cover
Contact Name
-
Contact Email
jlj@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jlj@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Kec. Gn. Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Joyful Learning Journal
ISSN : -     EISSN : 2775295X     DOI : https://doi.org/10.15294/jlj
Core Subject : Education,
Joyful Learning Journal publishes research articles on the development of innovative and creative learning media, the effectiveness of a learning model, the comparison of a learning activity in elementary school, the relationship of a learning concept as well as conceptual studies on basic education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 45 Documents
Transformasi Kebijakan Anti-Bullying di Sekolah Dasar Azhary, Luqman; Handoyo, Eko; Waluyo, Edi
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 2 (2025): Joyful Learning Journal: Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v14i2.25852

Abstract

This article discusses the transformation of anti-bullying policies in elementary schools, focusing on the development of implementation and the impact of these policies on the learning environment. This study was conducted at SD Negeri 1 Mangunharjo, Tembalang, Semarang City. The study used a qualitative approach. The researchers conducted surveys and interviews with students, teachers, and parents to assess their understanding of the existing anti-bullying policies. The findings of the study indicate that although the policies have been introduced, there is still a gap between the written policies and actual implementation. Many teachers and school staff do not receive adequate training to handle bullying cases effectively. Students are often unaware of the policies and do not feel comfortable reporting them. In addition, this study found that a positive and inclusive school environment is important in reducing bullying rates. Through an analysis of the policies and practices implemented, this article suggests important steps that need to be taken to improve anti-bullying policies, including the need for teacher training, parental involvement, and strengthening the role of students in creating a culture of respect for differences. It is hoped that the findings of this study can provide references for policy makers and educators to create a safe and friendly school environment for all students.
BELAJAR SAMBIL BERMAIN: PENGARUH MULTIMEDIA INTERAKTIF WORDWALL TERHADAP HASIL BELAJAR OPERASI HITUNG DI SEKOLAH DASAR Aisyiah, Aisyiah Hanum Latifah; Hadna, Hadna Suryantari
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 2 (2025): Joyful Learning Journal: Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v14i2.26990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji kelayakan, keefektifan media pembelajaran, dan Penelitian ini bertujuan untuk menguji kelayakan, keefektifan, dan pengaruh penggunaan multimedia interaktif Wordwall terhadap hasil belajar kognitif siswa pada materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain true experimental design, menggunakan model two group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas III di salah satu sekolah dasar pada tahun ajaran 2024/2025, dengan sampel sebanyak 28 siswa, terdiri dari kelas III A sebagai kelas kontrol dan kelas III B sebagai kelas eksperimen. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling melalui sistem undian. Analisis data mencakup uji validitas menggunakan CVR dan CVI, analisis statistik deskriptif, uji-t, dan perhitungan N-Gain. Hasil analisis menunjukkan bahwa media Wordwall memiliki nilai CVR dan CVI sebesar 0,96 dengan tingkat persetujuan ahli 98%, yang termasuk dalam kategori sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Selain itu, media ini juga dinilai sangat efektif, dengan hasil uji efektivitas mencapai 84,64%, berdasarkan angket yang diisi oleh siswa. Hasil uji-t post-test menunjukkan t hitung > t tabel (3,177 > 1,670), yang menandakan adanya perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol. Nilai N-Gain pada kelas eksperimen adalah 0,45 (kategori sedang), sementara pada kelas kontrol sebesar 0,27 (kategori rendah). Dapat disimpulkan bahwa penggunaan multimedia interaktif Wordwall sangat layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran Matematika di sekolah dasar, serta mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan melalui pendekatan belajar sambil bermain.
PENGEMBANGAN DIGITAL ARTSTEPS VIRTUAL EXHIBITION BERBASIS SETS APPROACH SEBAGAI MEDIA EDUCATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT Tyas, Dewi Nilam; Wulandari, Desi; Andriani, Aldina Eka; Sulistyorini, Sri
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 1 (2025): Joyful Learning Journal: Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v14i1.27949

