cover
Contact Name
-
Contact Email
jlj@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jlj@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Kec. Gn. Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Joyful Learning Journal
ISSN : -     EISSN : 2775295X     DOI : https://doi.org/10.15294/jlj
Core Subject : Education,
Joyful Learning Journal publishes research articles on the development of innovative and creative learning media, the effectiveness of a learning model, the comparison of a learning activity in elementary school, the relationship of a learning concept as well as conceptual studies on basic education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 45 Documents
MODEL FANTASTIC READ POEIN DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR, BERPIKIR KRITIS, DAN MEMAHAMI BACAAN DI SDN KUIN UTARA 5 Sovarinda, Irena; Amelia, Rizky
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Joyful Learning Journal: September 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v14i3.27614

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan Model Fantastic Read Poein yang meliputi Reading Aloud (Read), Predict–Observe–Explain (POE), dan Inquiry (IN) untuk meningkatkan kualitas aktivitas, keterampilan berpikir kritis, memahami bacaan, dan hasil belajar siswa kelas V SDN Kuin Utara 5. Latar belakang penelitian adalah rendahnya aktivitas siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, baik saat menyampaikan pendapat maupun memprediksi secara individu. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dilaksanakan dalam empat pertemuan pada bulan Januari dan Februari 2025. Subjek penelitian adalah 18 siswa. Data kualitatif dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru dan siswa serta catatan perkembangan keterampilan berpikir kritis dan memahami bacaan, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah-langkah pembelajaran semakin terstruktur dan efektif pada setiap pertemuan. Peningkatan aktivitas, ditandai oleh keaktifan diskusi, keberanian berekspresi, dan kerja sama yang lebih baik. Keterampilan berpikir kritis berkembang bertahap dalam aspek Mengidentifikasi masalah, Mengumpulkan informasi, Menyusun alternatif pemecahan dan Membuat kesimpulan. Demikian pula, keterampilan memahami bacaan meningkat signifikan, terlihat dari kemampuan siswa Mengidentifikasi Masalah, Mengumpulkan Informasi, Menyimpulkan dan Mengevaluasi Isi Bacaan. Ketuntasan klasikal hasil belajar juga naik drastis, yaitu dari 28% pada siklus pertama menjadi 94% pada siklus keempat. Temuan ini mengonfirmasi efektivitas Model Fantastic Read Poein dalam meningkatkan aktivitas, keterampilan, hasil belajar siswa.
Analisis Keterampilan Sosial Terhadap Motivasi Belajar Siswa SD Negeri 2 Winduhaji Nurazizah, Ai; Nurfirdaus, Nunu
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Joyful Learning Journal: September 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v14i3.29674

Abstract

Tujuan dari penelitian ini guna menggambarkan keterampilan sosial terhadap motivasi belajar siswa SD Negeri 2 Winduhaji. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metodologi kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas II, IV dan V SD Negeri 2 Winduhaji. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian kualitatif ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengumpulan data dimulai dengan observasi dan melakukan wawancara dengan guru serta siswa kelas II,IV dan V SD Negeri 2 Winduhaji mengenai keterampilan sosial dan motivasi belajar siswa. Selain itu, data yang didapatkan dianalisis melalui langkah-langkah pengumpulan data,reduksi data,penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa keterampilan sosial memiliki peran penting terhadap motivasi belajar siswa Sekolah Dasar. Keterampilan sosial yang meliputi hubungan dengan teman sebaya, manajemen diri, kemampuan akademis, kepatuhan, dan perilaku asertif, secara keseluruhan berpengaruh terhadap semangat siswa dalam mengikuti pembelajaran. Siswa yang mampu menjalin hubungan baik, mengelola dirinya dengan baik, serta menunjukkan sikap positif di lingkungan sekolah, cenderung memiliki motivasi belajar yang lebih tinggi. Diharapkan penemuan ini memberikan kontribusi positif bagi pengembangan pendidikan, khususnya dalam membentuk lingkungan belajar yang mendukung tumbuhnya interaksi sosial yang sehat di antara siswa. Dengan meningkatnya keterampilan sosial, diharapkan motivasi belajar siswapun ikut meningkat, sehingga berdampak pada pencapaian hasil belajar yang lebih baik.
RELEVANSI MATERI AJAR BAHASA JAWA UNTUK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR DI ERA DIGITAL: ANALISIS BUKU TEKS KURIKULUM MERDEKA Abdul Arif
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Joyful Learning Journal: September 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v14i3.31509

