cover
Contact Name
Nani Kurnia
Contact Email
bionature@unm.ac.id
Phone
+6288804746717
Journal Mail Official
bionature@unm.ac.id
Editorial Address
https://journal.unm.ac.id/index.php/bionature/about/editorialTeam
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Bionature
ISSN : 14114720     EISSN : 26545160     DOI : 10.35580
Bionature is a journal that contains writings based on the results of research, conceptual ideas, studies, and the implementation of the theory in the field of biology.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 23 No. 1 (2022): April 2022" : 10 Documents clear
Karakterisasi Anggrek Jenis Phalaenopsis amboenensis J.J. Smith di Wilayah Resort Mallawa Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung Erwinda; Andi Faridah Arsal; St. Fatmah Hiola
Bionature Vol. 23 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Jurusan Biologi Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Resort Mallawa Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung merupakan lokasi yang ditumbuhi banyak anggrek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis anggrek Phalaenopsis amboenensis J.J. Smith. Penelitian ini menggunakan metode jelajah dengan melakukan penelusuran wilayah studi dan dokumentasi yang meliputi pengambilan gambar dan karakterisasi morfologi sebagai dasar untuk melakukan identifikasi jenis anggrek. Penjelajahan anggrek dilakukan pada 4 lokasi yang memiliki ketinggian mulai dari 400 m dpl hingga 954 m dpl. Berdasarkan ketinggian tempat anggrek Phaleonopsis amboenensis di temukan pada ketinggian 839 hingga 927. Berdasarkan Intensitas cahaya ditemukan pada kondisi setengah ternaung dengan tipe pertumbuhan monopodial.
Petunjuk Penggunaan Alat Laboratorium Tanah dan Agroklimat dengan Fitur Stiker Quick Respone Code (Qr Code) Endang Sulistyorini; Kirana Nugrahayu Lizansari; Widia Eka Putri
Bionature Vol. 23 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Jurusan Biologi Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan laboratorium merupakan hal penting dimana laboratorium merupakan tempat yang dapat digunakan untuk mengaplikasikan suatu teori keilmuan. Pengelola laboran biasanya mencetak dokumen pada kertas ukuran A4 dan menempelkan dokumen tersebut di sebelah alat laboratorium. Hal ini menyebabkan dokumen cepat rusak, dapat mengurangi estetika, serta tidak cocok digunakan untuk alat laboratorium yang berukuran kecil. Tujuan membuat stiker QR-Code, penulis rancang untuk melayani pengguna laboratorium, memberikan informasi digital dan materi untuk memperoleh pengetahuan. Proses pembuatan stiker QR-Code dilakukan selama 2 bulan, mulai bulan Agustus hingga bulan September 2021. Tahapan pembuatan Qr-Code adalah inventarisasi alat laboratorium, menginput dokumen kedalam Google drive, melakukan pengujian dengan metode blackbox dan menempel stiker QR-Code pada alat Laboratorium. Hasil yang diperoleh adalah fliyer dengan design canva dan stiker QR-Code yang ditempel di beberapa alat laboratorium, diharapkan dengan hasil pembuatan stiker QR-Code ini sistem pengelolaan laboratorium tanah dan agroklimat dapat ditingkatkan lagi dengan teknologi digital yang lainnya.
Efek Pemberian Tepung Limbah Tauge dalam Ransum Terhadap Bobot Telur dan Produksi Telur Puyuh (Cortunix-Cortunix Japonica) Muhammad Jurhadi Kadir; Ahsan; Irmayani
Bionature Vol. 23 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Jurusan Biologi Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian limbah tauge dengan level yang berbeda dalam ransum terhadap produksi telur dan bobot telur puyuh. Menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan dan 3 ulangan sehingga terdapat 12 unit pengamatan, setiap unit percobaan terdiri dari 10 ekor puyuh dengan total 120 ekor puyuh. Masing-masing perlakuan terdiri atas P0: ransum tanpa limbah tauge (kontrol), P1: Ransum dengan limbah tauge 3%, P2: Ransum dengan limbah tauge 6%, P3: Ransum dengan limbah tauge 8%. Hasil sidik ragam menunjukkan bahwa penambahan tepung limbah tauge pada level yang berbeda berpengaruh nyata (p≤0,05) terhadap produksi telur dan berpengaruh sangat nyata (p≤0,01) terhadap bobot telur puyuh. Rata-rata produksi telur puyuh berkisar antara 70,83% - 94,17%, sedangkan bobot telur puyuh rata-rata berkisar antara 11,73% - 12,64%. Disimpulkan bahwa pemberian tepung limbah tauge dalam ransum puyuh dengan konsentrasi 3% memberikan pengaruh terbaik terhadap produksi telur dan bobot telur puyuh (Coturnix-coturnix japonica).
