No 2 (2011): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 3 No 1 (2011): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 2 No 2 (2010): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 2 No 1 (2010): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 1 No 2 (2009): Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 1 No 1 (2009): Jurnal Penelitian Pendidikan More Issue