Abstract

Kurangnya kemampuan ekoliterasi peserta didik merupakan permasalahan penting untuk segera diselesaikan. Penerapan pembelajaran berbasis ESD (Education for Sustainable Development) di mana pembelajaran langsung dengan lingkungan dan berkelanjutan dapat dijadikan sebagai alternative solusi mewujudkan masa depan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, melakukan uji kelayakan dan efektivitas penggunaan digital artsteps virtual exhibition berbasis SETS approach sebagai media Education for Sustainable Development (ESD). Penelitian R&D ini mengadaptasi 10 langkah berdasarkan model pengembangan Borg and Gall. Data kuantitatif dan kualitataif yang diperoleh dihimpun dengan teknik non tes dan tes menggunakan instrumen angket, observasi, wawancara dan soal pretest-post test yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Media yang dikembangkan divalidasi oleh ahli media dan ahli materi yang menunjukkan kriteria sangat valid dengan persentase 92,5% dan 93 %. Hasil dari paired sample t-test uji menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima yang bermakna bahwa produk yang dikembangkan efektif dalam meningkatkan ekoliterasi peserta didik. Hal ini didukung oleh uji N-Gain yang menunjukkan nilai 0,76 (kategori tinggi). Hasil angket respon guru dan peserta didik juga mendapatkan respon yang bagus. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa digital artsteps virtual exhibition berbasis SETS approach sebagai media Education for Sustainable Development (ESD)  yang dikembangkan sangat layak serta efektif meningkatkan kemampuan ekoliterasi peserta didik kelas IV SD Negeri Purwoyoso 03, Kota Semarang.
ANALISIS PENDIDIKAN KARAKTER ANAK DALAM KEARIFAN LOKAL SUKU BADUY Pasekoenda, Shafwa Marine; Loretha, All Fine; Fajrianti, Inggit Nurul
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 2 (2025): Joyful Learning Journal: Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v14i2.21504

Abstract

Meningkatnya perilaku negatif seperti perundungan, krisis identitas bahkan tindakan bunuh diri yang dilakukan oleh anak-anak yang diperparah karena modernisasi yang mudah djangkau, membuat informasi dan hiburan yang tidak layak di akses anak-anak mudah diakses. Meskipun banyak anak yang sudah terpengaruh oleh modernisasi, masih ada daerah yang menolak modernisasi salah satunya Suku Baduy. Melihat karakter anak-anak di suku Baduy yang terbentuk dengan baik menjadi tujuan penulisan untuk memberikan gambaran penerapan pendidikan karakter anak sehingga dapat mengetahui pendidikan karakter yang baik dan bisa mengurangi kekhawatiran akibat dampak dari modernisasi. Melalui Metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dengan melakukan wawancara kepada 4 anak dan 2  pasangan orang tua, didapatkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa pendidikan karakter anak melalui keluarga di suku Baduy berpatokan kepada pikukuh dari nenek moyang dan kepercayaan sundawiwitan melalui pedidikan informal dari orang tua melalui lisan dan melibatkan anak untuk ikut serta dalam kegiatan sehari-hari, sehingga membentuk nilai-nilai karakter anak Baduy yang idealisme dimana anak-anak sangat mencintai budaya dan patuh terhadap hal-hal yang harus dilakukan serta memiliki rasa kepedulian yang tinggi.
PENGEMBANGAN VIDEO ANIMASI BERBASIS POWTOON UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI BATURSARI 01 Fita Sari, Istiqomah; Prasety, Fitria Dwi
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Joyful Learning Journal: September 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v14i3.25084

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengembangkan Video Animasi Berbasis Powtoon, menguji kelayakan serta keefektifan Video Animasi Berbasis Powtoon terhadap materi keragaman di Indonesia siswa kelas lima Sekolah Dasar Negeri Batursari 01. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian yaitu research and development (R&D). Prosedur penelitian pengembangan yang dilaksanakan mengacu pada model pengembangan menurut Borg & Gall. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data meng-gunakan analisis data awal dengan Uji normalitas dan analisis data akhir dengan Uji t berpasangan dan Uji N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah melalui tahap validasi produk oleh ahli materi diperoleh skor 93,8% dan oleh ahli media diperoleh skor 87,5% dengan kategori sangat layak. Keefektifan media diuji dengan perhitungan hasil nilai tes awal dan tes akhir menggunakan uji-t berpasangan diperoleh nilai t_hitung = 14,11 dan t_tabel = 2,059, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa Video Animasi Berbasis Powtoon efektif dan layak digunakan dalam pembelajaran dan mampu meningkatkan kemampuan siswa untuk memahami materi keragaman di Indonesia pada mata pelajaran IPS. Peneliti menyarankan kepada guru untuk dapat menggunakan Video Animasi Berbasis Powtoon sebagai salah satu media untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam materi keragaman di Indonesia. This research aims to develop Powtoon-Based Animation Videos, testing the feasibility and effectiveness of Powtoon-Based Animation Videos on diversity material in Indonesia for fifth grade students at Batursari 01State Elementary School. This research uses a quantitative approach with the type of research, namely research and development (R&D). The development research procedures carried out refer to the development model according to Borg & Gall. The sampling technique uses purposive sampling technique. The data analysis technique uses initial data analysis with the normality test and final data analysis with the paired t test and N-gain test. The research results showed that after going through the product validation stage by material experts a score of  93,8% was obtained and by media experts a score of  87,5% was obtained in the very feasible category. The effectiveness of the media was tested by calculating the results of the initial and final tests using paired t-tests, obtained t_count = 14.11 and t_table = 2.059, so H0 was rejected and Ha was accepted. It can be concluded that Powtoon-based animation videos are effective and suitable for use in learning and are able to improve students' ability to understand diversity material in Indonesia in social studies subjects.
A CRITICAL REVIEW OF IBNU KHALDUN'S PHILOSOPHY OF EDUCATION IN THE PERSPECTIVE OF 21ST CENTURY EDUCATION Wahyu Sihab; Husnaini, M
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Joyful Learning Journal: September 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v14i3.25193