Hubungan Status Pekerjaan dan Lama Pemakaian Kontrasepsi Suntik DMPA (Depot Medroxy Progesteron Acetat) dengan Kenaikan Berat Badan Akseptor di Wilayah Kerja Puskesmas Jati Raya Kota Kendari Amiruddin; Ahdiat Agriansyah; Yarni Indryanti
Bionature Vol. 23 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Jurusan Biologi Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil observasi awalpada ibu yang menggunakankontrasepsi Suntik DMPA banyak yang mengalami kenaikanberat badan.Penelitianini bertujuan untuk mengetahui hubungan status pekerjaan dan lamapemakaian kontrasepsi Suntik DMPA dengan kenaikan berat badan akseptor.Jenispenelitian ini adalah asosiasi dengan rancangan Cross Sectional Study.Populasi penelitian ini sebanyak 80 akseptor. Sampel ditentukan secaraPurposive Sampling sebanyak 65responden dengan menggunakan lembarobservasi dan format wawancara. Hasil penelitian menunjukkan statuspekerjaan dengan kategori kenaikan berat badan yang tinggi yaitu tidakbekerja berjumlah 50 responden (76,9 %) dan lama pemakaian dengankategori kenaikan berat badan yang tinggiyaitu 9 bulan sebanyak 20 responden(30,8 %). Hasil analisis data dengan uji chi-square disimpulkan bahwa statuspekerjaan tidak berhubungan secara signifikan dengan kenaikan berat badanresponden kontrasepsi Suntik DMPA (p > 0,05), sedangkan lama pemakaianberhubungan secara signifikan dengan kenaikan berat badan respondenkontrasepsi Suntik DMPA (p <0,05).
Pewarnaan Alternatif dengan Menggunakan Filtrat Kulit Kenari pada Uji Mikroskopik Jamur Candida Albicans dan Aspergillus Niger Erpi Nurdin
Bionature Vol. 23 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Jurusan Biologi Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenari merupakan tanaman asli Indonesia yang banyak tumbuh didaerah Indonesia bagian timur, seperti Sulawesi Utara, Maluku dan pulau Seram.Kulit kenari mengandung senyawa fenolik yang merupakan antioksida alami.Senyawa fenolik dipakai sebagai zat pengawet karena fenol dapat menangkapradikal bebas. Warna yang di kandung oleh kulit kenari memungkinkan sebagaialternatif pada pewarnaan uji mikroskopik jamur. Penelitian ini bertujuan Untukmelihat jamur pada pewarnaan alternatif kulit kenari dengan menggunakan ujimikroskopik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptifdengan pendekatan eksperimen. Hasil penelitian diidentifikasi sebanyak 3sampel (100%) Candida albicans dan 3 sampel (100%) Aspergillus niger padafiltrat dengan perlakuan pemanasan, begitu pula 3 sampel (100%) Candidaalbicans dan 3 sampel (100%) Aspergillus niger pada filtrat dengan perlakukantanpa pemanasan. Pengamatan mikroskopik jamur Candida albicans danAspergillus niger, tampak lebih jelas dan terwarnai pada penggunaan filtratpewarnaan aternatif filtrat kulit kenari dengan proses pemasan. Kesimpulan :Pewarnaan alternatif dengan filtrat kulit kenari dapat di gunakan dalammewarnai jamur Candida albicans dan Aspergillus niger. Filtrat denganpemanasan lebih efektif pada uji mikroskopik jamur.
