cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
jurnal@indopublishing.or.id
Editorial Address
Jln. Malahayati KM. 9 Desa Kajhu No. 14 Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar, Indonesia 23373
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Published by Indo Publishing
ISSN : 30897742     EISSN : 30897734     DOI : https://doi.org/10.63822/jejakdigital
Jurnal Ilmiah Multidisiplin adalah jurnal elektronik dan cetak Open Access Journal yang diterbitkan oleh Indo Publishing setiap 6 kali dalam setahun menyediakan forum untuk mempublikasikan artikel penelitian asli, artikel review dari kontributor, dan berita teknologi baru mencangkup multidisiplin ilmu
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 504 Documents
Analisis Pemanfaatan Ruang di Wilayah Pesisir Desa Pongkar Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun Ika Putri Ramadani Lailatul Shima; Asa Bintang Kapiarsa; Dina Fara Waidah; Tri Mardalena; Teguh Fringgodigdo
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI (Edisi Spesial)
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/0r4mx745

Abstract

Pengendalian pemanfaatan ruang diperlukan untuk mewujudkan tertib tata ruang. Upaya pengelolaan pemanfaatan ruang tidak cukup hanya menggunakan hukum saja, masyarakat juga harus peduli terhadap pengelolaan pemanfaatan ruang tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penting dalam pemanfaatan ruang wilayah pesisir Desa Pongkar dan mengetahui potensi dan permasalahan yang ada di wilayah pesisir Desa Pongkar. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yang dilakukan dengan cara survei lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa pemanfaatan ruang di wilayah pesisir Desa Pongkar didominasi oleh aktivitas perikanan, budidaya laut, dan pariwisata. Analisis ini mengungkapkan adanya konflik pemanfaatan lahan antara kegiatan ekonomi dan pelestarian lingkungan, serta tantangan dalam pengelolaan sumber daya alam. Rekomendasi diberikan untuk perencanaan tata ruang yang lebih berkelanjutan dan inklusif guna meminimalkan dampak negatif dan memaksimalkan manfaat bagi masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan tata ruang yang lebih baik di wilayah pesisir Desa Pongkar.
Dampak Merger GoTo dan Grab pada Pengemudi dan Pasar: Etika Bisnis dan Anti-Monopoli Rafli Rasyidin; Halimah Azahrah; Saddam Fachri Alfarezi; Dimas Pajah Imanulloh
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI (Edisi Spesial)
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/5rhb7r28

Abstract

Merger GoTo dan Grab di pasar transportasi online Indonesia berpotensi menguasai 91% pangsa pasar, memicu kekhawatiran akan monopoli. Hal ini dapat mengurangi kompetisi, menurunkan insentif pengemudi, menaikkan harga layanan, dan menghambat startup lokal. Secara etis, merger ini melanggar prinsip keadilan dan tanggung jawab sosial (Crane & Matten, 2016; Keraf, 2006) serta mengabaikan kepentingan pengemudi sebagai pemangku kepentingan kunci (Freeman, 1984). Protes pengemudi pada Mei 2025 mencerminkan kekhawatiran atas pendapatan dan kondisi kerja akibat kontrol algoritmik. Secara hukum, merger ini bertentangan dengan UU No. 5 Tahun 1999, namun KPPU menghadapi tantangan regulasi di pasar digital yang dinamis. Dampak lain termasuk ketergantungan teknologi asing dan melemahnya kedaulatan digital Indonesia. Studi ini merekomendasikan: (1) penguatan regulasi anti-monopoli, (2) perlindungan kesejahteraan pengemudi, (3) penegakan etika bisnis, (4) pemberdayaan startup lokal, dan (5) edukasi publik. Langkah ini diharapkan menciptakan keseimbangan antara efisiensi pasar, inovasi, dan keadilan sosial.
Pengaruh Penerapan Etika Bisnis dan Regulasi Hukum Ketenagakerjaan : Dampak Terhadap Kepuasan Kerja dan Citra Perusahaan Resti; Halimah Azahrah; Arsyla Az-Zahra; Marshanda Muara Putri
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI (Edisi Spesial)
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/6kws8r03