Abstract

This study aims to critically examine Ibn Khaldun's philosophy of education in the perspective of the challenges and needs of 21st century education. Ibn Khaldun viewed education as a gradual process that is not only oriented towards intellectual achievement, but also character building and social awareness. Using the systematic literature review (SLR) method, this study analyzes many sources, both classical and contemporary, to understand and identify the relevance of Ibn Khaldun's thoughts to contemporary educational principles, such as experiential learning, contextual curriculum, and the role of educators as moral coaches. The results of the study show that Ibn Khaldun's educational concepts are in line with the transformative approach in modern education that emphasizes the balance between knowledge, skills, and values. The actualization of his thoughts can make an important contribution in designing an education system that is more adaptive, humanistic, and oriented to the benefit of the people. The findings provide a strong philosophical basis for curriculum development and contextualized pedagogical practices in the global era.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I SD NEGERI MRANAK 1 DEMAK Tashfiya Ashri Bintari; Widagdo, Arif
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Joyful Learning Journal: September 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v14i3.25403

Abstract

Abstrak Penggunaan media pembelajaran yang kurang tepat dalam proses pembelajaran membaca mengakibatkan hasil belajar siswa kelas I SD rendah. Studi ini berfokus pada, mengembangankan, menguji kelayakan, dan keefektifan media video animasi untuk meningkatkan membaca permulaan pada siswa kelas I SD. Studi ini menerapkan pengembangan dengan menggunakan  model Borg & Gall yang mencakup 10 tahap yaitu : (1) potensi dan masalah; (2) pengumpulan data; (3) desain produk; (4) validasi produk; (5) revisi desain; (6) uji coba produk; (7) revisi produk; (8) uji coba pemakaian (9) revisi produk final (10) produk massal. Subjek yang terlibat dalan penelitian ini yaitu siswa kelas I SDN Mranak 1 yang berjumlah 22 anak, 1 ahli materi pembelajaran, 1 ahli media pembelajaran. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi, wawancara, angket, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data produk, analisis data awal. Analisis data akhir. Hasil review ahli materi pembelajaran sebesar 96,8% (sangat layak), ahli media pembelajaran sebesar 98,7% (sangat layak). Hasil uji skala besar mengalami peningkatan dengan kriteria sedang. Angket tanggapan guru dan siswa mendapatkan kriteria sangat baik. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil rata-rata nilai posttest sebesar 83 dan nilai pretest sebesar 66 dengan prolehan N-gain sebesar 0,49  dalam kriteria sedang. Terdapat hal yang signifikan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan video animasi. Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa video animasi pembelajaran pada memebaca permulaaan layak untuk dikembangkan dan digunakan oleh siswa sekolah dasar khususnya siswa kelas I SD. The use of inappropriate learning media in the reading learning process results in low learning outcomes for grade I elementary school students. This study focuses on, developing, testing the feasibility, and effectiveness of animated video media to improve early reading in grade I elementary school students. This study implements development using the Borg & Gall model which includes 10 stages, namely: (1) potential and problems; (2) data collection; (3) product design; (4) product validation; (5) design revision; (6) product trials; (7) product revision; (8) trial use (9) final product revision (10) mass product. The subjects involved in this study are 22 students in grade I of SDN Mranak I, 1 learning material expert, 1 learning media expert. The data collection methods used are observation, interview, questionnaire, test, and documentation methods. The data analysis techniques used are product data analysis techniques, initial data analysis. Final data analysis. The results of the review of learning material experts were 96.8% (very feasible), learning media experts were 98.7% (very feasible). The results of large-scale tests have increased with moderate criteria. The questionnaire of teacher and student responses received very good criteria. This is evidenced by the average posttest score of 83 and the pretest score of 66 with an N-gain of 0.49 in the medium criteria. There are significant student learning outcomes before and after using animated videos. Based on the results of the analysis, it can be concluded that the learning animation video on reading the beginning is suitable to be developed and used by elementary school students, especially grade I elementary school students.
Hubungan Minat Membaca Siswa dengan Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Kelas IIA SDN Banyuajuh 3 Bangkalan Robbah, Idz Nada; Dwi Jayanti, Sahgita; Andini, Desiana; Altaf Fayzul Haq, Titansyah; Zumrotus Solikhah, Putri; Sudi Pratikno, Ahmad
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Joyful Learning Journal: September 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v14i3.25407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara minat membaca dan keterampilan membaca awal siswa kelas IIA di SDN Banyuajuh 3. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Subjek penelitian terdiri dari seluruh siswa kelas IIA yang berjumlah 26 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui angket yang mengukur minat membaca dan tes keterampilan membaca awal. Angket tersebut terdiri dari tujuh pernyataan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Tes keterampilan membaca awal mencakup indikator seperti lafal, intonasi, kelancaran, kejelasan suara, dan penguasaan tanda baca. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman dengan bantuan SPSS versi 22, setelah dilakukan uji normalitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa koefisien korelasi Spearman adalah r = 0,152 dengan nilai signifikansi p = 0,458, yang menunjukkan tidak adanya hubungan signifikan antara minat membaca dan keterampilan membaca awal. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor lain di luar minat membaca, seperti kondisi fisiologis, intelektual, lingkungan keluarga, dan metode pembelajaran, dapat memengaruhi kemampuan membaca siswa. Oleh karena itu, meskipun minat membaca adalah aspek yang penting, guru perlu memberikan perhatian dan strategi pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan keterampilan membaca awal siswa sejak dini.
KEEFEKTIFAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA BERBASIS SWAY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Wardani, Gilang Prasetya Kusumawati; Sari, Elok Fariha
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Joyful Learning Journal: September 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v14i3.26242