Abstract

This research aims to conduct an in-depth analysis and evaluation of the relevance of instructional materials in the Grade IV Javanese Language textbook for the Kurikulum Merdeka (Merdeka Curriculum). The analysis encompasses aspects of content, learning activities, and material presentation in relation to the needs of students in the digital era. This study employs a qualitative method with a content analysis approach. The primary data source is the Grade IV Javanese Language textbook for the Kurikulum Merdeka used in Mijen, Semarang City, and the data were collected through documentation techniques. The data were analyzed using a qualitative-interpretive method with an instrument in the form of an analysis sheet developed based on curriculum relevance theory. The results of the research indicate that the textbook's content is dominated by traditional-agrarian themes and does not yet represent the students' digital world. The learning activities presented tend to be passive with minimal technological integration. The unggah-ungguh (Javanese code of polite conduct) material has not been contextualized for digital communication. Furthermore, it was found that the readability level of the text is still too difficult for Grade IV students, which is consistent with previous research. These findings confirm a gap between the instructional materials and student needs. It is concluded that the analyzed Grade IV Javanese Language textbook for the Kurikulum Merdeka is less relevant for use by students in the digital era.
PENDIDIKAN KARAKTER RENDAH HATI DAN ANTI-SERAKAH DI ERA DIGITAL: ANALISIS PERBANDINGAN FABEL “KANCIL SING BODHO” DAN “PIWALESE ULUS” UNTUK SISWA SD Ambarwati, Wulan
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Joyful Learning Journal: September 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v14i3.33377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai pendidikan karakter rendah hati dan anti-serakah dalam dua fabel Jawa, “Kancil Sing Bodho” dan “Piwalese Ulus”, serta relevansinya dengan pendidikan antikorupsi di era digital bagi siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis sastra perbandingan. Data primer berupa teks kedua fabel, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur pendidikan karakter, sastra anak, dan kajian antikorupsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua fabel sama-sama menghadirkan tokoh protagonis yang rendah hati, sederhana, dan cerdik, serta tokoh antagonis yang merepresentasikan sifat buruk—sombong (Kancil) dan serakah (Onyet). Perbedaan terletak pada bentuk sifat buruk, konflik, dan strategi penceritaan, namun keduanya menegaskan pesan moral bahwa kesombongan dan keserakahan akan membawa kerugian bagi pelakunya. Analisis nilai karakter mengungkap bahwa rendah hati melatih anak untuk menghargai orang lain, sementara sikap anti-serakah menumbuhkan kejujuran dan kepedulian. Relevansi temuan ini di era digital terletak pada pentingnya menanamkan sikap rendah hati dalam interaksi daring, serta menolak sikap serakah seperti plagiarisme, pembajakan, dan manipulasi digital. Implikasi pendidikan menunjukkan bahwa fabel dapat dijadikan media strategis untuk menginternalisasi nilai antikorupsi sejak dini melalui pembelajaran di sekolah dasar. Dengan demikian, fabel “Kancil Sing Bodho” dan “Piwalese Ulus” tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana efektif untuk memperkuat karakter bangsa di tengah tantangan degradasi moral.
ANALISIS LEVEL BERPIKIR KRITIS MATEMATIS MAHASISWA MENURUT BLOOM MATERI ARITMATIKA SOSIAL -, Astuti; Hanip, Rival; Kaize, Bernadetha Rizki; Priyudahari, Bhujangga Ayu Putu
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Joyful Learning Journal: September 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v14i3.34506

Abstract

Berpikir kritis merupakan salah satu dari empat kemampuan berpikir yang diharapkan dikuasai mahasiswa sebelum masuk ke dunia kerja. Penelitian bertujuan untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif dan menganalisis level berpikir kritis matematis materi aritmatika berdasarkan level Bloom. Metode yang dipakai peneliti yakni metode kualitatif deskriptif dengan pengambilan secara purposive random sampling. Hasil penelitian menunjukkan jika 60% mahasiswa mampu menghasilkan jawaban tepat untuk soal berpikir kritis matematis, 1 mahasiswa tidak memenuhi level berpikir kritis, 3 mahasiswa berada pada level 0, 1 mahasiswa pada level 1,  4 mahasiswa di level 2, serta 11 mahasiswa di level 6.