Kandungan Kalsium (Ca) dan Fospor (P) Silase Pakan Komplit Berbahan Dasar Jerami Jagung (Zea Mays) dengan Penambahan Azolla (Azolla pinnata) Sebagai Pakan Ternak Ruminansia Muh. Iqbal Adi Putra Dahlan; Muhammad Jurhadi Kadir; Rasbawati
Bionature Vol. 23 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Jurusan Biologi Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan kalsium (Ca)dan posfor (P) silase pakan komplit berbahan dasar jerami jagung (Zea mays)dengan penambahan azolla (Azolla pinnata) sebagai pakan ternak ruminansia.Penelitian silase pakan komplit menggunakan rancangan acak lengkap (RAL)dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Adapun perlakuan pakan komplit yang diterapkan pada penelitian ini adalah :S1= 50% jerami jagung+30% azolla+19%dedak Padi+1% mineral mix, S2= 50% jerami jagung+25% azolla+24% dedakpadi+1% mineral mix, s3= 50% jerami jagung+20% azolla+29% dedakpadi+1% mineral mix, s4= 50% jerami jagung+15% azolla+34% dedakpadi+1% mineral mix. Hasil analisis ragam menunjukan bahwa kandungankalsium silase pakan komplit berbahan dasar jerami jagung (Zea mays) denganpenambahan azolla pada S1, S2, S3, S4 tidak berpengaruh nyata (P>0,05), rataratakandungan kalsium (Ca) pakan yaitu S1 (1,033%), S2 (1,036%), S3(1,17%) dan S4 (0,92%). Perlakuan S1 tidak berbeda nyata dengan perlakuanS2, S3 dan S4, S2 tidak berbeda nyata dengan S1, S3, dan S4, S3 tidak berbedanyata dengan S1, S2, dan S4 dan S4 tidak berbeda nyata dengan S1, S2, dan S3.Sedangkan kandungan kalsium silase pakan komplit berbahan dasar jeramijagung (Zea mays) dengan penambahan azolla pada S1, S2 dan S3 berpengaruhnyata (P<0,05). Rata-rata kandungan fospor pakan yaitu S1(1,%), S2(1,1%),S3(1,17%) dan S4(1,03%). Perlakuan S1 tidak berbeda nyata denganperlakuan S4 dan berbeda nyata dengan S2 dan S3, S2 tidak berbeda nyatadengan S3 dan S4 dan berbeda nyata dengan S1 , S3 berbeda nyata dengan S4dan S1 dan tidak berbeda nyata dengan S2, S4 tidak berbeda nyata dengan S1dan S2 namun berbeda nyata dengan S3. Disimpulkan bahwa penambahanazolla (Azolla) pada level yang berbeda terhadap silase pakan komplitberbahan berbahan dasar jerami jagung (Zea mays) tidak berpengaruh nyataterhadap kandungan kalsium (Ca), namun berpengaruh nyata terhadapkandungan fospor (P). Adapun perlakuan terbaik pada S3 dengan penambahanazolla (Azolla pinnata) 20%.
Identifikasi Spesies Pohon di Wilayah Kampus UNM Parang Tambung Syamsiah; Muhammad Junda; Ifka ikbal
Bionature Vol. 23 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Jurusan Biologi Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UNM Parang Tambung menerapkan konsep lingkungan yangnyaman dan sejuk. Berbagai jenis pohon telah tumbuh sejak kampus didirikan,namun ada pula yang sengaja ditanam di lahan terbuka. Tumbuhan memilikikategori manfaat utama yang berbeda-beda, salah satu manfaat yangditerapkan disini adalah adanya berbagai jenis pohon dan tumbuhan lainnyadi lingkungan kampus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuijenis-jenis pohon yang tumbuh di UNM Parang Tambung. Metode penelitianyang digunakan adalah deskriptif kualitatif, penelitian ini dilakukan dengancara mendeskripsikan secara sistematis data tentang ciri-ciri tumbuhan pohondi UNM Parang Tambung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 956individu pohon terdiri atas 34 species yang tergabung dalam 20 familia.Species-species tersebut adalah Alstonia scholaris, Araucaria heterophylla,Artocarpus altilis, Artocarpus heterophyllus, Averrhoa bilimbi L, Cocos nucifera,Delonix regia Raf, Dimocarpus longan Lour, Ficus benjamina L, Ficus septicaBurm F, Gmelina arborea, Guazoma ulmifolia Lamk, Livistona saribus,Mangifera indica, Mimusops elengi L, Morinda citrifolia L., Moringa oleifera,Muntingia calabura L, Paraserianthes falcataria, Plumeria rubra, Polyalthialongifolia, Pterocarpus indicus Willd, Ptychosperma macarthurii, Roystoneregia, Samanea saman, Senna siamea, Spatodea campanulata P.B, Switeniamahagoni, Syzygium aqueum, Syzygium cumini, Tectona grandis, Terminaliacatappa, Terminalia mantaly, dan Wodyetia bifurcata L.