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran problem based learning berbantuan media berbasis sway untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain quasi eksperimen dengan sampel yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen merupakan siswa kelas IV SD N Bakurejo dan kelas kontrol merupakan siswa kelas IV SD N Sumberagung. Hasil uji independent sampel t test nilai sig.(2-tailed) nilai signifikansi sebesar 0,003 ˂ 0.05 yang berarti terdapat perbedaan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Nilai N-gain pada kelas eksperimen lebih besar dibandingkan kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukan bahwa model pembelajaran problem based learning berbantuan media berbasis sway efektif meningkatkan hasil belajar siswa. Abstract This study aims of this research is to determine the effectiveness of the problem-based learning model assisted by sway-based media to improve students' cognitive learning outcomes. This research is experimental research with a quasi-experimental design with a sample consisting of two classes, namely the experimental class and the control class. The experimental class was class IV students at SD N Bakurejo, and the control class was class IV students at SD N Sumberagung. The results of the independent sample t test sig. (2-tailed) significance value of 0.003 ˂ 0.05 which means that there are differences in student learning outcomes in the experimental and control classes. The N-gain value in the experimental class was greater than the control class. The research results show that the problem-based learning model assisted by sway-based media is effective in improving student learning outcomes.
TANTANGAN     DAN     STRATEGI     GURU     DALAM     MELAKSANAKAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SD NEGERI 2 MATA IE Rahmat Iqbal; Sarifah, Intan; Kurniawati, Rizki; Alam, Faisal; Adawiyah, Radiatul
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Joyful Learning Journal: September 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v14i3.27608

Abstract

Guidance and Counseling (GC) in Elementary Schools plays a crucial role in supporting students' holistic development, encompassing academic, social, and emotional aspects. However, teachers still face various challenges in its practical implementation. This descriptive qualitative research aims to identify the specific challenges encountered by fifth-grade teachers at SD Negeri 2 Mata Ie in providing GC services, as well as the adaptive strategies they employ to overcome these obstacles. Through interviews and observations, the study found that the main challenges involve managing students with various behavioral and learning difficulties, such as slow learners, hyperactivity, or frequently disturbing peers. To address these issues, teachers developed innovative strategies, including participating in GC training, fostering close collaboration between teachers and parents, and integrating GC activities directly into daily lessons. These findings underscore the importance of enhancing teacher capacity and robust institutional support to ensure that GC services can function effectively at the elementary school level