Abstract

The unilateral termination of employment (PHK) by local fashion company Erigo has sparked widespread public attention, particularly on social media. This case raises questions about the extent to which companies uphold business ethics and comply with labor laws. This study aims to understand termination practices from ethical and legal perspectives, and to analyze their impact on employee job satisfaction and corporate image. This qualitative case study focuses on the social phenomenon surrounding the Erigo PHK issue as seen on social media and online news. Data collection methods include document analysis and non-participant observation of posts by former employees and public reactions on platforms such as Twitter, Instagram, and news sites. A purposive sampling technique was used, involving key informants indirectly related to the case. In-depth interview participants were limited due to the study’s emphasis on public data. Thematic analysis and Miles & Huberman's interactive model were used for data analysis. Findings reveal that the termination process lacked transparency, ethical communication, and full legal compliance. This led to decreased job security among employees and a reputational crisis in digital public spaces. The study recommends integrating ethics, law, and open communication into human resource management, especially in employment crisis situations.
Perlindungan Konsumen Terhadap Overclaim Produk Skincare di Era Digital: Tinjauan Etika Bisnis dan Hukum Positif Rasmia Agustine Rahmawanty; Halimah Azahrah; Yolanda Maharani; Aldi Misbahul Maad
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI (Edisi Spesial)
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/2cry9898

Abstract

The rapid growth of the skincare industry in Indonesia has contributed to the increasing prevalence of overclaim practices, namely exaggerated claims about product benefits that lack scientific justification. The rise of digital media has further amplified this issue, as promotional content can now spread rapidly and on a massive scale. This study aims to examine the consumer protection mechanisms against overclaims in skincare products through a normative approach that combines the analysis of positive law with the principles of business ethics. Employing a qualitative method based on literature review, the findings reveal that overclaim practices not only violate existing consumer protection regulations but also neglect the moral obligations of businesses to uphold transparency and honesty. The study highlights the need to strengthen regulations on digital advertising, clarify the legal responsibilities of influencers, and promote continuous education to foster ethical business conduct and critical consumer awareness.
Efektivitas Model Role Playing dalam Menumbuhkan Sikap Toleransi Peserta Didik pada Pembelajaran PAI Dina Salsabila; Darmansyah; Hidayati
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI (Edisi Spesial)
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/xf5j3p09

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik, termasuk sikap toleransi sebagai bagian dari nilai-nilai Islam yang moderat. Namun, kenyataannya masih banyak ditemukan perilaku intoleransi di lingkungan sekolah yang menunjukkan kurangnya pemahaman dan penghargaan terhadap perbedaan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model pembelajaran role playing dalam menumbuhkan sikap toleransi peserta didik dalam konteks pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui pendekatan studi literatur. Metode kajian dilakukan dengan menelaah teori-teori pembelajaran, hasil-hasil penelitian terdahulu, serta literatur yang relevan dengan penerapan model role playing. Hasil analisis menunjukkan bahwa model role playing mampu meningkatkan keterlibatan emosional dan sosial peserta didik melalui simulasi peran dalam situasi sosial yang menggambarkan keberagaman. Melalui pengalaman belajar yang aktif dan reflektif, peserta didik dapat memahami makna toleransi secara lebih mendalam dan menerapkannya dalam interaksi sehari-hari. Oleh karena itu, model role playing dinilai efektif sebagai strategi pembelajaran afektif dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk membentuk sikap toleransi peserta didik.
Relasi Agama dan Negara: Kajian Teologi Politik Indonesia Alfina Nur Lutfiah; Dadan Firdaus; Farid Nur Fauzan Naufal; Nisfah Nurfatihah; Sabda Maulana
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI (Edisi Spesial)
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/gkbtrx51

Abstract

Political theology is an academic approach that explores the relationship between theological thought religious views on God, humanity, and life and the political, social, and economic order. This field of study goes beyond the direct involvement of religion in politics, examining how divine values shape understandings of power, justice, and community life. This article specifically discusses the definition and scope of political theology in the Indonesian context—a nation that integrates religious principles with the national ideology of Pancasila. In Indonesia’s religiously and culturally plural society, political theology has emerged as a dynamic field of dialogue between religious teachings, democratic governance, and contemporary social realities. The article outlines how political theology can serve as both a reflective and critical tool for analyzing public policy, power distribution, and political morality. By elaborating on the core concepts of political theology and linking them to Indonesia’s sociopolitical landscape, this article aims to broaden the academic understanding of religion’s role in public life in a pluralistic nation.
Tantangan dan Peluang Kecerdasan Buatan (AI) dalam Manajemen Digital: Kajian Etis dan Strategis di Indonesia Salman Surya Pratama; Halimah Zahrah; Rafid Najwan Daulah; Gilang Pratama
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI (Edisi Spesial)
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/e16x8z70