Komposisi Kimia Pupuk Kompos dari Limbah Padat Rumah Potong Hewan Tamangapa Kota Makassar Hartono; Surahman Nur; Oslan Jumadi
Bionature Vol. 23 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Jurusan Biologi Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Potong Hewan (RPH) menghasilkan limbah padat dengan jumlah yang besar setiap hari dan belum dimanfaatkan secara maksimal. Limbah padat RPH memiliki potensi yang besar untuk dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman melalui proses pengomposan. Pengomposan diharapkan bisa mengubah komposisi bahan organik limbah padat RPH menjadi lebih ideal untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi kimia pupuk kompos yang dibuat dari limbah pada RPH Tamangapa Kota Makassar baik sebelum dan setelah proses pengomposan. Pembuatan kompos dari limbah padat RPH Tamangapa kota Makassar dilakukan dengan menggunakan bahan utama isi rumen (perlakuan I) dan isi rumen yang dicampur dengan kotoran ternak dengan perbandingan 1:1 (Perlakuan II). Proses pengomposan dilakukan didalam kotak kompos dengan ukuran 40x40x60 cm dengan sistem aerasi passif selama 4 minggu dengan tiga kali ulangan. Data kuantitatif yang diuji pada penelitian ini meliputi kandungan N-total (%), C-Organik (%), P-total (%), K-total (%), rasio C/N, bahan organik (%), kadar air (%) dan reduksi kompos (%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kandungan unsur C, N, P, K, rasio C/N, bahan organik, dan kadar air sebelum pengomposan baik pada perlakuan I dan perlakuan II secara umum masih rendah dan hampir sama dengan bahan bakunya. Setelah proses pengomposan berlangsung kandungan unsur C, P, K, rasio C/N, bahan organik, secara umum menunjukkan adanya peningkatan, sedangkan kandungan unsur N relatif tetap. Hasil analisis statistik menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara komposisi kimia kompos pada perlakuan I dan perlakuan II baik sebelum dan setelah proses pengomposan
Inventarisasi, Hubungan Kekerabatan, dan Pemanfaatan Bambu (Poaceae: Bambusoideae) di Kawasan Hutan Desa Tompobulu Kabupaten Pangkep Astina; Gaby Maulida Nurdin; Alin Liana
Bionature Vol. 23 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Jurusan Biologi Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inventarisasi jenis bambu di berbagai daerah dilakukan untukmenggali potensi jenis tersebut pada masyarakat setempat. Hal inidimaksudkan agar setiap jenis dapat dimanfaatkan secara optimal dan dapatterus dilestarikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis bambu yangterdapat di Desa Tompobulu, status hubungan kekerabatan antar jenis, danmanfaat bambu tersebut bagi kehidupan masyarakat setempat. Eksplorasidilakukan dengan métode jelajah. Spesies yang ditemukan diidentifikasi secaramorfologis pada buluh, pelepah buluh, percabangan, dan daun. Data dianalisissecara kuantitatif menggunakan analisis klaster dengan UPGMA. Untukmengetahui peran tiap karakter morfologis dalam pengelompokan aksesidigunakan PCA. Penelitian ini berhasil mengidentifikasi delapan spesies bambudari lima genus, yaitu Bambusa striata, B. vulgaris, Dendrocalamus asper,Gigantochloa atter, Gigantochloa sp., Schizostacyum brachycladum,Schizostacyum sp., dan Nastus sp. Dendrogram hubungan kekerabatanmenunjukkan pemisahan klaster antara Nastus dan Schizostacyum denganBambusa, Dendrocalamus, dan Gigantochloa. Semua jenis yang berhasildiidentifikasi telah dimanfaatkan oleh masyarakat, di mana Gigantochloa attermemiliki manfaat yang paling banyak daripada jenis bambu lainnya. Hasilpenelitian ini semakin memperkaya keanekaragaman hayati bambu diIndonesia dan memperkuat posisi taksonomi bambu yang telah ada sebelumnya
Keanekaragaman Flora Mangrove pada Tingkat Pohon di Cagar Alam Pulau Dua Banten Novi Ramadani Pratiwi; Futihatun Nur Amalia; Indah Fitri Rahmawati; Setyoko
Bionature Vol. 23 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Jurusan Biologi Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Negara yang memiliki hutan mangrove yang terluas salah satunyaadalah Indonesia, luas hutan mangrove di Indonesia mencapai 3,1 juta ha.Mangrove dapat hidup di tempat yang beriklim tropik dan subtropik,mangrove memiliki begitu banyak manfaat salah satunya untuk mencegahbencana seperti tsunami dan melindungi pantai dari erosi. Penelitian inidilakukan di Cagar Alam Pulau Dua daerah Banten. Penelitian inimenggunakan metode transek linear kuadrat dengan menetapkan lokasipenelitian sebanyak 2 titik stasiun. Analisis data dilakukan secara kuantitatifmenggunakan analisis vegetasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukanmenunjukkan bahwa nilai indeks keankeragaman flora mangrove yangtergolong rendah yaitu H’<1. Adapun spesies flora mangrove ditemukanseperti Avicennia germinans, Avicennia marina, Avicennia officinalis,Bruguiera parviflora, dan Rhizophora apiculata. Keadaan hutan mangrove diCagar Alam Pulau Dua Banten masih tergolong alami, karena masih sangatterjaga dan keragaman jenis flora faunanya masih tinggi.

Page 1 of 1 | Total Record : 10