Abstract

Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) membawa perubahan besar dalam berbagai sektor, mulai dari kesehatan hingga pendidikan dan industri. Namun, seiring dengan peluang yang ditawarkan, AI juga memunculkan tantangan etika, keamanan data, dan diskriminasi algoritmik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan utama dan peluang strategis dalam penerapan AI, khususnya di konteks negara berkembang seperti Indonesia. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode Delphi terhadap 10 partisipan kunci dari berbagai sektor industri, hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar fungsi rutin manajerial dapat dialihkan kepada AI. Namun, penerapan AI tetap menghadapi risiko signifikan seperti privasi data dan ketergantungan sistem. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan etika digital dan literasi AI untuk mewujudkan penerapan yang bertanggung jawab dan bermanfaat.
Penanganan Permukiman Kumuh Pulau Kambing Sungai Lakam Barat Kabupaten Karimun Tesiherdawati; Asa Bintang Kapiarsa; Dina Fara Waidah; Tri Mardalena; Teguh Fringgodigdo
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI (Edisi Spesial)
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/29nvf021

Abstract

This study aims to analyze the characteristics and conditions of slum settlements in the Pulau Kambing area, Sungai Lakam Barat, Karimun Regency. Slum settlements are a major issue, particularly in urban areas, and are caused by various factors, including both physical and non-physical environmental conditions. These factors are important considerations in the implementation of slum management efforts. However, based on current conditions, many slum settlements remain unresolved, especially in terms of environmental, socio-economic, and cultural aspects. This research employs a qualitative method. The findings indicate that slum settlements in Pulau Kambing, Sungai Lakam Barat, Karimun Regency are predominantly characterized by substandard physical conditions, such as limited access to clean water and poor sanitation. Moreover, the public health level in the area tends to be low. Collaborative efforts between the government, communities, and relevant stakeholders are required to improve the condition of slum settlements in this region
The Influence of Family Environment, Self-Efficacy, and Campus Brand Image on The Interest of Vocational School Students in Continuing Their Education to University Destya Fitryana; Santi Susanti; Susi Indriani
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI (Edisi Spesial)
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/4zkt5s91

Abstract

This study aims to examine the influence of family environment, self-efficacy, and campus brand image on vocational high school students' interest in continuing their education to college. The study population consisted of 324 students, with a sample of 179 respondents obtained through proportional random sampling. This study employs a quantitative approach using a survey method through the distribution of questionnaires. Data were analyzed using descriptive statistics, validity and reliability tests, normality and linearity tests, multiple linear regression analysis, t-test, F-test, and coefficient of determination (R²). The results of the study indicate that, partially, family environment, self-efficacy, and campus brand image have a positive and significant influence. Simultaneously, they have a positive and significant influence on students' interest in continuing their education at university.  
Peran Madrasah dan Waqaf dalam Pembentukan Masyarakat Ilmiah pada Masa Keemasan Islam Alya Hasya Azqia; Tenny Sudjatnika
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI (Edisi Spesial)
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/82c7zy50

Abstract

Artikel ini membahas kontribusi strategis madrasah dan sistem wakaf dalam pembentukan masyarakat ilmiah pada Zaman Keemasan Islam (abad ke-8-14 M). Madrasah sebagai lembaga pendidikan formal memainkan peran penting dalam transmisi dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik di bidang agama maupun sains rasional. Di sisi lain, wakaf menjadi sumber pendanaan yang stabil dan mandiri bagi penyelenggaraan pendidikan, mulai dari pengadaan sarana prasarana, gaji guru, hingga beasiswa bagi siswa. Melalui pendekatan historis dan analisis literatur, artikel ini menyoroti bagaimana integrasi madrasah dan wakaf menciptakan ekosistem keilmuan yang inklusif dan berkelanjutan. Artikel ini juga menyajikan kasus-kasus madrasah terkemuka seperti Nizamiyah dan Mustansiriyah, serta mengkaji bagaimana model pendidikan Islam ini memengaruhi perkembangan universitas-universitas di Eropa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perpaduan visi pendidikan dan dukungan ekonomi dari wakaf menjadi fondasi utama pembentukan masyarakat ilmiah dalam peradaban Islam klasik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menginspirasi revitalisasi sistem pendidikan Islam modern yang berbasis pada nilai-nilai tradisional.